Motor Balap
Astra Honda Dominasi Podium ARRC 2025 Buriram, CBR Series Buktikan Taji!
Para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) sukses menunjukkan performa gemilang pada seri Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 yang digelar di Chang International Circuit, Buriram, Thailand (26–27 April 2025). Tampil menggunakan motor sport andalan CBR Series, skuad Merah Putih berhasil mendominasi podium di berbagai kelas.

Fadillah Arbi Aditama mencetak sejarah di kelas Asia Production 250 (AP250) dengan menyapu bersih kemenangan di dua balapan. Mengendarai Honda CBR250RR, Arbi memimpin sejak start hingga finis dan kembali menorehkan podium pertama di race 2. Rekan setimnya, Davino Britani, juga tampil mengesankan di debutnya dengan meraih podium ketiga pada race 1 dan posisi kelima di race 2, membuktikan performa solid motor buatan anak bangsa.
Di kelas Supersport 600cc (SS600), Mohammad Adenanta Putra membuktikan ketangguhan CBR600RR dengan kemenangan dramatis di race 1, setelah start dari posisi ke-8. Adenanta melanjutkan konsistensinya dengan finis ketiga di race 2, mengokohkan dirinya di puncak klasemen sementara SS600. Sementara itu, Herjun Atna Firdaus finis ke-8 di kedua race, sedangkan Rheza Danica harus mengalami insiden pada race kedua dan gagal menyelesaikan balapan.
Andi Farid Izdihar yang tampil di kelas Asia Superbike 1000cc (ASB1000) juga menunjukkan progres positif. Finis ke-6 pada race pertama dan ke-9 di race kedua meski sempat terjatuh di tengah balapan.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menyampaikan rasa bangganya atas capaian ini. “Kemenangan ini menjadi bukti kualitas para pebalap muda Indonesia dan ketangguhan CBR Series sebagai motor sport buatan negeri yang mampu bersaing di level Asia,” jelasnya.
Melalui hasil ini, Arbi kini memimpin klasemen AP250 dengan 50 poin, disusul Davino di posisi kelima. Adenanta mantap di puncak SS600 dengan 41 poin, sementara Andi berada di peringkat ke-7 klasemen ASB1000.
Motor
Steam Motorcycle: Teknologi Gila yang Tembus 300+ km/jam
Dunia otomotif kembali diguncang oleh sebuah inovasi ekstrem dari Inggris, di mana sebuah sepeda motor bertenaga mesin uap berhasil mencatatkan rekor kecepatan luar biasa di ajang drag race. Motor ini bukan hasil pabrikan massal, melainkan proyek eksperimental yang dirancang secara mandiri oleh Graham Sykes, seorang insinyur berusia 62 tahun bersama istrinya di workshop pribadi mereka di North Yorkshire.

Berbeda dengan motor konvensional, sistem penggerak motor ini menggunakan prinsip kerja mesin uap bertekanan tinggi yang sangat kompleks. Sebelum berjalan, unit eksternal bernama “Mothership” digunakan untuk memanaskan sekitar 120 liter air deionisasi hingga suhu 260°C dengan tekanan mencapai 40–50 bar. Setelah mencapai kondisi siap, sistem akan melepaskan air melalui nosel berkecepatan supersonik, hingga 1,1 kali kecepatan suara, menciptakan dorongan ekstrem layaknya roket.
Saat tombol di setang ditekan, katup nitrogen membuka dan air super panas langsung berubah menjadi uap dengan ekspansi rasio hingga 1.620:1. Hasilnya adalah semburan energi masif yang menghasilkan gaya dorong hingga 6G, lengkap dengan suara ledakan supersonik yang mirip sonic boom pesawat tempur saat melewati batas kecepatan suara.
Dalam pengujian drag race, motor ini mencatatkan performa luar biasa: jarak seperempat mil ditempuh hanya dalam 5,503 detik dengan kecepatan 310,5 km/jam, menjadikannya salah satu motor tercepat di dunia—hanya kalah dari motor roket Eric Teboul. Sementara untuk jarak 1/8 mil, ia mencatat 3,258 detik dengan kecepatan 337,8 km/jam.

Meski begitu, sang pembuat menegaskan bahwa motor ini tidak akan diproduksi massal. Alasannya sederhana: sistem tenaga yang hanya memiliki mode ON dan OFF tanpa kontrol akselerasi bertahap membuatnya terlalu ekstrem untuk penggunaan normal di jalan raya.

