Connect with us

Electric Vehicle

Spesifikasi Aletra L8 EV: Penantang Serius MPV Listrik 7-Penumpang di Indonesia

Published

on

PT Aletra Mobil Nusantara menggebrak pasar otomotif Tanah Air dengan meluncurkan Aletra L8 EV, mobil keluarga listrik murni yang siap jadi bintang di segmen MPV. Debutnya di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 menandai era baru persaingan di pasar MPV listrik 7-penumpang yang semakin kompetitif, terutama setelah kemunculan BYD M6 di GIIAS 2024.

Dengan basis pengembangan dari platform Geely Jiaji dan Livan Maple 80V, Aletra L8 EV membawa pendekatan inovatif dibandingkan rivalnya. Berbagai penyesuaian dilakukan agar lebih sesuai kebutuhan pasar Indonesia. Dimensi diperbesar untuk ruang kabin lebih lega, kursi ditambah menjadi tujuh, dan dibekali fitur premium seperti layar LED 12,4 inci, ambient light 72 warna, hingga teknologi pengisian daya nirkabel.

Tampilan Futuristis dengan Teknologi Terkini

Secara desain, Aletra L8 EV memadukan gaya futuristis dan kokoh. Atap panoramik, lampu LED lengkap dengan DRL, pelek alloy two-tone 18 inci, dan ban Hankook ION EVO memperkuat kesan modern sekaligus sporty. Interiornya didesain untuk kenyamanan maksimal, lengkap dengan teknologi unggulan seperti pengaturan suhu kabin pintar dan mode berkendara adaptif.

Performa Baterai Tangguh

Mobil ini hadir dalam dua varian baterai:

  • Short Range dengan jarak tempuh hingga 415 km
  • Long Range yang mampu melaju sejauh 540 km

Baterainya menggunakan teknologi terkini dengan efisiensi tinggi dan garansi hingga 8 tahun. Varian Short Range dibanderol mulai Rp 415 juta, sedangkan Long Range dibanderol Rp 448 juta, menjadikannya salah satu MPV listrik 7-penumpang yang kompetitif di kelasnya.

Pusat Produksi Lokal di Cikampek

Menurut CEO Aletra, Andre Jodjana, Aletra L8 EV dirakit di fasilitas PT Handal Motors Indonesia, Cikampek, Jawa Barat. “Kami sudah melakukan penyesuaian agar mobil ini benar-benar Indonesia banget,” ujar Andre.

Dengan kombinasi desain menawan, teknologi modern, dan performa ramah lingkungan, Aletra L8 EV siap menjadi pilihan utama keluarga Indonesia yang mencari kendaraan futuristis dan fungsional.

Electric Vehicle

Chery e-Vo REEV Debut di Beijing, Motor Hybrid Futuristik dengan Teknologi Range Extender

Published

on

By

Chery resmi membuat kejutan di ajang Beijing Auto Show 2026 dengan memperkenalkan motor konsep futuristik bernama e-Vo REEV. Ini menjadi langkah perdana pabrikan otomotif asal China tersebut untuk masuk ke pasar roda dua, sekaligus membawa pendekatan berbeda di era elektrifikasi.

Berbeda dari motor listrik konvensional, Chery e-Vo REEV mengusung teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV). Sistem ini membuat roda belakang sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik, sementara mesin bensin berkapasitas kecil hanya berfungsi sebagai generator pengisi daya baterai.

Konsep ini mirip seperti extender pada mobil listrik modern, di mana mesin pembakaran internal tidak terhubung langsung ke roda, melainkan menjaga suplai energi agar baterai tetap terisi selama perjalanan.

Desain Cyber-Cruiser Futuristik

Secara desain, e-Vo REEV tampil agresif dengan gaya Cyber-Cruiser. Siluet bodinya dibuat tajam dan muscular dengan sentuhan industrial yang cukup kuat.

