Connect with us

Moto GP

Hasil MotoGP Inggris 2026: Raul Fernandez Menang, Aprilia Kuasai Podium

Published

on

SILVERSTONE – Raul Fernandez tampil dominan pada balapan utama MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone. Pembalap Trackhouse Aprilia tersebut berhasil memimpin sejak lap pertama hingga bendera finis untuk mengamankan kemenangan Grand Prix.

Kemenangan ini menjadi pembuktian bagi Fernandez setelah sebelumnya gagal meraih hasil maksimal pada Sprint. Ia langsung mengambil alih posisi terdepan setelah Jorge Martin dan Ai Ogura melebar di Tikungan 1 akibat perangkat ride-height belakang pada motor mereka mengalami masalah. Situasi tersebut dimanfaatkan Fernandez untuk membuka jarak dari rombongan utama.

Memasuki pertengahan balapan, keunggulan Fernandez bahkan sudah mencapai lebih dari empat detik. Jorge Martin kemudian finis di posisi kedua dengan selisih 2,538 detik, sedangkan Marco Bezzecchi mengamankan posisi ketiga dengan gap 3,393 detik.

Hasil tersebut membuat Aprilia menyapu bersih podium MotoGP Inggris 2026. Fernandez dari Trackhouse Aprilia menjadi pemenang, disusul dua pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.

Strategi Ban Jadi Kunci di Silverstone

Kondisi ban menjadi salah satu faktor penting dalam balapan kali ini. Setelah sejumlah pembalap mengalami penurunan performa ban belakang pada Sprint, mayoritas memilih kombinasi ban belakang medium dan ban depan hard untuk Grand Prix.

Fernandez mampu menjaga ritme hingga lap terakhir tanpa mengalami penurunan performa signifikan. Kecepatan yang konsisten menjadi salah satu kunci keberhasilannya mempertahankan jarak dari Jorge Martin.

Di belakang tiga besar, Alex Marquez finis keempat, diikuti Pedro Acosta di posisi kelima. Fabio Di Giannantonio menempati posisi keenam, sementara Marc Marquez harus puas finis ketujuh setelah memilih pendekatan balap yang lebih konservatif untuk menjaga kondisi ban.

Banyak Insiden Warnai Balapan

MotoGP Inggris 2026 juga berlangsung dengan sejumlah insiden. Joan Mir dan Alex Rins terlibat kecelakaan pada lap pembuka dan tidak mampu melanjutkan balapan.

Ai Ogura yang sempat berada di posisi ketujuh juga harus mengakhiri balapan lebih awal setelah mengalami crash. Insiden tersebut menjadi salah satu kesalahan balapnya pada musim ini.

Selain itu, Enea Bastianini, Iker Lecuona, Cal Crutchlow, dan Francesco Bagnaia juga gagal menyelesaikan balapan setelah mengalami insiden masing-masing.

Sementara itu, Luca Marini tampil solid dengan finis kesembilan dan menjadi pembalap Honda terbaik. Diogo Moreira mengamankan posisi ke-10.

Kemenangan di Silverstone menjadi hasil penting bagi Raul Fernandez sekaligus mempertegas performa kompetitif Aprilia pada MotoGP 2026. Dengan tiga motor Aprilia berada di podium, persaingan menuju seri berikutnya semakin menarik untuk diikuti.


Hasil Lengkap MotoGP Inggris 2026

PosPembalapTimGap
1Raul FernandezTrackhouse Aprilia20 lap
2Jorge MartinAprilia Racing+2,538 detik
3Marco BezzecchiAprilia Racing+3,393 detik
4Alex MarquezGresini Ducati+4,702 detik
5Pedro AcostaRed Bull KTM+6,256 detik
6Fabio Di GiannantonioVR46 Ducati+6,382 detik
7Marc MarquezDucati Lenovo+9,550 detik
8Brad BinderRed Bull KTM+22,288 detik
9Luca MariniHonda HRC Castrol+23,845 detik
10Diogo MoreiraLCR Honda+25,411 detik
11Franco MorbidelliVR46 Ducati+26,301 detik
12Fabio QuartararoMonster Yamaha+26,883 detik
13Jack MillerPramac Yamaha+29,458 detik
14Pol EspargaroTech3 KTM+41,310 detik
15Toprak RazgatliogluPramac Yamaha+41,492 detik
16Augusto FernandezYamaha Factory Racing+42,379 detik

Tidak finis: Francesco Bagnaia, Cal Crutchlow, Iker Lecuona, Enea Bastianini, Alex Rins, Joan Mir, dan Ai Ogura.

