Event
Ratusan Rider Ramaikan Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2026 di Sidoarjo
Ajang Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2026 putaran kedua sukses menyajikan pertarungan sengit para rider enduro di Sirkuit Lapangan Graha Tirta, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, pada 26–27 September 2026.
Bukan hanya ratusan starter yang memadati starting grid. Ribuan penonton juga hadir untuk menyaksikan aksi para rider menaklukkan lintasan yang memiliki karakter cukup menantang.
Trek dengan permukaan berdebu, pasir kecil, serta berbagai obstacle membuat kemampuan teknik dan kontrol motor menjadi faktor penting. Yamaha WR155R dan jajaran YZ Series pun harus digeber maksimal untuk melewati setiap bagian lintasan.

Delapan Kelas Meramaikan Persaingan
Pada putaran kedua ini, Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge mempertandingkan delapan kelas yang mencakup berbagai level kemampuan rider.
Kelas yang diperlombakan terdiri dari YEC 1 WR155R Professional, YEC 2 WR155R Comm Advance, YEC 3 WR155R Comm A, YEC 4 WR155R Comm B, YEC 5 WR155R Hobby, YEC 6 YZ Series Open, YEC 7 WR155R Women, serta YEC 8 WR155R Local.
Khusus YEC 1, YEC 2, dan YEC 6, para peserta harus menjalani dua race untuk menentukan juara umum.
Di kelas YEC 1 WR155R Professional, Dadan KR dari tim MAG tampil dominan. Ia berhasil menyapu kemenangan di dua race sekaligus mengamankan gelar juara umum.
Dominasi serupa juga ditunjukkan rekan setimnya, David, yang menjadi juara umum YEC 2 WR155R Comm Advance setelah meraih kemenangan pada dua race.
Sementara itu, gelar juara umum YEC 6 YZ Series Open berhasil diamankan Farel Huda dari Optimum x Java Mix Enduro.
Bagi Dadan KR, hasil tersebut menjadi buah dari konsistensinya mengikuti kompetisi Yamaha Enduro Challenge.
Ia juga menilai performa motor Yamaha yang digunakan dalam kejuaraan mampu mendukungnya menghadapi karakter trek offroad.
Rider Muda Langsung Unjuk Gigi

Salah satu penampilan yang menarik perhatian datang dari Habibi Ahmad Al Farizi.
Rider berusia 21 tahun dari WOI Mekar Motor Carglos RSS tersebut menjalani debutnya di Yamaha Enduro Challenge dan langsung mampu menunjukkan performa kompetitif.
Habibi berhasil memenangkan YEC 4 WR155R Comm B. Tidak berhenti di satu kelas, ia juga berhasil finis di posisi kedua pada YEC 3 WR155R Comm A.
Sementara kemenangan YEC 3 WR155R Comm A diraih Manda dari WRRC x Optimum x Java Mix Enduro.
Bagi Habibi, pengalaman pertama mengikuti Yamaha Enduro Challenge memberikan tantangan tersendiri. Ia harus cepat beradaptasi dengan karakter lintasan dan persaingan yang dihadapi.
Hasilnya pun cukup positif dengan satu kemenangan dan satu podium.
Juara di Kelas Lain
Persaingan juga berlangsung di kelas-kelas lainnya.
Catur Arab dari YPR MX Fourteendays X berhasil menjadi pemenang YEC 5 WR155R Hobby.
Kemudian kelas YEC 7 WR155R Women dimenangi Debby dari Jaramah.

