Uncategorized
55 Tahun Honda di Indonesia, AHM Optimistis Sentuh 100 Juta Unit Motor
Perjalanan industri sepeda motor dunia hingga kini masih menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Meski di tengah dinamika ekonomi global, pasar roda dua tetap stabil dengan angka penjualan sekitar 50 hingga 60 juta unit setiap tahunnya.
Di antara pasar besar tersebut, Indonesia memegang peran penting. Negara ini menempati posisi sebagai pasar sepeda motor terbesar ketiga di dunia, dengan kontribusi lebih dari 10 persen terhadap total penjualan global. Capaian tersebut memperlihatkan betapa strategisnya Indonesia dalam peta industri otomotif roda dua internasional.

Berdasarkan data terbaru, pasar sepeda motor nasional pada tahun lalu mencapai sekitar 6,4 juta unit, meningkat tipis sekitar 1 persen dibandingkan 2024 yang berada di angka 6,3 juta unit. Dengan angka tersebut, Indonesia berada di bawah India dan China, sekaligus menjadi salah satu penggerak utama industri roda dua di kawasan Asia Tenggara.
Tingginya angka penjualan tidak lepas dari mobilitas masyarakat yang sangat bergantung pada sepeda motor. Kendaraan roda dua masih menjadi solusi transportasi utama bagi jutaan orang, baik untuk perjalanan harian di kota besar maupun untuk menunjang aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
Lebih dari sekadar alat transportasi, sepeda motor juga menjadi bagian penting dalam roda perekonomian. Dari pelaku UMKM, pengemudi ojek online, hingga distribusi barang skala kecil, kehadiran motor membantu menjaga perputaran ekonomi tetap berjalan.
Di tengah besarnya potensi tersebut, PT Astra Honda Motor atau AHM menjadi salah satu pemain kunci dalam industri ini. Secara global, AHM bahkan kerap menempati posisi peringkat pertama atau kedua dalam produksi sepeda motor Honda.

Sepanjang tahun lalu, produksi domestik AHM tercatat mencapai sekitar 4,98 juta unit, meningkat sekitar 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut sejalan dengan tren pasar nasional yang masih menunjukkan pertumbuhan positif.
Tahun 2026 menjadi momen yang sangat spesial bagi Honda di Indonesia. Pasalnya, merek ini telah hadir selama 55 tahun melayani mobilitas masyarakat Tanah Air.
Wakil Presiden Direktur Eksekutif AHM, Thomas Wijaya, menyampaikan harapannya agar perjalanan panjang ini dapat mencapai tonggak penting baru.
Menurutnya, Honda berharap dapat mencapai total 100 juta unit motor yang telah digunakan masyarakat Indonesia selama 55 tahun perjalanan mereka.
Target tersebut bukan sekadar angka penjualan. Lebih dari itu, pencapaian tersebut menjadi simbol kontribusi Honda dalam mendukung mobilitas lintas generasi masyarakat Indonesia.
Investasi Puluhan Triliun untuk Industri Nasional
Dalam kurun 15 tahun terakhir, AHM juga terus memperkuat fondasi industrinya dengan menggelontorkan investasi puluhan triliun rupiah untuk pengembangan produk serta fasilitas produksi di dalam negeri.
Ekosistem industri yang dibangun pun sangat luas. AHM saat ini didukung oleh lebih dari 220 perusahaan pemasok tier 1. Jika dihitung hingga tier 2 dan tier 3, jumlah mitra industri yang terlibat bahkan mencapai sekitar 1.000 perusahaan.
Jaringan tersebut juga mencakup berbagai pihak lain seperti main dealer, dealer resmi, perusahaan pembiayaan, transportasi, hingga sektor asuransi.
Secara keseluruhan, sekitar 600 ribu hingga 700 ribu orang terlibat dalam ekosistem industri ini. Sementara di internal AHM sendiri terdapat sekitar 25 ribu karyawan.
Jika dihitung bersama keluarga yang bergantung pada industri ini, sektor roda dua yang terkait dengan AHM diperkirakan menopang kehidupan hampir 2,5 hingga 3 juta orang di Indonesia.
Produk Indonesia Semakin Mendunia
Selain kuat di pasar domestik, AHM juga terus memperluas kiprahnya di pasar global. Pada tahun lalu, ekspor sepeda motor tercatat mencapai 223 ribu unit dalam bentuk CBU (Completely Built Up) dan hampir 1 juta unit dalam bentuk CKD (Completely Knocked Down).
