Event
Mandalika Racing Series 2026 Putaran 5, Empat Kelas Masih Berebut Gelar Juara
Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 memasuki putaran terakhir yang akan menjadi penentu perebutan gelar juara di empat kelas. Seri kelima ini berlangsung pada 6–8 November 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, dengan penyelenggaraan PRIDE Motorsport, MGPA, serta dukungan Ikatan Motor Indonesia (IMI).
Sebanyak 102 starter dipastikan meramaikan putaran final MRS 2026. Mereka terdiri dari empat kelas Kejurnas, yakni National Sport 150 (NS150), National Sport 250 (NS250), Super Sport 600 (SS600), dan Indonesia Junior Talent Cup U-15 (IJTC U-15), serta dua kelas pendukung Junior Sport 250 U-18 dan Underbone 150.

Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola, menyampaikan bahwa Mandalika Racing Series terus mengadaptasi regulasi internasional yang mengacu pada standar Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan pembalap Indonesia, terutama talenta muda yang diproyeksikan menuju kompetisi internasional.
Menurut Ananda, pembiasaan terhadap regulasi balap internasional sejak level nasional tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis pembalap, tetapi juga membentuk pemahaman terhadap standar kompetisi yang akan mereka hadapi ketika naik ke jenjang lebih tinggi.
Empat Kelas Masih Menyimpan Perebutan Gelar
Persaingan paling menarik pada putaran final MRS 2026 hadir di empat kelas yang masih memiliki peluang menentukan juara umum. Pada kelas National Sport 250, Irfan Ardiansyah memimpin klasemen dengan 182 poin, sementara Candra H berada di posisi berikutnya dengan 152 poin. Selisih 30 poin membuat hasil balapan terakhir menjadi perhatian utama dalam penentuan gelar.
Di kelas Junior Sport 250 U-18, M. Abid Ashar Musyafa mengantongi 145 poin dan memimpin persaingan. Ahmad Azel Savero membayangi dengan 136 poin, sehingga selisih sembilan poin membuat perebutan gelar masih terbuka hingga putaran pamungkas.
Persaingan Underbone 150 juga belum selesai. Fadli Rigani berada di puncak klasemen dengan 157 poin, hanya unggul delapan poin dari Rendi Oding yang mengumpulkan 149 poin. Sementara itu, kelas Super Sport 600 menempatkan Herjun Atna Firdaus sebagai pemimpin dengan 214 poin. Keunggulan 52 poin atas pesaing terdekat membuka peluang bagi Herjun untuk mengunci gelar lebih awal, termasuk pada Race 1.

