Connect with us

Event

Old Timer Garage Resmi Jadi Dealer Mooneyes Bali, Hadirkan Creative Hub Kustom Kulture

Published

on

Kultur otomotif dan kustom di Bali kembali mendapatkan ruang baru. Old Timer Garage resmi menjadi Mooneyes Authorized Dealer di Bali, sekaligus membawa konsep yang lebih luas dengan menjadikan lokasi tersebut sebagai creative hub bagi automotive enthusiast dan komunitas kreatif.

Peresmian Mooneyes Bali berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah tokoh dan pelaku kustom kulture dari dalam maupun luar negeri. Presiden Mooneyes Jepang, Shige Suganuma, bersama timnya hadir langsung dalam acara tersebut. Turut hadir Mark FDB dari Mooneyes Bangkok, Asnawi dari Borneo Kustom Show, serta sejumlah nama dari skena kustom kulture Indonesia seperti Lulut Wahyudi dari Kustomfest, Maclinton Von Dutch, Fahmi Freeflow, dan Johny Mooneyes Jakarta.

Acara yang berlangsung dari sore hingga malam tersebut juga dihadiri komunitas otomotif Bali. Nuansa sunset dengan deretan kendaraan custom dan vintage menjadi pembuka sebelum acara dilanjutkan dengan seremoni peresmian.

Bawa Semangat Mooneyes ke Bali

Seremoni peresmian dilakukan dengan menggunting rantai pintu showroom oleh Shige Suganuma dan Yayack Priyo Wibowo dari Old Timer Garage Bali.

Konsep acara juga dibuat dekat dengan kultur lokal. Setelah seremoni, para tamu menikmati sajian BBQ dari Fork 24/7 Bali, kemudian dilanjutkan dengan penampilan musik The Hydrant dan DJ.

Salah satu momen menarik terjadi ketika Marcelino, vokalis The Hydrant, memasuki area acara menggunakan Chevrolet Impala sebelum tampil di atas panggung.

Atmosfer kustom kulture semakin terasa melalui aksi live painting dari Fahmi Freeflow. Kali ini, tangan Fahmi menggoreskan karya pinstripe langsung pada bodi BMW Z4 dan menjadi salah satu atraksi yang menarik perhatian para tamu.

Para undangan juga ikut memberikan pick award kepada sejumlah motor custom dan mobil vintage yang dipajang di area acara.

Bukan Sekadar Toko Mooneyes

Kehadiran Mooneyes Bali memiliki konsep yang lebih besar dibandingkan sekadar showroom atau toko merchandise.

Yayack Priyo Wibowo menjelaskan bahwa Old Timer Garage ingin menjadikan Mooneyes Bali sebagai creative hub yang dapat menjadi ruang berkumpul bagi automotive enthusiast maupun komunitas kreatif lainnya.

Produk yang tersedia juga dibuat cukup beragam. Mulai dari apparel khas Mooneyes hingga spare part dan berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan kultur otomotif.

Dengan area yang mencapai 3.300 meter persegi, Old Timer Garage melihat lokasi tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi otomotif sekaligus ruang aktivitas komunitas.

Konsep tersebut juga tetap membawa akar atau roots dari kustom kulture yang selama ini menjadi identitas Mooneyes.

Artinya, Mooneyes Bali tidak hanya menjadi tempat untuk membeli produk, tetapi juga membuka peluang bagi komunitas untuk mengadakan kegiatan dan membangun koneksi dalam satu ekosistem.

Mooneyes Sambut Kehadiran Dealer di Bali

Presiden Mooneyes Jepang, Shige Suganuma, mengaku bangga dengan peresmian Old Timer Garage sebagai Mooneyes Authorized Dealer di Bali.

Menurut Shige, Bali memiliki potensi besar dalam perkembangan dunia otomotif dan kustom kulture. Kehadirannya ke Bali juga menjadi kesempatan untuk melihat langsung perkembangan skena otomotif di Pulau Dewata.

