Motor
Triumph TF 250-X: Mesin Terbaru yang Dapat Diatur Melalui Aplikasi
Triumph telah mengungkap detail spesifikasi model trail terbarunya, Triumph TF 250-X, yang akan menjadi andalan dalam kejuaraan Motocross World Championship, AMA Supercross, dan Pro Motocross tahun 2024.
Spesifikasi TF 250-X termasuk dimensi jarak sumbu roda 1.492mm, lebar stang 836mm, dan tinggi tanpa spion 1.270mm dengan jok setinggi 960mm serta kapasitas tangki bensin 7 liter.
Mesin yang digunakan adalah 1-silinder 4 tak berkapasitas 249,95cc yang dapat diatur melalui aplikasi MX Tune Pro pada ponsel untuk mengubah karakter mesinnya.
Sistem suspensi mengandalkan KYB 48mm di bagian depan dengan travel hingga 310mm, serta KYB di bagian belakang dengan travel 305mm serta kompresi dan rebound yang dapat disetel.

Pengereman dibekali dengan kaliper rem piston kembar 24mm Brembo dan cakram depan Galfer 260mm. Di bagian belakang, terdapat kaliper piston 26mm tunggal Brembo dan cakram belakang Galfer 220mm.
TF 250-X dilengkapi dengan roda depan 21 inci dan roda belakang 19 inci, menggunakan ban Pirelli Scorpion MX32.
Harganya mencapai 9.995 dolar AS atau sekitar Rp 154 juta. Pada sisi lain, Triumph juga meluncurkan edisi terbatas, Triumph Thruxton Final Edition 2025. Motor ini mengusung mesin Thruxton RS 1.200cc, menghasilkan tenaga 104 hp dan torsi 112 Newton meter, disokong oleh gearbox enam percepatan.
Suspensi depannya menggunakan Showa Big Piston upside down 43mm yang dapat disesuaikan, sementara bagian belakangnya dilengkapi suspensi Öhlins dengan reservoir piggyback, mengikuti desain garis Triumph Thruxton.
Sistem pengeremannya dilengkapi dengan kaliper monoblok empat piston Brembo M50 dan disc brake floating 310mm di bagian depan, serta kaliper dua piston Nissin dengan cakram rem 220mm di bagian belakang, dilengkapi dengan sistem ABS.
Motor ini ditawarkan dengan harga 17.995 dolar AS atau sekitar Rp 283 juta. Salah satu fitur khasnya adalah skema cat metalik Competition Green eksklusif, dilengkapi dengan aksen hitam pilihan. Sebuah karya seni dengan sentuhan garis emas yang dilukis tangan dan inisial nama seniman tersembunyi tertulis dalam cat, membuatnya menjadi motor yang unik dan berkelas. Logo Triumph khusus dengan warna emas ditampilkan di tangki bahan bakar.
Triumph Thruxton Final Edition akan tersedia pada akhir 2024 untuk pengiriman kepada konsumen.
Motor
Motor Legendaris MV Agusta GP 1965 Laku Rp22 Miliar, Pernah Dipakai Juara Dunia!
Sebuah motor balap Grand Prix legendaris dari era emas kini mencatatkan rekor fantastis di pasar kolektor. Unit MV Agusta GP 1965 resmi terjual dalam ajang Bonhams Stafford Spring Sale dengan harga mencapai £967.000 atau setara lebih dari Rp22 miliar.
Harga tersebut jauh melampaui estimasi awal, sekaligus menegaskan bahwa motor balap klasik dengan sejarah kuat masih menjadi incaran utama kolektor dunia.
Pernah Dikendarai Legenda Dunia
Nilai historis motor ini bukan kaleng-kaleng. Berdasarkan data lelang, unit ini diyakini pernah digunakan oleh dua legenda besar:

- Mike Hailwood
- Giacomo Agostini
Khusus di musim 1965, motor ini menjadi bagian penting dari kesuksesan Hailwood saat meraih gelar juara dunia kelas 500cc dengan delapan kemenangan.
Tak berhenti di situ, motor ini juga pernah dimiliki oleh John Surtees—satu-satunya juara dunia di F1 dan MotoGP (era lama). Ia membeli motor ini langsung dari MV Agusta pada 1986 dan menggunakannya untuk berbagai parade di Eropa hingga Selandia Baru.
Ikon Era Keemasan Grand Prix
MV Agusta GP 1965 bukan sekadar motor balap biasa. Ini adalah simbol era dominasi MV Agusta di ajang Grand Prix, sebelum akhirnya tongkat estafet berpindah ke Agostini yang mendominasi dengan tujuh gelar beruntun.
Kelangkaan unit yang masih tersisa, ditambah rekam jejaknya di lintasan, membuat motor ini masuk kategori holy grail bagi kolektor otomotif.
Lelang Gila, Harga Melejit!
Yang bikin makin menarik, harga jualnya jauh melampaui prediksi awal yang hanya berada di kisaran £160.000–£220.000.
Bukan cuma MV Agusta, motor lain juga ikut “menggila” di lelang yang sama:
- Suzuki RG500 XR14 milik Barry Sheene terjual £506.000 (±Rp10 miliar)
Fenomena ini menunjukkan bahwa motor balap klasik bukan sekadar kendaraan, tapi sudah menjadi aset investasi bernilai tinggi.

