Pembalap terbaik yang dipersiapkan oleh Astra Honda Racing Team (AHRT) telah siap untuk mempertahankan gelar juara di Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas AP250, sekaligus mengejar kembali gelar juara SS600 yang telah diraih pada tahun 2022. Dalam putaran perdana yang akan digelar di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, dominasi di kelas AP250 diproyeksikan akan dipertahankan oleh Herjun Atna Firdaus dan Kiandra Ramadhipa dengan menggunakan CBR250RR.
Sementara itu, Adenanta Putra, Rheza Danica Ahrens, dan Veda Ega Pratama akan menggunakan CBR600R untuk bersaing merebut gelar terbaik di kelas SS600. Para pembalap muda Indonesia ini akan melanjutkan keberhasilan AHRT pada musim sebelumnya yang berhasil mendominasi tiga posisi teratas di kelas AP250.
Dengan performa unggul yang telah dibuktikan oleh CBR250RR dengan membawa AHRT meraih gelar juara Tim sebanyak 5 kali di ARRC, Herjun akan kembali mengejar gelar juara AP250 bersama Kiandra Ramadhipa, yang merupakan lulusan terbaik dari Astra Honda Racing School 2022 dan memiliki pengalaman balap di Thailand Talent Cup. Ramadhipa juga baru-baru ini meraih kemenangan yang gemilang dalam race 2 pembukaan Asia Talent Cup 2024 di Qatar pada akhir pekan lalu (10/3). Musim ini menandai tahun keenam (AP250) dan kesembilan (SS600) berturut-turut bagi Astra Honda Racing Team.
“Di tahun pertama saya bersaing di kelas AP250, saya akan berusaha untuk lebih fokus dalam belajar dan memperoleh sebanyak mungkin pengetahuan. Semoga semuanya berjalan dengan lancar dan saya dapat mencapai hasil maksimal di kelas yang bergengsi ini di ARRC,” ujar Ramadhipa.
Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, menegaskan komitmen AHRT dalam meraih kemenangan, yang diharapkan dapat melanjutkan kejayaan Indonesia pada tahun-tahun sebelumnya melalui perjuangan, ketangguhan, dan performa yang membanggakan yang akan menginspirasi para pecinta balap Tanah Air.
“Dengan semangat Satu Hati Raih Impian, Astra Honda Racing Team siap untuk mempertahankan prestasi di Asia Road Racing Championship 2024 pada putaran perdana di Chang International Circuit, Thailand. Kami yakin kerjasama tim yang solid akan menghasilkan prestasi yang membanggakan bagi Indonesia,” ujar Andy.
Di kelas SS600, Adenanta akan berusaha meningkatkan performa balapnya dan bersaing di grup depan. Rheza, yang kembali ke kelas ini, siap untuk beradaptasi dengan cepat, sementara Veda akan menjadi pembalap ketiga yang mewakili tim di kelas ini. Pembalap asal Gunung Kidul ini telah menjadi juara Asia Talent Cup dan menduduki peringkat ketiga dalam klasemen akhir AP250 pada ARRC musim lalu.
“Saya telah merasakan balapan 600cc dalam kejuaraan nasional beberapa waktu lalu. Saya akan mencoba menikmati balapan dan memperbaiki kemampuan saya di lintasan balap,” ujar Veda.
Musim ini akan dimulai di sirkuit yang juga menjadi penutup musim lalu, di mana pembalap Astra Honda berhasil naik podium, termasuk saat Rheza memenangkan dua balapan pembuka ARRC 2023. Dua balapan pembuka musim ini akan diadakan pada Sabtu (16/3) dan Minggu (17/3), masing-masing dimulai pada pukul 14:00 WIB untuk AP250 dan 14:50 WIB untuk SS600.
Charles Leclerc akhirnya membuka rekening kemenangan musim Formula 1 2026 setelah tampil impresif pada F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (5/7). Pebalap Ferrari tersebut mengamankan podium tertinggi dalam balapan penuh drama yang harus diakhiri di bawah Safety Car, menghilangkan peluang terjadinya duel penentu kemenangan pada lap terakhir.
Sejak lampu start padam, Leclerc langsung melesat dengan start sempurna dan mengambil alih posisi terdepan dari Andrea Kimi Antonelli. Pebalap Ferrari itu mampu menjaga ritme balap sepanjang stint pertama, namun tekanan mulai datang memasuki fase akhir lomba.
Antonelli yang menggunakan ban dengan usia sekitar 10 lap lebih muda memiliki kecepatan lebih baik dan terus memangkas selisih waktu dengan Leclerc. Duel perebutan kemenangan pun tampak akan berlangsung sengit hingga lap terakhir sebelum situasi berubah drastis.