Dalam kunjungannya, Shige juga menyempatkan diri mengunjungi Kebon Vintage yang dikenal memiliki koleksi kendaraan klasik serta Tuksedo Studio, workshop yang bergerak dalam pembuatan replika kendaraan.

Kunjungan tersebut semakin memperlihatkan bagaimana Bali memiliki ekosistem otomotif dan kustom yang cukup beragam.

Ada Honda Stylo Custom untuk Konsumen

Ada satu program menarik yang turut disiapkan setelah pembukaan Mooneyes Bali.

Selama tiga bulan ke depan, Mooneyes Bali menyediakan satu unit Honda Stylo yang mendapatkan sentuhan custom pinstripe dari Fahmi Freeflow serta sejumlah aksesori hasil karya Old Timer Garage.

Program tersebut menjadi salah satu daya tarik tambahan bagi konsumen yang berbelanja di Mooneyes Bali.

Dengan hadirnya Old Timer Garage sebagai Mooneyes Authorized Dealer, Bali kini memiliki ruang baru yang menggabungkan retail otomotif, custom culture, lifestyle, komunitas, hingga kreativitas.

Lebih dari sekadar toko, Mooneyes Bali diharapkan bisa menjadi titik temu baru bagi para penggemar kendaraan klasik, motor custom, builder, kolektor, hingga komunitas kreatif.

Kehadiran creative hub seluas 3.300 meter persegi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa ekosistem kustom kulture di Indonesia terus berkembang dan semakin memiliki ruang untuk berkolaborasi.

Event

Indonesia Cub Meeting 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Iconic Series di PFN Heritage

Published

on

By

Indonesia Cub Meeting atau ICM kembali hadir pada 2026 setelah sempat absen pada tahun sebelumnya. Festival yang menjadi salah satu wadah bagi pecinta motor bebek ini kembali digelar melalui kolaborasi NaikMotor dan Ngangon Bebek.

Indonesia Cub Meeting 2026 mengusung tema “Iconic Series” yang membawa pengunjung menyusuri perjalanan dan evolusi motor bebek dalam kultur otomotif Indonesia. Mulai dari model edisi khusus dan terbatas, motor bergaya JDM, hingga kendaraan operasional instansi pada era sebelumnya akan menjadi bagian dari sajian utama.

Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 13 September 2026 di PFN Heritage, Jalan Otista Raya 125-127, Jakarta Timur. Menariknya, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk alias gratis dan hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan.

Riding Gembira Buka Rangkaian ICM 2026

Indonesia Cub Meeting 2026 tidak hanya menyajikan display motor di area acara. Rangkaian kegiatan akan dimulai melalui Riding Gembira, yakni konvoi motor bebek dari Taman Mataram menuju PFN Heritage.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari karakter ICM yang tidak hanya mengedepankan motor sebagai objek pameran, tetapi juga membangun pengalaman berkendara dan interaksi antarkomunitas.

Setibanya di venue, pengunjung dapat melihat berbagai motor dalam kategori Iconic Series, termasuk model JDM dan koleksi dengan pendekatan period-correct.

Dari Motor Iconic hingga Kompetisi Antar-Komunitas

Program Indonesia Cub Meeting 2026 juga semakin beragam dengan hadirnya Aspira Period Correct Moto Show. Konsep ini memberikan ruang bagi motor yang mempertahankan karakter dan detail sesuai periode atau era tertentu.

Selain display motor, ICM 2026 akan diramaikan pertandingan pingpong antar-komunitas serta sejumlah penghargaan seperti Best Dress, Best Couple, dan Peserta Terjauh.

Berbagai door prize juga disiapkan untuk pengunjung dan peserta yang hadir dalam festival tersebut.

“ICM 2026 akan diawali dengan Riding Gembira, yakni konvoi motor bebek menuju venue PFN dari Taman Mataram. Nanti kita bisa melihat display motor-motor Iconic Series, ada motor-motor JDM, Aspira Period Correct Moto Show, tanding pingpong antar komunitas, award buat Best Dress, Best Couple dan Peserta Terjauh,” ujar Alvian Bimo Saputro dari Ngangon Bebek selaku pelaksana.

