Connect with us

Uncategorized

Verge TS Pro Gen 2, Motor Listrik dengan Baterai Solid-State Pertama Siap Produksi Massal

Published

on

Produsen motor listrik asal Finlandia Verge Motorcycles resmi memperkenalkan generasi terbaru motor listrik performa tinggi Verge TS Pro Gen 2, yang diklaim sebagai salah satu motor produksi massal pertama di dunia yang menggunakan teknologi baterai solid-state.

Motor ini tampil dengan desain futuristik yang langsung dikenali berkat penggunaan motor hub di roda belakang tanpa rantai maupun belt, sebuah ciri khas teknologi yang dikembangkan bersama perusahaan teknologi baterai Donut Lab.

Kehadiran model ini menjadi tonggak penting dalam evolusi kendaraan listrik roda dua, karena teknologi baterai solid-state selama ini masih berada pada tahap pengembangan dan belum banyak digunakan pada kendaraan produksi massal.


Performa Tinggi: 137 HP dan Torsi 1.000 Nm

Dari sisi performa, Verge TS Pro Gen 2 menawarkan spesifikasi yang sangat impresif untuk kategori motor listrik.

Beberapa data performa utama:

  • Tenaga maksimum: 137 hp
  • Torsi maksimum: 1.000 Nm
  • Akselerasi 0–100 km/jam: sekitar 3,5 detik
  • Sistem penggerak: Motor hub di roda belakang

Konfigurasi motor hub memungkinkan distribusi tenaga lebih langsung ke roda, mengurangi kehilangan energi, serta meningkatkan efisiensi mekanis dibanding sistem penggerak konvensional.

Karakter torsi instan yang besar membuat motor ini mampu memberikan akselerasi cepat dan responsif, setara dengan motor sport bermesin besar.


Baterai Solid-State: Jarak Tempuh Hingga 600 Km

Sorotan utama dari TS Pro Gen 2 terletak pada teknologi baterai solid-state yang dikembangkan oleh Donut Lab.

Motor ini tersedia dalam dua pilihan kapasitas baterai:

  • 20,2 kWh — jarak tempuh hingga 350 km
  • 33,3 kWh — jarak tempuh hingga 600 km

Keunggulan teknologi baterai solid-state dibanding lithium-ion konvensional antara lain:

  • Kepadatan energi lebih tinggi
  • Bobot lebih ringan
  • Umur pakai lebih panjang
  • Risiko kebakaran lebih rendah
  • Stabilitas suhu lebih baik

Donut Lab mengklaim baterai ini memiliki kepadatan energi hingga 400 Wh/kg, angka yang jauh melampaui standar baterai kendaraan listrik saat ini.

Jika teknologi ini terbukti konsisten dalam penggunaan jangka panjang, maka dampaknya bisa sangat besar terhadap industri kendaraan listrik global.


Fast Charging 200 kW, Isi 80 Persen Hanya 10 Menit

Selain kapasitas besar, baterai pada Verge TS Pro Gen 2 juga mendukung teknologi pengisian cepat (fast charging) berdaya tinggi.

Spesifikasi pengisian daya:

  • Fast charging: hingga 200 kW
  • Waktu pengisian 0–80%: sekitar 10 menit

Kemampuan ini menjadi salah satu keunggulan utama karena mampu mengurangi waktu tunggu secara signifikan, sebuah faktor penting dalam adopsi kendaraan listrik secara luas.


Tantangan Teknologi dan Potensi Masa Depan

Meski menjanjikan, teknologi baterai solid-state masih menghadapi sejumlah tantangan dalam proses pengembangan dan produksi massal.

Beberapa tantangan utama meliputi:

  • Stabilitas material baterai
  • Kontrol suhu operasional
  • Biaya produksi
  • Daya tahan jangka panjang

Namun dengan langkah produksi massal yang mulai dilakukan oleh Verge, industri otomotif kini memasuki fase penting dalam pengujian teknologi solid-state secara nyata di jalan.

Dengan harga sekitar US$34.900 atau setara kisaran Rp593 jutaan, Verge TS Pro Gen 2 menjadi salah satu motor listrik paling canggih di kelasnya saat ini.

Motor

Membedah Sensasi “Dua Klik” Tuas Rem Skutik Honda 160 cc, Ternyata Ada Hubungannya dengan Safety

Published

on

By

Pernah merasa tuas rem kiri pada skutik Honda 160 cc seperti memiliki dua tahapan klik saat ditarik? Sensasi tersebut bisa terasa pada beberapa model seperti Honda ADV 160, PCX 160, Stylo 160 hingga Vario 160.

