Connect with us

Motor

Custom Liar dari Jepang: Buell S1W “Magami” Siap Tantang Ducati & BMW

Published

on

Magami bukan sekadar proyek custom, melainkan kisah tentang ikatan emosional antara seorang builder dan motornya. Dibangun oleh Sureshot, Magami merupakan motor pribadi Takuya-san yang berbasis Buell S1W White Lightning lansiran 1998. Nama “Magami” sendiri diambil dari bahasa Jepang yang berarti Dewa Serigala Putih, sebuah simbol kekuatan dan kegigihan yang tercermin jelas pada karakter motor ini.

Motor ini menyimpan perjalanan panjang penuh drama. Setelah menemani Takuya selama 15 tahun, Buell S1W tersebut sempat terhenti hampir satu dekade akibat kerusakan mesin parah dalam sebuah insiden pengejaran polisi di jalan raya. Delapan tahun lamanya Magami hanya menjadi artefak berdebu di sudut bengkel, hingga akhirnya diputuskan untuk dihidupkan kembali dengan visi yang jauh lebih ekstrem.

Kebangkitan Magami tidak diarahkan sebagai motor kontes semata. Takuya memilih jalur yang lebih liar dan jujur: menjadikannya motor balap yang siap turun lintasan pada musim kompetisi mendatang. Konsep custom cafe racer yang flat dan skinny dipilih untuk memangkas bobot sekaligus menutupi karakter bawaan Buell yang dikenal berat dan sulit dikendalikan di batas performa.

Transformasi besar dilakukan hampir di seluruh aspek. Mesin tetap mempertahankan bore dan stroke standar, namun dirombak secara internal melalui pemasangan high-lift camshaft, cylinder head yang di-porting, serta proses balancing presisi. Racikan ini disempurnakan dengan knalpot full titanium buatan khusus yang memiliki panjang pipa depan dan belakang seragam. Hasilnya, Magami mencatatkan tenaga 90 hp di roda belakang dengan karakter torsi rata 10,4 kg-m—angka yang serius untuk basis mesin klasik.

Untuk menopang performa di arena balap, sektor rangka dan kaki-kaki turut mendapatkan perhatian khusus. Suspensi standar Buell yang berada di bawah mesin ditanggalkan, digantikan shock absorber Racing Bros performa tinggi yang dipasang secara diagonal di sisi kiri rangka. Solusi ini menuntut rekayasa kompleks agar tidak mengganggu posisi crankcase, sekaligus menjaga distribusi bobot tetap ideal.

Tantangan teknis terbesar hadir pada pemasangan swingarm terbalik milik Ducati S4R dengan model single-sided arm. Komponen tersebut dimodifikasi menjadi 30 mm lebih panjang, menuntut perhitungan matang serta proses fabrikasi dengan tingkat presisi tinggi. “Semua sambungannya rumit dan tidak bisa asal pasang,” ujar Takuya saat ditemui di Yokohama Hot Rod Custom Show 2025.

Bagian depan Magami diperkuat dengan fork upside down Racing Bros yang dikunci oleh triple clamp custom untuk meningkatkan kekakuan. Pelek forged aluminium Marchesini dipilih demi memangkas bobot unsprung, sementara pengereman dipercayakan pada kaliper monoblock Brembo GP4-MS yang siap menghadapi beban kompetisi.

Sentuhan akhir terlihat pada bodywork yang dirancang minimalis namun fungsional. Tangki bahan bakar dan oli dibuat dari plat aluminium dan dipasang menggunakan dudukan karet, sementara seat rail menyatu dengan penutup jok dari paduan aluminium 7N01 yang dikenal ringan sekaligus sangat kuat.

Takuya pun sudah menyiapkan misi besar untuk Magami. Tahun depan, motor ini ditargetkan turun di kelas MAX10 atau MAX6, kelas balap modifikasi tanpa batas yang hanya diikuti motor impor, dengan rival-rival sekelas Ducati dan BMW. Dari motor yang pernah “mati suri”, Magami kini bersiap menyalak kembali—bukan di panggung pameran, melainkan di garis start lintasan balap.