UMKM, Spare Part hingga Kultur Custom

Tidak hanya berbicara soal motor, Indonesia Cub Meeting 2026 juga membawa unsur lifestyle dan kultur custom. Area acara akan dilengkapi tenant makanan dan minuman dari UMKM serta booth spare part dan apparel.

Suasana festival semakin lengkap dengan penampilan DJ dan aksi artisan yang memperlihatkan langsung proses kreatif mereka. Salah satunya adalah seni pinstripe, termasuk aktivitas tattoo.

Konsep tersebut memperlihatkan bagaimana kultur motor bebek terus berkembang dan beririsan dengan fashion, seni, komunitas, serta gaya hidup.

Grand Prize Motor Modifikasi Astrea Grand

Salah satu daya tarik utama ICM 2026 adalah grand prize yang akan diundi pada puncak acara.

Pengunjung yang membeli merchandise resmi Indonesia Cub Meeting 2026 berkesempatan mendapatkan satu unit motor modifikasi berbasis Astrea Grand.

Motor tersebut mengusung gaya Cross Cub JDM dan merupakan hasil garapan Katros Garage. Kehadiran motor ini sekaligus menjadi representasi tema Iconic Series yang menggabungkan basis motor bebek legendaris dengan sentuhan modifikasi bergaya Jepang.

Selain Katros Garage, dukungan terhadap ICM 2026 juga datang dari berbagai pelaku bisnis di sektor otomotif dan lifestyle, seperti Bulls Syndicate, Rawtype Riot, Dainese Indonesia, Elders Company, Respiro, Lawless Jakarta, Emergency Towing, Lawless Burger, Tonyjack, Asca Helmet, Carnivores Soul, Mine Helmet, Vendora Pro, Pickers Service, dan Brap Helmet.

ICM 2026 juga mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Aspira, Aspira Premio, KYB, Ayam Skater, Katros Garage, Bijimata Communications, IIMS, Wahana Honda, Von Dutch, Cargloss, Ducks Garage, Cuprum Oil, dan Throttle Land.

Dengan konsep yang memadukan motor bebek, nostalgia, JDM, modifikasi, komunitas, lifestyle, hingga seni, Indonesia Cub Meeting 2026 diproyeksikan menjadi ruang bertemunya berbagai generasi pecinta motor bebek.

Bagi penggemar kultur cub dan motor bebek, 13 September 2026 menjadi tanggal yang layak dicatat. ICM 2026 siap membawa kembali cerita lama motor bebek ke dalam atmosfer otomotif masa kini di PFN Heritage Jakarta.

Continue Reading

Event

4 Motor Jadi Favorit Pengunjung GIIAS Surabaya 2026, Triumph Borong Penghargaan

Published

on

By

GIIAS Surabaya 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi mobil-mobil terbaru. Deretan kendaraan roda dua juga berhasil mencuri perhatian pengunjung selama pameran yang berlangsung di Grand City Convex, Surabaya, pada 26–30 Agustus 2026.

Sebanyak empat penghargaan untuk kategori sepeda motor diberikan berdasarkan survei langsung kepada pengunjung. Kategori tersebut meliputi Favorite Daily Bike, Favorite Big Bike, Favorite Electric Motorcycle, dan Most Ridden Motorcycle.

Menariknya, Triumph menjadi merek yang paling banyak membawa pulang penghargaan. Dua produknya, Speed 400 dan Bobber 1200, masing-masing berhasil menjadi favorit pengunjung di kelas yang berbeda.

Triumph Speed 400 Jadi Favorite Daily Bike

Untuk kategori Favorite Daily Bike, gelar diberikan kepada Triumph Speed 400.

Motor ini menawarkan perpaduan karakter klasik khas Triumph dengan konsep yang tetap praktis untuk penggunaan sehari-hari. Kehadirannya di GIIAS Surabaya 2026 berhasil menarik perhatian pengunjung dan membuatnya terpilih sebagai motor harian favorit.

