Motor
Dunia Balap Motor Indonesia Berduka dengan Meninggalnya “Putu Haga Winatha”
Salah satu pembalap muda berbakat asal Badung, Bali, harus meninggalkan kita lebih awal, meninggalkan duka yang mendalam tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi seluruh kalangan otomotif, terutama dalam dunia balap motor road race. Putu Haga Winatha menghembuskan napas terakhirnya di Ciamis, Jawa Barat, pada Selasa, 21 November 2023.
Haga Winatha memulai karirnya di balap motocross sebelum beralih ke road race. Pada tahun ini, ia menunjukkan kemajuan yang baik dalam dunia balap motor road race dan memiliki kesempatan untuk mengikuti program seleksi Astra Honda Racing School.

Haga Wiatha menetap di Ciamis pada tahun ini untuk mendalami sekolah balap bersama WH19 Racing School yang diasuh oleh Wawan Hermawan. Prestasi terakhir Haga Winatha adalah meraih podium di Kejuaraan Nasional Motoprix Region B pada kelas Beginner tahun 2023.
Selamat jalan, Putu Haga Winatha.
Motor
Omoway Omo X Resmi Meluncur di Indonesia, Motor Listrik Pintar dengan Jarak Tempuh Hingga 260 Km
Persaingan pasar motor listrik di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya pemain baru yang membawa pendekatan berbeda. Omoway resmi meluncurkan Omo X, sebuah motor listrik pintar (smart electric motorcycle) yang menggabungkan teknologi digital, desain futuristis, dan pengalaman berkendara yang lebih terkoneksi.
Menariknya, Indonesia bukan hanya menjadi pasar pertama di Asia untuk Omo X, tetapi juga negara pertama di dunia yang menerima penjualan sekaligus pengiriman unit motor listrik tersebut. Keputusan ini menunjukkan betapa pentingnya Indonesia dalam strategi global Omoway.
Peluncuran Omo X di BSD, Tangerang, menjadi tonggak awal bagi Omoway dalam memperkenalkan kategori baru kendaraan roda dua berbasis smart mobility. Tidak sekadar menawarkan motor listrik, Omo X dirancang sebagai ekosistem mobilitas modern yang mengintegrasikan teknologi pintar dengan kebutuhan mobilitas harian masyarakat.
General Manager Indonesian Market Omoway, Yulong Chen, menjelaskan bahwa Indonesia dipilih karena merupakan salah satu negara dengan populasi pengguna sepeda motor terbesar di dunia. Selain itu, karakter mobilitas masyarakat yang sangat bergantung pada kendaraan roda dua dianggap ideal untuk pengembangan produk ini.
Menurut Yulong, proses pengembangan Omo X tidak dilakukan secara instan. Selama dua tahun terakhir, tim Omoway melakukan berbagai riset lapangan di Indonesia untuk memahami kebutuhan pengguna secara langsung.

Tim Omoway bahkan turun ke berbagai daerah untuk mempelajari kondisi jalan, pola perjalanan harian masyarakat, hingga kebiasaan berkendara pengguna sepeda motor Indonesia. Hasil riset tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam desain, fitur, serta spesifikasi yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar lokal.
Secara desain, Omo X tampil dengan bahasa desain futuristis yang memadukan lekukan modern dengan dimensi yang cukup besar. Motor ini memiliki panjang 2.022 mm, lebar 858 mm, tinggi 1.211 mm, dan wheelbase mencapai 1.500 mm yang memberikan kesan premium sekaligus stabil saat digunakan berkendara.
Namun daya tarik utama Omo X bukan hanya pada tampilannya. Motor ini mengusung konsep smart mobility yang memungkinkan pengguna menikmati pengalaman berkendara yang lebih modern, nyaman, dan terkoneksi melalui berbagai teknologi digital yang terintegrasi.

Omoway menyebut pengembangan Omo X berfokus pada kebutuhan manusia sebagai pengguna utama. Teknologi yang disematkan dirancang untuk mempermudah aktivitas sehari-hari sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan selama berkendara.
Sebelum resmi dipasarkan, Omo X juga telah menjalani serangkaian pengujian ketat yang meliputi uji ketahanan air, performa kendaraan, hingga aspek keselamatan berkendara. Pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan motor mampu menghadapi berbagai kondisi jalan dan cuaca yang umum ditemui di Indonesia.
Pada sektor tenaga, Omoway Omo X menggunakan baterai berteknologi Lithium Iron Phosphate (LFP) yang dikenal memiliki tingkat keamanan lebih baik, umur pakai lebih panjang, serta stabilitas performa yang tinggi dibandingkan baterai konvensional.