Electric Vehicle

Indomobil eMotor Tyranno X Resmi Meluncur, Tawarkan Performa Lebih Tangguh dan Jarak Tempuh Hingga 160 Km

Published

on

By

PT Indomobil eMotor Internasional resmi memperkenalkan Tyranno X dalam ajang Jakarta Fair 2026. Mengusung tema “The Story Continues”, motor listrik terbaru ini hadir sebagai evolusi dari lini Tyranno dengan membawa peningkatan pada sektor performa, kenyamanan berkendara, hingga kemampuan melibas berbagai kondisi jalan.

Peluncuran Tyranno X dilakukan di booth Indomobil eMotor yang berada di Open Space 2 No. 33, JIExpo Kemayoran. Kehadiran model terbaru ini sekaligus mempertegas langkah Indomobil eMotor dalam memperluas jajaran kendaraan listrik roda dua di pasar Indonesia yang terus berkembang.

Lebih Siap untuk Mobilitas Harian dan Petualangan Ringan

Berbeda dari pendahulunya yang lebih berorientasi pada penggunaan perkotaan, Tyranno X dikembangkan sebagai motor listrik serbaguna yang mampu mendukung mobilitas harian sekaligus aktivitas luar ruang ringan.

Motor ini memiliki dimensi 1.940 x 785 x 1.283 mm dengan wheelbase 1.375 mm, menghasilkan karakter berkendara yang stabil tanpa mengorbankan kelincahan saat bermanuver di jalanan padat.

Dengan bobot 125,6 kg, Tyranno X masih tergolong ringan di kelasnya sehingga tetap nyaman digunakan sebagai kendaraan komuter maupun untuk perjalanan jarak menengah.

Salah satu peningkatan paling signifikan terdapat pada ground clearance 170 mm. Jarak ke tanah yang lebih tinggi membuat motor ini lebih percaya diri saat melintasi polisi tidur, jalan berlubang, hingga jalur semi off-road ringan.

Torsi Instan 180 Nm dan Jarak Tempuh 160 Km

Di sektor penggerak, Tyranno X dibekali motor listrik berkekuatan 3 kW dengan torsi maksimum mencapai 180 Nm.

Karakter motor listrik yang mampu menghasilkan torsi secara instan membuat akselerasi terasa responsif sejak putaran awal, terutama saat digunakan di lalu lintas stop-and-go khas perkotaan.

Sumber energinya berasal dari baterai lithium berkapasitas 3,456 kWh (72V 48Ah) yang dipadukan dengan charger 15A. Dalam mode Eco Riding, Tyranno X diklaim mampu menempuh jarak hingga 160 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Ban All Terrain dan Suspensi Lebih Nyaman

Untuk mendukung karakter adventure ringan, Tyranno X menggunakan ban all terrain berukuran 110/70-13 di depan dan 120/70-12 di belakang.

Sistem kaki-kaki juga mendapat perhatian melalui penggunaan telescopic fork di depan serta dual adjustable gas shock absorber di belakang. Kombinasi tersebut diklaim mampu meningkatkan kenyamanan saat melewati jalan bergelombang maupun ketika membawa beban tambahan.

Posisi berkendara juga dibuat lebih ergonomis dengan distribusi bobot yang seimbang sehingga pengendalian terasa lebih stabil di berbagai kondisi jalan.

Pilihan Warna dan Harga

Indomobil eMotor menawarkan Tyranno X dalam enam pilihan warna, yaitu:

  • Charcoal Black
  • Mineral Blue
  • Lava Red
  • Desert Yellow
  • Ash Grey
  • Moss Green

Motor listrik ini dipasarkan dengan harga Rp32.800.000 OTR Jakarta.

Menurut CEO PT Indomobil eMotor Internasional, Pius Wirawan, Tyranno X dikembangkan untuk menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang menginginkan kendaraan listrik dengan daya jelajah lebih jauh, kenyamanan lebih baik, serta fleksibilitas penggunaan yang lebih luas.

Sementara itu, Marketing Head PT Indomobil eMotor Internasional, Carla Karina, menjelaskan bahwa peluncuran Tyranno X di Jakarta Fair juga dibarengi berbagai promo menarik, mulai dari potongan harga, program trade-in, lucky dip, hingga berbagai penawaran dari mitra pembiayaan.