Berbeda dengan empat kelas tersebut, gelar juara umum National Sport 150 telah dipastikan menjadi milik Fahmi Basam sejak putaran sebelumnya. Resky YH juga telah mengunci gelar Indonesia Junior Talent Cup U-15, sehingga persaingan di kedua kelas tersebut tidak lagi berfokus pada perebutan juara umum.
Regulasi Balap Internasional dan Akses Gratis untuk Penonton
Putaran kelima MRS 2026 juga menjadi bagian dari penguatan standar kompetisi nasional. Pada kelas NS250 dan IJTC U-15, penyelenggara mengadopsi standar FIM/MotoGP, termasuk format Free Practice atau Practice menuju sesi kualifikasi serta ketentuan baru mengenai penentuan posisi finis ketika terjadi insiden dalam balapan.
Penerapan regulasi tersebut diharapkan dapat membiasakan pembalap dengan prosedur dan standar kompetisi internasional sejak berada di level nasional. Mandalika Racing Series pun terus berperan sebagai salah satu wadah pembinaan sekaligus jalur pengembangan talenta balap Indonesia.
Bagi penonton, putaran final MRS 2026 dapat disaksikan secara langsung dan gratis melalui Grandstand A di Pertamina Mandalika International Circuit. Penggemar balap yang tidak dapat hadir di Lombok juga bisa mengikuti jalannya kompetisi melalui live streaming di kanal YouTube Mandalika Racing Series.
Dengan empat kelas yang masih menentukan juara, putaran terakhir MRS 2026 dipastikan menjadi momen penting bagi pembalap dalam menuntaskan perjuangan sepanjang musim. Hasil di Mandalika akan menjadi penutup persaingan sekaligus penentu siapa yang berhasil membawa pulang gelar juara Pertamina Mandalika Racing Series 2026.
Event
CFMoto V4SR-RR 2027, Superbike V4 997 cc dengan Tenaga 213,5 hp dan Kecepatan 315 km/jam
CFMoto semakin serius memasuki persaingan segmen superbike berperforma tinggi melalui pengembangan V4SR-RR model 2027. Motor sport bermesin V4 ini menjadi salah satu proyek penting pabrikan asal China tersebut setelah pertama kali memperkenalkan mesin V4 pada EICMA 2024, kemudian menampilkan prototipe V4SR-RR di EICMA 2025.
Kini, pengembangan model tersebut semakin menarik perhatian berkat kombinasi mesin berkapasitas besar, konstruksi ringan, serta teknologi aerodinamika aktif. CFMoto mengklaim V4SR-RR mampu menghasilkan tenaga lebih dari 210 hp dengan bobot kering sekitar 180 kg. Angka tersebut menempatkannya sebagai calon pesaing di kelas superbike berperforma tinggi.
Mesin V4 997 cc, Tenaga Mencapai 213,5 hp
Jantung pacu CFMoto V4SR-RR menggunakan mesin V4 bersudut 90 derajat dengan kapasitas 997 cc. Salah satu teknologi yang diterapkan adalah poros engkol berputar berlawanan arah atau counter-rotating crankshaft. Konfigurasi ini dirancang untuk membantu mengelola efek giroskopis roda, sehingga mendukung kelincahan dan stabilitas motor ketika melakukan perubahan arah.

Mesin tersebut juga menggunakan connecting rod berbahan titanium dari Pankl untuk mendukung konstruksi yang lebih ringan dan kuat pada putaran mesin tinggi.
Berdasarkan informasi pengembangan yang beredar, tenaga maksimum V4SR-RR ditargetkan mencapai 213,5 hp atau sekitar 157 kW pada putaran hingga 15.000 rpm. CFMoto juga mengembangkan mesin ini agar memenuhi standar emisi Euro 5+ dan mendapatkan homologasi untuk penggunaan di jalan raya.
Catatan Kecepatan Tembus 315,82 km/jam
Salah satu pencapaian yang membuat V4SR-RR semakin menarik adalah catatan kecepatan tertingginya. Motor ini disebut berhasil mencapai 315,82 km/jam pada 15 Juni 2026 dalam ajang China Motorcycle Top Speed Record Challenge yang berlangsung di lintasan uji CCCC Automotive, Shangrao, China.
Catatan tersebut menjadi gambaran potensi performa mesin V4 yang sedang dikembangkan CFMoto. Namun, kecepatan tersebut merupakan hasil pengujian dalam kondisi khusus dan tidak dapat langsung disamakan dengan kecepatan operasional di jalan raya.
Dengan target bobot kering sekitar 180 kg, V4SR-RR memiliki rasio tenaga terhadap bobot yang kompetitif. Kombinasi tersebut menjadi modal penting untuk menghadirkan akselerasi dan kemampuan berlari yang sesuai dengan karakter sebuah superbike.
Komponen Premium dari Öhlins hingga Brembo
Untuk menunjang performa mesin, CFMoto disebut menggunakan sejumlah komponen dari pemasok ternama. Sektor suspensi mengandalkan Öhlins, sistem pengereman menggunakan Brembo, sementara knalpot dipercayakan kepada Akrapovic. Pada bagian ban, motor ini menggunakan produk Pirelli.
Kombinasi komponen tersebut memperlihatkan keseriusan CFMoto dalam mengembangkan motor berperforma tinggi yang tidak hanya mengandalkan tenaga mesin. Sistem suspensi, pengereman, dan ban memiliki peran penting dalam menjaga kontrol kendaraan ketika menghadapi akselerasi tinggi maupun pengereman keras.