Di sisi lain, Triumph juga berhasil mengamankan penghargaan di kategori big bike.

Bobber 1200 Menang di Kategori Big Bike

Triumph Bobber 1200 dinobatkan sebagai Favorite Big Bike.

Berbeda dengan Speed 400 yang mengedepankan fleksibilitas sebagai motor harian, Bobber 1200 membawa karakter cruiser modern dengan sentuhan desain klasik yang menjadi salah satu identitas Triumph.

Kemenangan keduanya sekaligus membuat Triumph menjadi merek dengan jumlah penghargaan terbanyak dalam kategori sepeda motor pada GIIAS Surabaya 2026.

Kuprum Nomad Jadi Motor Listrik Favorit

Perkembangan kendaraan listrik juga terlihat dari penghargaan yang diberikan pada kategori Favorite Electric Motorcycle.

Gelar tersebut diraih Kuprum Nomad.

Motor listrik ini menjadi salah satu produk roda dua yang mampu menarik perhatian pengunjung selama lima hari pameran. Kehadirannya juga menunjukkan bahwa kendaraan listrik semakin mendapatkan ruang dalam pameran otomotif regional.

Penghargaan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa minat pengunjung terhadap kendaraan listrik tidak hanya datang dari segmen mobil, tetapi juga roda dua.

Polytron FOX 350 Paling Banyak Dicoba

Sementara itu, kategori Most Ridden Motorcycle diberikan kepada Polytron FOX 350.

Berbeda dengan penghargaan favorit yang lebih menitikberatkan pada pilihan pengunjung, kategori ini menjadi menarik karena berkaitan dengan seberapa banyak pengunjung yang mencoba langsung motor tersebut selama pameran.

Tingginya jumlah pengunjung yang menjajal FOX 350 menunjukkan ketertarikan terhadap motor listrik tersebut secara langsung, bukan sekadar melihat display di area pameran.

Empat Motor, Empat Karakter Berbeda

Jika dilihat dari para pemenangnya, keempat motor tersebut mewakili karakter yang cukup beragam.

Triumph Speed 400 merepresentasikan motor harian dengan nuansa klasik, sementara Triumph Bobber 1200 menawarkan karakter big bike yang lebih premium.

Di sisi kendaraan listrik, Kuprum Nomad menjadi favorit pengunjung, sedangkan Polytron FOX 350 mencatat daya tarik tinggi dari sisi pengalaman test ride.

Project Director GIIAS The Series, Abiyoso Wietono, menyebut penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh peserta yang ikut menghadirkan kendaraan, inovasi, dan pengalaman menarik selama pameran.

Dengan demikian, GIIAS Surabaya 2026 bukan hanya menjadi ajang melihat teknologi dan kendaraan terbaru, tetapi juga menjadi tempat bagi pengunjung untuk menentukan sendiri produk roda dua mana yang paling menarik perhatian mereka.


Daftar Motor Peraih Penghargaan GIIAS Surabaya 2026

KategoriPemenang
Favorite Daily BikeTriumph Speed 400
Favorite Big BikeTriumph Bobber 1200
Favorite Electric MotorcycleKuprum Nomad
Most Ridden MotorcyclePolytron FOX 350
Continue Reading

Event

Andrea Iannone Dedikasikan Kemenangan untuk Indonesia Usai Tampil Dominan di Aragon

Published

on

By

Mantan pembalap MotoGP, Andrea Iannone, menunjukkan bahwa kemenangan di lintasan bukan hanya soal podium. Setelah tampil kompetitif di ajang Harley-Davidson Bagger World Cup, pembalap asal Italia tersebut memberikan pesan solidaritas kepada masyarakat Indonesia yang sedang menghadapi dampak gempa bumi.

Iannone secara khusus mendedikasikan dua kemenangan yang diraihnya untuk masyarakat Indonesia. Melalui akun Instagram resminya, ia menyampaikan dukungan kepada para korban, keluarga, serta masyarakat yang terdampak bencana.

Iannone menyebut kemenangan tersebut sebagai bentuk dukungan simbolis sekaligus “pelukan kecil” untuk Indonesia di tengah situasi sulit.

