Connect with us

Mobil

GM Kena Skandal! Data Pengguna Mobil Bocor ke Pihak Ketiga Tanpa Izin

Published

on

Komisi Perdagangan Federal (FTC) menjatuhkan sanksi serius kepada General Motors (GM) dan anak perusahaannya, OnStar, atas skandal penyalahgunaan data pengguna. Dalam investigasi yang mengejutkan, terungkap bahwa GM dan OnStar diam-diam mengumpulkan data geolokasi real-time serta perilaku pengemudi dari jutaan mobil mereka—tanpa persetujuan konsumen!

Data ini bahkan dijual ke pihak ketiga, termasuk informasi akurat seperti lokasi kendaraan setiap tiga detik, pola pengereman, hingga kecepatan pengemudi.

Dikutip dari Bleeping Computer, FTC mengusulkan GM untuk menghentikan praktik ini, melarang mereka berbagi data sensitif selama lima tahun, dan memperbaiki transparansi pengelolaan data pengguna.

GM, yang membawahi merek ikonik seperti Chevrolet, Buick, GMC, dan Cadillac, kini menghadapi tuntutan untuk memberikan kontrol penuh kepada konsumen atas data kendaraan mereka. Selain itu, OnStar—yang dikenal dengan layanan digital seperti navigasi, keamanan, dan diagnostik jarak jauh—juga berada di tengah sorotan atas dugaan pelanggaran besar ini.

Dengan produksi lebih dari 6,1 juta kendaraan per tahun, skandal ini bukan hanya tamparan keras bagi GM, tetapi juga menjadi peringatan bagi seluruh industri otomotif untuk menjaga kepercayaan pengguna dengan mengelola data secara transparan dan etis.

Electric Vehicle

Honda Resmi Jual Super-ONE, Mobil Listrik Mungil dengan Tenaga 93 dk Dibanderol Rp 380 Jutaan

Published

on

By

Honda resmi memasarkan mobil listrik mungil terbarunya bernama Honda Super-ONE di pasar Jepang. Hadir di segmen kendaraan listrik kompak, Super-ONE membawa konsep berbeda dari city EV pada umumnya dengan menggabungkan efisiensi, teknologi modern, dan sensasi berkendara yang dibuat lebih fun.

Honda mengembangkan Super-ONE menggunakan basis platform N-Series khas Jepang, namun dengan revisi besar di sektor sasis. Dimensinya dibuat lebih lebar dengan posisi bodi lebih rendah untuk meningkatkan kestabilan saat bermanuver maupun melaju di kecepatan tinggi.

Secara tampilan, Honda Super-ONE tampil agresif layaknya hot hatch modern. Fender berukuran besar, bodi yang lebar, serta desain aerodinamis menjadi identitas utamanya. Karakternya terlihat sporty namun tetap mempertahankan bentuk kompak khas mobil perkotaan.

Untuk performa, Super-ONE dibekali motor listrik bertenaga 63 dk atau setara 47 kW dengan baterai berkapasitas 29,6 kWh. Menariknya, Honda menyediakan lima pilihan mode berkendara yakni Econ, City, Normal, Sport, dan Boost. Saat mode Boost diaktifkan, tenaga mobil meningkat hingga 93 dk atau sekitar 70 kW.

Salah satu fitur paling unik pada Super-ONE adalah hadirnya simulasi transmisi tujuh percepatan lengkap dengan paddle shift di balik setir. Honda juga menambahkan Active Sound Control, sistem suara virtual yang meniru karakter mesin bensin konvensional agar sensasi berkendaranya terasa lebih emosional meski berbasis tenaga listrik.

Masuk ke interior, nuansa sporty tetap terasa lewat penggunaan jok model bucket seat dengan desain khusus. Dashboard sudah dibekali layar infotainment 9 inci dengan sistem Google built-in. Honda juga menyematkan sistem audio premium Bose dengan delapan speaker plus subwoofer 13,1 liter di bagasi.

Dari sisi daya jelajah, Honda Super-ONE diklaim mampu menempuh hingga 274 km dalam sekali pengisian penuh berdasarkan standar WLTP. Untuk pengisian baterai, teknologi fast charging memungkinkan daya dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.

Mobil ini juga mendukung fitur one-pedal driving pada mode City, di mana pengemudi cukup melepas pedal akselerator untuk memperlambat kendaraan hingga berhenti total tanpa perlu sering menginjak rem.

Untuk pasar Jepang, Honda Super-ONE dibanderol mulai 3.390.200 yen, atau setara sekitar Rp 382 jutaan. Dengan desain kompak, fitur lengkap, serta sensasi berkendara yang dibuat menyerupai mobil bensin, Super-ONE menjadi salah satu mobil listrik mungil paling menarik yang hadir tahun ini.

Continue Reading

Mobil

Toyota Pamer Land Hopper, Motor Listrik Roda Tiga Bergaya Land Cruiser yang Bisa Dilipat

Published

on

By

Toyota kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan mobilitas masa depan lewat sebuah konsep kendaraan unik bernama Toyota Land Hopper. Tampil dengan format motor listrik roda tiga, Land Hopper hadir membawa karakter petualang khas Land Cruiser dalam ukuran yang jauh lebih ringkas dan futuristis.

Meski secara bentuk jauh dari sosok SUV gagah seperti Toyota Land Cruiser, DNA adventure khas Toyota tetap terasa kuat pada kendaraan konsep ini. Land Hopper dirancang sebagai kendaraan listrik untuk mobilitas jarak pendek atau last mile mobility, cocok digunakan di kawasan perkotaan, area wisata, hingga jalur sempit yang sulit diakses kendaraan berukuran besar.