Bagi sebagian pengguna, bunyi atau rasa “klik” tersebut mungkin dianggap sebagai hal biasa dari mekanisme tuas rem. Namun jika dilihat dari sisi engineering, area tuas rem pada skutik modern bukan hanya berkaitan dengan sistem pengereman. Di baliknya terdapat komponen elektrikal yang terhubung dengan stop lamp dan sistem pengaman starter.

Menariknya, katalog suku cadang Honda memang menunjukkan keberadaan stop switch pada sistem rem sejumlah model 160 cc. Pada PCX 160, misalnya, terdapat komponen switch assy. rear stop pada sistem tuas/rem belakang, sementara bagian front brake juga memiliki front stop switch.

Klik di Tuas Rem, Apa Sebenarnya yang Terjadi?

Ketika tuas rem ditarik, gerak mekanis tuas tidak hanya menghasilkan tekanan pada sistem rem. Gerakan tersebut juga dapat mengoperasikan brake/stop switch, yaitu saklar yang berfungsi mendeteksi posisi tuas rem.

Sinyal dari saklar tersebut digunakan oleh sistem elektrikal motor, salah satunya untuk mengaktifkan lampu rem belakang.

Artinya, ketika pengendara mulai menarik tuas rem, ada dua pekerjaan yang berlangsung hampir bersamaan: sistem hidraulis atau mekanis mulai bekerja untuk menghasilkan pengereman, sementara sistem elektrikal mendeteksi bahwa rem sedang dioperasikan.

Inilah alasan mengapa area tuas rem pada motor modern memiliki komponen elektrikal yang cukup penting meskipun bentuknya terlihat sederhana.

Kenapa Motor Matic Perlu Mendeteksi Tuas Rem Saat Starter?

Nah, bagian ini yang menarik.

Pada skutik modern, pengendara umumnya perlu menarik salah satu tuas rem sebelum menekan tombol starter. Tujuannya adalah sebagai starter safety interlock.

Secara sederhana, sistem memastikan kondisi pengereman terdeteksi sebelum motor mendapatkan izin untuk menjalankan starter elektrik.

Jadi, ketika motor sedang dalam kondisi diam, pengendara tidak cukup hanya menekan tombol starter. Sistem elektrikal juga membutuhkan input dari rangkaian rem.

Pada sistem Honda, pemeriksaan rangkaian starter memang berkaitan dengan brake light switch, starter switch, serta jalur menuju ECM pada sistem tertentu. Artinya, brake switch bukan sekadar komponen untuk menyalakan lampu rem, tetapi juga menjadi bagian dari logika keselamatan sistem starter.

Lalu, Apakah “Klik Pertama” dan “Klik Kedua” Pasti Dua Microswitch?

Ini bagian yang perlu diluruskan.

Sensasi dua klik tidak sebaiknya langsung disimpulkan sebagai dua microswitch terpisah tanpa melihat desain dan part number spesifik dari model yang digunakan.

Katalog komponen Honda menunjukkan adanya stop switch pada area sistem rem, tetapi rasa dua tahap pada tuas bisa dipengaruhi oleh gerakan tuas, mekanisme aktuator saklar, titik kontak switch, serta mekanisme hidraulis/mekanis rem.

Dengan kata lain, pengendara memang bisa merasakan dua tahapan gerakan atau bunyi klik, tetapi penyebab teknisnya harus dilihat berdasarkan konstruksi masing-masing model.

Ini penting karena ADV 160, PCX 160, Vario 160, maupun model Honda 160 cc lainnya tidak selalu memiliki konfigurasi komponen yang identik.

Fungsi Stop Switch Lebih Penting dari yang Terlihat

Stop switch pada sistem rem mempunyai peran penting dalam keselamatan dan kontrol elektrikal motor.

1. Mengaktifkan Lampu Rem

Ketika rem dioperasikan, switch memberikan sinyal agar stop lamp menyala.

Fungsinya sederhana tetapi sangat penting: memberikan peringatan visual kepada kendaraan yang berada di belakang bahwa motor sedang melakukan pengereman.

2. Menjadi Bagian dari Starter Interlock

Input dari sistem rem juga dapat menjadi salah satu syarat agar starter elektrik dapat bekerja.

Dengan mekanisme ini, motor tidak langsung menjalankan starter hanya karena tombol starter ditekan. Sistem terlebih dahulu memastikan input rem terpenuhi.

3. Menghubungkan Sistem Mekanis dan Elektrikal

Inilah salah satu contoh menarik bagaimana motor modern bekerja.

