Connect with us

Electric Vehicle

Okinawa R30, Skuter Listrik Murah Bergaya Simpel yang Siap Jadi Andalan Mobilitas Harian di Perkotaan

Published

on

Okinawa Autotech ikut meramaikan pasar kendaraan listrik lewat salah satu skuter andalannya, Okinawa R30. Motor listrik ini hadir membawa konsep simpel, ringan, dan praktis, dengan fokus utama pada kebutuhan mobilitas harian di lingkungan perkotaan.

Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik berbiaya operasional rendah, Okinawa R30 muncul sebagai pilihan menarik di kelas skuter listrik entry-level. Karakternya dibuat mudah dikendarai, minim perawatan, serta cocok digunakan untuk aktivitas harian seperti berangkat kerja, ke kampus, hingga perjalanan jarak pendek di dalam kota.

Dari sisi desain, Okinawa R30 mengusung tampilan yang sederhana namun tetap modern. Bagian depannya memakai desain lampu utama yang ditempatkan di area apron, dipadukan aksen hitam glossy yang memberi sentuhan lebih stylish. Meski tampil minimalis, skuter listrik ini tetap terlihat modern dan tidak monoton.

Motor ini juga sudah dibekali panel instrumen digital yang menampilkan informasi kendaraan dengan tampilan lebih modern dibanding skuter listrik entry-level pada umumnya. Layout dashboard dibuat simpel namun fungsional sehingga mudah dibaca saat berkendara.

Untuk kenyamanan, Okinawa R30 memiliki tinggi jok sekitar 735 mm, membuatnya cukup ramah digunakan oleh berbagai postur pengendara. Area dek kaki rata juga menjadi nilai plus karena lebih praktis saat membawa tas, barang belanjaan, atau kebutuhan harian lainnya. Menariknya, skuter listrik ini disebut mampu membawa beban hingga 150 kg.

Soal pilihan warna, Okinawa menawarkan lima warna atraktif yaitu Pearl White, Glossy Red, Metallic Orange, Sea Green, dan Sunrise Yellow. Pilihan warna tersebut membuat karakter Okinawa R30 terlihat lebih playful dan cocok digunakan kalangan muda maupun pengguna urban sehari-hari.

Masuk ke sektor performa, Okinawa R30 menggunakan motor BLDC waterproof dengan tenaga sekitar 0,25 kW. Secara angka memang tidak besar, namun sudah cukup untuk kebutuhan berkendara santai di area perkotaan dengan karakter stop and go yang padat.

Untuk harga, Okinawa R30 dijual di India sekitar 61.998 Rupee, atau jika dikonversikan setara di kisaran Rp11 juta hingga Rp12 jutaan. Jika suatu saat masuk pasar Indonesia, harga jualnya diperkirakan bisa berada di rentang Rp15 juta hingga Rp18 jutaan setelah menyesuaikan biaya distribusi dan pajak.

Saat ini Okinawa R30 memang belum resmi dijual di Indonesia. Namun bila masuk ke Tanah Air, skuter listrik ini berpotensi menjadi salah satu opsi menarik di segmen skuter listrik perkotaan, terutama bagi pengguna yang mencari kendaraan praktis, ekonomis, dan bergaya simpel modern.

Electric Vehicle

Motor Listrik Kena Abu Vulkanik? Begini Cara Aman Membersihkannya

Published

on

By

Hujan abu vulkanik setelah erupsi gunung api dapat meninggalkan lapisan debu halus di berbagai permukaan, termasuk sepeda motor. Material ini bukan sekadar kotoran biasa karena partikel abu vulkanik dapat memiliki sifat abrasif dan berpotensi menyebabkan masalah jika penanganannya tidak tepat.

Bagi pemilik motor listrik, kondisi tersebut tentu menimbulkan kekhawatiran tersendiri, terutama terkait baterai, sistem kelistrikan, hingga komponen pengereman.

Salah dalam membersihkan permukaan motor, misalnya langsung mengelap abu dalam kondisi kering atau menyemprot bagian sensitif dengan tekanan air tinggi, justru dapat menimbulkan masalah baru.