“Saya ingin dua kemenangan ini, secara simbolis, sampai ke Indonesia sebagai sebuah pelukan kecil.”

Ia juga menyampaikan keyakinannya terhadap kekuatan dan persatuan masyarakat Indonesia dalam menghadapi masa-masa sulit.

Iannone Tampil Dominan di Harley-Davidson Bagger World Cup Aragon

Dedikasi tersebut disampaikan Iannone setelah menjalani balapan yang impresif di Sirkuit Aragon, Spanyol.

Pada seri kedua Harley-Davidson Bagger World Cup, pembalap Niti Racing Team tersebut mampu mengamankan kemenangan setelah menyelesaikan delapan lap balapan.

Jalannya lomba sempat mengalami penundaan sebelum start akibat kondisi lintasan. Pemeriksaan kemudian dilakukan menggunakan safety car yang dikendarai oleh mantan pembalap MotoGP, Loris Capirossi, sebelum balapan akhirnya dinyatakan siap untuk dimulai.

Iannone yang memulai balapan dari barisan depan langsung terlibat persaingan ketat dengan Oscar Gutierrez.

Gutierrez sempat mengambil posisi terdepan selepas start. Namun, Iannone tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan respons.

Saat keluar dari tikungan pertama, Iannone berhasil merebut kembali posisi terdepan dan mulai membangun ritme balapnya.

Duel Ketat Berakhir dengan Crash

Persaingan antara Iannone dan Gutierrez berlangsung cukup ketat pada lap-lap awal.

Namun, duel tersebut berakhir ketika Gutierrez mengalami kecelakaan di lap kedua setelah melewati batas di Tikungan 12.

Situasi tersebut membuat tekanan terhadap Iannone berkurang.

Pembalap Italia itu kemudian semakin nyaman memimpin balapan. Ritmenya terus meningkat dan beberapa kali Iannone mampu mencatatkan lap tercepat.

Hingga bendera finis dikibarkan, posisi terdepan berhasil dipertahankan Iannone.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi panggung bagi Iannone untuk menyampaikan pesan solidaritas kepada masyarakat Indonesia.

Dari MotoGP, Kini Kompetitif di Bagger World Cup

Nama Andrea Iannone tentu sudah tidak asing bagi penggemar MotoGP.

Pembalap Italia tersebut pernah menjadi bagian dari persaingan kelas premier dan memperkuat sejumlah tim besar, termasuk Ducati dan Suzuki.

Setelah perjalanan panjang di MotoGP, Iannone kemudian melanjutkan kariernya di berbagai ajang balap lainnya.

Kini, ia kembali menunjukkan kemampuan balapnya melalui Harley-Davidson Bagger World Cup.

Karakter motor yang digunakan tentu berbeda jauh dari prototipe MotoGP. Harley-Davidson Bagger memiliki dimensi besar dan bobot yang jauh berbeda dibandingkan motor MotoGP.

Namun, kemampuan Iannone dalam mengendalikan motor dengan karakter tersebut kembali terlihat di Aragon.

Bukan hanya soal kecepatan, kemenangan kali ini juga memiliki arti khusus karena Iannone memilih menggunakan momen tersebut untuk menyampaikan dukungan kepada Indonesia.

Kemenangan yang Punya Makna Lebih Besar

Dua kemenangan yang dipersembahkan Iannone bukan sekadar catatan statistik di klasemen balap.

Di balik performanya di lintasan, terdapat pesan kemanusiaan yang ditujukan kepada masyarakat Indonesia yang sedang menghadapi dampak bencana.

Bagi dunia balap, podium adalah hasil dari kerja keras pembalap dan tim. Namun bagi Iannone, kemenangan di Aragon kali ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan solidaritas.

Dari lintasan Aragon, Andrea Iannone mengirim pesan dukungan untuk Indonesia. Sebuah kemenangan yang tidak hanya berbicara tentang kecepatan, tetapi juga tentang kepedulian.

Continue Reading

Trending