Connect with us

Event

Indonesian Custom Show 2026 Sukses Gaet Lebih dari 30 Ribu Pengunjung

Published

on

Gelaran Indonesian Custom Show (ICS) 2026 resmi berakhir dengan catatan positif. Selama tiga hari penyelenggaraan, pameran custom culture yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, berhasil menarik lebih dari 30.000 pengunjung.

Mengusung tema “Like Air”, ICS 2026 tidak hanya menjadi ruang pamer bagi mobil dan motor custom. Acara ini juga mempertemukan builder, komunitas, pelaku industri kreatif, penggemar otomotif, hingga pengunjung dari mancanegara dalam satu ekosistem custom culture.

Berbagai aktivitas turut menjadi daya tarik utama, mulai dari ratusan karya mobil dan motor custom, atraksi otomotif, marketplace, pertunjukan musik, hingga kolaborasi lintas industri.

“Like Air” Gambarkan Kebebasan Custom Culture

Tema “Like Air” atau “Seperti Udara” menjadi representasi semangat ICS 2026 dalam melihat perkembangan kultur custom di Indonesia.

Show&Shine Director ICS, B. Kunto Wibisono, menyebut tema tersebut menggambarkan kebebasan dalam berkarya tanpa batas sekaligus energi custom culture yang terus berkembang.

Menurutnya, kehadiran para builder lokal menunjukkan bahwa industri custom Indonesia semakin dinamis dan mampu menghasilkan karya dengan standar yang semakin tinggi.

Antusiasme terhadap ICS 2026 juga tidak hanya datang dari dalam negeri. Salah satu pengunjung asal Swedia bahkan kembali menghadiri Indonesian Custom Show untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

Kehadiran penggemar custom dari luar Indonesia tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa perkembangan custom culture Tanah Air mulai mendapatkan perhatian yang lebih luas di kancah internasional.

Drift Show hingga Edukasi Keselamatan

Selain memamerkan karya custom, ICS 2026 juga menghadirkan berbagai atraksi otomotif.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah aksi drift dari pembalap nasional Rifat Sungkar. Tidak hanya menunjukkan kemampuan mengendalikan mobil dalam kondisi oversteer, Rifat juga memberikan edukasi mengenai aspek keselamatan dalam olahraga rally.

ICS 2026 turut menghadirkan drift show menggunakan kendaraan rakitan Prorock Engineering. Menariknya, mobil yang digunakan untuk atraksi tersebut diklaim dibangun secara khusus hanya dalam waktu sekitar dua minggu sebelum tampil di ajang ICS 2026.

Suasana pameran kemudian semakin meriah dengan kehadiran sejumlah musisi seperti Denny Caknan, Kotak, dan For Revenge yang tampil di hadapan ribuan pengunjung.

Honda City dan Kawasaki W650 Jadi Custom Terbaik

Salah satu bagian yang paling ditunggu dalam Indonesian Custom Show adalah penghargaan bagi builder dengan karya terbaik.

Gelar The Coolest Custom Car diraih Dawank melalui Honda City Sedan 2008 garapan Diora Autospace.

Mobil tersebut tampil dengan konsep modifikasi ekstrem yang mengambil inspirasi dari karakter Lightning McQueen dalam film Cars. Proses pembangunannya membutuhkan waktu sekitar satu tahun, terutama karena pengerjaan bagian kaki-kaki yang cukup kompleks.

Honda City tersebut juga berhasil membawa pulang dua penghargaan tambahan, yakni The Perfect Hottest Asian Car dan The Perfect Asian Car.

Sementara itu, gelar The Coolest Custom Bike diraih Ubai dan Bima melalui Kawasaki W650 2003 garapan Garage Nyambi Custom x Vampire Garage.

Motor tersebut juga memborong empat penghargaan lain, yaitu The Perfect Japan Chopper & Bobber, The Perfect Chopper & Bobber, The Perfect Custom Paint Bike, serta The Perfect Asian Upper 250cc Bike.

Menurut Ubai, proses pembangunan Kawasaki W650 tersebut memakan waktu sekitar enam bulan. Menariknya, biaya modifikasinya disebut tidak mencapai Rp150 juta.