Tuas rem secara fisik mengendalikan sistem pengereman, tetapi pada saat yang sama gerakannya juga diterjemahkan menjadi sinyal elektrikal.

Satu gerakan tangan pengendara akhirnya bisa melibatkan sistem mekanis, hidraulis, lampu, switch, starter, hingga modul kontrol elektronik.

Jangan Abaikan Kalau Sensasi Klik Berubah

Nah, bagi pemilik skutik, perubahan karakter tuas rem justru perlu diperhatikan.

Jika sebelumnya tuas terasa normal kemudian tiba-tiba:

  • klik terasa hilang,
  • stop lamp tidak menyala,
  • starter tidak merespons meski rem sudah ditarik,
  • tuas terasa terlalu longgar,
  • atau lampu rem terus menyala,

jangan langsung menganggapnya sebagai masalah sepele.

Stop switch, dudukan switch, kabel, konektor, maupun mekanisme tuas perlu diperiksa.

Karena pada motor modern, satu komponen kecil dapat memiliki fungsi yang berkaitan dengan penerangan sekaligus sistem keselamatan elektrikal.

Detail Kecil, Engineering Besar

Sensasi “dua klik” pada tuas rem mungkin terlihat sebagai detail kecil. Namun dari perspektif otomotif, area tersebut memperlihatkan bagaimana sistem mekanis dan elektrikal bekerja secara terintegrasi pada skutik modern.

Tuas rem bukan hanya alat untuk menggerakkan kampas rem. Di balik gerakannya terdapat sistem deteksi yang membantu mengendalikan lampu rem dan menjadi bagian dari logika pengaman starter.

Jadi, kalau nanti merasakan “klik” pada tuas rem skutik Honda 160 cc, jangan langsung menganggapnya sekadar bunyi mekanis.

Bisa jadi, di balik gerakan kecil tersebut terdapat rangkaian safety system yang sedang bekerja.

Dan seperti biasa dalam dunia otomotif, semakin modern sebuah motor, semakin banyak fungsi yang tersembunyi di balik komponen yang terlihat sederhana.

Continue Reading

Uncategorized

Suzuki GSX-R150 2027 Rilis, Tampil Makin Agresif dengan Livery Baru

Published

on

By

Suzuki kembali menyegarkan lini motor sport 150 cc melalui GSX-R150 model tahun 2027. Namun, jangan berharap perubahan besar pada sektor teknis. Penyegaran kali ini lebih difokuskan pada pilihan warna dan grafis baru, sementara mesin, rangka, serta desain utama masih mempertahankan karakter GSX-R150 sebelumnya.

Salah satu varian yang paling mencuri perhatian adalah GSX-R150 Keyless Titan Black. Bodi berwarna hitam memberikan kesan agresif sekaligus elegan, tetapi kombinasi tersebut semakin menarik berkat penggunaan pelek berwarna oranye. Skema warna ini sekilas mengingatkan pada identitas motor performa tinggi Suzuki, termasuk karakter khas Hayabusa.

Selain versi Keyless, Suzuki juga menawarkan GSX-R150 ABS dengan kombinasi warna Pearl Brilliant White dan Metallic Triton Blue. Grafis tersebut memberikan tampilan yang lebih sporty dan segar tanpa mengubah desain dasar fairing, bodi kompak, maupun rangka diamond twin-spar yang menjadi ciri khas GSX-R150.

Mesin 150 cc Tetap Jadi Andalan

Di balik fairing, GSX-R150 2027 masih mengandalkan mesin 150 cc, satu silinder, DOHC, 4-valve, berpendingin cairan dengan sistem injeksi bahan bakar. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi manual 6-percepatan.

Outputnya berada di kisaran 18,9 hp pada 10.500 rpm dengan torsi maksimum 14 Nm pada 9.000 rpm. Karakter mesin berputaran tinggi tersebut tetap menjadi salah satu daya tarik GSX-R150 di tengah persaingan motor sport 150 cc.

Suzuki juga mempertahankan sejumlah fitur yang menunjang penggunaan harian maupun performa, seperti lampu LED, panel instrumen digital, Suzuki Easy Start System, serta sistem Smartkey pada varian Keyless.

Untuk pengereman, kedua varian sudah menggunakan cakram pada roda depan dan belakang. Khusus varian GSX-R150 ABS, sistem ABS tersedia pada roda depan dan belakang untuk membantu menjaga kontrol ketika pengereman keras atau saat kondisi grip permukaan jalan rendah.

Harga Mulai Rp36 Jutaan

Suzuki GSX-R150 2027 ditawarkan dalam dua pilihan utama. GSX-R150 non-ABS dibanderol Rp36,1 juta, sedangkan GSX-R150 ABS dipasarkan Rp39,4 juta.