Harapan Antonelli pupus setelah mobil Mercedes yang dikendarainya mengalami kerusakan akibat keluar lintasan di tikungan Copse. Insiden tersebut memaksanya masuk pit sebanyak dua kali sehingga posisinya langsung melorot ke papan tengah.
Masalah belum berhenti sampai di situ. Steward juga menjatuhkan penalti waktu lima detik kepada Antonelli karena beberapa kali melanggar batas lintasan. Ketika balapan akhirnya selesai di bawah Safety Car, penalti tersebut membuatnya terlempar hingga posisi ke-16 sekaligus gagal membawa pulang satu poin pun.
Drama semakin memanas ketika Max Verstappen mengalami insiden di tikungan Stowe pada lap ke-48. Mobil Red Bull yang dikendarainya melebar hingga terjebak di area gravel, memaksa Race Control mengerahkan Safety Car.
Sempat muncul informasi bahwa Safety Car akan masuk sebelum lap terakhir sehingga publik berharap ada sprint satu lap menuju garis finis. Namun beberapa saat kemudian Race Control kembali mengumumkan Safety Car tetap berada di lintasan hingga balapan selesai.
Keputusan tersebut memunculkan kebingungan di paddock maupun tribun Silverstone yang dipenuhi sekitar 175.000 penonton. Mereka harus kehilangan kesempatan menyaksikan pertarungan langsung memperebutkan kemenangan pada lap pamungkas.
Ferrari sebenarnya berpeluang mengunci finis satu-dua. Namun strategi pit stop Lewis Hamilton untuk menggunakan ban lunak saat periode Safety Car justru dimanfaatkan George Russell. Pebalap Mercedes tersebut berhasil mengambil posisi ketiga setelah menyalip Hamilton yang kemudian harus menghadapi investigasi pascabalapan terkait dugaan pelanggaran bendera kuning.
Juara dunia bertahan Lando Norris membawa McLaren finis di posisi keempat, disusul Isack Hadjar yang kembali mempersembahkan hasil solid untuk Red Bull di urutan kelima.
Racing Bulls juga mencatat akhir pekan yang positif melalui Liam Lawson di posisi keenam, sementara rookie Arvid Lindblad tampil mengesankan dengan finis ketujuh pada debut Grand Prix Inggrisnya.
Gabriel Bortoleto membawa Audi finis kedelapan. Sementara dua pebalap Alpine, Franco Colapinto dan Pierre Gasly, melengkapi zona poin di posisi kesembilan dan kesepuluh.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Antonelli dalam perebutan gelar dunia musim 2026. Gagal meraih poin membuat keunggulannya di klasemen pembalap kini hanya tersisa 25 poin atas George Russell, sementara Lewis Hamilton terus menempel dengan selisih 32 poin.
Honda kembali membuktikan dominasinya di ajang balap ketahanan paling legendaris Jepang. Honda HRC sukses memenangkan Suzuka 8 Hours 2026 setelah menjalani balapan penuh tantangan akibat cuaca hujan, kondisi trek licin, dan beberapa periode Safety Car yang berlangsung cukup lama.
Balapan yang digelar di Suzuka Circuit tersebut dimulai dalam kondisi aspal basah dan langit mendung. Strategi tim menjadi faktor penentu, dan Honda HRC memilih mengandalkan pengalaman dua pembalap utamanya, Takumi Takahashi dan Jonathan Rea. Sementara pembalap debutan asal Thailand, Somkiat Chantra, tidak diturunkan pada kondisi trek basah demi menjaga konsistensi strategi tim.
Start dari pole position menggunakan motor bernomor 30 Honda CBR1000RR-R FIREBLADE SP, Takahashi langsung membawa Honda memimpin jalannya lomba. Pergantian stint antara dirinya dan Rea berlangsung sangat rapi, membuat Honda terus mempertahankan posisi terdepan meski mendapat tekanan dari rival-rival kuat seperti Yamaha yang diperkuat Jack Miller.
Hujan Deras dan Safety Car Jadi Penentu
Memasuki 52 menit terakhir, hujan kembali turun lebih deras saat kondisi lintasan mulai gelap. Situasi semakin dramatis ketika Safety Car masuk pada lap ke-179 dengan sisa waktu sekitar 34 menit.
Keputusan race control tersebut praktis mengunci keunggulan Honda HRC hingga bendera finis dikibarkan di lap ke-188. Takahashi dan Rea berhasil menjaga ritme balap tanpa melakukan kesalahan berarti, sekaligus memastikan kemenangan penting bagi pabrikan sayap mengepak.