Dalam kurun waktu 5 hingga 8 tahun terakhir, total ekspor sepeda motor buatan Indonesia bahkan telah menembus sekitar 2,5 juta unit.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa produk sepeda motor buatan Indonesia semakin kompetitif dan mampu bersaing di pasar internasional.
Dari sisi komponen lokal, tingkat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) juga cukup tinggi, berada di kisaran 45 hingga 55 persen. Hal ini menunjukkan bahwa industri sepeda motor memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, baik dari sektor manufaktur maupun rantai pasok.
Awal Tahun yang Menjanjikan
Memasuki awal tahun ini, tren positif pasar sepeda motor kembali terlihat. Pada bulan Januari, total penjualan nasional mencapai sekitar 577 ribu unit, meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Thomas, peningkatan ini menjadi sinyal bahwa kondisi ekonomi nasional mulai menunjukkan stabilitas, bahkan berpotensi terus membaik.
Jika tren pertumbuhan ini berlanjut, bukan hanya pasar yang akan berkembang. Kontribusi industri sepeda motor terhadap bangsa juga diprediksi akan semakin besar, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan ekspor, hingga mendukung mobilitas masyarakat Indonesia.
Dengan fondasi pasar yang kuat, dukungan ekosistem industri yang luas, serta pengalaman lebih dari lima dekade, industri sepeda motor nasional diyakini akan tetap menjadi salah satu motor penggerak penting bagi perekonomian Indonesia di masa depan.
Uncategorized
Yamaha Luncurkan Aplikasi Y-ON, Satukan Layanan Digital Motor dalam Satu Platform Terpadu
Yamaha Indonesia Motor Manufacturing kembali menghadirkan inovasi di sektor digital dengan meluncurkan aplikasi terbaru bernama YAMAHA MOTOR ON (Y-ON), yang resmi tersedia mulai April 2026. Kehadiran aplikasi ini menjadi langkah strategis Yamaha dalam meningkatkan kualitas layanan purna jual sekaligus memperkuat pengalaman berkendara berbasis teknologi bagi para pengguna sepeda motor di Indonesia.
Aplikasi Y-ON dirancang sebagai digital hub yang mengintegrasikan berbagai layanan Yamaha dalam satu platform terpadu. Dengan konsep “One Stop Info”, pengguna kini dapat mengakses informasi kendaraan, layanan servis, hingga data berkendara hanya melalui satu aplikasi.
Langkah ini juga menjadi bagian dari transformasi digital Yamaha untuk membangun ekosistem layanan yang lebih praktis, cepat, dan personal bagi konsumennya di era konektivitas modern.
Integrasi Dua Aplikasi Jadi Satu Platform
Salah satu keunggulan utama dari aplikasi Y-ON adalah kemampuannya menggabungkan fungsi dari dua aplikasi Yamaha sebelumnya, yaitu Y-Connect dan My Yamaha Motor.
Integrasi ini bertujuan untuk menyederhanakan akses layanan digital bagi pengguna, sehingga seluruh kebutuhan terkait kendaraan dapat dilakukan dalam satu aplikasi tanpa harus berpindah platform.

Pada tahap awal peluncuran, fitur dari Y-Connect akan menjadi prioritas integrasi. Selama masa transisi berlangsung, aplikasi Y-Connect masih tetap dapat digunakan hingga seluruh sistem terintegrasi sepenuhnya ke dalam Y-ON.
Tampilan Lebih Modern dan Navigasi Lebih Intuitif
Dari sisi antarmuka, aplikasi Y-ON hadir dengan desain yang lebih modern dan mudah digunakan. Yamaha melakukan pembaruan signifikan pada sistem navigasi agar pengalaman pengguna menjadi lebih intuitif dan efisien.
Fitur-fitur dalam aplikasi kini dikelompokkan ke dalam empat kategori utama:
- Home
- Ride
- Memories
- Account
Pengelompokan ini dibuat berdasarkan pola penggunaan pengguna, sehingga navigasi menjadi lebih sederhana dan mudah dipahami.
Pada halaman utama (Home), pengguna juga dapat menemukan fitur tambahan seperti:
- Widget
- Recently Used Features
- Global Navigation
Fitur tersebut memungkinkan akses cepat ke fungsi yang paling sering digunakan.