Winglet Variabel dengan Teknologi Elektronik
Salah satu teknologi paling menarik pada V4SR-RR adalah penggunaan winglet variabel yang dikendalikan secara elektronik. Sistem aerodinamika ini dikembangkan melalui pengujian di terowongan angin Pininfarina.
Berbeda dari winglet konvensional yang memiliki posisi tetap, perangkat variabel memungkinkan pengaturan elemen aerodinamika sesuai kebutuhan berkendara. Setiap winglet disebut dapat bekerja secara individual untuk mengoptimalkan aliran udara dan menghasilkan downforce pada roda depan.
Downforce tersebut berperan membantu menjaga stabilitas bagian depan motor, terutama ketika melaju pada kecepatan tinggi. Pengaturan aerodinamika juga ditujukan untuk mendukung karakter pengendalian ketika motor melakukan manuver dan menikung.
CFMoto Bidik Persaingan Superbike Global
Pengembangan V4SR-RR menjadi bagian dari langkah CFMoto untuk memperkuat posisinya di industri sepeda motor berperforma tinggi. Pabrikan ini juga terus meningkatkan keterlibatannya dalam dunia balap, termasuk melalui rencana pengembangan aktivitas di ajang WorldSBK dan MotoGP.
Meski sejumlah spesifikasi performa telah mencuri perhatian, CFMoto belum mengumumkan detail teknis final maupun harga resmi V4SR-RR. Jadwal peluncuran dan negara tujuan pemasaran secara lengkap juga masih perlu menunggu pengumuman pabrikan.
Jika seluruh target pengembangan dapat diwujudkan pada versi produksi, CFMoto V4SR-RR berpotensi menjadi salah satu penantang baru di kelas superbike bermesin V4. Motor ini sekaligus memperlihatkan ambisi pabrikan China untuk bersaing melalui teknologi mesin, aerodinamika, dan komponen berstandar tinggi.

Event
Norton 450 Urban Debut di EICMA 2026, Naked Bike 454 cc untuk Harian dan Touring
Norton kembali memperluas lini produknya melalui kehadiran Norton 450 Urban di ajang EICMA 2026. Motor bergaya naked ini menjadi model baru yang menyasar segmen kelas menengah, dengan kombinasi karakter berkendara perkotaan, performa mesin 454 cc, serta kemampuan untuk menunjang perjalanan jarak jauh.
Norton 450 Urban dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara kelincahan dalam mobilitas harian dan kenyamanan ketika digunakan keluar kota. Model ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Norton dalam memperluas pilihan motor bagi pengendara yang menginginkan karakter sporty dengan fleksibilitas penggunaan lebih luas.
Dua Varian, Road dan Robust
Norton 450 Urban tersedia dalam dua konfigurasi, yakni Road dan Robust. Varian Road mengusung karakter lebih berorientasi jalan raya dengan penggunaan roda berukuran 17 inci yang mendukung pengendalian serta kelincahan di berbagai kondisi aspal.
Sementara varian Robust tampil lebih siap menghadapi kondisi perjalanan yang beragam. Konfigurasi ini dilengkapi handguards atau pelindung tangan, fork guards untuk melindungi bagian garpu depan, nose fairing sebagai pelindung angin tambahan, serta spakbor berukuran lebih besar.
Perbedaan tersebut memberikan pilihan karakter bagi pengendara, mulai dari kebutuhan mobilitas harian hingga perjalanan luar kota yang membutuhkan perlindungan komponen dan kenyamanan tambahan.