Moto GP

Toprak Razgatlıoğlu Pukau Pelajar SMAN 3 Mataram dengan Freestyle Yamaha R15

Published

on

By

Jelang menghadapi MotoGP Mandalika 2026, Toprak Razgatlıoğlu kembali menyapa masyarakat Indonesia melalui agenda Meet and Greet bersama pelajar di SMAN 3 Mataram.

Kunjungan tersebut menjadi agenda sekolah kedua Toprak di Indonesia pada tahun ini. Sebelumnya, pembalap Prima Pramac Yamaha MotoGP tersebut juga sempat mengunjungi SMK Negeri 39 Jakarta Pusat.

Kehadiran Toprak di Mataram terasa semakin spesial karena akhir pekan ini dirinya akan menjalani debut balapan MotoGP di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. Sebelumnya, pembalap asal Turki tersebut sudah memiliki pengalaman di lintasan Mandalika melalui ajang WorldSBK.

Toprak Cicipi Ketoprak Lagi

Dalam kegiatan bersama para siswa, Toprak kembali mencicipi salah satu kuliner Indonesia, yaitu ketoprak. Makanan tersebut bukan hal baru bagi Toprak karena sebelumnya ia juga pernah mencicipinya saat berada di Lombok.

Momen tersebut menjadi bagian menarik dari agenda Meet and Greet yang mempertemukan Toprak secara langsung dengan ratusan siswa dan siswi SMAN 3 Mataram.

Selain berbagi pengalaman mengenai dunia balap, Toprak juga mendapatkan sambutan meriah dari para pelajar yang memberikan dukungan menjelang balapan MotoGP Mandalika.

Freestyle Yamaha R15 Bikin Suasana Makin Meriah

Tidak hanya sesi ngobrol dan interaksi dengan siswa, Toprak juga menunjukkan aksi freestyle riding menggunakan Yamaha R15.

Aksi tersebut langsung menarik perhatian para pelajar dan membuat suasana Meet and Greet semakin meriah. Kesempatan melihat langsung aksi seorang pembalap MotoGP di atas motor sport Yamaha menjadi pengalaman berbeda bagi para siswa.

Toprak pun mengaku menikmati kegiatan tersebut. Menurutnya, sambutan hangat dari masyarakat Indonesia selalu memberikan energi positif ketika MotoGP digelar di Indonesia.

“Saya ingat ke Jakarta mengunjungi sekolah dan disambut sangat ramah, semua bergembira bersama. Sekarang di sini, Mataram, acara juga menyenangkan, senang bisa berbagi pengalaman balapan dan bertemu anak-anak sekolah,” ujar Toprak.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan para pelajar menjelang balapan di Mandalika.

“Mereka menyemangati saya untuk race di Mandalika weekend ini, terima kasih untuk supportnya. Selalu penuh dengan energi positif saat seri MotoGP di Indonesia,” lanjutnya.

Jadi Bagian dari Road to MotoGP Mandalika

Kegiatan Meet and Greet ini juga menjadi bagian dari aktivitas menjelang gelaran MotoGP Mandalika 2026. Kehadiran Toprak di lingkungan sekolah tidak hanya menjadi kesempatan bagi pelajar untuk bertemu langsung dengan pembalap MotoGP, tetapi juga mengenal lebih dekat perjalanan karier seorang rider profesional.

Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan menjelang seri Mandalika.

Menurutnya, kisah perjalanan karier Toprak diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada generasi muda untuk terus mengejar cita-cita.

Bagi Toprak sendiri, agenda di Mataram menjadi salah satu momen penting sebelum menjalani balapan MotoGP pertamanya di Mandalika. Dengan pengalaman sebelumnya di WorldSBK, kini Toprak akan membawa pengalaman tersebut ke level MotoGP dan menghadapi karakter lintasan yang sudah tidak asing baginya.

Dukungan publik Indonesia pun menjadi energi tambahan bagi Toprak dan tim Prima Pramac Yamaha MotoGP menjelang akhir pekan balap di Mandalika.

Continue Reading

Moto GP

Veda Ega dan Mario Aji Fokus Setting Motor Jelang MotoGP Mandalika 2026

Published

on

By

Veda Ega dan Mario Aji Fokus Setting Motor Jelang MotoGP Mandalika 2026

Home race MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika menjadi momen penting bagi dua pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji. Menghadapi balapan di hadapan publik sendiri, keduanya memilih tidak menyiapkan strategi khusus. Fokus utama justru diarahkan pada pencarian setting motor terbaik sejak sesi latihan.

