Connect with us

Motor

Kawasaki Cosmo 105R, Motor Ayam Jago Jadul dengan Desain Anti-Mainstream

Published

on

Dunia motor bebek pada era 1990-an hingga awal 2000-an punya banyak model dengan desain yang cukup berani. Salah satunya adalah Kawasaki Cosmo 105R, motor underbone yang pernah dipasarkan Kawasaki di Thailand dan kini menarik perhatian para penggemar motor lawas.

Berbeda dari motor bebek konvensional yang umumnya memiliki desain bodi memanjang dengan karakter sederhana, Cosmo 105R tampil dengan konsep ayam jago yang cukup khas. Siluet bodinya terlihat kompak dengan karakter agresif, membuatnya mudah dibedakan dari motor bebek Kawasaki lainnya.

Menariknya, keunikan Kawasaki Cosmo 105R bukan hanya terletak pada desain eksterior. Penempatan sejumlah komponen dan konstruksi motor ini juga memiliki pendekatan yang berbeda dibandingkan motor bebek pada umumnya.

Desain Ayam Jago yang Jadi Ciri Khas

Istilah motor ayam jago cukup populer untuk menyebut motor bebek yang memiliki desain agresif dan bagian buritan lebih tinggi. Kawasaki Cosmo 105R menjadi salah satu model yang memiliki karakter tersebut.

Desainnya terlihat kompak dengan bagian depan yang dibuat agresif, sementara area tengah hingga buritan memberikan kesan seperti motor sport berukuran kecil.

Konsep semacam ini memang cukup populer pada era motor bebek masih menjadi salah satu pilihan utama masyarakat Asia Tenggara.

Di Indonesia sendiri, nama Kawasaki Athlete lebih familiar ketika membahas motor bebek Kawasaki dengan desain unik. Namun, Cosmo 105R memiliki pendekatan desain dan konstruksi yang tidak kalah menarik.

Konstruksi Berbeda dari Motor Bebek Biasa

Salah satu daya tarik Kawasaki Cosmo 105R terdapat pada penempatan sejumlah komponennya.

Motor ini memiliki konstruksi yang membuat beberapa bagian terlihat tidak seperti motor bebek konvensional. Pendekatan tersebut membuat Cosmo 105R memiliki karakter tersendiri dibandingkan produk underbone Kawasaki lainnya.

Konsep motor seperti ini menunjukkan bagaimana produsen pada masanya masih cukup berani melakukan eksplorasi terhadap desain dan layout sebuah motor bebek.

Hal tersebut pula yang membuat Cosmo 105R kini menarik kembali perhatian, khususnya bagi kolektor dan penggemar motor lawas yang mencari model dengan karakter berbeda.

Saudara Jauh Kawasaki Athlete?

Jika membicarakan motor bebek Kawasaki dengan desain unik, Kawasaki Athlete tentu tidak bisa dilepaskan dari pembahasan.

Athlete yang dikenal di Indonesia juga memiliki konsep yang cukup berbeda. Salah satu cirinya adalah penempatan tangki bahan bakar dan ruang penyimpanan yang berada pada area tulangan tengah motor.

Konsep tersebut memberikan karakter praktis sekaligus membuat desain Athlete terlihat berbeda dibandingkan motor bebek pada umumnya.

Sementara Kawasaki Cosmo 105R menawarkan pendekatan berbeda melalui desain ayam jago dan konstruksinya yang khas.

Keduanya menjadi contoh bahwa Kawasaki pernah menghadirkan motor underbone dengan konsep yang cukup berani di pasar Asia Tenggara.

Motor Jadul yang Kembali Menarik Perhatian

Saat ini, Kawasaki Cosmo 105R memang bukan lagi model baru. Namun, desain yang tidak biasa justru membuatnya memiliki daya tarik tersendiri bagi penggemar motor klasik.

Di tengah dominasi skutik dan motor modern dengan desain seragam, motor seperti Cosmo 105R menjadi pengingat bahwa industri roda dua pernah menghadirkan banyak eksperimen menarik.

Bagi pecinta motor lawas, Kawasaki Cosmo 105R bukan sekadar motor bebek tua. Desain ayam jago, konstruksi unik, dan sejarahnya di pasar Thailand membuat motor ini menjadi salah satu model Kawasaki yang menarik untuk kembali dibahas.

Motor

50 Tahun Suzuki Jerman, GSX-8S dan GSX-S1000 Cuma Dibuat 50 Unit

Published

on

By

Suzuki Jerman merayakan perjalanan 50 tahun dengan menghadirkan dua motor sport dalam edisi khusus, yakni GSX-8S dan GSX-S1000 Special Edition. Keduanya mendapatkan identitas visual baru melalui decal khusus yang menandai perayaan setengah abad Suzuki di Jerman.