Rekor Bersejarah Takumi Takahashi
Kemenangan ini memiliki makna spesial bagi Takumi Takahashi. Pembalap Jepang tersebut kini mengoleksi delapan kemenangan Suzuka 8 Hours, sekaligus mencatat lima kemenangan beruntun di ajang balap ketahanan paling bergengsi di Jepang.
Sementara bagi Jonathan Rea, hasil ini menjadi kemenangan ketiganya di Suzuka 8 Hours. Kombinasi pengalaman Rea dan spesialis Suzuka seperti Takahashi kembali terbukti menjadi paket yang sangat sulit dikalahkan.
NGASPALTV – Lewis Hamilton kembali membuktikan kelasnya di hadapan publik sendiri. Pembalap Scuderia Ferrari sukses merebut pole position Sprint Race Formula 1 GP Inggris 2026 usai tampil dominan dalam sesi Sprint Qualifying di Sirkuit Silverstone.
Juara dunia tujuh kali itu tampil impresif sejak awal sesi dengan menjadi yang tercepat di SQ1, SQ2, hingga SQ3. Pada sesi penentuan, Hamilton mencatatkan putaran terbaik dan mengungguli Andrea Kimi Antonelli (Mercedes) dengan selisih yang sangat tipis, hanya 0,011 detik.
Ferrari Tunjukkan Perkembangan Positif
Pole position ini menjadi sinyal kuat bahwa Ferrari mulai menemukan performa terbaiknya. Hamilton mengaku mobil SF-26 mengalami peningkatan signifikan berkat pengembangan terbaru yang dibawa tim ke Silverstone.
Pembalap berusia 41 tahun itu juga menyebut hasil tersebut sebagai kejutan yang membahagiakan, terlebih diraih di hadapan ribuan pendukungnya.
“Saya mencintai Silverstone dan para penggemar di sini. Mobil terasa luar biasa hari ini berkat kerja keras seluruh tim di pabrik. Kami terus membawa pembaruan setiap akhir pekan dan saya sangat bersyukur bisa meraih pole position,” ujar Hamilton.
Hamilton kini berpeluang menambah catatan sejarah dengan memburu kemenangan Grand Prix Inggris ke-10, yang akan memperpanjang rekornya sebagai pembalap tersukses di Silverstone.
Antonelli Terus Bersinar Bersama Mercedes
Meski gagal merebut pole, Andrea Kimi Antonelli kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu talenta muda terbaik Formula 1.
Pembalap Mercedes tersebut hanya terpaut 0,011 detik dari Hamilton dan akan memulai Sprint Race dari posisi kedua. Performa ini menjadi bukti bahwa Antonelli semakin nyaman bersaing di barisan depan bersama tim Silver Arrows.
Verstappen dan Leclerc Intai dari Baris Kedua
Juara dunia Max Verstappen membawa Red Bull mengamankan posisi ketiga dengan selisih 0,321 detik dari Hamilton.
Sementara itu, rekan setim Hamilton di Ferrari, Charles Leclerc, akan start dari posisi keempat setelah juga menunjukkan performa kompetitif sepanjang Sprint Qualifying.
Lima besar dilengkapi oleh George Russell yang menempatkan Mercedes di posisi kelima.
McLaren Alami Kendala, Norris Tetap Masuk Enam Besar
Hasil cukup positif juga diraih Lando Norris. Meski McLaren sempat mengalami masalah pada saluran pendingin rem yang memaksa tim melakukan perbaikan cepat, Norris tetap mampu menembus SQ3 dan akan memulai Sprint Race dari posisi keenam.
Sementara itu, Isack Hadjar, Liam Lawson, dan rookie Arvid Lindblad membawa Racing Bulls tampil mengejutkan dengan menempatkan dua mobil di dalam 10 besar.
Hasil Sprint Qualifying F1 GP Inggris 2026 (10 Besar)
Pos
Pembalap
Tim
1
Lewis Hamilton
Ferrari
2
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
3
Max Verstappen
Red Bull Racing
4
Charles Leclerc
Ferrari
5
George Russell
Mercedes
6
Lando Norris
McLaren
7
Isack Hadjar
Racing Bulls
8
Liam Lawson
Racing Bulls
9
Arvid Lindblad
Racing Bulls
10
(Posisi selanjutnya sesuai hasil resmi)
Jadwal Sprint Race
Sprint Race Formula 1 GP Inggris 2026 akan berlangsung sebanyak 17 lap di Sirkuit Silverstone.
Jadwal Sprint Race:
Sabtu, pukul 18.00 WIB
Hamilton tentu menjadi sorotan utama setelah tampil dominan sepanjang Sprint Qualifying. Namun dengan selisih waktu yang sangat tipis, duel antara Ferrari, Mercedes, Red Bull, dan McLaren diprediksi berlangsung sengit sejak lampu start padam.