Dengan kombinasi desain yang lebih tangguh, torsi instan, ground clearance tinggi, serta jarak tempuh hingga 160 kilometer, Tyranno X hadir sebagai salah satu pilihan baru di segmen motor listrik menengah yang semakin kompetitif.

Continue Reading

Electric Vehicle

Yamaha JOG E Resmi Meluncur di Jepang, Gunakan Baterai Swap Honda Mobile Power Pack e

Published

on

By

Yamaha Motor resmi memperkenalkan JOG E, skuter listrik terbaru yang akan mulai dipasarkan di Jepang pada 17 Juli 2026. Kehadiran model ini menarik perhatian karena menjadi motor listrik pertama Yamaha yang dipasarkan secara nasional di segmen skuter listrik Jepang.

Yang paling mencuri perhatian bukan hanya desainnya, melainkan penggunaan Honda Mobile Power Pack e, sistem baterai swap milik Honda yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem kendaraan listrik pabrikan tersebut. Kolaborasi ini menunjukkan semakin terbukanya kerja sama antarpabrikan dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik.

Sebelumnya, Yamaha JOG E telah dipasarkan secara terbatas di wilayah Tokyo dan Osaka sejak Desember 2025. Kini, Yamaha memperluas pemasarannya ke seluruh Jepang sebagai bagian dari strategi elektrifikasi perusahaan.

Gunakan Sistem Baterai Tukar Honda

Yamaha JOG E mengadopsi Honda Mobile Power Pack e, baterai lithium-ion yang dapat dilepas dan ditukar (swap battery). Sistem ini memungkinkan pengguna memilih dua skema pembelian, yakni membeli motor lengkap dengan baterai dan charger, atau membeli unit motor tanpa baterai dan memanfaatkan layanan penukaran baterai Gachaco yang telah tersedia di Jepang.

Penggunaan baterai yang sama membuat banyak pihak menilai Yamaha JOG E memiliki kedekatan teknologi dengan Honda EM1 e: yang telah lebih dahulu dipasarkan di Indonesia sejak 2023.

Honda EM1 e: sendiri dibekali motor listrik in-wheel brushless dengan tenaga maksimum 1,7 kW (2,2 dk) dan torsi 90 Nm, serta baterai lithium-ion berkapasitas 50,26 V 29,4 Ah. Meski Yamaha belum merilis spesifikasi lengkap JOG E, konfigurasi kendaraan dan penggunaan baterai yang identik mengindikasikan adanya platform teknologi yang serupa.

Dirancang untuk Mobilitas Perkotaan

Yamaha mengembangkan JOG E sebagai skuter listrik yang ringan, ringkas, dan mudah dikendarai untuk aktivitas harian di kawasan perkotaan. Karakter tersebut dipadukan dengan desain modern khas kendaraan listrik tanpa meninggalkan identitas keluarga JOG yang dikenal praktis dan sporty.

Motor ini dirancang untuk menghadapi kondisi lalu lintas stop-and-go, menawarkan biaya operasional yang lebih rendah, serta kemudahan penggunaan bagi pengguna pemula maupun komuter harian.

Harga dan Peluang Masuk Indonesia

Di pasar Jepang, Yamaha JOG E dipasarkan dengan harga 323.400 yen atau sekitar Rp35 jutaan untuk paket lengkap yang mencakup baterai dan pengisi daya.

Sementara itu, konsumen yang telah berlangganan layanan baterai swap Gachaco dapat membeli unit tanpa baterai dengan harga 159.500 yen atau sekitar Rp17 jutaan.

Hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan Yamaha JOG E dipasarkan di Indonesia. Namun, melihat karakter produknya yang mirip dengan Honda EM1 e:, skuter listrik ini berpotensi menjadi alternatif menarik apabila Yamaha memutuskan membawanya ke pasar Tanah Air.

Peluncuran JOG E juga menjadi bagian dari komitmen Yamaha dalam mewujudkan target netral karbon pada 2050, melalui pengembangan kendaraan listrik dan kolaborasi teknologi bersama berbagai mitra industri.