Untuk pasar Indonesia, Omo X tersedia dalam dua pilihan kapasitas baterai. Varian standar menggunakan baterai 5,38 kWh dengan jarak tempuh hingga 160 kilometer berdasarkan standar WMTC atau lebih dari 200 kilometer pada kecepatan rata-rata 30 km/jam.
Sementara varian Long Range mengandalkan baterai berkapasitas 7,68 kWh yang mampu menempuh hingga 210 kilometer berdasarkan standar WMTC atau mencapai sekitar 260 kilometer dalam kondisi penggunaan tertentu.
Kemampuan pengisian daya juga menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan. Penggunaan charger standar 800 watt memungkinkan baterai terisi penuh dalam waktu sekitar 6 jam. Sedangkan dengan quick charger 2.000 watt, waktu pengisian dapat dipangkas hingga sekitar 2,5 jam.
Kombinasi jarak tempuh yang panjang dan opsi pengisian cepat membuat Omo X menjadi salah satu motor listrik premium yang cukup kompetitif di pasar Indonesia saat ini.
Untuk menjangkau berbagai kebutuhan konsumen, Omoway menghadirkan empat varian Omo X dengan rentang harga yang beragam.
Varian Omo X Smart dipasarkan dengan harga Rp46,9 juta. Kemudian Omo X Smart Long Range dibanderol Rp51,9 juta. Sementara Omo X Balance dijual seharga Rp63,9 juta dan varian tertinggi Omo X Balance Pilot dipasarkan dengan harga Rp76,9 juta.
Sebagai bagian dari program peluncuran, Omoway juga menawarkan berbagai keuntungan tambahan berupa diskon pembelian sebesar Rp5 juta, subsidi registrasi Rp2 juta, serta gratis biaya perawatan selama tiga tahun.
Dengan kombinasi teknologi pintar, baterai berkapasitas besar, fitur konektivitas modern, serta harga yang masih kompetitif di segmen premium, Omoway Omo X berpotensi menjadi salah satu pemain baru yang patut diperhitungkan dalam perkembangan industri motor listrik Indonesia.
Event
Honda Stylo 160 Arjuno: Karya Builder Malang yang Taklukkan Jepang dan Buktikan Modifikasi Indonesia Mendunia
Di tengah ramainya peluncuran motor baru dan berbagai atraksi otomotif pada Jakarta Fair Kemayoran 2026, ada satu motor yang berhasil mencuri perhatian pengunjung sejak pandangan pertama. Bukan moge berkapasitas besar atau motor sport premium, melainkan sebuah Honda Stylo 160 yang telah bertransformasi menjadi karya seni roda dua bernama Arjuno.
Motor ini bukan sekadar hasil modifikasi biasa. Arjuno merupakan mahakarya builder muda asal Malang, Jawa Timur, Vulla Hendrata, yang sukses mengubah skutik modern menjadi motor bergaya Neo Board Tracker dengan detail pengerjaan kelas dunia. Karya tersebut bahkan berhasil menembus panggung internasional dan membawa pulang penghargaan prestisius dari Jepang.
Nama Vulla Hendrata sendiri sudah cukup dikenal di kalangan pecinta motor kustom Indonesia. Builder berusia 31 tahun tersebut merupakan salah satu peserta terpilih dalam program Honda Dream Ride Project 2025, sebuah program yang memberikan ruang bagi builder muda Indonesia untuk menyalurkan kreativitas mereka melalui platform sepeda motor Honda.
Dalam program tersebut, peserta diberikan tantangan untuk memodifikasi Honda Stylo 160 tanpa mengubah struktur utama rangka maupun mesin. Bagi sebagian builder, aturan tersebut mungkin menjadi batasan. Namun bagi Vulla, justru menjadi peluang untuk menunjukkan kemampuan desain dan teknik modifikasinya.
Hasilnya benar-benar di luar ekspektasi. Hampir seluruh tampilan Honda Stylo 160 berubah total hingga sulit dikenali sebagai sebuah skutik harian. Vulla mengusung konsep Neo Board Tracker yang terinspirasi dari motor balap Amerika era awal abad ke-20, lalu memadukannya dengan sentuhan teknologi modern dan craftsmanship tingkat tinggi.

Bagian bodi dibuat sepenuhnya secara handmade menggunakan material aluminium premium. Finishing hairline yang dipadukan dengan teknik gold leaf serta pinstripe menghasilkan tampilan elegan sekaligus eksklusif. Untuk menyamarkan karakter asli Honda Stylo 160, Vulla juga merancang custom cub frame serta aluminium cover frame yang membuat siluet motor terlihat seperti motor balap klasik murni.
Masuk ke sektor kaki-kaki, Arjuno tampil semakin unik dengan penggunaan ban Yokohama Tires berukuran 105/70-16 pada roda depan dan belakang. Velg custom Rossi hasil proses milling dan polishing semakin memperkuat aura premium motor ini.