Lucky Draw hingga Freedom Run

Keseruan Indonesian Custom Show 2026 tidak berhenti pada pameran dan kompetisi custom.

Program Lucky Draw juga menjadi bagian dari rangkaian acara. Leonardus Harpa Pradana dan Romi Agus Nugraha berhasil menjadi pemenang dan membawa pulang hadiah berupa Mitsubishi Lancer SOHC MT 1994 serta Binter Merzy 1984 Chopper.

Sementara itu, program Freedom Run yang melibatkan Gisel dan gengnya juga menjadi bagian dari kegiatan ICS 2026. Renovil Dramestika keluar sebagai pemenang dan berhak membawa pulang satu unit Vespa Matic.

Dengan jumlah pengunjung yang menembus lebih dari 30.000 orang, Indonesian Custom Show 2026 menjadi salah satu bukti bahwa custom culture di Indonesia terus berkembang.

Bukan hanya soal modifikasi kendaraan, ICS telah berkembang menjadi ruang pertemuan antara builder, komunitas, industri kreatif, lifestyle, dan masyarakat umum.

Kesuksesan ICS 2026 “Like Air” sekaligus menjadi momentum bagi perkembangan industri custom Indonesia untuk terus menghasilkan karya yang lebih berani, kreatif, dan memiliki karakter.

Sampai bertemu di Indonesian Custom Show 2027.

Event

Von Dutch x RWB Debut di IMX 2026, Hadirkan Koleksi Apparel Kolaborasi Eksklusif

Published

on

By

Indonesia Modification Expo (IMX) 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi kendaraan modifikasi dan karya para builder, tetapi juga ruang bagi brand yang tumbuh dari budaya otomotif untuk memperkenalkan produk terbarunya. Salah satunya adalah Von Dutch Indonesia, yang untuk pertama kalinya berpartisipasi di IMX dengan membawa koleksi kolaborasi eksklusif bersama Rauh-Welt Begriff (RWB), rumah modifikasi asal Jepang yang dikenal lewat karakter modifikasi Porsche.

Kolaborasi Von Dutch x RWB mempertemukan dua identitas yang memiliki keterkaitan kuat dengan dunia otomotif dan kustom kulture. Von Dutch dikenal melalui gaya apparel yang lekat dengan kultur otomotif, sementara RWB mendapat perhatian di kancah internasional berkat pendekatan modifikasi Porsche dengan karakter visual yang khas. Pertemuan keduanya kemudian diterjemahkan ke dalam koleksi merchandise yang menggabungkan unsur dari masing-masing brand.

Trucker Hat hingga Workshirt Jadi Bagian Koleksi

Koleksi Von Dutch x RWB mencakup sejumlah produk apparel, mulai dari trucker hat, T-shirt, windbreaker, hingga workshirt. Workshirt sendiri menjadi salah satu item yang identik dengan gaya Von Dutch.

Elemen visual dari kedua brand diterapkan ke dalam rangkaian produk tersebut. Hasilnya adalah koleksi yang membawa identitas Von Dutch dan RWB dalam satu konsep, sekaligus memperluas kolaborasi mereka dari ranah otomotif ke fashion dan gaya hidup.

Kehadiran koleksi ini juga memperlihatkan bagaimana budaya modifikasi kendaraan dapat berkembang melampaui bengkel dan area pameran. Identitas visual sebuah rumah modifikasi seperti RWB dapat diterjemahkan menjadi apparel yang merepresentasikan minat terhadap mobil kustom dan kultur otomotif.

Tersedia Terbatas Selama IMX 2026

Seluruh koleksi Von Dutch x RWB akan tersedia secara terbatas dan dapat dibeli langsung selama penyelenggaraan IMX 2026. Dengan skema tersebut, pengunjung memiliki kesempatan untuk mendapatkan merchandise kolaborasi ini langsung di lokasi acara.

Tidak hanya berbelanja, pembeli produk kolaborasi juga berkesempatan mengikuti signing session bersama RWB. Sesi tanda tangan dijadwalkan berlangsung setiap hari selama IMX 2026, dengan jadwal yang akan diumumkan selama acara berlangsung.