Sementara kelas YEC 8 WR155R Local berhasil dimenangi Nelven Ayusman R A dari WR Riders Surabaya GAC x Sarwa Parfum.
Dengan pembagian kelas tersebut, Yamaha Enduro Challenge memberikan ruang kompetisi bagi berbagai level rider, mulai dari kelas profesional, komunitas, hobby, wanita, hingga pembalap lokal.
Bukan Cuma Balapan
Keseruan Yamaha Enduro Challenge 2026 putaran kedua tidak hanya berlangsung di lintasan.
Area exhibition juga dipenuhi berbagai aktivitas yang dapat dinikmati pengunjung, termasuk riding experience menggunakan Yamaha WR155R.
Program tersebut diikuti oleh SMK binaan Yamaha, komunitas, konsumen, hingga media. Dengan arahan instruktur Yamaha Riding Academy, peserta bisa merasakan langsung kemampuan WR155R ketika melewati lintasan yang telah disiapkan.
Selain itu, tersedia booth Yamaha dan sponsor, entertainment, sunmori, service, doorprize, pentas seni SMA/SMK, bazaar UMKM, Zumba party, lomba mewarnai, hingga berbagai permainan tradisional.
Yamaha juga menghadirkan sejumlah program penjualan selama event berlangsung, termasuk program DP 0 dan potongan tenor untuk beberapa model seperti NMAX Neo S, NMAX Neo, dan Fazzio edisi spesial Starry Night.
Untuk XSR155 tersedia program hemat angsuran hingga Rp3,6 juta, sementara WR155R mendapatkan voucher diskon Rp2 juta.
Pengguna motor Yamaha yang ingin melakukan perawatan juga bisa memanfaatkan paket service enduro yang terdiri dari jasa servis dan oli mesin dengan harga Rp50.000.
Yamaha Enduro Challenge Kembali Buktikan Daya Tarik Enduro
General Manager CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Johannes B.M. Siahaan, menyebut putaran kedua Yamaha Enduro Challenge di Sidoarjo berlangsung sukses dan mendapatkan respons positif dari penggemar.
Menurutnya, event tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi bagi pembalap, tetapi juga menjadi wadah bagi komunitas dan penggemar enduro untuk menikmati berbagai aktivitas otomotif.
Karakter lintasan yang menantang, persaingan di delapan kelas, serta berbagai aktivitas pendukung membuat Yamaha Enduro Challenge 2026 menghadirkan format event yang memadukan balap dan aktivitas komunitas.
Putaran kedua ini juga mendapat dukungan dari sejumlah partner, di antaranya Shell, Yamalube, Kayaba, Yuasa, GS Astra, Pirelli, Ulti-X, IRC Tire, Lakoni, Yamaha Genuine Part, serta SKY atau Service Kunjung Yamaha.
Dengan ratusan starter yang turun dan persaingan yang semakin kompetitif, Yamaha Enduro Challenge kembali menunjukkan bahwa balap enduro memiliki daya tarik tersendiri di kalangan rider dan pecinta otomotif Tanah Air.
Event
Dari Bengkel Sekolah ke Paddock Balap, Siswa SMK Raih Kesempatan Langka
Bagi sebagian siswa SMK, belajar otomotif tidak hanya berhenti di ruang kelas atau bengkel praktik. Pengalaman menangani kendaraan secara langsung hingga mengenal standar kerja industri menjadi bagian penting untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.
Hal tersebut dirasakan Muhammad Rochmani, siswa berusia 18 tahun dari jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) SMK Harapan Mulya Kendal. Sejak mengenal dunia sepeda motor, Muhammad memiliki cita-cita untuk membangun bengkel sendiri.
Kesempatan mengembangkan kemampuan tersebut datang melalui program Enduro Home Service (EHS) yang dijalankan di sekolah binaan PT Pertamina Lubricants (PTPL).
Dari Bengkel Sekolah ke Dunia Usaha
Melalui Enduro Home Service, siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran mengenai perawatan dan perbaikan sepeda motor.
Mereka juga mendapatkan pengalaman menangani kendaraan milik masyarakat secara langsung. Dari sini, siswa dapat memahami bahwa kemampuan mekanik tidak hanya berkaitan dengan membongkar dan memasang komponen.
Pelayanan konsumen, komunikasi, pengelolaan pekerjaan, hingga dasar-dasar kewirausahaan juga menjadi bagian dari pengalaman tersebut.

Bagi Muhammad, pengalaman itu menjadi salah satu bekal untuk mewujudkan cita-citanya memiliki usaha bengkel sendiri.
Juara Enduro Skill Contest 2025
Kemampuan yang dikembangkan melalui program tersebut kemudian membawa Muhammad menjadi juara pertama kategori kewirausahaan dalam Enduro Skill Contest (ESC) 2025.
Kompetisi tersebut mempertemukan siswa SMK binaan Pertamina Lubricants dari berbagai wilayah Indonesia. Selain menguji kemampuan peserta, kompetisi ini juga menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan bagaimana pengetahuan otomotif dapat diterapkan dalam situasi yang lebih nyata.
Sebagai bagian dari pengalamannya setelah meraih prestasi tersebut, Muhammad mendapatkan kesempatan mengunjungi paddock tim balap MotoGP dalam gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025.