Hal tersebut disampaikan Veda dan Mario saat ditemui dalam agenda bersama Astra Honda Motor di Menteng, Jakarta, Senin (5/10). Bagi Veda, dua sesi latihan pada Jumat menjadi kesempatan penting untuk menemukan setelan motor yang paling sesuai dengan karakter Sirkuit Mandalika sebelum memasuki sesi kualifikasi.

“Strategi khusus tidak ada. Seperti balapan-balapan sebelumnya, hari Jumat ada dua sesi latihan,” ujar Veda.

Pembalap muda Indonesia tersebut menilai posisi start akan menjadi salah satu faktor penting. Dalam beberapa balapan sebelumnya, Veda mengaku harus memulai race dari posisi yang kurang ideal. Karena itu, ia ingin memaksimalkan sesi latihan untuk mendapatkan feeling dan setting motor yang lebih baik sehingga bisa mengejar posisi start yang kompetitif.

“Saya harap minggu ini saya bisa mendapatkan setting terbaik pada hari Jumat. Jadi, hari Sabtu dan Minggu tinggal kualifikasi untuk mencari waktu terbaik dan posisi start yang bagus,” kata Veda.

Dengan posisi start yang lebih baik, Veda berharap bisa langsung menekan sejak lap awal dan menjaga peluang untuk bersaing di grup depan hingga akhir balapan.

Sementara itu, Mario Suryo Aji mengatakan persiapan menghadapi MotoGP Mandalika 2026 tidak mengalami perubahan besar dibandingkan seri sebelumnya. Alokasi ban dan setup motor yang digunakan tim pada dasarnya masih berada dalam pendekatan yang sama.

“Untuk alokasi ban dan semua setup motor, pada dasarnya kami tidak banyak melakukan perubahan, hampir sama seperti sebelumnya. Jadi, strateginya mungkin sama seperti balapan-balapan sebelumnya,” ujar Mario.

Mario juga melihat adanya keuntungan dari pengalaman mereka memahami karakter Sirkuit Mandalika. Pengetahuan mengenai layout lintasan, karakter tikungan, serta kebutuhan motor di setiap sektor dapat menjadi modal penting untuk menghadapi rangkaian sesi practice dan qualifying.

“Mungkin kami berdua sedikit lebih mengetahui karakter sirkuit dibandingkan pembalap lain karena mendapat keuntungan dari latihan kemarin,” kata Mario.

Menurutnya, pengalaman tersebut akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil kompetitif sejak sesi latihan hingga kualifikasi. Dengan posisi start yang lebih baik, peluang untuk bergerak ke depan saat balapan Minggu juga semakin terbuka.

Menghadapi home race dengan dukungan langsung dari publik Indonesia, Veda memilih untuk tidak menetapkan target yang terlalu tinggi. Ia berharap dapat mencatat hasil yang lebih baik dibandingkan seri sebelumnya, tetapi tidak ingin menjadikan ekspektasi podium atau kemenangan sebagai tekanan tambahan.

“Targetnya kalau bisa lebih baik dari race sebelumnya,” ujar Veda.

Veda memahami bahwa masyarakat Indonesia tentu berharap dirinya dan Mario mampu meraih podium, bahkan kemenangan. Namun, menurutnya, ekspektasi tersebut lebih baik dijadikan motivasi daripada beban.

“Yang penting saya enjoy saja minggu ini dan finis, itu yang paling penting,” lanjut Veda.

Bagi Veda, menikmati setiap sesi dan menjalankan pekerjaan secara maksimal sejak hari pertama menjadi kunci menghadapi home race. Hasil akhir memang menjadi tujuan, tetapi proses mendapatkan setting motor, meningkatkan performa, dan menemukan ritme balapan juga tidak kalah penting.

“Menikmati setiap sesi, bekerja dari hari pertama, kemudian memberikan hasil di hari Minggu. Apa pun hasilnya, kami mencoba memberikan yang terbaik. Syukur bisa top 10, syukur bisa podium,” tutup Veda.

Dengan persiapan yang lebih matang dan pemahaman terhadap karakter Mandalika, Veda Ega dan Mario Aji kini bersiap memaksimalkan seluruh rangkaian akhir pekan MotoGP Indonesia 2026. Publik Indonesia tentu akan menantikan sejauh mana dua pembalap tuan rumah tersebut mampu menunjukkan performa terbaik di depan pendukungnya sendiri.

