Moto GP
“BAHAGIA! LUCA MARINI RAIH POIN PERTAMA”
Luca Marini akhirnya meraih poin pertamanya di Kejuaraan Dunia MotoGP tahun 2024 saat balapan di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Meskipun awalnya finis di posisi ke-16, penalti tekanan ban yang diterima oleh Augusto Fernandes mengangkat posisinya menjadi ke-15.
Ini merupakan momen penting bagi Marini setelah delapan balapan sebelumnya yang sering berakhir dengan hasil yang kurang memuaskan.
Meskipun menghadapi banyak tantangan, Marini mengungkapkan kebahagiaannya atas pencapaian ini. “Secara keseluruhan, saya senang dengan apa yang kami capai di paruh pertama musim ini, yang merupakan hal terpenting,” kata Marini. Dia juga mengakui bahwa meskipun menghadapi kesulitan, timnya mulai menemukan ritme yang benar-benar dibutuhkan.

“Kami telah membuat kemajuan yang signifikan. Semua orang dalam tim Honda bekerja keras dalam arah yang sama, dan upaya kami sejak awal musim mulai membuahkan hasil,” tambah Marini. Dia juga menambahkan bahwa mereka kini fokus pada bagaimana mengoptimalkan performa mereka setelah jeda musim panas yang akan datang.
Menjelang paruh musim, Marini optimis dengan arah yang diambil oleh timnya. Dia menyadari bahwa kompetisi di MotoGP sangat ketat, tetapi dia percaya bahwa dengan konsistensi dan peningkatan performa, mereka dapat mengatasi tantangan tersebut. “Kami terus bekerja keras untuk meningkatkan motor dan strategi kami. Semua ini adalah proses belajar dan pengembangan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan hasil positif ini, Marini juga berharap dapat memberikan motivasi tambahan bagi timnya dan para penggemar. “Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah mendukung kami. Dukungan dari para penggemar sangat berarti bagi kami dan kami akan terus berjuang untuk memberikan hasil yang lebih baik lagi,” tutupnya dengan semangat.
Moto GP
Resmi! Yamaha Tinggalkan Mesin Lama, YZR-M1 V4 Jadi Senjata MotoGP 2026
Monster Energy Yamaha MotoGP resmi membuka lembaran baru untuk musim 2026 lewat peluncuran YZR-M1 terbaru yang digelar di Jakarta. Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan penanda transformasi besar Yamaha di panggung MotoGP.

Secara visual, YZR-M1 2026 tampil jauh lebih berani. Dominasi warna hitam menghadirkan aura gelap dan agresif, mencerminkan karakter balap yang lebih serius dan fokus. Meski begitu, sentuhan biru ikonik Yamaha tetap dipertahankan sebagai identitas yang tak terpisahkan dari sejarah panjang pabrikan asal Iwata tersebut.
Namun sorotan utama peluncuran ini bukan hanya soal livery. Yamaha secara resmi mengonfirmasi penggunaan mesin V4 untuk MotoGP 2026. Keputusan besar ini mengakhiri era mesin inline-four yang telah menemani Yamaha selama bertahun-tahun di kelas utama.

Kehadiran YZR-M1 bermesin V4 menjadi simbol keseriusan Yamaha dalam mengejar kembali performa puncak dan daya saing di tengah ketatnya persaingan MotoGP modern. Dengan konfigurasi baru ini, Yamaha berharap mampu menghadirkan akselerasi, traksi, dan stabilitas yang lebih kompetitif, sekaligus mengembalikan garpu tala ke barisan terdepan balap dunia.
Peluncuran di Jakarta pun terasa emosional—menjadi saksi lahirnya era baru Yamaha, penuh harapan, tantangan, dan ambisi untuk kembali berjaya di MotoGP 2026.
Moto GP
Ducati Perkenalkan Livery Rosso Centenario MotoGP 2026, Merah Sejarah untuk Satu Abad Kejayaan
Ducati membuka lembaran baru dalam sejarahnya dengan memperkenalkan livery Rosso Centenario untuk MotoGP 2026. Peluncuran spesial ini digelar di Madonna di Campiglio, kawasan pegunungan Dolomites, Italia, pada Senin (19/1/2026), sekaligus menandai untuk keempat kalinya lokasi tersebut menjadi panggung acara ikonik Campioni in Pista.
Bukan sekadar pergantian warna, Rosso Centenario menjadi simbol emosional perayaan 100 tahun Ducati, sejak pabrikan asal Borgo Panigale itu berdiri pada 1926. Desmosedici GP26 yang akan ditunggangi Marc Marquez dan Francesco Bagnaia tampil memikat dengan balutan merah matte khas Ducati, dipadukan dua garis putih elegan yang merepresentasikan perjalanan panjang, penuh kemenangan, dan dedikasi Ducati di dunia balap motor.