Secara desain, Land Hopper tampil seperti perpaduan skuter listrik, trike modern, dan kendaraan urban masa depan. Toyota membekalinya dengan dua roda depan yang menggunakan sistem leaning mechanism, memungkinkan bagian depan bergerak mengikuti arah tikungan dan kontur jalan. Teknologi ini diklaim memberi stabilitas lebih baik dibanding motor roda dua konvensional, sekaligus menghadirkan sensasi berkendara yang lebih natural dan menyenangkan.

Yang paling menarik, Land Hopper punya konsep bodi lipat. Saat tidak digunakan, kendaraan ini bisa dilipat menjadi lebih ringkas dan cukup masuk ke bagasi mobil. Dengan konsep tersebut, pengguna bisa membawa Land Hopper saat bepergian, lalu menurunkannya untuk menjelajah area sekitar dengan lebih praktis.

Toyota menyebut Land Hopper juga dirancang sebagai solusi mobilitas inklusif untuk berbagai kalangan, termasuk pengguna lanjut usia atau mereka yang sudah tidak aktif mengemudi mobil. Di Jepang, kendaraan seperti ini bahkan berpotensi masuk kategori kendaraan listrik ringan yang bisa digunakan tanpa SIM mobil konvensional oleh pengguna usia tertentu.

Dari sisi dimensi, Land Hopper punya ukuran yang sangat kompak dengan panjang 1.355 mm, lebar 600 mm, dan tinggi 930 mm. Ukurannya lebih kecil dibanding sepeda motor pada umumnya, dengan jok rendah yang memudahkan akses saat naik maupun berhenti.

Meski masih berstatus kendaraan konsep, kehadiran Land Hopper menjadi sinyal kuat bahwa Toyota tidak hanya fokus pada mobil listrik berukuran besar, tetapi juga mulai serius bermain di segmen kendaraan listrik mikro. Jika benar diproduksi massal, Land Hopper bisa menjadi solusi mobilitas urban masa depan yang praktis, fleksibel, dan tetap punya sentuhan adventure khas Toyota

Continue Reading

Mobil

BYD Seagull 2026 Resmi Debut, Mobil Listrik Murah Kini Makin Canggih

Published

on

By

BYD resmi memperkenalkan Seagull 2026 untuk pasar China. Mobil listrik mungil yang di beberapa negara dikenal sebagai Dolphin Mini, Dolphin Surf, hingga Atto 1 ini hadir dengan pembaruan desain, fitur keselamatan lebih modern, serta teknologi berkendara semi otonom yang semakin canggih.

Secara tampilan, BYD Seagull 2026 mendapatkan sentuhan baru yang membuat tampilannya semakin futuristis. BYD menghadirkan dua pilihan warna anyar, yakni Mango Orange dan Mint Green, dipadukan dengan pelek 16 inci model “Starlight” yang memberi kesan modern.

Selain itu, desain lampu belakang LED terbaru kini dilengkapi logo BYD yang dapat menyala, memperkuat identitas mobil listrik kompak tersebut. Meski mendapat pembaruan visual, dimensinya tetap ringkas dengan panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm, tinggi 1.540 mm, dan wheelbase 2.500 mm, membuatnya tetap ideal untuk penggunaan perkotaan.

Untuk pasar domestik China, BYD menawarkan empat varian Seagull 2026. Harga termurah dibanderol mulai 69.900 yuan atau sekitar Rp158 jutaan, sementara varian tertinggi dijual hingga 85.900 yuan atau sekitar Rp194 jutaan.

Menariknya, BYD juga menghadirkan opsi teknologi “God’s Eye B” yang sudah dipadukan dengan sensor LiDAR. Paket ini dibanderol mulai 90.900 yuan hingga 97.900 yuan atau setara Rp205 jutaan sampai Rp221 jutaan.

Teknologi LiDAR tersebut bekerja bersama sistem DiPilot 300 yang memungkinkan fitur City Navigation on Autopilot (CNOA), pembacaan lampu lalu lintas otomatis, hingga kemampuan navigasi di area bundaran.

Untuk meningkatkan keselamatan, BYD Seagull 2026 juga dibekali Driver Monitoring System (DMS), Automatic Emergency Braking (AEB), serta kamera perekam perjalanan lima arah yang membantu pengawasan kendaraan secara lebih menyeluruh.

Masuk ke interior, kabin Seagull 2026 tampil lebih modern dengan tema warna baru bernama “Oatmeal Rice”. Sistem infotainment menggunakan DiLink 150 dengan layar sentuh 12,8 inci beresolusi tinggi yang mendukung tampilan 3D kendaraan dan navigasi yang dapat dikustomisasi.

Fitur premium lainnya juga mulai hadir di mobil listrik murah ini, seperti wireless charging 50W, jok depan berpemanas, hingga kursi pengemudi elektrik 6 arah.

Dari sisi performa, seluruh varian BYD Seagull 2026 menggunakan motor listrik tunggal berkekuatan 55 kW atau setara 74 tenaga kuda dengan torsi maksimum 135 Nm.

BYD menawarkan dua pilihan baterai, yakni 30,08 kWh dan 38,88 kWh. Untuk baterai kecil, mobil mampu menempuh jarak hingga 305 km, sementara varian baterai besar diklaim mampu melaju sampai 405 km dalam sekali pengisian daya.

Dengan kombinasi harga terjangkau, fitur modern, serta teknologi semi otonom, BYD Seagull 2026 diprediksi kembali menjadi salah satu mobil listrik paling menarik di segmen entry-level global.

Continue Reading

Trending