Mesin 454 cc dengan Tenaga 47 hp
Sektor dapur pacu Norton 450 Urban mengandalkan mesin satu silinder berkapasitas 454 cc. Konfigurasi tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 47 hp pada 8.000 rpm dan torsi puncak 45 Nm pada 6.000 rpm.
Karakter tenaga dan torsi tersebut menjadi modal untuk menghadirkan respons mesin yang mendukung penggunaan sehari-hari, sekaligus memberikan performa memadai ketika menghadapi perjalanan dengan jarak lebih panjang.
Norton juga mengembangkan sasis berbahan aluminium untuk menunjang karakter berkendara yang lincah dan presisi. Penggunaan material tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan konstruksi motor, terutama untuk mendukung pengendalian serta karakter dinamis di berbagai kondisi jalan.
Suspensi KYB dan Cornering ABS

Pada sektor kaki-kaki, Norton 450 Urban menggunakan garpu depan KYB dengan pengaturan fully adjustable. Pengaturan suspensi ini memungkinkan karakter peredaman disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi pengendara.
Salah satu perangkat keselamatan yang turut disematkan adalah Cornering ABS. Sistem pengereman tersebut dirancang untuk membantu menjaga kontrol pengereman ketika motor berada dalam posisi menikung, dengan mempertimbangkan kondisi kendaraan saat melakukan manuver.
Kombinasi sasis aluminium, suspensi yang dapat disesuaikan, serta dukungan sistem pengereman modern menjadi bagian dari pendekatan Norton dalam menghadirkan motor yang tidak hanya mengutamakan performa, tetapi juga kendali berkendara.
Norton Perluas Portofolio Motor
Kehadiran Norton 450 Urban melengkapi portofolio terbaru merek asal Inggris tersebut. Di segmen sport, Norton menghadirkan Manx R dan Manx, sedangkan kategori adventure-touring diperkuat Atlas dan Atlas GT yang menggunakan mesin parallel-twin 585 cc.
Dengan hadirnya 450 Urban, Norton menawarkan pilihan motor yang lebih fleksibel bagi pengendara yang membutuhkan kendaraan untuk aktivitas harian sekaligus perjalanan luar kota. Model ini menjadi representasi pendekatan Norton dalam membawa karakter desain dan rekayasa khas Inggris ke segmen naked bike kelas menengah.

Event
Aprilia RS 660 Phillip Island Tribute, Edisi Spesial yang Rayakan Sejarah Balap
Aprilia menghadirkan penghormatan khusus untuk salah satu sirkuit paling ikonik dalam sejarah balap motor melalui RS 660 Phillip Island Tribute. Motor sport kelas menengah ini tampil dengan livery eksklusif yang terinspirasi dari karakter sirkuit Phillip Island, Australia, sekaligus membawa cerita panjang kesuksesan pabrikan asal Italia tersebut di arena balap dunia.
Aprilia RS 660 Phillip Island Tribute dijadwalkan tampil di pameran otomotif EICMA 2026 yang berlangsung di Milan, Italia, pada 5–8 November 2026. Motor edisi spesial ini akan dipamerkan di booth Aprilia, Hall 9, sebagai perpaduan antara desain eksklusif, teknologi modern, dan warisan kompetisi Aprilia.

