Event
Aston Martin Memohon Peninjauan Penalti Alonso dalam Grand Prix F1 Cina
Alonso dikenai hukuman waktu 10 detik selama balapan sprint dan mendapat tiga poin penalti pada Super License setelah terlibat kecelakaan dengan Carlos Sainz di balapan pendek tersebut.
Kedua pembalap Spanyol tersebut tengah bertarung memperebutkan posisi ketiga saat mereka bertabrakan di Tikungan 9, menyebabkan juara dunia dua kali itu mengalami kecelakaan dan harus keluar dari balapan. Insiden itu dimanfaatkan oleh Sergio Perez yang berhasil finis di posisi tiga besar.
Stewards memutuskan untuk mengambil tindakan terhadap Alonso “sesuai dengan standar perilaku mengemudi,” tetapi pembalap Aston Martin tersebut meragukan bahwa ia melakukan kesalahan.
“Kami seimbang di Tikungan 7, lalu saya mencoba menyalip di luar di Tikungan 8,” katanya setelah balapan sprint. “Namun, dia memotong jalur dan tidak memberi saya ruang, sehingga saya melakukan hal yang sama di Tikungan 9.
“Saya mencoba masuk di dalam agar tidak ada celah bagi dia, tetapi di Tikungan 8, saya memberinya ruang agar kami tidak bertabrakan, dan di Tikungan 9, dia juga tidak memberi saya ruang. Jadi kami bertabrakan.”
Tim sekarang harus menyajikan bukti baru kepada para steward agar mereka mempertimbangkan untuk mengubah keputusan mereka. Sidang pertama dijadwalkan pada 3 Mei, dengan manajemen tim Aston Martin dan Ferrari hadir untuk menentukan apakah bukti yang diajukan oleh tim Inggris itu layak dipertimbangkan oleh para steward.
“Penting untuk dicatat bahwa sidang ini akan dilakukan dalam dua tahap,” tulis para Steward dalam pernyataan mereka. “Tahap pertama akan mendengarkan bukti apakah ada ‘elemen baru yang signifikan dan relevan yang tidak tersedia bagi pihak yang mengajukan Peninjauan pada saat keputusan yang bersangkutan.
“Jika Stewards memutuskan, sesuai dengan Pasal 14.3 dari Kode Olahraga Internasional FIA, bahwa elemen tersebut ada, maka tahap kedua dari sidang akan diadakan pada waktu yang akan ditentukan. Pihak berkepentingan lainnya dapat meminta izin kepada Stewards untuk hadir dalam sidang tahap kedua, jika dianggap perlu.”
Event
GIIAS 2026 Siap Digelar, 130 Brand Meriahkan ICE BSD Termasuk 12 Merek Sepeda Motor
Gaikindo Indonesia International Auto Show dipastikan kembali hadir sebagai salah satu pameran otomotif terbesar di Indonesia. Gelaran tahunan ini akan berlangsung di ICE BSD pada 30 Juli hingga 6 Agustus 2026, dengan skala yang disebut lebih besar dibanding tahun sebelumnya.
Tahun ini GIIAS 2026 dipastikan diikuti lebih dari 130 brand, mulai dari merek kendaraan, industri pendukung otomotif, hingga aftermarket. Deretan peserta datang dari berbagai kategori, mulai kendaraan penumpang, kendaraan niaga, sepeda motor, hingga teknologi pendukung industri otomotif.

Di segmen roda dua, antusiasme juga semakin terasa. Hingga saat ini tercatat ada 12 merek sepeda motor yang dipastikan ambil bagian di GIIAS 2026. Sejumlah nama besar telah mengonfirmasi kehadirannya seperti ALVA, Honda, Harley-Davidson, Royal Enfield, Scomadi, hingga Triumph.
Menariknya, GIIAS 2026 juga menghadirkan satu peserta baru di kategori roda dua yaitu Can-Am, yang untuk pertama kalinya ikut meramaikan pameran otomotif bergengsi ini.
Tak hanya roda dua, total terdapat 63 brand kendaraan yang dipastikan ikut serta di GIIAS 2026. Jumlah tersebut terdiri dari mobil penumpang, kendaraan komersial, hingga sepeda motor. Dari kategori mobil penumpang sendiri tercatat ada 41 merek yang akan berpartisipasi, termasuk pendatang baru Leapmotor.
Selain itu, GIIAS 2026 juga akan diramaikan oleh enam merek baru lintas kategori yakni BAW, Changan, iCar, Leapmotor, Farizon, serta Can-Am.
Setelah penyelenggaraan utama di BSD, rangkaian GIIAS 2026 juga akan berlanjut ke sejumlah kota besar di Indonesia. Roadshow berikutnya dijadwalkan hadir di Surabaya, Bandung, Semarang, hingga Makassar sampai November 2026.
Dengan lineup peserta yang semakin banyak, GIIAS 2026 diprediksi kembali menjadi panggung besar peluncuran kendaraan baru, teknologi terbaru, hingga tren otomotif masa depan di Indonesia.