Program ini menambah daya tarik koleksi Von Dutch x RWB, terutama bagi pengunjung yang mengikuti perkembangan dunia modifikasi Porsche dan kustom kulture internasional.

Memperluas Pertemuan Otomotif dan Fashion

Dalam keterangan tertulisnya, Von Dutch menyebut kehadirannya di IMX 2026 sebagai titik awal untuk terhubung dengan ekosistem modifikasi otomotif yang lebih luas. Melalui kerja sama dengan RWB, brand ini membawa bagian dari sejarahnya di dunia otomotif ke dalam bentuk apparel yang dapat digunakan dalam keseharian.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa ekosistem modifikasi tidak hanya bergerak melalui pembangunan kendaraan, pemilihan komponen, atau perubahan tampilan mobil. Apparel dan merchandise juga menjadi bagian dari budaya yang berkembang di sekitar komunitas otomotif.

Dengan debut Von Dutch Indonesia di IMX 2026, koleksi Von Dutch x RWB menjadi salah satu kolaborasi yang mempertemukan dunia modifikasi mobil dan fashion dalam satu panggung. Ketersediaannya yang terbatas selama acara turut menjadikannya koleksi yang patut diperhatikan oleh penggemar kedua brand.

Continue Reading

Event

KUSTOMFEST 2026 “High Octane”, Ratusan Motor dan Mobil Kustom Siap Unjuk Karya

Published

on

By

Ajang kustom kulture terbesar yang menjadi salah satu agenda penting bagi pelaku industri kreatif otomotif Indonesia, KUSTOMFEST 2026, kembali digelar pada 10–11 Oktober 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta. Memasuki tahun ke-15, perhelatan kali ini mengusung tema “High Octane”, sebuah gambaran tentang energi, kreativitas, dan semangat untuk terus mengakselerasi perkembangan industri kustom Tanah Air.

Tema tersebut juga menjadi respons terhadap tantangan yang dihadapi para pelaku industri kustom, mulai dari kondisi ekonomi hingga perubahan tren dan persaingan produk komponen buatan massal. Direktur KUSTOMFEST, Lulut Wahyudi, menilai industri kustom Indonesia membutuhkan dorongan baru berupa gagasan, perspektif, serta strategi agar para builder dan pelaku usaha tetap mampu menghasilkan karya dan menjaga keberlangsungan bisnisnya.

Menurut Lulut, KUSTOMFEST tidak hanya berfungsi sebagai ajang memamerkan hasil modifikasi, tetapi juga menjadi ruang untuk bertukar pengalaman, memperluas jaringan, dan mencari peluang baru. Produk buatan industri rumahan serta UMKM Indonesia, termasuk komponen, suku cadang, dan apparel, telah menjangkau pasar kustom di berbagai negara. Melalui KUSTOMFEST, potensi tersebut diharapkan terus berkembang dan mendapat akses yang lebih luas ke pasar internasional.

Kustom Bike Show dan Hot Rod & Kustom Car Show Jadi Program Utama

Dua program utama yang kembali menjadi sorotan adalah Kustom Bike Show dan Hot Rod & Kustom Car Show. Ratusan sepeda motor dan mobil dari berbagai daerah akan mengikuti proses kurasi dan scrutineering sebelum ditampilkan kepada pengunjung dan dinilai oleh juri. Tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk menampilkan karya dengan karakter, detail pengerjaan, serta konsep modifikasi yang menonjol.

Selain dua program tersebut, KUSTOMFEST 2026 menghadirkan beragam kegiatan yang mencerminkan luasnya ekosistem kustom kulture. Pengunjung dapat menjumpai Flat Track, Art Island, Body Art Show, Kustom Diecast, Kustom Paint Battle, Helmet Kustom Paint, Kustom Journey by Rollie Monkie, Kustom Bicycle, Miss Kustomfest Pin-Up Kontest, Krospit Kontest, Booth Tenants, Junkyard Festival, FXR Paradise, SR Panic, dan All 3 Wheeler.