Bukan sekadar bermain pada tampilan, edisi khusus ini memiliki nilai eksklusivitas karena Suzuki membatasi produksinya masing-masing hanya 50 unit. Artinya, total hanya tersedia 100 unit untuk kedua model tersebut di pasar Jerman.

Menariknya, perubahan pada kedua motor lebih difokuskan pada tampilan dan paket aksesori. Sektor mesin dan performa tetap mempertahankan spesifikasi yang sama seperti model standarnya.

GSX-8S 776 cc Dapat Sentuhan Khusus

GSX-8S Special Edition tetap mengandalkan mesin parallel-twin berkapasitas 776 cc. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 82 bhp atau sekitar 83 PS dengan torsi mencapai 57,5 lb-ft atau sekitar 78 Nm.

Karakter mesin tersebut didukung sejumlah perangkat elektronik modern. Suzuki membekali GSX-8S dengan quickshifter dua arah, tiga riding mode, traction control tiga tingkat yang bisa dinonaktifkan, sistem ride-by-wire, serta low-RPM assist.

Untuk membedakannya dari GSX-8S standar, Suzuki memberikan decal khusus sebagai identitas edisi 50 tahun. Motor ini juga mendapatkan cover jok pembonceng dan front spoiler sebagai bagian dari paket aksesori.

Panel instrumennya menggunakan layar TFT warna berukuran 5 inci. Kombinasi perangkat elektronik dan panel instrumen tersebut membuat GSX-8S tetap membawa karakter streetfighter modern meski tampil dengan sentuhan anniversary.

GSX-S1000 Bawa Mesin 4-Silinder 999 cc

Jika GSX-8S mengandalkan mesin dua silinder, GSX-S1000 Special Edition menawarkan karakter yang berbeda melalui mesin empat silinder segaris berkapasitas 999 cc.

Mesin tersebut menghasilkan tenaga hingga 150 bhp atau sekitar 152 PS dengan torsi maksimum 78 lb-ft atau sekitar 106 Nm.

Karakter performanya didukung perangkat kaki-kaki yang lebih berorientasi pada performa. Sistem pengereman depan menggunakan dua cakram berdiameter 310 mm dengan kaliper Brembo empat piston radial.

Suspensi depan menggunakan garpu upside-down KYB berdiameter 43 mm yang dapat disetel penuh. Sementara di belakang terdapat shock absorber sentral dengan pengaturan preload pegas tujuh tingkat serta rebound yang dapat disesuaikan.

Dari sisi tampilan, GSX-S1000 Special Edition mendapatkan decal khusus perayaan 50 tahun, cover jok pembonceng, windscreen, serta trim pada pelek depan dan belakang.

Produksi Hanya 50 Unit Per Model

Nilai eksklusivitas menjadi salah satu daya tarik terbesar kedua motor ini. Suzuki Jerman hanya memproduksi 50 unit GSX-8S Special Edition dan 50 unit GSX-S1000 Special Edition.

Dengan demikian, masing-masing model memiliki status yang cukup eksklusif bagi penggemar Suzuki maupun kolektor motor edisi khusus.

Untuk pasar Jerman, GSX-8S Special Edition dipasarkan dengan harga €9.890 atau sekitar Rp190 jutaan sebelum pajak. Sementara GSX-S1000 Special Edition dibanderol €14.290 atau sekitar Rp275 jutaan sebelum pajak.

Konversi ke rupiah tersebut merupakan perkiraan berdasarkan nilai tukar dan dapat berubah mengikuti pergerakan kurs euro terhadap rupiah.

Menariknya, Suzuki tidak mengubah karakter utama kedua motor untuk perayaan ini. GSX-8S tetap menjadi streetfighter dua silinder dengan teknologi modern, sedangkan GSX-S1000 mempertahankan daya tarik mesin empat silinder 999 cc dan komponen performa seperti Brembo serta suspensi KYB.

Dengan produksi yang sangat terbatas, kedua model tersebut bukan hanya menjadi varian dengan tampilan berbeda. GSX-8S dan GSX-S1000 Special Edition menjadi bagian dari catatan perjalanan 50 tahun Suzuki di Jerman sekaligus menawarkan kesempatan bagi konsumen untuk memiliki motor dengan identitas anniversary yang lebih eksklusif.

Continue Reading

Event

Indonesia Cub Meeting 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Iconic Series di PFN Heritage

Published

on

By

Indonesia Cub Meeting atau ICM kembali hadir pada 2026 setelah sempat absen pada tahun sebelumnya. Festival yang menjadi salah satu wadah bagi pecinta motor bebek ini kembali digelar melalui kolaborasi NaikMotor dan Ngangon Bebek.

Indonesia Cub Meeting 2026 mengusung tema “Iconic Series” yang membawa pengunjung menyusuri perjalanan dan evolusi motor bebek dalam kultur otomotif Indonesia. Mulai dari model edisi khusus dan terbatas, motor bergaya JDM, hingga kendaraan operasional instansi pada era sebelumnya akan menjadi bagian dari sajian utama.

Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 13 September 2026 di PFN Heritage, Jalan Otista Raya 125-127, Jakarta Timur. Menariknya, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk alias gratis dan hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan.

Riding Gembira Buka Rangkaian ICM 2026

Indonesia Cub Meeting 2026 tidak hanya menyajikan display motor di area acara. Rangkaian kegiatan akan dimulai melalui Riding Gembira, yakni konvoi motor bebek dari Taman Mataram menuju PFN Heritage.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari karakter ICM yang tidak hanya mengedepankan motor sebagai objek pameran, tetapi juga membangun pengalaman berkendara dan interaksi antarkomunitas.

Setibanya di venue, pengunjung dapat melihat berbagai motor dalam kategori Iconic Series, termasuk model JDM dan koleksi dengan pendekatan period-correct.

Dari Motor Iconic hingga Kompetisi Antar-Komunitas

Program Indonesia Cub Meeting 2026 juga semakin beragam dengan hadirnya Aspira Period Correct Moto Show. Konsep ini memberikan ruang bagi motor yang mempertahankan karakter dan detail sesuai periode atau era tertentu.

Selain display motor, ICM 2026 akan diramaikan pertandingan pingpong antar-komunitas serta sejumlah penghargaan seperti Best Dress, Best Couple, dan Peserta Terjauh.

Berbagai door prize juga disiapkan untuk pengunjung dan peserta yang hadir dalam festival tersebut.

“ICM 2026 akan diawali dengan Riding Gembira, yakni konvoi motor bebek menuju venue PFN dari Taman Mataram. Nanti kita bisa melihat display motor-motor Iconic Series, ada motor-motor JDM, Aspira Period Correct Moto Show, tanding pingpong antar komunitas, award buat Best Dress, Best Couple dan Peserta Terjauh,” ujar Alvian Bimo Saputro dari Ngangon Bebek selaku pelaksana.

UMKM, Spare Part hingga Kultur Custom

Tidak hanya berbicara soal motor, Indonesia Cub Meeting 2026 juga membawa unsur lifestyle dan kultur custom. Area acara akan dilengkapi tenant makanan dan minuman dari UMKM serta booth spare part dan apparel.

Suasana festival semakin lengkap dengan penampilan DJ dan aksi artisan yang memperlihatkan langsung proses kreatif mereka. Salah satunya adalah seni pinstripe, termasuk aktivitas tattoo.

Konsep tersebut memperlihatkan bagaimana kultur motor bebek terus berkembang dan beririsan dengan fashion, seni, komunitas, serta gaya hidup.

Grand Prize Motor Modifikasi Astrea Grand

Salah satu daya tarik utama ICM 2026 adalah grand prize yang akan diundi pada puncak acara.

Pengunjung yang membeli merchandise resmi Indonesia Cub Meeting 2026 berkesempatan mendapatkan satu unit motor modifikasi berbasis Astrea Grand.

Motor tersebut mengusung gaya Cross Cub JDM dan merupakan hasil garapan Katros Garage. Kehadiran motor ini sekaligus menjadi representasi tema Iconic Series yang menggabungkan basis motor bebek legendaris dengan sentuhan modifikasi bergaya Jepang.

Selain Katros Garage, dukungan terhadap ICM 2026 juga datang dari berbagai pelaku bisnis di sektor otomotif dan lifestyle, seperti Bulls Syndicate, Rawtype Riot, Dainese Indonesia, Elders Company, Respiro, Lawless Jakarta, Emergency Towing, Lawless Burger, Tonyjack, Asca Helmet, Carnivores Soul, Mine Helmet, Vendora Pro, Pickers Service, dan Brap Helmet.

ICM 2026 juga mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Aspira, Aspira Premio, KYB, Ayam Skater, Katros Garage, Bijimata Communications, IIMS, Wahana Honda, Von Dutch, Cargloss, Ducks Garage, Cuprum Oil, dan Throttle Land.

Dengan konsep yang memadukan motor bebek, nostalgia, JDM, modifikasi, komunitas, lifestyle, hingga seni, Indonesia Cub Meeting 2026 diproyeksikan menjadi ruang bertemunya berbagai generasi pecinta motor bebek.

Bagi penggemar kultur cub dan motor bebek, 13 September 2026 menjadi tanggal yang layak dicatat. ICM 2026 siap membawa kembali cerita lama motor bebek ke dalam atmosfer otomotif masa kini di PFN Heritage Jakarta.