Dengan minimnya perubahan pada mesin dan desain, model 2027 ini memang lebih tepat disebut sebagai penyegaran visual. Suzuki mempertahankan formula GSX-R150 sekaligus memberikan opsi tampilan baru bagi konsumen yang menginginkan motor sport 150 cc dengan karakter lebih fresh.

Ringkasan 3 Paragraf

Suzuki GSX-R150 2027 resmi hadir dengan penyegaran yang berfokus pada warna dan grafis baru. Varian Keyless Titan Black menjadi salah satu yang paling menarik berkat kombinasi bodi hitam dan pelek oranye yang memberikan nuansa agresif.

Dari sektor teknis, mesin 150 cc DOHC berpendingin cairan tetap dipertahankan dengan tenaga sekitar 18,9 hp dan torsi 14 Nm. Fitur seperti Smartkey, LED, Suzuki Easy Start System, panel digital, serta opsi ABS juga tetap menjadi bagian dari paket GSX-R150.

Untuk harga, GSX-R150 2027 dibanderol mulai Rp36,1 juta untuk versi non-ABS dan Rp39,4 juta untuk versi ABS. Jadi, perubahan terbesar model terbaru ini bukan pada performanya, melainkan pilihan tampilan yang dibuat lebih segar.

Continue Reading

Uncategorized

Triumph Speed Twin 1200 Cafe Racer Hadir di GIIAS 2026, Cuma 3 Unit untuk Indonesia

Published

on

By

TANGERANG – Triumph Motorcycle Indonesia membawa salah satu model paling eksklusifnya ke ajang GIIAS 2026, yakni Triumph Speed Twin 1200 Cafe Racer. Motor sport retro bergaya café racer ini menjadi salah satu model yang mencuri perhatian karena jumlah produksinya sangat terbatas.

Secara global, Triumph Speed Twin 1200 Cafe Racer hanya diproduksi sebanyak 800 unit. Dari jumlah tersebut, Indonesia mendapatkan alokasi hanya tiga unit. Bahkan, salah satu unitnya ditampilkan langsung di booth Triumph selama GIIAS 2026.

CEO Direktur Triumph Motorcycle Indonesia, Joe Frans, mengatakan unit yang tampil di GIIAS untuk sementara menjadi satu-satunya unit Speed Twin 1200 Cafe Racer yang berada di Indonesia. Sementara dua unit lainnya belum diketahui kapan akan didatangkan.

Mesin Bonneville 1.200 cc dengan Karakter Cafe Racer

Dari sisi performa, Speed Twin 1200 Cafe Racer mempertahankan karakter khas keluarga Speed Twin dengan mengandalkan mesin High Power Bonneville twin-cylinder 1.200 cc.

Konsep café racer semakin kuat melalui penggunaan clip-on handlebar yang lebih rendah serta posisi footpeg rearset yang lebih tinggi. Konfigurasi tersebut membuat posisi berkendara lebih sporty dibanding Speed Twin standar.

Bukan hanya soal tampilan, perubahan ergonomi tersebut juga memberikan karakter berkendara yang lebih agresif dan mendekati gaya café racer klasik Inggris.

Suspensi Marzocchi dan Öhlins

Untuk menopang performanya, Triumph Speed Twin 1200 Cafe Racer menggunakan suspensi depan Marzocchi upside-down 43 mm.

Di bagian belakang, motor ini mengandalkan twin Öhlins piggy-back RSU yang dapat disetel penuh. Kombinasi tersebut menjadi salah satu komponen penting untuk meningkatkan kemampuan handling sekaligus memberikan karakter premium pada motor edisi terbatas ini.

Secara visual, motor tampil dengan kombinasi warna Competition Green dan Aluminum Silver yang dipadukan jok kulit berwarna cokelat. Perpaduan tersebut membuat nuansa retro Inggris semakin kuat tanpa meninggalkan kesan sporty.

Harga Rp825 Juta

Untuk pasar Indonesia, Triumph Speed Twin 1200 Cafe Racer ditawarkan dengan harga Rp825 juta on the road Jakarta.

Harga tersebut berlaku selama penyelenggaraan GIIAS 2026.

Dengan produksi global hanya 800 unit dan alokasi Indonesia hanya tiga unit, motor ini bukan sekadar model baru dalam keluarga Speed Twin. Kelangkaan unit, spesifikasi premium, serta desain café racer membuatnya berpotensi menjadi salah satu koleksi menarik bagi penggemar motor klasik-modern Triumph.

Continue Reading

Trending