Sejumlah program baru turut memperkaya agenda tahun ini. FXR Paradise menjadi ruang berkumpul bagi pemilik Harley-Davidson FXR untuk berbagi pengalaman dan gagasan. Sementara itu, SR Panic, yang dibawa 2Persenter dari Jepang, mempertemukan para pemilik Yamaha SR. Program All 3 Wheeler juga menghadirkan beragam kreasi kendaraan roda tiga, sedangkan Northy dan KUSTOMFEST menghadirkan COMMON GROUND Collective sebagai ruang kolaborasi komunitas, seniman, dan brand.

Flat Track Race Hadir dengan Coaching Clinic Internasional

Area outdoor JEC kembali menjadi arena penyelenggaraan Flat Track Race. Tahun ini, KUSTOMFEST menghadirkan Toshiyuki Osawa dari Cheetah Custom Cycles dan Mr. Masa Komazaki dari Have Fun Flat Track Japan untuk mengisi coaching clinic. Materi yang diberikan mencakup persiapan motor hingga teknik berkendara di lintasan flat track.

Kelas yang dipertandingkan meliputi Horizontal Engine Cub di bawah 150 cc, Vertical Engine di bawah 150 cc dan kelas 151–250 cc, kelas FFA dua-tak dan empat-tak, serta Star Racer. Kehadiran program ini memberikan ruang bagi penggemar balap untuk melihat sisi lain dunia kustom, ketika pengembangan motor dan kemampuan pengendara bertemu di lintasan.

Selain balap, program OVERLAND RIDE mengajak peserta menjelajahi rute Yogyakarta melalui kombinasi jalan raya dan medan off-road. Aktivitas tersebut menambah pilihan bagi pengunjung dan komunitas yang ingin menikmati pengalaman berkendara di luar area pameran.

KUSTOMFEST-INDONESIAN ATTACK Bawa Karya Lokal ke Jepang

Upaya memperkenalkan karya builder Indonesia ke dunia internasional kembali dilakukan melalui program KUSTOMFEST-INDONESIAN ATTACK. Sejumlah karya terbaik peserta KUSTOMFEST 2026 berkesempatan tampil di 34th Yokohama Hot Rod Custom Show 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Desember 2026 di Yokohama, Jepang.

KUSTOMFEST juga dijadwalkan menghadirkan sejumlah tamu dan juri internasional, di antaranya Yuichi Yoshizawa dari Custom Works Zon, Makoto Watanabe dari Chopper Journal, The Nash dari Burnout Mag, Takashi “Gussan” Yamaguchi dari 2Persenter, Toshiyuki Osawa dari Cheetah Custom Cycles, Masa Komazaki dari Have Fun Flat Track Japan, serta Matt Talajowski dari Sugarbaby Cycles, pemenang Best of Show Born Free Show 2026.

Beberapa builder internasional yang dijadwalkan hadir untuk pertama kalinya di KUSTOMFEST antara lain Suraphorn Phongsawat dari EasyRider Revival Pornstersomc, Risei K dari Shonan Style 12QROSSOVER (TQ), Takuya Okobu dari Vida Motorcycle Japan, dan Minoru Watanabe dari Fatech Power. Kehadiran mereka membuka kesempatan bagi pelaku kustom lokal untuk bertukar wawasan dengan builder dari negara lain.

Kustom Kulture, Kepedulian Sosial, dan Hiburan

KUSTOMFEST 2026 juga membawa misi sosial melalui kolaborasi dengan Baznas dan Dompet Dhuafa untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, termasuk dampak kebakaran hutan terhadap kehidupan masyarakat. Dalam rangka HUT ke-270 Kota Yogyakarta, KUSTOMFEST bersama Pemerintah Kota Yogyakarta turut menggelar Ride For YK, sebuah program untuk membantu masyarakat kurang mampu melalui renovasi rumah tinggal.

“Kita tidak sekadar merayakan Lebaran Kustom dan mengajak untuk berakselerasi tinggi untuk para pelaku di industri kustom, namun juga melihat lingkungan di beberapa wilayah di Indonesia termasuk tetangga terdekat, warga Yogyakarta membutuhkan kepedulian kita,” ujar Lulut Wahyudi.