Momentum ini datang setelah Ducati Lenovo Team menutup musim sebelumnya dengan catatan nyaris sempurna. Untuk kali ketiga secara beruntun, Ducati sukses mengamankan Triple Crown, mencetak 13 kemenangan dalam satu musim, sekaligus membawa total kemenangan Ducati di kelas utama MotoGP menjadi 99 kemenangan. Dominasi itu diperkuat dengan rekor poin tertinggi dalam satu musim yang ditorehkan Marc Marquez, mencapai 545 poin, serta gelar konstruktor keenam berturut-turut bagi Ducati.
Musim 2026 pun dipastikan menjadi musim yang sarat makna. Desain Desmosedici GP26 menghidupkan kembali DNA klasik Ducati, terinspirasi dari Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport “Marianna” (1955), dua model bersejarah yang menjadi fondasi identitas balap Ducati. Sentuhan warna merah tua pada livery ini menjadi jembatan emosional antara masa lalu, masa kini, dan masa depan Ducati.

Di lintasan, Ducati Lenovo Team tampil dengan duet bertabur gelar juara dunia. Marc Marquez, pemilik tujuh gelar juara dunia, siap melanjutkan kebangkitannya bersama Ducati, sementara Francesco Bagnaia membawa ambisi besar untuk bangkit usai melewati musim 2025 yang penuh tantangan. Kombinasi pengalaman, kecepatan, dan mental juara membuat duet ini menjadi salah satu yang paling ditakuti di grid MotoGP.
Peluncuran Rosso Centenario sekaligus menandai keseriusan Ducati menyongsong MotoGP 2026. Setelah sesi shakedown khusus pembalap tes dan rookie, seluruh fokus kini tertuju pada tes pramusim resmi di Sirkuit Sepang, Malaysia, 3–5 Februari, yang akan menjadi ujian awal sejauh mana Desmosedici GP26 siap mempertahankan dominasi Ducati di musim penuh sejarah ini.
Satu abad Ducati dirayakan bukan dengan nostalgia semata, melainkan dengan tekad untuk terus menang. Merahnya bukan hanya warna—melainkan pernyataan.
Moto GP
Regulasi FIM Diperketat, Starter Ulang Motor di Area Run-Off Resmi Dilarang Mulai 2026
Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) kembali melakukan penyesuaian regulasi demi meningkatkan standar keselamatan di lintasan. Mulai musim balap 2026, pembalap tidak lagi diperbolehkan menyalakan ulang motor balap di area run-off setelah mengalami kecelakaan.
Selama ini, dalam sejumlah kasus crash, pembalap masih berupaya menghidupkan kembali motornya di area luar lintasan untuk melanjutkan balapan. Namun praktik tersebut dinilai berisiko tinggi, terutama bagi keselamatan marshal dan petugas lintasan yang berada di sekitar lokasi insiden.

Melalui aturan terbaru ini, FIM mewajibkan pembalap langsung menuju pit lane apabila mesin mati setelah terjatuh. Proses menyalakan ulang motor hanya boleh dilakukan di belakang pembatas lintasan atau di area aman yang telah ditentukan. Jika motor berhasil menyala di area aman, pembalap diwajibkan melanjutkan perjalanan menuju pit, bukan kembali ke lintasan.
Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan Komisi Grand Prix dan Komisi Superbike (SBK), yang kemudian disosialisasikan secara resmi kepada federasi nasional, promotor kejuaraan, IRTA, serta race control sebagai acuan penerapan di semua ajang balap di bawah naungan FIM.
Langkah ini menjadi bagian dari transformasi besar dunia balap motor. Selain regulasi keselamatan, FIM juga telah menyiapkan perubahan teknis jangka panjang, termasuk penggunaan bahan bakar non-fosil 100 persen serta rencana pengurangan kapasitas mesin menjadi 850 cc yang akan mulai diberlakukan pada musim 2027.

Dengan aturan baru ini, balapan diharapkan tetap kompetitif, namun dengan tingkat keselamatan yang semakin tinggi—menegaskan bahwa kecepatan dan nyali tetap harus berjalan seiring dengan perlindungan maksimal di lintasan.
-
Motor2 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Motor Balap11 months agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Mobil1 year agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor5 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor1 year ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Event2 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
-
Event2 years ago
Prestasi Gemilang: Ebon Raih Gelar Terbaik FFA 2 Tak 402 M Dragbike IDW Racertees Ekitoyama 2024
