Connect with us

Uncategorized

Pengaruh Mencampur BBM Berbeda Oktan terhadap Kinerja Mesin

Published

on

Pemilihan bahan bakar yang tepat sesuai spesifikasi mesin sangat penting untuk menjaga performa dan efisiensi kendaraan. Namun, masih banyak pengguna yang mencoba mencampur BBM beroktan rendah dan tinggi dengan harapan mendapatkan hasil yang lebih baik. Sayangnya, langkah ini tidak selalu menguntungkan, karena perbedaan kandungan zat aditif dalam setiap jenis bahan bakar dapat menyebabkan efek samping yang justru merugikan mesin.

Menurut Muchlis, pemilik Garasi Auto Service, Sukoharjo, penggunaan campuran BBM beroktan berbeda memang memungkinkan, tetapi tidak seefektif menggunakan BBM beroktan tinggi secara penuh. Mesin modern dirancang untuk bekerja optimal dengan bahan bakar yang sesuai spesifikasi pabrik, dan mencampur dua jenis BBM dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam proses pembakaran.

Dosen Konversi Energi Otomotif Universitas Negeri Semarang (Unnes), Widya Aryadi, menjelaskan bahwa perbedaan zat aditif pembersih dalam BBM dapat membuat pencampuran bahan bakar menjadi kontraproduktif. Alih-alih membersihkan mesin, pencampuran yang tidak proporsional justru berpotensi menimbulkan kerak karbon yang mengotori sistem pembakaran.

“Setiap BBM memiliki kandungan octane booster yang berfungsi meningkatkan nilai oktan. Jika dua jenis bahan bakar berbeda tidak tercampur sempurna, sisa zat aditif yang gagal terbakar dapat menumpuk di ruang bakar, terutama pada kepala piston,” jelasnya.

Akibatnya, kerak karbon berlebih bisa menurunkan performa mesin. Gejala awal yang muncul biasanya berupa knocking atau ngelitik saat akselerasi mendadak. Selain itu, respons mesin terhadap bukaan throttle akan melambat, dan ECU (Electronic Control Unit) harus mengoreksi timing pengapian agar suhu mesin tetap stabil. Jika terus dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan penurunan efisiensi bahan bakar serta mempercepat keausan komponen mesin.

Untuk menjaga performa dan umur panjang mesin, para ahli menyarankan agar pemilik kendaraan menggunakan BBM sesuai rekomendasi pabrikan dan menghindari eksperimen pencampuran bahan bakar yang berpotensi merugikan kendaraan dalam jangka panjang.

Uncategorized

SYM DRGBT 2026 Resmi Hadir, Skutik Maxi Taiwan Makin Pintar dan Penuh Karakter

Published

on

By

SYM kembali menaikkan standar skutik maxi lewat kehadiran DRGBT 2026, model terbaru yang tak sekadar tampil segar, tetapi juga membawa lompatan besar pada sisi teknologi keselamatan dan performa. Skuter sporty asal Taiwan ini kini tampil sebagai salah satu produk paling advance di kelas 150 cc.

Nama DRGBT sendiri sudah lama identik dengan performa dan desain agresif. Mengusung bahasa desain Art-Fusion yang terinspirasi dari siluet bio-naga, DRGBT tampil berotot dengan postur tajam dan aura sport yang kuat. Mesin berpendingin cairan menjadi jantung pacunya, sementara pencapaian Red Dot Design Award 2024 pada generasi sebelumnya menjadi bukti keseriusan SYM dalam menghadirkan skutik berkelas dunia.

Memasuki model tahun 2026, SYM menaruh fokus besar pada faktor keselamatan. DRGBT terbaru kini mencatat sejarah sebagai satu-satunya skuter di Taiwan yang mengombinasikan ABS dan Cornering Traction Control System (TCS). Sistem ini bekerja memantau kondisi motor secara real-time, memastikan distribusi pengereman dan tenaga tetap stabil meski motor sedang dalam kondisi miring. Teknologi yang biasanya hanya ditemui pada motor berkapasitas besar, kini hadir di skutik 150 cc.

Sektor pengereman pun ikut diperbarui. DRGBT 2026 kini menggunakan floating disc di roda depan dan belakang, dengan diameter cakram depan diperbesar menjadi 268 mm. Hasilnya, performa pengereman diklaim meningkat hingga 15 persen, menghadirkan rasa tuas rem yang lebih presisi dan meyakinkan, terutama saat situasi darurat.

Soal performa, karakter sporty tetap menjadi DNA utama. Mesin 158 cc berpendingin cairan mampu menghasilkan tenaga 15,7 hp dan torsi puncak 15,1 Nm. Dukungan teknologi Hyper-SVIS dan ZRSG 3.0 membuat respons gas terasa lebih padat sejak putaran bawah, dengan akselerasi yang halus namun agresif di kecepatan menengah hingga tinggi. Bahkan, dalam tes akselerasi 0–100 meter, DRGBT 2026 diklaim unggul hingga tiga panjang motor dibanding generasi sebelumnya.

Tampilan visual juga mendapat sentuhan baru. Warna Lava Black hadir memperkuat kesan garang sekaligus elegan, dipadukan desain lampu sein belakang dengan efek mengalir yang membuat tampilannya semakin futuristis dan mudah dikenali saat malam hari.