Suasana acara juga akan diramaikan penampilan musik dari Kelompok Penerbang Roket, MCPR, Black Horses, Soloensis, Serigala Malam, D.P.M.B, Rebellion Rose, Morfem, dan Seringai. Berbagai program tersebut membuat KUSTOMFEST bukan hanya menjadi tempat melihat kendaraan kustom, tetapi juga ruang pertemuan bagi musik, seni, komunitas, dan industri kreatif.

Penyelenggaraan tahun ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Wonderful Indonesia, Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, Pemerintah Kota Yogyakarta, serta sejumlah brand dan pelaku industri otomotif.

Tiket KUSTOMFEST 2026 Dibanderol Rp130 Ribu per Hari

Bagi pengunjung yang ingin hadir, tiket KUSTOMFEST 2026 tersedia secara online maupun langsung di lokasi atau on the spot. Harga tiket dewasa ditetapkan sebesar Rp130.000 per hari, sedangkan tiket anak-anak dibanderol Rp70.000.

Pengunjung juga berkesempatan mendapatkan undian untuk mengikuti perjalanan ke Jepang dan menyaksikan 34th Yokohama Hot Rod Custom Show pada 6 Desember 2026. Informasi lebih lanjut mengenai ketentuan tiket dan undian dapat dipastikan melalui kanal resmi penyelenggara.

Memasuki usia ke-15, KUSTOMFEST kembali membawa pesan bahwa perkembangan kustom kulture tidak hanya bertumpu pada karya kendaraan, tetapi juga pada kreativitas, kolaborasi, keberlanjutan usaha, dan kepedulian sosial. Lewat tema “High Octane”, ajang ini mengajak pelaku industri kustom Indonesia untuk terus menjaga semangat berkarya sekaligus memperluas jangkauan ke panggung global.

Continue Reading

Event

Superchallenge Superprix 2026 Masuk Seri Final, Sirkuit Mijen Jadi Penentu Sang Raja

Published

on

By

Setelah melewati empat seri balapan, Superchallenge Superprix 2026 akhirnya memasuki babak penentuan. Seri kelima sekaligus seri final akan digelar di Sirkuit Mijen, Semarang, pada 23-24 Oktober 2026.

Empat seri sebelumnya telah menjadi panggung bagi para rider untuk menunjukkan konsistensi, kecepatan, dan kemampuan mereka dalam menghadapi persaingan sepanjang musim. Kini, seluruh hasil tersebut akan bermuara pada satu pertanyaan besar: siapa yang akan keluar sebagai pemegang tahta “Raja” Superchallenge Superprix 2026?

Seri final tentu memiliki tekanan yang berbeda. Setiap poin menjadi sangat berharga karena hasil balapan di Mijen dapat menentukan posisi akhir para pembalap dalam klasemen musim 2026.

Sirkuit Mijen pun dipastikan menjadi arena pertarungan terakhir bagi para rider untuk mengunci gelar. Kondisi lintasan, strategi balap, konsistensi performa, hingga kemampuan menjaga ritme sepanjang race akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir.

Buat Bradsis yang tidak bisa datang langsung ke Sirkuit Mijen, keseruan final Superchallenge Superprix 2026 tetap bisa disaksikan melalui live streaming di YouTube channel Superchallenge.

Tak hanya menghadirkan persaingan di lintasan, seri final juga akan diramaikan dengan special performance pada 24 Oktober 2026. Ndarboy Genk dan The Cloves and The Tobacco dijadwalkan tampil untuk melengkapi atmosfer penutupan musim.

Dengan status sebagai seri terakhir, gelaran di Mijen bukan sekadar balapan biasa. Inilah panggung terakhir bagi para rider untuk membuktikan performa mereka sekaligus menentukan siapa yang berhak menyandang gelar “Raja” Superchallenge Superprix 2026.

Jadi, jangan lewatkan 23-24 Oktober 2026 di Sirkuit Mijen, Semarang. Siapkan diri untuk menyaksikan duel pamungkas para rider sekaligus penentuan juara Superchallenge Superprix 2026.

Continue Reading

Trending