Melihat kondisi tersebut, Polytron membagikan panduan penanganan motor listrik yang terkena paparan abu vulkanik. Edukasi ini ditujukan agar pengguna dapat melakukan proses pembersihan dengan cara yang lebih aman sebelum kembali menggunakan motor untuk aktivitas sehari-hari.

Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Ilman Fachrian Fadly, turut menyampaikan simpati kepada masyarakat yang terdampak erupsi sekaligus mengingatkan pengguna untuk tidak panik ketika motor listrik terkena abu vulkanik.

Menurut Ilman, sistem baterai dan kelistrikan pada motor listrik Polytron telah dilengkapi perlindungan, namun cara membersihkan kendaraan tetap menjadi faktor penting untuk menjaga kondisinya.

Jangan Langsung Lap Bodi dalam Kondisi Kering

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara menghilangkan abu dari permukaan bodi.

Abu vulkanik mengandung partikel mineral, termasuk silika, yang memiliki karakter keras dan dapat bersifat abrasif. Jika permukaan motor langsung digosok menggunakan kain dalam kondisi kering, partikel tersebut dapat bekerja seperti amplas.

Akibatnya, permukaan cat maupun panel bodi berpotensi mengalami goresan.

Karena itu, langkah awal yang disarankan adalah membilas seluruh bagian bodi menggunakan air mengalir dengan tekanan rendah.

Tujuannya untuk membantu meluruhkan tumpukan abu terlebih dahulu tanpa memberikan gesekan langsung pada permukaan kendaraan.

Setelah sebagian besar abu terangkat, proses berikutnya dapat dilanjutkan menggunakan sampo khusus kendaraan dan perlengkapan pencucian yang bersih.

Bagaimana dengan Baterai Motor Listrik?

Salah satu kekhawatiran terbesar pemilik motor listrik ketika terkena hujan abu adalah kondisi baterai.

Pada lini motor listrik Fox Electric, termasuk Fox 350, Polytron menyebut komponen baterainya telah dirancang dengan perlindungan terhadap air dan debu melalui sertifikasi IP67.

Baterai juga menggunakan cangkang aluminium sebagai perlindungan tambahan terhadap lingkungan luar.

Meski demikian, perlindungan tersebut bukan berarti pengguna bisa melakukan pencucian secara sembarangan.

Area konektor, port pengisian daya, serta komponen kelistrikan lainnya tetap perlu diperlakukan sesuai petunjuk penggunaan kendaraan. Hindari penggunaan semprotan air bertekanan tinggi secara langsung ke bagian-bagian sensitif.

Perhatikan Sistem Pengereman

Abu vulkanik juga dapat masuk ke area yang lebih sulit terlihat, salah satunya komponen pengereman di sekitar roda.

Partikel silika yang masuk ke antara kampas dan cakram berpotensi meningkatkan gesekan abrasif. Kondisi tersebut dapat menyebabkan permukaan komponen pengereman mengalami keausan atau goresan dan berpotensi memengaruhi performa pengereman.

Karena itu, setelah motor terkena paparan abu dalam jumlah banyak, area roda dan sistem pengereman perlu mendapatkan perhatian lebih saat proses pembersihan.

Setelah kendaraan selesai dicuci, lakukan pemeriksaan dan uji fungsi rem secara perlahan di area yang aman sebelum kembali digunakan untuk aktivitas normal.

Jangan Paksa Berkendara Saat Abu Masih Tebal

Selain kondisi motor, pengguna juga perlu memperhatikan kondisi jalan.

Ketika sisa abu vulkanik masih menumpuk tebal, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk berkendara.

Lapisan abu dapat membuat permukaan jalan menjadi lebih licin. Kondisi tersebut juga dapat mengurangi jarak pandang ketika abu masih beterbangan di udara.

Artinya, keselamatan pengendara tetap menjadi prioritas. Jika perjalanan tidak mendesak, menunggu kondisi jalan lebih aman dapat menjadi pilihan yang lebih bijak.

Bersihkan dengan Cara yang Tepat

Membersihkan motor listrik setelah terkena abu vulkanik memang membutuhkan perhatian lebih dibandingkan kondisi kotor biasa.

Jangan langsung menggosok permukaan bodi dalam keadaan kering. Bilas terlebih dahulu menggunakan air bertekanan rendah untuk meluruhkan abu, kemudian lanjutkan pencucian menggunakan perlengkapan yang sesuai.