Event
Antonelli Menggila di Miami! Tumbangkan Norris, Verstappen Gagal Podium
Sensasi besar terjadi di Formula 1 GP Miami 2026. Pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, tampil luar biasa dengan mengunci kemenangan usai menaklukkan Lando Norris dalam duel sengit sepanjang balapan di Miami International Autodrome.
Balapan yang berlangsung selama 57 lap ini berjalan intens sejak start. Norris sempat memberikan tekanan kuat, namun Antonelli tampil lebih konsisten, terutama dalam menjaga ritme dan manajemen ban. Hasilnya, ia sukses mengamankan kemenangan penting yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai rising star musim ini.
Di belakang mereka, Oscar Piastri melengkapi podium untuk McLaren. Sementara itu, Max Verstappen harus rela kehilangan kesempatan naik podium setelah insiden di awal balapan membuatnya tercecer ke posisi belakang.

Drama Sejak Lap Awal, Verstappen Terpukul
Balapan di Miami berlangsung tanpa gangguan cuaca, namun tensi tinggi sudah terasa sejak lap pertama. Max Verstappen yang memulai dari barisan depan justru melakukan kesalahan sendiri, kehilangan kontrol mobil dan harus turun drastis ke posisi kesembilan.
Meski sempat bangkit dan melakukan recovery impresif hingga finis di posisi keempat, hasil ini tetap menjadi pukulan bagi Red Bull dalam perebutan poin penting.

Di sisi lain, Charles Leclerc juga mengalami nasib kurang beruntung. Saat berjuang di grup depan, ia melakukan kesalahan di lap akhir yang berujung spin dan kontak dengan dinding pembatas, membuatnya harus puas finis di posisi keenam.
Hasil Masih Bisa Berubah, Steward Lakukan Investigasi
Meski balapan telah usai, hasil GP Miami 2026 masih berpotensi berubah. Steward saat ini tengah melakukan investigasi terkait dugaan pelanggaran teknis, termasuk insiden di pit exit yang melibatkan salah satu pembalap papan atas.
Jika terbukti melanggar, penalti waktu bisa mengubah posisi finis, terutama di luar podium. Namun untuk saat ini, kemenangan Antonelli tetap menjadi sorotan utama.

Hasil ini sekaligus memperkuat posisinya di klasemen sementara, serta memberikan tekanan besar bagi rival-rivalnya seperti Verstappen dan Leclerc yang gagal memaksimalkan peluang di Miami.
Event
Kejurnas Mandalika Racing Series 2026 Resmi Dimulai, 102 Starter Ramaikan Putaran Pembuka
Ajang balap nasional Mandalika Racing Series 2026 resmi membuka musim balap tahun ini dengan total 102 starter yang turun di putaran perdana. Balapan berlangsung pada 24–26 April 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Event yang memasuki tahun keempat penyelenggaraan ini digelar oleh PRIDE Motorsport bersama Mandalika Grand Prix Association dan Indonesia Tourism Development Corporation, dengan dukungan penuh dari Ikatan Motor Indonesia.

Selain menghadirkan persaingan ketat di lintasan, penyelenggaraan tahun ini juga menekankan pentingnya sistem penjenjangan karier pembalap muda sebagai fondasi menuju level internasional.
Fokus Pembinaan Pembalap Muda dan Jalur Karier Balap yang Sistematis
Salah satu fokus utama dalam Mandalika Racing Series 2026 adalah pengembangan talenta muda melalui kelas pembinaan seperti Indonesia Junior Talent Cup, yang didukung oleh SARGA Motorsport.
Kelas ini berperan sebagai jembatan bagi pembalap lulusan sekolah balap untuk naik ke jenjang profesional dan bahkan berpotensi menembus kompetisi internasional seperti Asia Road Racing hingga World Championship.
Pada musim 2026, penyelenggara juga memperkenalkan kelas baru:
Junior Sport 250 U-18
Kelas ini diperuntukkan bagi pembalap usia 13–18 tahun, sebagai tahap transisi sebelum masuk ke kategori profesional.
Langkah ini menunjukkan bahwa Mandalika Racing Series bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sistem pembinaan berkelanjutan bagi generasi pembalap Indonesia.
Total 102 Starter dari Enam Kelas Balap
Putaran pembuka Mandalika Racing Series 2026 diikuti oleh total 102 starter, yang terbagi dalam enam kelas balap utama dan pendukung.

Kelas Kejuaraan Nasional
- National Sport 150cc (NS150): 16 starter
- National Sport 250cc (NS250): 27 starter
- Supersport 600cc (SS600): 5 starter
- Indonesia Junior Talent Cup: 31 starter
Total kelas Kejurnas:
79 starter
Supporting Class
- Underbone 150cc: 11 starter
- Junior Sport 250 U-18: 12 starter
Total supporting class:
23 starter
Total keseluruhan:
102 starter
Jumlah peserta yang tinggi ini menjadi indikator positif bahwa ekosistem balap nasional terus berkembang dan semakin kompetitif.
Balap Sekaligus Kampanye Lingkungan
Menariknya, Mandalika Racing Series 2026 juga mengusung program keberlanjutan melalui kampanye:
Go Green Go Sustainable
Program ini diwujudkan melalui aksi penanaman pohon di area sirkuit, yang melibatkan pembalap nasional seperti:
- Andi Farid Izdihar
- Arai Agaska
- Danadyaksa Wida Pangestu
Langkah ini menjadi simbol bahwa motorsport modern tidak hanya fokus pada performa dan kecepatan, tetapi juga pada tanggung jawab terhadap lingkungan.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor10 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil1 year agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