Bagian depan dibekali lampu LED minimalis bergaya horizontal, sementara pelek alloy multi-spoke memberikan kesan modern dan ringan. Posisi riding dibuat lebih santai dengan footstep agak maju, memberikan ergonomi khas cruiser modern.

Motor konsep ini juga sudah dibekali:

  • ABS dual-channel
  • Suspensi modern
  • Rem cakram depan-belakang
  • Layar TFT full digital resolusi tinggi

Solusi Range Anxiety Motor Listrik?

Hal paling menarik tentu ada di teknologi REEV yang dibawa Chery.

Saat daya baterai mulai menipis, mesin bensin internal otomatis bekerja sebagai generator untuk mengisi ulang energi baterai. Dengan konsep ini, pengguna tidak sepenuhnya bergantung pada charging station karena tetap bisa mengisi bensin di SPBU.

Pendekatan ini menjadi solusi menarik untuk masalah klasik motor listrik: range anxiety atau kekhawatiran kehabisan daya di tengah perjalanan.

Jika teknologi ini benar-benar masuk tahap produksi, e-Vo REEV bisa membuka kategori baru di industri roda dua: motor hybrid listrik dengan generator bensin.

Fitur ADAS di Motor

Tak hanya bicara elektrifikasi, Chery juga menyematkan fitur teknologi tinggi pada e-Vo REEV.

Motor ini dibekali sistem ADAS level menengah, termasuk:

  • Blind spot warning dengan getaran pada setang
  • Monitoring aliran energi real-time
  • Interface digital modern

Langkah ini menunjukkan bahwa Chery tidak hanya ingin membuat motor listrik biasa, tetapi juga membawa pendekatan kendaraan roda dua yang lebih connected dan intelligent.

Meski masih berstatus konsep, kehadiran Chery e-Vo REEV menunjukkan keseriusan Chery dalam merambah segmen roda dua dengan inovasi yang cukup berbeda dari kompetitor.

Jika diproduksi massal, motor ini bisa menjadi salah satu konsep paling menarik di era elektrifikasi roda dua.

Continue Reading

Electric Vehicle

Freelander 8 Debut: SUV Elektrifikasi dengan DNA Off-Road Asli Kolaborasi Chery x JLR

Published

on

By

Kolaborasi antara Chery dan Jaguar Land Rover akhirnya melahirkan SUV tangguh bernama Freelander 8. Model ini resmi debut di China sebagai kendaraan energi baru (NEV) yang menggabungkan kemampuan off-road serius dengan teknologi elektrifikasi modern.

Sebelum diperkenalkan ke publik, Freelander 8 telah menjalani pengujian ekstrem di lebih dari 20 jenis medan berbeda. SUV ini juga dibekali sistem cerdas yang mampu membaca kondisi jalan dan menyesuaikan strategi berkendara secara real-time hanya dalam hitungan milidetik. Ini menjadi bukti bahwa DNA off-road bukan sekadar gimmick, melainkan benar-benar dikembangkan secara fungsional.

Untuk menunjang performa di medan berat, Freelander 8 dilengkapi fitur off-road kelas atas seperti front mechanical differential lock, rear limited-slip differential, virtual center lock, serta suspensi udara dual-chamber. Kombinasi ini memberikan traksi maksimal dan stabilitas tinggi saat melibas berbagai kondisi ekstrem, mulai dari lumpur hingga jalur berbatu.

Masuk ke dimensi, SUV ini tergolong full-size dengan panjang sekitar 5,1 meter dan konfigurasi tiga baris kursi yang luas. Platform yang digunakan juga fleksibel karena mendukung berbagai sistem penggerak, mulai dari BEV (listrik murni), PHEV (plug-in hybrid), hingga EREV (range extender), menjadikannya sangat adaptif terhadap kebutuhan pasar global.

Di sektor elektrifikasi, Freelander 8 mengusung arsitektur 800V yang memungkinkan pengisian daya super cepat hingga ratusan kW. Baterainya dikembangkan bersama CATL dan mendukung fast charging hingga 350 kW, sehingga waktu pengisian menjadi jauh lebih efisien.