Bagi seorang siswa yang memiliki ketertarikan pada dunia otomotif, kesempatan tersebut memberikan perspektif berbeda mengenai bagaimana sebuah kendaraan balap dipersiapkan dan ditangani dalam lingkungan motorsport profesional.
Standar kerja, ketelitian, disiplin, serta teknologi yang digunakan di paddock menjadi pengalaman yang tidak selalu bisa didapatkan hanya melalui pembelajaran di sekolah.
Enduro Entrepreneurship Program
Enduro Home Service dan Enduro Skill Contest merupakan bagian dari Enduro Entrepreneurship Program (EEP), program payung Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Lubricants.
Sejak 2023, program tersebut telah menghasilkan 169 bengkel binaan Pertamina Lubricants dengan total omzet yang tercatat lebih dari Rp11 miliar.
Program ini tidak hanya menyasar siswa SMK. EEP juga memberikan pelatihan dan pendampingan kepada berbagai kelompok masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan, nelayan, penyandang disabilitas, dan santri.
Secara keseluruhan, lebih dari 7.284 orang telah memperoleh pelatihan melalui program tersebut. Sementara cakupan penerima manfaat EEP disebut telah mencapai lebih dari 82.000 orang di berbagai wilayah Indonesia.
Materi yang diberikan juga tidak berhenti pada kemampuan teknis. Peserta mendapatkan pendampingan mengenai pengelolaan usaha, pemasaran, pengembangan bisnis, hingga pelayanan konsumen.
Pendekatan tersebut membuat keterampilan otomotif tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan tenaga kerja terampil, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk membangun usaha secara mandiri.
Enduro Skill Contest 2026 Digelar di Bandung
Program pengembangan kemampuan siswa SMK tersebut kembali berlanjut melalui Enduro Skill Contest 2026.
Sebanyak 13 dari total 55 SMK binaan Pertamina Lubricants mengikuti kompetisi yang berlangsung pada 30 September hingga 1 Oktober 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung.
ESC 2026 menghadirkan tiga kategori utama. Pertama, Dutapreneur yang menguji kemampuan kewirausahaan. Kedua, Social Media Competition yang mengasah kemampuan komunikasi dan kreativitas digital. Ketiga, Mechanical Skill yang berfokus pada kemampuan teknis perbengkelan sepeda motor.
Kompetisi seperti ini membuat kemampuan siswa diuji dari berbagai sisi. Seorang calon mekanik tidak hanya dituntut memahami sistem kendaraan, tetapi juga mampu berkomunikasi, menyelesaikan masalah, dan memahami bagaimana keterampilan tersebut dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.
Kesempatan Mengenal Standar Motorsport
Para pemenang ESC 2026 juga akan memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung penerapan standar teknis tim balap motorsport kelas dunia yang berlaga pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada Oktober mendatang.
Bagi siswa SMK, pengalaman seperti ini dapat menjadi jembatan antara pembelajaran vokasi dengan kebutuhan industri otomotif dan motorsport.
Dunia balap sendiri menuntut tingkat ketelitian yang tinggi. Setiap pemeriksaan komponen, pengaturan kendaraan, hingga proses persiapan sebelum turun lintasan membutuhkan prosedur dan disiplin kerja yang konsisten.
Bagi Muhammad Rochmani dan para peserta ESC lainnya, pengalaman tersebut dapat menjadi tambahan wawasan untuk menentukan langkah berikutnya setelah menyelesaikan pendidikan.
Pada akhirnya, perjalanan dari bengkel sekolah menuju lingkungan motorsport menunjukkan bahwa pendidikan vokasi dapat menjadi pintu masuk menuju berbagai bidang di industri otomotif.
Bukan hanya menjadi mekanik, keterampilan yang diperoleh juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha, kewirausahaan, maupun karier di industri motorsport.
Event
IMX 2026 Makin Meriah, dari JDM Legends hingga Giveaway Kijang Modifikasi Gofar Hilman
Gelaran Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 kembali menjadi salah satu panggung penting bagi perkembangan industri modifikasi dan aftermarket Tanah Air. Memasuki tahun kesembilan penyelenggaraan, IMX 2026 mengusung tema “Next Gen Culture” yang menggambarkan perkembangan generasi baru modifikator Indonesia yang semakin kreatif, progresif, dan terbuka terhadap tren otomotif global.
Tahun ini, IMX 2026 tidak hanya menawarkan deretan mobil modifikasi. Pameran tersebut juga mempertemukan builder internasional, legenda JDM, brand aftermarket, kolektor diecast, komunitas, hingga pelaku industri kreatif dalam satu gelaran.