Periksa pula area roda, sistem pengereman, konektor, dan port pengisian daya. Jika setelah terpapar abu muncul indikator peringatan, gangguan kelistrikan, atau kondisi kendaraan terasa tidak normal, sebaiknya jangan dipaksakan digunakan dan lakukan pemeriksaan di jaringan servis resmi.

Dengan langkah pembersihan yang tepat, pemilik motor listrik dapat mengurangi risiko kerusakan pada bodi maupun komponen kendaraan setelah terkena paparan abu vulkanik.

Continue Reading

Electric Vehicle

Wuling Motors Buka Suara soal Permasalahan Konsumen di Salah Satu Dealer Surabaya

Published

on

By

Jakarta, 3 September 2026 – Wuling Motors akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait permasalahan yang terjadi dalam proses pembelian kendaraan di salah satu jaringan dealer resminya di Surabaya.

Melalui keterangan resminya, Wuling Motors menyampaikan permohonan maaf atas kerugian maupun ketidaknyamanan yang dialami konsumen akibat permasalahan tersebut.

Dari hasil penelusuran internal, Wuling Motors menyebut telah ditemukan adanya pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) dalam proses transaksi yang dilakukan oleh oknum wiraniaga.

Wuling Motors menegaskan bahwa tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur perusahaan, terlebih apabila berpotensi merugikan konsumen, tidak dapat ditoleransi.

Wuling Motors Siapkan Langkah Korektif

Sebagai tindak lanjut, Wuling Motors akan mengambil tindakan terhadap dealer yang bersangkutan sekaligus melakukan langkah korektif untuk memastikan seluruh proses pelayanan dan transaksi kendaraan kembali berjalan sesuai dengan ketentuan perusahaan.

Evaluasi juga akan dilakukan terhadap penerapan standar operasional di jaringan dealer resmi Wuling Motors. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan konsumen memperoleh haknya dalam setiap proses transaksi kendaraan.

Bagi konsumen, penerapan SOP dalam proses pembelian kendaraan menjadi salah satu aspek penting. Pasalnya, transaksi kendaraan tidak hanya berkaitan dengan produk yang dibeli, tetapi juga mencakup proses administrasi, pembayaran, dokumen kendaraan, hingga pemenuhan hak konsumen setelah transaksi berlangsung.

Perkuat Pengawasan Jaringan Dealer

Wuling Motors menyatakan akan terus memperkuat pengawasan terhadap penerapan SOP di seluruh jaringan dealer resminya. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjaga standar kualitas pelayanan sekaligus mencegah terjadinya permasalahan serupa di kemudian hari.

Perusahaan juga menegaskan apresiasinya terhadap kepercayaan yang diberikan konsumen. Pernyataan resmi ini sekaligus menjadi bentuk respons Wuling Motors atas persoalan yang terjadi di salah satu jaringan dealer di Surabaya.

Dengan adanya langkah korektif dan evaluasi internal, Wuling Motors berkomitmen untuk memastikan proses pembelian kendaraan di jaringan resminya tetap mengikuti standar perusahaan dan memberikan perlindungan terhadap hak konsumen.

Continue Reading

Electric Vehicle

MPV Listrik Li Mega Terbaru Punya Kabin Bak Ruang Tamu, Ada Meja Lipat!

Published

on

By

Li Auto bersiap memperkenalkan versi penyegaran Li Mega di pasar Tiongkok pada 2 September 2026. Bukan sekadar mendapatkan perubahan kosmetik, MPV listrik premium ini membawa sejumlah pembaruan yang berfokus pada kenyamanan dan fleksibilitas kabin.

Mengusung konsep “rumah kedua”, Li Mega terbaru mencoba menghadirkan pengalaman seperti berada di ruang keluarga selama perjalanan. Area kabinnya dibuat lebih terang, lapang, dan fleksibel agar penumpang bisa menikmati perjalanan dengan suasana yang lebih santai.

Salah satu ubahan paling mencolok berada di bagian atap. Li Auto menyematkan lampu plafon berukuran besar yang ditempatkan di antara baris kedua dan ketiga. Kehadiran lampu tersebut bukan hanya memperkuat nuansa premium, tetapi juga membuat interior terasa lebih terbuka dan nyaman.