Khusus varian Keyless Cornering, SYM menyematkan fitur start darurat berbasis sentuhan, solusi praktis ketika baterai remote keyless berada dalam kondisi lemah.

Di pasar domestik Taiwan, SYM DRGBT 2026 dipasarkan mulai NT$120.000 atau sekitar Rp64 jutaan untuk versi TCS. Sementara varian tertinggi Keyless Cornering dibanderol NT$124.000 atau setara Rp66 jutaan—harga yang sepadan dengan teknologi dan karakter yang ditawarkan.

Continue Reading

Uncategorized

Reli Dakar 2026 Etape 2: Daniel Sanders Tegaskan Dominasi KTM

Published

on

By

Persaingan Reli Dakar 2026 mulai memperlihatkan arah kekuatan. Memasuki Etape 2, Daniel Sanders tampil impresif dan langsung mengukuhkan diri sebagai ujung tombak dominasi Red Bull KTM Factory Racing. Hanya dalam tiga etape, pereli asal Australia itu sudah mampu menunjukkan konsistensi dan ketenangan yang menjadi ciri khas juara.

Kemenangan di Etape 2 bukan sekadar hasil manis, tetapi juga memiliki nilai historis bagi Sanders. Catatan tersebut menjadi kemenangan etape ke-10 sepanjang kariernya di Dakar, sekaligus menempatkannya sebagai pereli ke-22 dalam sejarah ajang reli paling ekstrem di dunia ini yang mampu menembus dua digit kemenangan etape.

Seperti etape sebelumnya, strategi KTM kembali berjalan rapi. Sanders dan rekan setimnya, Edgar Canet, memainkan peran penting dalam perburuan bonus waktu pembuka jalan. Canet yang memulai etape sebagai pembuka lintasan—berkat kemenangan di Prolog dan Stage 1—sempat memimpin hingga 100 kilometer pertama. Namun, insiden kecil dan kesalahan navigasi membuat ritmenya sedikit terganggu, memberi celah bagi Sanders untuk mengambil alih kendali lomba.

Setelah berada di depan, kedua pereli KTM ini bekerja sama dengan cerdas untuk memaksimalkan keuntungan. Canet mengamankan bonus waktu sebesar 5 menit 42 detik, sementara Sanders meraih tambahan 4 menit 4 detik. Hasilnya, Sanders menuntaskan Etape 2 dengan keunggulan 1 menit 35 detik atas Canet dan resmi naik ke puncak klasemen umum.

Di sisi lain, pereli Monster Energy Honda HRC, Ricky Brabec, sebenarnya mencatatkan waktu lintasan yang sangat kompetitif. Namun, akumulasi bonus waktu yang diraih kubu KTM membuat juara Dakar sebelumnya itu harus puas finis di posisi ketiga pada etape ini.

Dengan performa solid dan strategi tim yang matang, KTM semakin menegaskan statusnya sebagai kekuatan utama di Dakar 2026. Sementara itu, persaingan dengan Honda dipastikan masih akan terus memanas seiring semakin beratnya medan dan panjangnya etape yang harus ditaklukkan.

Continue Reading

Uncategorized

Bukan Motor Biasa! Tromox M05 Buktikan Motor Listrik Bisa Stylish dan Aman

Published

on

By

Tromox M05 hadir sebagai interpretasi scrambler listrik yang dirancang khusus untuk ritme kota yang santai dan modern. Motor ini tak sekadar mengandalkan tampilan, tetapi juga menawarkan kemudahan berkendara yang ramah bagi pemula, sekaligus relevan dengan gaya hidup urban yang mengutamakan efisiensi dan kepraktisan.

Secara visual, Tromox M05 tampil menawan dengan desain ringkas dan karakter scrambler yang kuat, membuatnya cocok untuk rolling city tanpa ribet. Pengoperasiannya sederhana, minim getaran, dan terasa intuitif—sebuah kombinasi yang pas untuk mobilitas harian di tengah padatnya lalu lintas perkotaan.

Motor listrik ini dibekali penggerak brushless berdaya 3 kW yang terpasang di roda belakang. Kecepatan puncaknya berada di rentang 45 km/jam hingga 70 km/jam, bergantung pada varian yang dipilih. Sumber tenaganya berasal dari baterai LFP berkapasitas 2,3 kWh yang bersifat swappable, memungkinkan proses pengisian lebih praktis dengan jarak tempuh mencapai sekitar 80 km dalam kondisi ideal.

Keunggulan lain Tromox M05 terletak pada bobotnya yang sangat ringan. Dengan berat hanya 88 kg, motor ini bahkan lebih enteng dibanding Honda BeAT, namun tetap sanggup menahan beban hingga 150 kg—memberikan rasa percaya diri saat dikendarai di berbagai situasi.

Menariknya, meski bermain di segmen motor listrik berperforma moderat, Tromox M05 sudah dibekali fitur keselamatan yang tergolong canggih. Mulai dari sistem ABS, kontrol traksi elektrik (E-TCS), hingga sensor Blind Spot Assist, semuanya dirancang untuk meningkatkan rasa aman dan kenyamanan saat berkendara di lingkungan perkotaan.

Tromox M05 membuktikan bahwa motor listrik bukan hanya soal ramah lingkungan, tetapi juga bisa tampil stylish, ringan, dan cerdas untuk kebutuhan mobilitas harian.

Continue Reading

Trending