Dukungan dari Ikatan Motor Indonesia (IMI), Kementerian Ekonomi Kreatif, BCA sebagai Official Banking Partner, serta sejumlah merek otomotif seperti Wuling, BYD, Jaecoo, Toyota, Jetour, dan Daihatsu turut memperkuat posisi IMX sebagai salah satu agenda besar dalam ekosistem modifikasi Indonesia.
Membawa Modifikasi Indonesia ke Panggung Internasional
Project Director IMX, Andre Mulyadi, menyebut penyelenggaraan IMX 2026 menjadi momentum untuk memperlihatkan perkembangan industri modifikasi Indonesia kepada dunia.
Menurut Andre, komposisi IMX 2026 mempertemukan builder, legenda otomotif, brand global, mobil ikonik, hingga berbagai kolaborasi internasional dalam satu acara.
Kehadiran IMX 2026 juga mendapat apresiasi dari Sabar Norma Megawati, Direktur Arsitektur dan Desain Ekonomi Kreatif. Menurutnya, gelaran tersebut dapat menjadi ruang bagi pelaku industri untuk membangun jejaring serta membuka akses menuju pasar internasional.
JDM Legends hingga Builder Dunia Hadir di IMX 2026
Salah satu daya tarik utama IMX 2026 adalah kehadiran sejumlah nama besar dari dunia otomotif dan modifikasi.
Tiga legenda JDM, yakni Keiichi Tsuchiya, Nobuteru Taniguchi, dan Max Orido, turut hadir. Selain itu, terdapat nama-nama builder dan tuner internasional seperti Kei Miura dari Pandem Japan, Hironao Yokomaku dari VeilSide, Takahiro Ueno dari Vertex, Toshiya Ichiraku dari RWB Japan, serta Takahiro Kataoka dari Kuhl Racing.

Tidak hanya builder, IMX 2026 juga menghadirkan pembalap dan drifter internasional seperti Maaya Orido dan Sara Choi, serta sejumlah nama dari dunia diecast, di antaranya Manson Cheung dari Hot Wheels Designer, Glen Chou dari Mini GT, Fernando Diecast, dan Hao Phu.
Sementara itu, panggung NMAA Ultimate Builder menampilkan sekitar 200 kendaraan modifikasi yang telah melalui proses kurasi dari ratusan pendaftar. Seleksi tersebut melibatkan juri internasional, termasuk Big Mike.
Mobil Modifikasi hingga World Premiere
Bagi pencinta mobil modifikasi, IMX 2026 juga menghadirkan sejumlah proyek yang menjadi perhatian.
Salah satunya adalah World Premiere Drift Bull Lamborghini Murcielago by Garasi Drift. Selain itu, terdapat Daihatsu Ayla Turbo by Motomobi, Toyota 86 Result Japan milik Arief Muhammad, Subaru BRZ Kuhl Racing milik Ziko, Porsche 964 hasil kolaborasi RWB x VonDutch, serta Nissan Fairlady Z400 Pandem.
Ada pula Mobil Anti Zombie garapan Gofar Hilman bersama Deddy Corbuzier yang menjadi salah satu kendaraan unik dalam gelaran IMX 2026.
Surga Bagi Kolektor Diecast
Tidak hanya mobil berukuran asli, IMX 2026 juga menjadi tempat berburu diecast edisi khusus bagi para kolektor.
Beberapa rilisan yang hadir antara lain Mini GT AE86 Keiichi Tsuchiya “Shokunin Green” yang ditawarkan bersama kaus dengan harga Rp1,2 juta.
Kemudian terdapat Garasi Drift x Musart Lamborghini Murcielago Pairs Set berbahan resin produksi Error yang dibatasi 250 pasang dengan harga Rp3,5 juta.
Ada pula Tarmac Toyota Aristo NOB Vertex warna merah dengan harga Rp450 ribu serta Hot Wheels Convention Car 2026 Nissan Skyline GT-R V-Spec II (BNR34) edisi Asia Pasifik untuk Indonesia dengan kemasan bernuansa batik.
Ada Drift dan Koleksi Mobil Selebritas
Keseruan IMX 2026 juga berlanjut ke area aktivitas. Salah satunya IMX Underground Drift yang digelar di basement Hall 1 dan 2 ICE BSD pada 10 Oktober. Program ini dapat diikuti secara gratis oleh pemegang tiket masuk IMX.
Pengunjung juga bisa melihat koleksi kendaraan dalam program KOL & Celebrity Modified Car Display. Deretan nama seperti Raffi Ahmad, Gofar Hilman, Cellos, Surya Insomnia, hingga Fitra Eri turut meramaikan area tersebut.
Bagi pengunjung yang datang lebih awal, tersedia pula program Hot Wheels Morning Drop dan Mini GT Fan Rewards dengan sejumlah diecast yang dibagikan secara terbatas.
Kesempatan Membawa Pulang Kijang Modifikasi Gofar Hilman
Salah satu program yang tidak kalah menarik adalah IMX Supergiveaway GH Style Toyota Kijang garapan Gofar Hilman.
Program ini memberikan kesempatan kepada pengunjung IMX 2026 untuk mendapatkan Toyota Kijang yang telah dimodifikasi dengan gaya khas Gofar Hilman.
Selain berbagai program otomotif, panggung utama IMX 2026 juga diramaikan sejumlah penampil musik seperti Aldi Taher, Prinsa Mandagie, Shakira Jasmine, DJ Freya, DJ Diella Yohana, dan DJ Wyntella.
Untuk pengunjung yang belum membeli tiket sebelumnya, tiket On The Spot tersedia mulai dari Rp100.000 di lokasi acara.
Dengan kombinasi mobil modifikasi, builder internasional, diecast, drifting, komunitas, hingga program giveaway, IMX 2026 menjadi salah satu agenda yang mempertemukan berbagai sisi dari budaya otomotif dan aftermarket dalam satu gelaran.
Event
One Ride 2026: Royal Enfield Satukan 150.000 Riders dari 60 Negara dalam Semangat Konservasi Himalaya
Merayakan tahun ke-125 perjalanannya, Royal Enfield kembali menggelar One Ride 2026, kegiatan berkendara global yang berhasil menyatukan lebih dari 150.000 riders di 60 negara lewat 1.600 kegiatan serentak. Mengusung tema “Every Rider. Every Road. One Mission.”, gelaran tahun ini tak sekadar soal menempuh jarak, melainkan juga membawa misi konservasi macan tutul salju dan pelestarian kawasan Himalaya yang menjadi habitat alaminya.
Di kawasan Asia Pasifik, antusiasme riders tercatat semakin tinggi dengan partisipasi mencapai hampir 12.000 pengendara, termasuk kontribusi lebih dari 2.000 riders asal Indonesia. Peserta datang dari lintas komunitas dengan berbagai varian motor kebanggaan mereka — mulai dari Hunter yang lincah, Classic yang legendaris, hingga Himalayan yang tangguh menaklukkan medan berat.
Suara dari Royal Enfield Asia Pasifik