Continue Reading

Motor

Morbidelli SC200SR Resmi Meluncur di Malaysia, Skuter Sporty 169 cc dengan Fitur Modern

Published

on

By

NGASPALTV – Morbidelli kembali memperluas lini produknya di Asia Tenggara dengan memperkenalkan Morbidelli SC200SR pada ajang Malaysia Bike Show 2026. Skuter bergaya sporty ini hadir membawa kombinasi desain futuristis, mesin 169 cc, serta fitur modern yang biasanya ditemukan pada skutik kelas premium.

Dipasarkan melalui MForce Bike Holdings selaku distributor resmi di Malaysia, Morbidelli SC200SR dibanderol RM7.988 atau sekitar Rp34 jutaan. Dengan harga tersebut, skuter ini menawarkan paket yang cukup menarik bagi konsumen yang menginginkan motor harian bergaya sport dengan teknologi lengkap.

Desain Sporty Bergaya Futuristis

Morbidelli SC200SR mengusung desain agresif dengan garis bodi tajam dan siluet modern yang memberikan kesan premium. Fascia depan dibuat dinamis dengan sistem pencahayaan full LED, sementara proporsi bodinya dirancang tetap ramping sehingga nyaman digunakan untuk mobilitas perkotaan.

Skuter ini tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Black, Green, dan Purple, yang memberikan karakter berbeda sesuai gaya pengendaranya.

Mesin 169 cc Siap Temani Mobilitas Harian

Di balik tampilannya yang sporty, Morbidelli SC200SR dibekali mesin 169 cc satu silinder SOHC yang dipadukan dengan transmisi otomatis CVT.

Spesifikasi performanya meliputi:

  • Kapasitas mesin: 169 cc
  • Konfigurasi: 1 Silinder SOHC
  • Tenaga maksimum: 16 hp pada 8.000 rpm
  • Torsi maksimum: 15,1 Nm pada 7.000 rpm
  • Transmisi: CVT Otomatis

Karakter mesin tersebut diklaim memberikan akselerasi yang responsif sekaligus tetap nyaman digunakan untuk perjalanan harian maupun touring jarak menengah.

Suspensi Nyaman dan Pengereman Lebih Aman

Morbidelli turut memperhatikan sektor handling dengan penggunaan roda 13 inci di depan maupun belakang untuk menjaga kestabilan saat bermanuver.

Sektor kaki-kaki terdiri dari:

  • Suspensi depan teleskopik
  • Suspensi belakang monoshock dengan pengaturan preload

Sementara untuk pengereman, SC200SR sudah dibekali:

  • Cakram depan 260 mm
  • Cakram belakang 233 mm
  • ABS dual-channel sebagai fitur standar

Kombinasi tersebut memberikan performa pengereman yang lebih optimal, terutama saat melakukan hard braking di jalan perkotaan.

Fitur Modern di Kelasnya

Salah satu daya tarik utama Morbidelli SC200SR terletak pada kelengkapan fiturnya.

Beberapa fitur unggulan yang ditawarkan antara lain:

  • ✅ Full LED Lighting
  • ✅ Panel instrumen LCD Digital
  • ✅ USB Charging Port
  • ✅ Tire Pressure Monitoring System (TPMS)
  • ✅ Bagasi bawah jok yang luas
  • ✅ Kompartemen penyimpanan depan
  • ✅ Tangki bahan bakar 7,8 liter

Menariknya, keberadaan TPMS (Tire Pressure Monitoring System) masih tergolong jarang ditemukan pada skuter di kisaran harga tersebut.

Siap Jadi Penantang Baru di Segmen Skutik Sport

Dengan desain yang modern, mesin 169 cc yang cukup bertenaga, serta fitur keselamatan dan kenyamanan yang lengkap, Morbidelli SC200SR berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik di segmen skutik premium Asia Tenggara.

Jika nantinya dipasarkan di Indonesia, SC200SR bisa menjadi alternatif baru bagi konsumen yang menginginkan skuter bergaya sporty dengan fitur lebih lengkap tanpa harus masuk ke kelas skutik bermesin besar.

Continue Reading

Trending