Connect with us

Mobil

Rilisnya Versi Produksi Toyota Rangga Concept di Indonesia Tahun Depan

Published

on

PT Toyota Astra Motor (TAM) telah mengonfirmasi rencananya untuk meluncurkan versi produksi dari mobil konsep Toyota Rangga di Indonesia pada awal tahun 2024. Saat ini, Toyota Indonesia sedang melakukan serangkaian persiapan untuk memperkenalkan pikap baru ini ke pasar.

“Kami berencana meluncurkan produk ini kira-kira di awal tahun depan. Alasan menggunakan ‘kira-kira’ karena masih banyak yang perlu dipersiapkan, namun kami targetkan untuk peluncuran pada awal tahun depan,” kata Marketing Director PT TAM, Anton Jimmi Suwandy, dalam acara Toyota Media Gathering di Jakarta, Selasa, 12 Desember 2023.

Anton menjelaskan bahwa versi produksi Toyota Rangga Concept akan menjadi bagian dari IMV Platform dan akan menjadi bagian dari keluarga Hilux. Secara tidak langsung, versi produksi ini akan menjadi generasi terbaru dari Toyota Hilux di Indonesia.

“Nama lengkap produk ini adalah Toyota Hilux Rangga, sehingga ini merupakan bagian dari keluarga Hilux. Kami sangat senang untuk kembali ke segmen mobil komersial ini,” katanya.

Anton juga menyampaikan bahwa Toyota telah bekerja sama dengan sekitar 50 perusahaan karoseri untuk mengembangkan produk Toyota Rangga. Dengan kerja sama ini, diharapkan versi produksi Toyota Rangga akan mendapatkan sambutan positif dari konsumen di Indonesia.

“Kami berada dalam tahap persiapan akhir menuju peluncuran, dan telah mempersiapkan berbagai hal, termasuk dealer, paket kredit, layanan purna jual, suku cadang, dan konversi,” tambah Anton.

Sebagai informasi, Rangga Concept akan menggunakan mesin yang sama dengan Hilux yang saat ini dijual. Ini berarti pikap ini akan dilengkapi dengan mesin 2.000cc 1TR-FE, empat silinder DOHC dengan dual VVT-i. Mesin ini mampu menghasilkan daya sebesar 139 PS atau setara dengan 137 TK pada 5.600 rpm dan torsi sebesar 183,3 Nm pada 4.000 rpm.

Electric Vehicle

Wuling Motors Buka Suara soal Permasalahan Konsumen di Salah Satu Dealer Surabaya

Published

on

By

Jakarta, 3 September 2026 – Wuling Motors akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait permasalahan yang terjadi dalam proses pembelian kendaraan di salah satu jaringan dealer resminya di Surabaya.

Melalui keterangan resminya, Wuling Motors menyampaikan permohonan maaf atas kerugian maupun ketidaknyamanan yang dialami konsumen akibat permasalahan tersebut.

Dari hasil penelusuran internal, Wuling Motors menyebut telah ditemukan adanya pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) dalam proses transaksi yang dilakukan oleh oknum wiraniaga.

Wuling Motors menegaskan bahwa tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur perusahaan, terlebih apabila berpotensi merugikan konsumen, tidak dapat ditoleransi.

Wuling Motors Siapkan Langkah Korektif

Sebagai tindak lanjut, Wuling Motors akan mengambil tindakan terhadap dealer yang bersangkutan sekaligus melakukan langkah korektif untuk memastikan seluruh proses pelayanan dan transaksi kendaraan kembali berjalan sesuai dengan ketentuan perusahaan.

Evaluasi juga akan dilakukan terhadap penerapan standar operasional di jaringan dealer resmi Wuling Motors. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan konsumen memperoleh haknya dalam setiap proses transaksi kendaraan.

Bagi konsumen, penerapan SOP dalam proses pembelian kendaraan menjadi salah satu aspek penting. Pasalnya, transaksi kendaraan tidak hanya berkaitan dengan produk yang dibeli, tetapi juga mencakup proses administrasi, pembayaran, dokumen kendaraan, hingga pemenuhan hak konsumen setelah transaksi berlangsung.

Perkuat Pengawasan Jaringan Dealer

Wuling Motors menyatakan akan terus memperkuat pengawasan terhadap penerapan SOP di seluruh jaringan dealer resminya. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjaga standar kualitas pelayanan sekaligus mencegah terjadinya permasalahan serupa di kemudian hari.

Perusahaan juga menegaskan apresiasinya terhadap kepercayaan yang diberikan konsumen. Pernyataan resmi ini sekaligus menjadi bentuk respons Wuling Motors atas persoalan yang terjadi di salah satu jaringan dealer di Surabaya.

Dengan adanya langkah korektif dan evaluasi internal, Wuling Motors berkomitmen untuk memastikan proses pembelian kendaraan di jaringan resminya tetap mengikuti standar perusahaan dan memberikan perlindungan terhadap hak konsumen.

Continue Reading

Electric Vehicle

MPV Listrik Li Mega Terbaru Punya Kabin Bak Ruang Tamu, Ada Meja Lipat!