Salah satu elemen yang paling menarik perhatian adalah penggunaan suspensi depan model girder custom, komponen yang identik dengan motor board tracker klasik dan sangat jarang ditemukan pada skuter matik modern. Sementara di bagian belakang digunakan shock absorber aftermarket berukuran 310 mm yang menunjang tampilan sekaligus performa.
Detail pengerjaan Arjuno juga terlihat pada area kokpit dan aksesorinya. Jok kulit handmade, hand grip berbahan kulit premium, tangki custom, hingga berbagai komponen berbahan brass atau kuningan seperti intake velocity, girder adjuster, collar wheel, dan berbagai ornamen lainnya menjadi bukti keseriusan dalam setiap sentuhan modifikasi.

Namun yang paling mengejutkan adalah hadirnya sistem turbocharger yang bukan sekadar pajangan. Sistem tersebut benar-benar berfungsi dengan baik dan terintegrasi secara sempurna dengan mesin Honda Stylo 160. Modifikasi ekstrem ini membuat Arjuno menjadi salah satu skutik kustom paling unik yang pernah lahir di Indonesia.
Meski tampil radikal, motor ini tetap mempertahankan fungsi dasarnya sebagai kendaraan jalan raya. Seluruh sistem utama tetap beroperasi normal dan layak digunakan untuk berkendara harian. Bahkan lampu utama menjadi salah satu sedikit komponen yang masih mempertahankan bentuk asli Honda Stylo 160.
Keunikan dan kualitas pengerjaan Arjuno akhirnya mengantarkannya menjadi wakil Indonesia pada ajang bergengsi Yokohama Hot Rod Custom Show 2025 di Jepang. Event tersebut dikenal sebagai salah satu pameran motor kustom terbesar dan paling prestisius di dunia.
Di tengah dominasi motor bergaya chopper, bobber, cafe racer, hingga tracker dari berbagai negara, Arjuno tampil berbeda sebagai satu-satunya skutik yang berani mengusung konsep board tracker modern. Keberanian tersebut justru menjadi daya tarik utama yang memikat perhatian para pengunjung maupun juri internasional.
Hasilnya luar biasa. Arjuno berhasil membawa pulang penghargaan Cool Pick Award, sebuah penghargaan prestisius yang diberikan kepada karya-karya dengan karakter, kreativitas, dan kualitas pengerjaan terbaik.
Prestasi ini terasa semakin spesial karena Vulla menjadi salah satu builder termuda sekaligus rookie yang tampil mewakili Indonesia pada ajang tersebut. Keberhasilannya membuktikan bahwa kreativitas builder Tanah Air mampu bersaing dan mendapatkan pengakuan di level dunia.
Setelah sukses mengharumkan nama Indonesia di Jepang, perjalanan Arjuno belum berhenti. Sekembalinya ke Tanah Air, motor ini kembali menunjukkan kualitasnya dengan meraih tiga penghargaan sekaligus pada ajang Kustomfest 2025.
Kini Arjuno tengah menjalani roadshow ke berbagai kota di Indonesia dan menjadi salah satu magnet utama di Jakarta Fair 2026. Bagi pecinta otomotif, melihat langsung motor ini adalah pengalaman yang sulit dilupakan. Dari bodi aluminium handmade, detail kuningan yang rumit, suspensi girder klasik, hingga turbocharger fungsional, semuanya menjadi bukti nyata bahwa karya anak bangsa mampu berdiri sejajar dengan builder terbaik dunia.
Event
BBQ Ride Bandung 2026 Tuai Respons Positif, Pecahkan Rekor Kehadiran Lebih dari 20 Ribu Pengunjung
Gelaran BBQ Ride Bandung 2026 kembali membuktikan diri sebagai salah satu festival kustom kulture terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia. Mengusung konsep Vintage & Kustom Motorcycle and Car Show, acara tahunan yang telah menjadi ikon komunitas otomotif Bandung ini sukses mencatatkan rekor baru dengan jumlah pengunjung menembus angka 20 ribu orang selama dua hari penyelenggaraan.
Tahun ini, BBQ Ride hadir dengan suasana berbeda setelah memilih Taman Prabuwangi Arcamanik, Bandung, sebagai lokasi baru penyelenggaraan. Perpindahan venue tersebut bukan tanpa alasan. Selain untuk mengakomodasi jumlah peserta dan pengunjung yang terus meningkat setiap tahunnya, lokasi baru ini juga dinilai mampu menghadirkan pengalaman yang lebih nyaman, terbuka, dan sesuai dengan karakter komunitas kustom.
Mengusung tema “Field & Fleet”, BBQ Ride 2026 menghadirkan perpaduan antara ruang terbuka hijau dan deretan kendaraan kustom yang menjadi pusat perhatian. Menurut Chandra selaku penyelenggara, tema tersebut lahir setelah tim menemukan area lapangan rumput yang dianggap ideal untuk menjadi rumah baru BBQ Ride.