Kabin Fleksibel Bak Ruang Tamu

Konsep ruang tamu semakin terasa berkat pembaruan pada kursi baris kedua. Li Auto menggunakan sistem rel yang lebih panjang sehingga kursi dapat digeser dengan rentang lebih luas.

Menariknya, kursi tersebut juga bisa diputar sesuai kebutuhan penumpang. Fleksibilitas ini kemudian dipadukan dengan meja lipat di area tengah kabin.

Kombinasi tersebut membuat interior Li Mega terasa lebih dari sekadar kabin mobil. Penumpang bisa mendapatkan ruang untuk bersantai, bekerja, menikmati makanan, maupun beraktivitas selama perjalanan.

Li Auto juga memberikan sejumlah detail tambahan seperti kaca spion rias terintegrasi di bagian atap, panel kontrol AC berbasis layar sentuh, serta desain jok baru dengan motif diamond atau belah ketupat.

Dengan pendekatan tersebut, Li Mega semakin jelas diposisikan sebagai MPV listrik premium yang mengutamakan pengalaman penumpang, bukan hanya performa kendaraan.

Tenaga 553 HP dari Dua Motor Listrik

Meski fokus pada kenyamanan, sektor performa Li Mega juga tidak bisa dianggap remeh.

MPV listrik ini memiliki panjang 5.355 mm dengan wheelbase mencapai 3.300 mm. Ukuran tersebut memberikan ruang yang cukup besar untuk mengakomodasi kabin dengan konfigurasi yang fleksibel.

Di balik bodinya terdapat sistem penggerak dual motor listrik dengan output gabungan mencapai 413 kW atau sekitar 553 hp.

Sumber energinya berasal dari baterai NMC Qilin 108 kWh yang dipasok oleh CATL. Dalam kondisi tertentu, Li Mega diklaim mampu mencapai jarak tempuh hingga 710 km dalam sekali pengisian.

Charging 5C, Tambah 500 Km dalam 10 Menit

Salah satu teknologi yang menjadi daya tarik Li Mega adalah sistem kelistrikan 800 volt yang dikombinasikan dengan teknologi fast charging 5C.

Li Auto mengklaim sistem tersebut mampu memberikan tambahan jarak tempuh hingga 500 km hanya dalam waktu sekitar 10 menit pengisian.

Namun, angka tersebut tentunya bergantung pada kondisi baterai, infrastruktur charger, suhu, serta kondisi pengisian. Meski begitu, kemampuan tersebut menunjukkan bagaimana teknologi pengisian cepat menjadi salah satu fokus penting dalam perkembangan mobil listrik premium.

Untuk menunjang kenyamanan, Li Mega menggunakan suspensi double-wishbone di depan dan multi-link di belakang.

Tidak berhenti di situ, MPV ini juga mendapatkan suspensi udara dual-chamber yang dirancang untuk meningkatkan kualitas redaman sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman.

Li Mega Jadi Andalan Baru Li Auto

Penyegaran Li Mega menjadi langkah penting bagi Li Auto untuk kembali memperkuat posisi di segmen MPV listrik premium.

Model sebelumnya menghadapi sejumlah tantangan di pasar, mulai dari kontroversi desain hingga isu recall. Karena itu, versi terbaru membawa sejumlah pembaruan untuk meningkatkan daya tarik, terutama melalui sektor kenyamanan kabin dan teknologi pengisian daya.

Li Mega generasi sebelumnya tersedia dalam dua trim, yakni Ultra dan Home, dengan harga masing-masing sekitar 529.800 yuan dan 559.800 yuan.

Sementara untuk model penyegaran, harga diperkirakan berada di kisaran US$80.000 atau sekitar Rp1,24 miliar. Namun, angka tersebut masih berupa perkiraan dan harga resmi akan diumumkan saat peluncuran di China pada 2 September 2026.

Dengan kabin ala ruang tamu, dua motor listrik bertenaga 553 hp, baterai 108 kWh, arsitektur 800 volt, hingga teknologi fast charging 5C, Li Mega terbaru menunjukkan bahwa masa depan MPV listrik premium bukan hanya soal jarak tempuh, tetapi juga bagaimana kabin menjadi ruang hidup selama perjalanan.

Continue Reading

Trending