Kini Hadir dengan 12 Fitur, Lebih Lengkap dari Sebelumnya
Jika sebelumnya aplikasi Y-Connect hanya memiliki 9 fitur utama, kini aplikasi Y-ON menghadirkan total 12 fitur dengan tambahan tiga fitur baru yang berfokus pada kemudahan pengguna.
1. Multi Kendaraan
Fitur ini memungkinkan pengguna mendaftarkan lebih dari satu sepeda motor dalam satu akun.
Pengguna juga dapat berpindah antar kendaraan tanpa perlu melakukan pairing ulang, sehingga lebih praktis bagi pengguna yang memiliki lebih dari satu unit motor.
2. Perawatan (Maintenance Reminder)
Melalui fitur ini, pengguna akan mendapatkan pengingat servis secara berkala berdasarkan:
- Jarak tempuh
- Waktu penggunaan
Selain itu, riwayat servis di bengkel resmi Yamaha akan tersimpan otomatis dalam aplikasi.
3. Statistik Pengguna
Fitur statistik memberikan data berkendara secara lengkap, antara lain:
- Jarak tempuh
- Konsumsi bahan bakar
- Durasi perjalanan
- Efisiensi BBM
Seluruh data ditampilkan dalam bentuk grafik dan tabel yang dapat diatur berdasarkan periode waktu tertentu.
Perkuat Ekosistem Digital Yamaha di Indonesia
Dengan peluncuran aplikasi Y-ON, Yamaha menunjukkan bahwa inovasi mereka tidak hanya berfokus pada produk kendaraan, tetapi juga pada pengembangan layanan digital yang mendukung kenyamanan pengguna.
Ke depannya, Yamaha berencana untuk terus mengembangkan aplikasi ini dengan menambahkan berbagai layanan baru agar seluruh kebutuhan pengguna dapat terintegrasi dalam satu ekosistem digital yang modern.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Yamaha dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih praktis, terhubung, dan berbasis teknologi.
Uncategorized
Mick Doohan Soroti Performa Ducati di Awal Musim MotoGP 2026, Sebut Ada Kejanggalan
Legenda balap dunia Mick Doohan, yang dikenal sebagai lima kali juara dunia kelas 500cc, turut angkat bicara mengenai dinamika persaingan MotoGP musim 2026 yang sejauh ini justru didominasi oleh Aprilia.
Dalam sebuah wawancara terbaru, Doohan mengaku cukup terkejut melihat performa Ducati yang dinilai belum tampil konsisten di awal musim. Padahal dalam beberapa musim terakhir, pabrikan asal Borgo Panigale tersebut dikenal sebagai kekuatan dominan di grid MotoGP.
Menurut Doohan, performa Ducati saat ini terasa sulit dipahami dan menunjukkan beberapa hal yang ia anggap sebagai “kejanggalan”, terutama jika dibandingkan dengan standar performa mereka sebelumnya.

Dominasi Aprilia Jadi Sorotan Awal Musim
Pada awal musim MotoGP 2026, performa kompetitif yang ditunjukkan Aprilia menjadi salah satu kejutan terbesar di paddock. Tim dan pembalap mereka mampu tampil stabil sejak seri pembuka, bahkan mengungguli beberapa rival kuat yang sebelumnya mendominasi.
Situasi ini membuat banyak pengamat, termasuk Mick Doohan, mulai mempertanyakan perubahan keseimbangan kekuatan antar pabrikan di musim ini.
Meski demikian, Doohan menegaskan bahwa musim balap masih panjang dan dinamika persaingan bisa berubah sewaktu-waktu.
Doohan: Masih Terlalu Dini Menentukan Arah Perebutan Gelar
Dalam pandangannya, Doohan menilai bahwa terlalu cepat untuk menarik kesimpulan mengenai siapa yang akan menjadi kandidat juara dunia musim ini.
Ia menekankan bahwa awal musim sering kali dipenuhi faktor adaptasi, pengembangan motor, serta penyesuaian strategi tim yang bisa berdampak pada performa di lintasan.
Namun, satu hal yang menurutnya cukup mencolok adalah inkonsistensi performa Ducati yang sebelumnya dikenal sangat kuat dalam hal kecepatan dan stabilitas balap.
Performa Ducati Dinilai Tidak Sesuai Ekspektasi
Sebagai salah satu pabrikan paling sukses dalam beberapa musim terakhir, Ducati biasanya tampil dominan sejak awal musim. Oleh karena itu, penurunan performa yang terjadi saat ini menjadi perhatian khusus bagi banyak pihak di dunia balap.