Published

on

By

Li Auto bersiap memperkenalkan versi penyegaran Li Mega di pasar Tiongkok pada 2 September 2026. Bukan sekadar mendapatkan perubahan kosmetik, MPV listrik premium ini membawa sejumlah pembaruan yang berfokus pada kenyamanan dan fleksibilitas kabin.

Mengusung konsep “rumah kedua”, Li Mega terbaru mencoba menghadirkan pengalaman seperti berada di ruang keluarga selama perjalanan. Area kabinnya dibuat lebih terang, lapang, dan fleksibel agar penumpang bisa menikmati perjalanan dengan suasana yang lebih santai.

Salah satu ubahan paling mencolok berada di bagian atap. Li Auto menyematkan lampu plafon berukuran besar yang ditempatkan di antara baris kedua dan ketiga. Kehadiran lampu tersebut bukan hanya memperkuat nuansa premium, tetapi juga membuat interior terasa lebih terbuka dan nyaman.

Kabin Fleksibel Bak Ruang Tamu

Konsep ruang tamu semakin terasa berkat pembaruan pada kursi baris kedua. Li Auto menggunakan sistem rel yang lebih panjang sehingga kursi dapat digeser dengan rentang lebih luas.

Menariknya, kursi tersebut juga bisa diputar sesuai kebutuhan penumpang. Fleksibilitas ini kemudian dipadukan dengan meja lipat di area tengah kabin.

Kombinasi tersebut membuat interior Li Mega terasa lebih dari sekadar kabin mobil. Penumpang bisa mendapatkan ruang untuk bersantai, bekerja, menikmati makanan, maupun beraktivitas selama perjalanan.

Li Auto juga memberikan sejumlah detail tambahan seperti kaca spion rias terintegrasi di bagian atap, panel kontrol AC berbasis layar sentuh, serta desain jok baru dengan motif diamond atau belah ketupat.

Dengan pendekatan tersebut, Li Mega semakin jelas diposisikan sebagai MPV listrik premium yang mengutamakan pengalaman penumpang, bukan hanya performa kendaraan.

Tenaga 553 HP dari Dua Motor Listrik

Meski fokus pada kenyamanan, sektor performa Li Mega juga tidak bisa dianggap remeh.

MPV listrik ini memiliki panjang 5.355 mm dengan wheelbase mencapai 3.300 mm. Ukuran tersebut memberikan ruang yang cukup besar untuk mengakomodasi kabin dengan konfigurasi yang fleksibel.

Di balik bodinya terdapat sistem penggerak dual motor listrik dengan output gabungan mencapai 413 kW atau sekitar 553 hp.

Sumber energinya berasal dari baterai NMC Qilin 108 kWh yang dipasok oleh CATL. Dalam kondisi tertentu, Li Mega diklaim mampu mencapai jarak tempuh hingga 710 km dalam sekali pengisian.

Charging 5C, Tambah 500 Km dalam 10 Menit

Salah satu teknologi yang menjadi daya tarik Li Mega adalah sistem kelistrikan 800 volt yang dikombinasikan dengan teknologi fast charging 5C.

Li Auto mengklaim sistem tersebut mampu memberikan tambahan jarak tempuh hingga 500 km hanya dalam waktu sekitar 10 menit pengisian.

Namun, angka tersebut tentunya bergantung pada kondisi baterai, infrastruktur charger, suhu, serta kondisi pengisian. Meski begitu, kemampuan tersebut menunjukkan bagaimana teknologi pengisian cepat menjadi salah satu fokus penting dalam perkembangan mobil listrik premium.

Untuk menunjang kenyamanan, Li Mega menggunakan suspensi double-wishbone di depan dan multi-link di belakang.

Tidak berhenti di situ, MPV ini juga mendapatkan suspensi udara dual-chamber yang dirancang untuk meningkatkan kualitas redaman sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman.

Li Mega Jadi Andalan Baru Li Auto

Penyegaran Li Mega menjadi langkah penting bagi Li Auto untuk kembali memperkuat posisi di segmen MPV listrik premium.

Model sebelumnya menghadapi sejumlah tantangan di pasar, mulai dari kontroversi desain hingga isu recall. Karena itu, versi terbaru membawa sejumlah pembaruan untuk meningkatkan daya tarik, terutama melalui sektor kenyamanan kabin dan teknologi pengisian daya.

Li Mega generasi sebelumnya tersedia dalam dua trim, yakni Ultra dan Home, dengan harga masing-masing sekitar 529.800 yuan dan 559.800 yuan.

Sementara untuk model penyegaran, harga diperkirakan berada di kisaran US$80.000 atau sekitar Rp1,24 miliar. Namun, angka tersebut masih berupa perkiraan dan harga resmi akan diumumkan saat peluncuran di China pada 2 September 2026.

Dengan kabin ala ruang tamu, dua motor listrik bertenaga 553 hp, baterai 108 kWh, arsitektur 800 volt, hingga teknologi fast charging 5C, Li Mega terbaru menunjukkan bahwa masa depan MPV listrik premium bukan hanya soal jarak tempuh, tetapi juga bagaimana kabin menjadi ruang hidup selama perjalanan.