Tak hanya itu, dari sisi teknologi kabin, SUV ini sudah menggunakan chipset terbaru dari Qualcomm dengan peningkatan performa CPU dan GPU hingga tiga kali lipat. Sistem ini juga mendukung fitur berbasis AI yang lebih canggih untuk meningkatkan pengalaman berkendara.

Meski sudah diperkenalkan, detail lengkap terkait spesifikasi powertrain masih belum diungkap. Namun dengan kombinasi teknologi, platform fleksibel, dan kemampuan off-road yang serius, Freelander 8 berpotensi menjadi pemain kuat di segmen SUV elektrifikasi global.

Continue Reading

Electric Vehicle

Nissan Terrano Bangkit Lagi! Kini Jadi SUV PHEV Tangguh di Beijing Auto Show 2026

Published

on

By

Kembalinya nama legendaris Nissan Terrano menjadi salah satu kejutan besar di ajang Beijing Auto Show 2026. SUV yang identik dengan karakter off-road ini lahir kembali dalam bentuk konsep modern dengan teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).

Pabrikan asal Jepang, Nissan Motor Corporation, menjadikan peluncuran ini sebagai langkah strategis untuk menggabungkan warisan kendaraan petualang dengan teknologi elektrifikasi masa kini. Versi produksi dari model ini dijadwalkan meluncur sekitar satu tahun ke depan dan difokuskan untuk pasar China, yang saat ini menjadi pusat inovasi kendaraan listrik dan hybrid dunia.

Kehadiran Terrano generasi terbaru ini sekaligus menandai transformasi SUV klasik menjadi kendaraan modern yang lebih efisien, bertenaga, dan tetap tangguh di berbagai medan.


Desain Off-Road Klasik dengan Sentuhan Modern

Secara tampilan, Nissan Terrano PHEV Concept masih mempertahankan DNA khas SUV petualang.

Karakter desain utama:

  • Bodi kotak dengan ground clearance tinggi
  • Bumper dengan sudut approach dan departure besar
  • Ban khusus medan berat (mud-terrain)
  • Roof rack dan lampu tambahan
  • Ban serep di pintu belakang
  • Tow hook berwarna kontras

Desain tersebut menegaskan bahwa Terrano terbaru tidak hanya fokus pada efisiensi energi, tetapi juga tetap dirancang untuk kebutuhan off-road dan aktivitas outdoor.


Performa Hybrid Tangguh: Tenaga Besar dan Torsi Instan

Secara teknis, Nissan Terrano PHEV Concept diproyeksikan menggunakan sistem penggerak hybrid modern yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik.

Perkiraan spesifikasi performa:

  • Mesin: 1.500 cc turbo
  • Sistem: Plug-in Hybrid (PHEV)
  • Tenaga: ±416 PS (sekitar 414 hp)
  • Torsi: hingga 800 Nm
  • Jarak tempuh listrik: hingga 135 km (CLTC)

Jika spesifikasi tersebut diterapkan pada model produksi, SUV ini berpotensi menjadi salah satu kendaraan plug-in hybrid paling bertenaga di kelasnya, sekaligus tetap efisien untuk penggunaan harian.


Siap Tantang SUV Off-Road Modern di Pasar Global

Dengan spesifikasi dan karakter tersebut, Nissan Terrano PHEV Concept diproyeksikan akan bersaing langsung dengan SUV off-road modern seperti:

  • Jetour G700
  • GWM Tank 700

Langkah ini menunjukkan bahwa Nissan Motor Corporation tidak hanya fokus pada elektrifikasi, tetapi juga ingin mempertahankan identitas mereka sebagai produsen kendaraan petualang yang tangguh.

Kebangkitan Terrano juga menjadi simbol transformasi kendaraan legendaris menuju era elektrifikasi tanpa meninggalkan karakter off-road yang sudah melekat selama puluhan tahun.

Continue Reading

Trending