“Field mewakili lapangan rumput tempat semua orang berkumpul, sementara Fleet mewakili kendaraan yang menjadi bagian dari budaya kita. Jadi konsepnya adalah tempat semua orang datang, berkumpul, dan bersenang-senang bersama,” jelas Chandra.
Untuk mendukung konsep tersebut, panitia bahkan membangun barikade sepanjang 560 meter guna membatasi area acara. Hasilnya, atmosfer yang tercipta terasa jauh berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Meski berpindah lokasi, sejumlah program ikonik tetap dipertahankan. Pengunjung masih dapat menikmati berbagai konten khas seperti eksibisi motor dan mobil kustom, pertunjukan ekstrem Tong Setan atau Wheels of Terror, hingga area komunitas yang menjadi titik temu para builder, kolektor, hingga pecinta otomotif dari berbagai daerah.
Tak hanya itu, sektor kuliner juga mendapat perhatian lebih serius tahun ini. Area BBQ yang menjadi identitas acara dibuat lebih besar dan terorganisir, sementara panggung utama tampil lebih representatif untuk mengakomodasi berbagai hiburan sepanjang acara berlangsung.
Sebanyak 60 tenant turut meramaikan BBQ Ride 2026, mulai dari pelaku industri aftermarket, apparel, lifestyle brand, hingga kuliner. Beberapa nama besar yang terlibat antara lain Route 360, Bank BJB, Yamaha, Motul, Kahf, Piaggio, Peugeot, Von Dutch, Maison Moto Supply, Rawtype Riot, hingga Simpson.

Salah satu daya tarik utama BBQ Ride tahun ini adalah atmosfer venue yang dianggap memiliki nuansa serupa dengan event kustom kelas dunia seperti Born Free Show di California, Amerika Serikat. Hamparan rumput hijau, pepohonan rindang, serta berbagai display kendaraan kustom menciptakan suasana santai yang membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati acara.
“Saya sangat suka atmosfer BBQ Ride tahun ini. Venue seperti ini mengingatkan saya pada Born Free Show di California,” ujar Bomb dari Bangkok Hot Rod Custom Show.
Gaung BBQ Ride juga semakin terasa di level internasional. Tahun ini sejumlah pelaku industri kustom dunia hadir langsung ke Bandung, mulai dari Thailand, Jepang, Malaysia hingga Singapura.
Beberapa nama yang hadir antara lain Bangkok Hot Rod Custom Show, Mooneyes Jepang, Fonk Motorcycle, Le Hangar, Art Of Speed Malaysia, hingga Wicked Wallop Singapura. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa BBQ Ride kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu event kustom terbesar di kawasan Asia Tenggara.
Di sektor hiburan, BBQ Ride tetap mempertahankan identitasnya sebagai event otomotif yang didukung musik, bukan konser musik yang kebetulan ada motor. Karena itu, penyelenggara tetap menjaga keseimbangan antara budaya otomotif dan hiburan.
Tahun ini sejumlah musisi dan band ternama turut tampil menghibur pengunjung seperti Iwa K, Laluna, Rocket Rockers, hingga Burgerkill yang sukses memanaskan suasana sepanjang acara.
Selain menjadi ajang berkumpul komunitas, BBQ Ride juga dimanfaatkan berbagai brand untuk memperkenalkan produk kolaborasi terbaru. Beberapa di antaranya adalah kolaborasi Rawtype Riot x Simpson, Maison Moto Supply x Jagermeister, hingga Howard Smith x Font Wheels Motor.
Salah satu tokoh yang mengikuti perjalanan BBQ Ride sejak awal, Omar Annas, mengaku terkesan dengan perkembangan acara yang kini mampu merangkul berbagai komunitas otomotif dari beragam genre.
“Setelah 13 tahun berjalan, saya sangat menghargai konsistensi BBQ Ride yang tetap mempertahankan tradisi riding pagi hari. Itu menjadi momen yang sangat sakral. Venue tahun ini juga menjadi salah satu favorit saya karena lokasinya tidak jauh dari pusat kota, penuh pepohonan, dan memberikan suasana yang sangat nyaman,” ungkap Omar.
Puncaknya, BBQ Ride Bandung 2026 berhasil mencatatkan jumlah pengunjung lebih dari 20 ribu orang, menjadikannya rekor tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan event tersebut.
Dengan pencapaian tersebut, BBQ Ride semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu motor penggerak perkembangan budaya kustom Indonesia sekaligus menjadi bukti bahwa komunitas otomotif tanah air terus tumbuh, berkembang, dan mendapatkan perhatian dunia.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor10 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