Continue Reading

Mobil

Modifikasi Otomotif Resmi Jadi Industri Kreatif Nasional, Bukan Sekadar Hobi

Published

on

By

JAKARTA – Dunia modifikasi otomotif Indonesia memasuki babak baru. Pemerintah kini menetapkan modifikasi otomotif sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif nasional, sehingga aktivitas yang selama ini identik dengan hobi dan komunitas mulai mendapatkan pengakuan sebagai bagian dari sektor ekonomi.

Penetapan tersebut masuk dalam Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045. Kementerian Ekonomi Kreatif menilai perkembangan ekosistem modifikasi di Indonesia telah menunjukkan potensi ekonomi yang semakin besar.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, pengakuan tersebut membuat modifikasi otomotif tidak lagi hanya dilihat sebagai aktivitas hobi. Sektor ini dapat memiliki kontribusi yang lebih terukur melalui investasi, ekspor, penciptaan lapangan kerja hingga kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Modifikasi Otomotif Dinilai Mampu Ciptakan Nilai Tambah

Menurut Riefky, berkembangnya industri modifikasi otomotif Indonesia tidak terlepas dari kreativitas serta kemampuan talenta lokal dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai tambah.

Pengembangan kendaraan melalui modifikasi melibatkan berbagai aspek, mulai dari desain, kreativitas, inovasi, rekayasa teknik hingga personalisasi kendaraan.

“Pengakuan modifikasi otomotif sebagai bagian dari industri kreatif nasional tidak lepas dari perkembangan positif talenta dan ekosistem modifikasi otomotif yang mampu menciptakan nilai tambah melalui kreativitas, inovasi, rekayasa, dan personalisasi kendaraan,” ujar Riefky dalam keterangan resminya.

Dengan masuknya modifikasi otomotif ke dalam ekosistem ekonomi kreatif, pemerintah juga melihat perlunya penguatan industri dari berbagai sisi.

Mulai dari pengembangan talenta, inovasi, perlindungan kekayaan intelektual, akses pembiayaan hingga perluasan pasar menjadi bagian penting untuk membangun ekosistem modifikasi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Bukan Cuma Builder, Banyak Sektor Ikut Bergerak

Industri modifikasi otomotif memiliki rantai ekosistem yang cukup luas.

Di dalamnya terdapat builder, desainer, teknisi, produsen komponen aftermarket, brand lokal, komunitas, media hingga content creator.

Artinya, satu proyek modifikasi tidak hanya menghasilkan sebuah kendaraan dengan tampilan berbeda. Di baliknya terdapat banyak profesi dan sektor usaha yang ikut bergerak.

Riefky menilai para pelaku industri tersebut tidak hanya menciptakan karya secara estetika, tetapi juga berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja dan memperkuat rantai industri otomotif dari hulu hingga hilir.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa modifikasi otomotif dinilai memiliki karakter yang sesuai dengan industri kreatif.

Kreativitas menjadi bahan bakar, teknologi menjadi alat, sementara kendaraan menjadi medium untuk menghasilkan sebuah karya.

Karya Modifikasi Indonesia Mulai Mendunia

Potensi industri modifikasi Indonesia juga terlihat dari semakin banyaknya karya builder lokal yang mendapat perhatian di panggung internasional.

Karya modifikasi Indonesia telah mulai tampil dalam berbagai ajang otomotif global. Salah satunya melalui proyek BMW Passato yang dipersiapkan untuk tampil di SEMA Show di Las Vegas, Amerika Serikat.

Kehadiran karya Indonesia di pameran aftermarket dan modifikasi berskala global menjadi salah satu gambaran bahwa kemampuan builder dan pelaku industri lokal memiliki potensi untuk bersaing di pasar internasional.

Menurut Riefky, ketika karya modifikasi Indonesia tampil di panggung global, yang dibawa bukan hanya kendaraan.

Ada cerita mengenai kreativitas, kemampuan teknis, desain, serta kualitas ekosistem modifikasi Indonesia.

Momentum Modifikasi Indonesia Naik Kelas

Pengakuan pemerintah terhadap modifikasi otomotif sebagai bagian dari industri kreatif nasional dapat menjadi momentum bagi pelaku aftermarket dan modifikasi untuk berkembang lebih jauh.

Ke depan, tantangannya bukan hanya menghasilkan kendaraan yang menarik secara visual, tetapi juga membangun industri yang memiliki standar kualitas, inovasi, kekayaan intelektual, daya saing serta akses pasar yang lebih luas.

Dengan ekosistem yang semakin berkembang, industri modifikasi Indonesia berpeluang tidak hanya menjadi pusat kreativitas otomotif di dalam negeri, tetapi juga membawa karya lokal ke pasar internasional.

Dari garasi, workshop dan komunitas, modifikasi otomotif kini punya peluang untuk naik kelas menjadi industri yang memiliki nilai ekonomi nyata bagi Indonesia.

Continue Reading

Trending