Continue Reading

Moto GP

Pertamina Enduro VR46 Hadirkan Livery Garuda untuk MotoGP Mandalika 2026

Published

on

By

Pertamina Enduro VR46 Racing Team kembali menghadirkan sesuatu yang spesial untuk Pertamina Indonesian GP 2026. Menghadapi balapan MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit, tim asal Tavullia, Italia, menyiapkan livery khusus bernuansa Indonesia dengan Garuda sebagai elemen utama.

Livery tersebut diperkenalkan di kantor Pertamina Lubricants, Jakarta, menjelang berlangsungnya MotoGP Indonesia 2026. Menariknya, ini menjadi kali ketiga secara beruntun Pertamina Enduro VR46 Racing Team menggunakan livery khusus Indonesia saat tampil di Mandalika.

Bagi tim VR46 dan Pertamina Enduro, desain tersebut bukan hanya perubahan tampilan motor. Livery Garuda menjadi bentuk penghormatan terhadap hubungan erat antara tim dan Indonesia sekaligus membawa identitas nasional ke salah satu panggung balap motor paling bergengsi di dunia.

Garuda Bentangkan Sayap di Ducati Desmosedici GP

Garuda menjadi pusat perhatian dalam desain Ducati Desmosedici GP yang akan digunakan Pertamina Enduro VR46 Racing Team.

Ilustrasi Garuda dibuat dengan posisi sayap membentang dari satu sisi motor ke sisi lainnya. Bagian kepala Garuda ditempatkan di area tangki bahan bakar sehingga menjadi titik visual utama ketika motor dilihat dari samping.

Warna merah dan putih mendominasi keseluruhan tampilan. Warna putih menjadi dasar utama bodi, sementara merah digunakan pada ilustrasi Garuda untuk memperkuat identitas Indonesia.

Desain tersebut kemudian dipadukan dengan aksen api berwarna emas. Sementara itu, warna kuning fluoresen khas Pertamina Enduro VR46 Racing Team tetap dipertahankan di bagian depan motor sehingga identitas tim tidak hilang.

Perpaduan merah, putih, emas, dan kuning fluoresen tersebut membuat Ducati Desmosedici GP tampil berbeda dari livery reguler VR46.

Desain livery spesial ini dikerjakan oleh Aldo Drudi bersama Drudi Performance, nama yang selama ini dikenal dalam berbagai desain visual di dunia motorsport.

Makna Garuda di Balik Livery

Pemilihan Garuda sebagai elemen utama bukan tanpa alasan. Dalam konteks Indonesia, Garuda merupakan simbol nasional yang merepresentasikan identitas dan semangat bangsa.

Garuda Pancasila juga membawa semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang menggambarkan persatuan dalam keberagaman.

Bagi Pertamina Enduro VR46 Racing Team, penggunaan simbol Garuda di motor MotoGP menjadi representasi keberanian, semangat juang, dan karakter kompetitif yang ingin dibawa ke lintasan Mandalika.

Karena itu, Garuda tidak sekadar menjadi grafis pada bodi motor. Posisi dan ukurannya dibuat dominan sehingga menjadi identitas utama dari livery khusus MotoGP Indonesia 2026.

Bukan Hanya Motor

Sentuhan tema Garuda juga dibawa ke perlengkapan pendukung tim.

Pertamina Enduro VR46 Racing Team menyiapkan Kappa capsule dengan desain Garuda dan kombinasi warna yang diselaraskan dengan livery motor.

Selain itu, tersedia topi edisi khusus dengan tema serupa yang menjadi bagian dari koleksi MotoGP Indonesia. Merchandise tersebut tersedia melalui Kappa dan VR46 Tribe untuk para penggemar yang ingin membawa nuansa livery Garuda ke luar lintasan.

Kehadiran livery khusus ini sekaligus memperkuat identitas Pertamina Enduro VR46 Racing Team setiap kali mereka tampil di Mandalika.

Setelah tiga tahun berturut-turut menghadirkan desain khusus untuk GP Indonesia, livery Garuda kembali menjadi salah satu daya tarik tersendiri menjelang Pertamina Indonesian GP 2026.

Kini, Ducati Desmosedici GP dengan bentangan Garuda tersebut siap menjadi bagian dari atmosfer balap MotoGP di Mandalika sekaligus membawa simbol Indonesia ke lintasan dunia.

Continue Reading

Trending