Motor
Honda Benly 2026: Skutik Kargo 50cc Tangguh, Angkut Barang Hingga 30 Kg
Honda Benly 2026 hadir sebagai solusi praktis untuk kebutuhan logistik ringan di area perkotaan. Skutik satu jok ini memang dirancang khusus untuk menunjang aktivitas distribusi, mulai dari kurir, UMKM, hingga operasional harian dengan fokus pada efisiensi dan daya angkut.
Salah satu keunggulan utama Benly adalah kapasitas muatnya yang mencapai 30 kg, menjadikannya salah satu skutik paling fungsional di kelas 50cc. Didukung tangki bahan bakar berkapasitas 10 liter, motor ini mampu menempuh jarak lebih jauh tanpa harus sering mengisi ulang—ideal untuk mobilitas tinggi.
Dirancang Khusus untuk Kebutuhan Logistik

Honda tidak hanya fokus pada kapasitas, tetapi juga kemudahan penggunaan. Benly dibekali fitur praktis seperti:
- Tuas pengunci rem belakang untuk parkir lebih aman
- Soket aksesori untuk perangkat tambahan
- Posisi duduk ergonomis untuk penggunaan jangka panjang
Untuk varian lebih lengkap, tersedia Benly Pro yang membawa fitur tambahan seperti:
- Keranjang depan berukuran besar
- Rak belakang ekstra luas
- Pelindung tangan untuk kenyamanan berkendara
Varian ini jelas menyasar pengguna profesional yang membutuhkan kendaraan kerja siap pakai.
Mesin Irit, Fokus Efisiensi
Dari sisi performa, Benly 2026 dibekali mesin 49cc 1-silinder OHC berpendingin cairan dengan teknologi eSP (enhanced Smart Power).
Spesifikasinya:
- Tenaga: 4,4 PS pada 7.750 rpm
- Torsi: 4,2 Nm pada 6.000 rpm
- Transmisi: CVT V-belt otomatis
Karakter mesin ini memang tidak mengejar kecepatan, tetapi lebih ke efisiensi bahan bakar dan durabilitas untuk penggunaan harian intensif.
Stabil Bawa Beban, Siap Kerja Harian
Untuk menunjang kemampuan angkut, Benly menggunakan:
- Ban depan 90/90-12
- Ban belakang 110/90-10
- Rem tromol depan & belakang
Setup ini dirancang untuk menjaga stabilitas saat membawa beban, sekaligus menjaga biaya perawatan tetap rendah.
Secara tampilan, motor ini hadir dalam satu warna Ross White, menegaskan identitasnya sebagai kendaraan utilitarian. Di pasar Jepang, skutik ini dibanderol sekitar 242.000 Yen atau setara Rp26 jutaan.
Dengan kombinasi daya angkut besar, efisiensi tinggi, dan fitur praktis, Honda Benly 2026 menjadi salah satu pilihan paling rasional untuk kebutuhan operasional harian di segmen skutik kargo ringan.
Electric Vehicle
Chery e-Vo REEV Debut di Beijing, Motor Hybrid Futuristik dengan Teknologi Range Extender
Chery resmi membuat kejutan di ajang Beijing Auto Show 2026 dengan memperkenalkan motor konsep futuristik bernama e-Vo REEV. Ini menjadi langkah perdana pabrikan otomotif asal China tersebut untuk masuk ke pasar roda dua, sekaligus membawa pendekatan berbeda di era elektrifikasi.
Berbeda dari motor listrik konvensional, Chery e-Vo REEV mengusung teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV). Sistem ini membuat roda belakang sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik, sementara mesin bensin berkapasitas kecil hanya berfungsi sebagai generator pengisi daya baterai.

Konsep ini mirip seperti extender pada mobil listrik modern, di mana mesin pembakaran internal tidak terhubung langsung ke roda, melainkan menjaga suplai energi agar baterai tetap terisi selama perjalanan.
Desain Cyber-Cruiser Futuristik
Secara desain, e-Vo REEV tampil agresif dengan gaya Cyber-Cruiser. Siluet bodinya dibuat tajam dan muscular dengan sentuhan industrial yang cukup kuat.
Bagian depan dibekali lampu LED minimalis bergaya horizontal, sementara pelek alloy multi-spoke memberikan kesan modern dan ringan. Posisi riding dibuat lebih santai dengan footstep agak maju, memberikan ergonomi khas cruiser modern.
Motor konsep ini juga sudah dibekali:

- ABS dual-channel
- Suspensi modern
- Rem cakram depan-belakang
- Layar TFT full digital resolusi tinggi
Solusi Range Anxiety Motor Listrik?
Hal paling menarik tentu ada di teknologi REEV yang dibawa Chery.
Saat daya baterai mulai menipis, mesin bensin internal otomatis bekerja sebagai generator untuk mengisi ulang energi baterai. Dengan konsep ini, pengguna tidak sepenuhnya bergantung pada charging station karena tetap bisa mengisi bensin di SPBU.
Pendekatan ini menjadi solusi menarik untuk masalah klasik motor listrik: range anxiety atau kekhawatiran kehabisan daya di tengah perjalanan.
Jika teknologi ini benar-benar masuk tahap produksi, e-Vo REEV bisa membuka kategori baru di industri roda dua: motor hybrid listrik dengan generator bensin.
Fitur ADAS di Motor
Tak hanya bicara elektrifikasi, Chery juga menyematkan fitur teknologi tinggi pada e-Vo REEV.
Motor ini dibekali sistem ADAS level menengah, termasuk:
- Blind spot warning dengan getaran pada setang
- Monitoring aliran energi real-time
- Interface digital modern
Langkah ini menunjukkan bahwa Chery tidak hanya ingin membuat motor listrik biasa, tetapi juga membawa pendekatan kendaraan roda dua yang lebih connected dan intelligent.
Meski masih berstatus konsep, kehadiran Chery e-Vo REEV menunjukkan keseriusan Chery dalam merambah segmen roda dua dengan inovasi yang cukup berbeda dari kompetitor.
Jika diproduksi massal, motor ini bisa menjadi salah satu konsep paling menarik di era elektrifikasi roda dua.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor2 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor9 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil1 year agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event2 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