Continue Reading

Motor

Aston Martin AMB 002 Roadster Resmi Meluncur, Motor Jalan Raya Pertama Cuma 300 Unit

Published

on

By

Aston Martin AMB 002 Roadster resmi diperkenalkan sebagai sepeda motor jalan raya pertama hasil kolaborasi Aston Martin dengan produsen motor premium asal Prancis, Brough Superior. Model ini menjadi kelanjutan proyek keduanya setelah sebelumnya menghadirkan AMB 001 dan AMB 001 Pro yang dikembangkan khusus untuk kebutuhan lintasan.

Berbeda dari dua model sebelumnya, AMB 002 Roadster dirancang sejak awal sebagai motor yang bisa digunakan di jalan raya. Aston Martin membawa bahasa desain khasnya melalui bodi berkarakter agresif, material premium, serta sejumlah detail yang terinspirasi dari lini mobil performa mereka.

Menariknya, motor ini tidak diproduksi secara massal. Aston Martin dan Brough Superior hanya menyiapkan 300 unit AMB 002 Roadster untuk pasar global, dengan pengiriman unit pertama dijadwalkan mulai kuartal ketiga 2027.

V-Twin 1.083 cc, Tenaga 130 bhp

Dari sektor mesin, AMB 002 Roadster mengandalkan konfigurasi V-Twin berpendingin cairan berkapasitas 1.083 cc. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 130 bhp dengan torsi mencapai 81 lb-ft atau sekitar 110 Nm.

Mesin tersebut dipasang pada struktur rangka berbahan titanium. Bukan sekadar penggunaan material eksotis, rangka ini dibuat menggunakan konstruksi billet solid dan memiliki bobot hanya sekitar 5 kg.

Konstruksi tersebut menjadi salah satu bagian yang menunjukkan pendekatan engineering Brough Superior pada AMB 002 Roadster. Meski membawa identitas desain Aston Martin, proses pengembangan dan perakitan motor dilakukan secara internal oleh Brough Superior di fasilitas mereka di Toulouse, Prancis.

Fior Fork Jadi Teknologi Andalan

Salah satu bagian paling menarik dari AMB 002 Roadster berada di sektor kaki-kaki depan. Motor ini menggunakan sistem double-wishbone dengan Fior fork, sebuah konfigurasi yang berbeda dari garpu teleskopik konvensional yang umum digunakan pada sepeda motor.

Sistem tersebut dirancang untuk memisahkan fungsi kemudi dan pengereman pada roda depan. Tujuannya adalah memberikan kontrol dan karakter handling yang lebih konsisten ketika motor mengalami deselerasi.

Teknologi Fior fork tersebut dikembangkan dari sistem yang sebelumnya digunakan pada AMB 001 Pro. Pada AMB 002 Roadster, sistem ini juga dilengkapi teknologi anti-dive yang dirancang untuk membantu mengurangi kecenderungan bagian depan motor menukik ketika pengereman dilakukan.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa AMB 002 Roadster bukan hanya mengandalkan nama besar Aston Martin. Ada kombinasi antara desain eksklusif dan solusi teknis khas Brough Superior yang menjadi identitas utama motor ini.

Serat Karbon hingga Lampu Bergaya Aston Martin

Karakter premium AMB 002 Roadster semakin terlihat melalui penggunaan panel bodi berbahan serat karbon. Material ringan tersebut digunakan untuk mendukung tampilan sekaligus mempertahankan karakter sporty pada motor.

Serat karbon juga diaplikasikan pada sejumlah komponen di area tangki bahan bakar. Sementara itu, bagian buritan mendapatkan desain lampu yang memiliki kemiripan karakter dengan beberapa mobil eksotis Aston Martin seperti Vulcan, Valkyrie, dan Valhalla.

Fitur modern juga tetap disematkan. AMB 002 Roadster mendapatkan sistem keyless, tombol pengapian dengan lampu latar, serta bantalan jok berbahan kulit yang dibuat secara handmade.

Membawa DNA Aston Martin ke Dunia Roda Dua

Executive Vice President dan Chief Creative Officer Aston Martin, Marek Reichman, menyebut proyek ini sebagai salah satu impian jangka panjang perusahaan. Setelah menghadirkan AMB 001 dan AMB 001 Pro untuk kebutuhan lintasan, Aston Martin akhirnya membawa identitas tersebut ke sebuah motor yang dirancang untuk penggunaan jalan raya.

AMB 002 Roadster menjadi perpaduan antara bahasa desain Aston Martin dengan teknologi dan keahlian manufaktur Brough Superior. Hasil akhirnya bukan sekadar sepeda motor berlogo Aston Martin, tetapi sebuah model eksklusif yang mengedepankan desain, material, engineering, dan pengalaman kepemilikan.

Dengan produksi global yang dibatasi hanya 300 unit, AMB 002 Roadster diposisikan sebagai motor koleksi dengan tingkat eksklusivitas tinggi. Unit pertama dijadwalkan mulai dikirim kepada pelanggan pada kuartal ketiga 2027.

Continue Reading

Trending