Manoj Gajarlawar, Business Head Asia Pacific Royal Enfield, menegaskan bahwa One Ride telah menjelma menjadi identitas komunitas yang kuat. Menurutnya, peningkatan partisipasi riders se-Asia Pasifik dibanding tahun sebelumnya membuktikan bahwa motor Royal Enfield bukan sekadar kendaraan, melainkan representasi gaya hidup yang dibangun atas kebersamaan, eksplorasi, dan ekspresi diri. Momen istimewa turut hadir di Thailand, di mana untuk pertama kalinya Mr. Puneet Agrawal, Duta Besar India untuk Thailand, berkesempatan melepas rombongan One Ride — menegaskan bagaimana dunia otomotif roda dua mampu merajut jembatan budaya antarnegara.
Kontribusi Nyata untuk Konservasi
Sejalan dengan misi lingkungan yang diusung, Royal Enfield berkomitmen menyalurkan kontribusi dana konservasi macan tutul salju di Himalaya berdasarkan jumlah total riders yang berpartisipasi dalam One Ride 2026 — menjadikan setiap kilometer yang ditempuh riders sebagai bagian dari langkah nyata pelestarian alam.
Cerita dari Indonesia: 10 Tahun Perjalanan Bersama
Di Tanah Air, One Ride 2026 diikuti lebih dari 2.032 peserta dari berbagai wilayah, sekaligus menjadi momen istimewa mengapresiasi para riders setia yang telah memiliki Royal Enfield sejak brand ini pertama kali hadir di Indonesia pada 2016. Motor-motor tersebut kini genap berusia satu dekade, menandai perjalanan panjang Royal Enfield membangun basis komunitas loyal di Indonesia.
Khusus wilayah Jabodetabek, sekitar 900 riders menempuh rute dengan garis finis di Sentul International Circuit, Bogor. Di sirkuit legendaris ini, para peserta mendapat kesempatan langka memacu motor mereka langsung di atas lintasan balap, memberikan sensasi berkendara yang jauh berbeda dari rute jalan raya biasa.
Lebih dari sekadar konvoi bersama, One Ride 2026 menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan 125 tahun Royal Enfield — momentum bagi riders lintas negara untuk berbagi pengalaman, mempererat solidaritas komunitas, sekaligus turut ambil bagian dalam misi konservasi Himalaya yang lebih besar.

-
Motor Balap2 years agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