Namun eksperimen ini belum selesai. Graham Sykes menargetkan peningkatan performa lebih jauh, dengan ambisi menembus waktu di bawah 5 detik untuk 1/4 mil dan 2 detik untuk 1/8 mil pada pengujian berikutnya.
Moto GP
Aprilia Racing Resmi Gandeng Monster Energy di MotoGP: Awal Era Baru di Kelas Premier
Aprilia Racing resmi memasuki babak baru di ajang MotoGP setelah mengumumkan kerja sama strategis dengan Monster Energy. Kolaborasi ini menjadi langkah penting bagi pabrikan asal Noale, Italia, dalam memperkuat posisi mereka di persaingan kelas premier.
Monster Energy akan menjadi main sponsor Aprilia Racing untuk musim 2026, sebelum naik status menjadi title sponsor mulai musim 2027. Artinya, ini bukan sekadar kerja sama jangka pendek, tetapi proyek besar jangka panjang di dunia balap motor paling bergengsi.
Branding Global di RS-GP MotoGP

Dalam kesepakatan ini, logo ikonis Monster Energy akan terpampang di berbagai elemen penting tim, termasuk motor Aprilia RS-GP, racing suit pembalap, hingga seluruh branding paddock resmi.
Kehadiran sponsor global ini mempertegas ambisi Aprilia yang dalam beberapa musim terakhir terus menunjukkan peningkatan performa dan konsistensi di grid MotoGP.
Langkah Strategis Menuju Puncak Kompetisi
Bagi Aprilia Racing, ini bukan sekadar kerja sama bisnis, tetapi juga milestone penting karena Monster Energy menjadi title sponsor pertama dalam sejarah tim MotoGP mereka.
Dengan dukungan finansial dan branding global, Aprilia kini punya modal kuat untuk semakin agresif menantang dominasi pabrikan besar di MotoGP.
Motor
Suzuki Hayabusa 2026: Hyperbike Legendaris Makin Modern dengan Warna Baru
Suzuki kembali memperkuat status ikon kecepatan dunia melalui Hayabusa 2026, hyperbike legendaris yang kini hadir dengan penyegaran warna dan teknologi terbaru. Sejak debut generasi pertama pada 1999, Hayabusa dikenal sebagai simbol kecepatan, aerodinamika, dan performa touring jarak jauh yang ekstrem.
Generasi ketiga yang lahir pada 2021 membawa perubahan besar, namun tetap mempertahankan DNA desain khas Hayabusa. Di model 2026 ini, Suzuki memberikan sentuhan modern melalui desain aerodinamis yang lebih tajam, futuristis, serta pilihan warna baru yang semakin premium.
Teknologi Lebih Canggih Lewat SIRS

Suzuki Hayabusa 2026 kini dibekali Suzuki Intelligent Ride System (SIRS) yang terintegrasi dengan SDMS-α (Suzuki Drive Mode Selector Alpha). Sistem ini memungkinkan pengendara memilih hingga lima mode berkendara sesuai kondisi jalan dan gaya riding.
Pembaruan lain juga hadir pada penggunaan baterai lithium-ion yang lebih ringan serta sistem OBD-II (On-Board Diagnostics) untuk monitoring emisi dan performa mesin yang lebih akurat sesuai regulasi terbaru.
Warna Baru & Sentuhan Premium
Salah satu highlight utama Hayabusa 2026 adalah hadirnya warna Pearl Vigor Blue yang memberikan kesan lebih elegan dan agresif. Suzuki juga menawarkan program custom color, memungkinkan konsumen mengatur kombinasi warna bodi, aksen, hingga velg sesuai preferensi.

Hal ini mempertegas Hayabusa bukan hanya motor performa, tapi juga simbol personalisasi dan gaya hidup premium.
Performa Mesin Tetap Brutal
Di sektor dapur pacu, Hayabusa tetap mempertahankan mesin 1.339 cc 4-silinder DOHC berpendingin cairan.
Spesifikasinya:
- Tenaga: 188 PS (138 kW) @ 9.700 rpm
- Torsi: 149 Nm @ 7.000 rpm
- Transmisi: 6-speed
- Tangki BBM: 20 liter
Performa ini memastikan Hayabusa tetap menjadi salah satu hyperbike touring tercepat dan paling stabil di dunia.
Harga Suzuki Hayabusa 2026
- Standard: ¥2.299.000 (~Rp258 juta)
- Edisi khusus: ¥2.387.000 (~Rp268 juta)
Dengan harga tersebut, Hayabusa tetap menjadi salah satu hyperbike dengan value terbaik di kelasnya.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor10 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