Phillip Island memiliki posisi penting dalam perjalanan Aprilia di dunia balap. Pabrikan ini telah mengoleksi sedikitnya 10 kemenangan di berbagai kelas Kejuaraan Dunia MotoGP di sirkuit Australia tersebut, belum termasuk pencapaiannya di World Superbike bersama Aprilia RSV4.
Salah satu momen penting terjadi pada MotoGP Australia 2025 ketika Raúl Fernández meraih kemenangan bersama motor Aprilia RS-GP. Hasil tersebut menjadi bagian dari pencapaian Aprilia yang menembus 300 kemenangan di Kejuaraan Dunia Balap Motor, sekaligus memperkuat rekam jejaknya sebagai salah satu pabrikan Eropa tersukses di kompetisi tersebut.
Kehadiran RS 660 Phillip Island Tribute juga menjadi bentuk penghormatan terhadap sirkuit yang telah lama menjadi bagian dari kalender MotoGP. Phillip Island dijadwalkan tidak lagi menjadi tuan rumah MotoGP mulai musim 2027, mengakhiri kiprahnya di kalender kejuaraan setelah hampir tiga dekade.
Livery Eksklusif dengan Identitas Phillip Island
Dari sisi visual, Aprilia RS 660 Phillip Island Tribute mengusung kombinasi warna putih, hijau, dan merah yang terinspirasi dari identitas sirkuit. Aksen hijau menghiasi bagian samping dan buritan, sedangkan pelek merah memberikan kontras yang memperkuat karakter sporty motor ini.
Panel sampingnya menampilkan grafis berbentuk lintasan Phillip Island, lengkap dengan tulisan “Phillip Island Circuit” dan motif bendera kotak-kotak yang identik dengan garis finis balap. Detail tersebut membuat edisi ini tampil berbeda dari RS 660 standar.

Aprilia turut menyematkan emblem khusus pada tangki bahan bakar yang menunjukkan jumlah kemenangan pabrikan di sirkuit tersebut. Sementara itu, nomor seri masing-masing unit dicantumkan pada pelat di area kepala kemudi, mempertegas identitasnya sebagai model edisi khusus.
Mesin 660 cc dan Elektronik Berorientasi Performa
Untuk sektor teknis, RS 660 Phillip Island Tribute tetap mengandalkan platform Aprilia RS 660 dengan mesin dua silinder berkapasitas 660 cc dan konfigurasi empat katup. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 105 HP pada 10.400 rpm serta torsi puncak 70 Nm pada 8.400 rpm.
Aprilia juga menyediakan pilihan dengan tenaga yang dibatasi hingga 35 kW untuk kebutuhan pengendara yang sesuai dengan persyaratan lisensi di pasar tertentu. Ketersediaan varian ini dapat berbeda menurut negara dan regulasi yang berlaku.
Karakter sport modernnya didukung sistem elektronik Aprilia Performance Ride Control (aPRC) generasi terbaru. Paket tersebut mencakup traction control, wheelie control, engine braking control, cornering ABS, serta pengaturan pemetaan mesin melalui sistem throttle elektronik Ride-by-Wire.
Pengendara juga mendapatkan fitur launch control, sistem perpindahan gigi elektronik dua arah, cruise control, dan sensor inersia enam sumbu yang membantu sistem elektronik membaca dinamika pergerakan motor. Berbagai pengaturan tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan berkendara di jalan raya maupun penggunaan di lintasan balap.
Konstruksi Ringkas untuk Karakter Sport
Aprilia RS 660 menggunakan mesin sebagai bagian struktural yang turut menopang konstruksi motor. Rangkanya mengandalkan dua balok samping yang terhubung melalui sambungan baut pada area kepala kemudi dan bagian belakang.
Konsep ini menjadi bagian dari pendekatan desain RS 660 yang mengutamakan konstruksi ringkas sekaligus mendukung karakter handling motor sport. Perpaduan mesin bertenaga, rangka yang dirancang untuk performa, serta dukungan elektronik menjadikan RS 660 salah satu model penting dalam lini sport menengah Aprilia.
Melalui RS 660 Phillip Island Tribute, Aprilia tidak sekadar menawarkan perbedaan tampilan. Edisi ini membawa narasi sejarah kemenangan, identitas sirkuit legendaris, dan teknologi motor sport modern dalam satu paket. Detail harga, jumlah unit produksi, serta ketersediaan di tiap pasar perlu menunggu informasi resmi lebih lanjut dari Aprilia.
-
Motor Balap2 years agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