Doohan menyebut bahwa kondisi ini terasa tidak biasa dan menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pengamat maupun penggemar MotoGP.
Meski begitu, ia tetap optimistis bahwa Ducati memiliki kapasitas teknis dan sumber daya yang cukup untuk bangkit dan kembali bersaing di papan atas dalam beberapa seri ke depan.
Uncategorized
Suzuki V-Strom 160 2026 Hadir sebagai Motor Adventure Ringan, Turunan DNA V-Strom 250 SX
Kehadiran Suzuki V-Strom 160 langsung menarik perhatian pecinta motor adventure entry-level. Motor ini membawa DNA khas keluarga V-Strom dalam format yang lebih ringkas, ringan, dan ramah untuk penggunaan harian, sekaligus tetap mempertahankan karakter petualang yang menjadi identitas utamanya.
Model ini disebut sebagai turunan dari Suzuki V-Strom 250 SX, namun dengan pendekatan yang lebih praktis dan ekonomis. Dengan dimensi yang lebih kompak dan tenaga yang bersahabat, V-Strom 160 dirancang untuk menjangkau pengguna pemula hingga commuter yang ingin tampil bergaya adventure tanpa harus mengendarai motor berkapasitas besar.
Desain yang tangguh, fitur modern, serta harga yang kompetitif membuat motor ini berpotensi menjadi pilihan menarik di segmen adventure ringan, terutama di pasar Asia Tenggara.

Desain Adventure Khas V-Strom, Tangguh dan Fungsional
Secara tampilan, Suzuki V-Strom 160 tetap mempertahankan bahasa desain adventure khas keluarga V-Strom. Bagian depan terlihat tegas dengan lampu LED yang diposisikan tinggi, dipadukan dengan spatbor depan model tinggi yang identik dengan motor bergaya off-road.
Desain tersebut tidak hanya memberikan kesan tangguh, tetapi juga memiliki fungsi praktis saat melintasi jalan yang tidak rata, seperti jalan berlubang atau medan semi-off-road ringan.
Tangki bahan bakar berukuran besar dan panel bodi yang kokoh memberikan kesan motor siap diajak touring jarak menengah. Sementara bagian belakang tampil sederhana namun proporsional, lengkap dengan knalpot hitam dan pegangan belakang untuk menunjang kenyamanan penumpang.
Velg berukuran 17 inci yang dipadukan dengan ban dual-purpose semakin menegaskan karakter serbaguna motor ini.
Performa Mesin 162cc, Ringan dan Mudah Dikendalikan
Dari sisi performa, Suzuki V-Strom 160 2026 dibekali mesin berkapasitas 162cc dengan tenaga sekitar 14,7 hp. Output tenaga ini memang tidak terlalu besar, namun justru menjadi keunggulan bagi pengendara pemula atau pengguna yang mengutamakan kenyamanan berkendara.
Karakter mesin yang halus dan responsif membuat motor ini mudah dikendalikan di berbagai kondisi jalan, baik untuk mobilitas harian di dalam kota maupun perjalanan santai di akhir pekan.
Selain itu, bobot yang relatif ringan juga membantu meningkatkan kepercayaan diri pengendara saat bermanuver di jalan padat atau saat berkendara di jalan sempit.
Nyaman untuk Harian dan Touring Ringan
Kenyamanan menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan motor ini. Tinggi jok 795 mm tergolong ramah bagi berbagai postur tubuh pengendara, termasuk pemula atau pengguna dengan tinggi badan sedang.
Ground clearance 160 mm memberikan jarak aman antara bagian bawah motor dengan permukaan jalan. Hal ini memungkinkan motor melibas jalan bergelombang ringan, polisi tidur, hingga jalur tidak rata tanpa rasa khawatir.
Posisi berkendara yang tegak juga membantu mengurangi rasa lelah saat perjalanan jarak menengah.
Fitur Modern Sudah Lengkap di Kelasnya
Sebagai motor adventure modern, Suzuki V-Strom 160 sudah dibekali sejumlah fitur yang mendukung kenyamanan dan keamanan berkendara, antara lain:
- ABS dual channel
- Rem cakram depan dan belakang
- Lampu full LED
- Panel instrumen LCD digital
- Port USB charger
- Ban dual-purpose
Fitur-fitur tersebut membuat motor ini tetap relevan untuk kebutuhan berkendara masa kini, baik untuk commuting maupun touring ringan.
Harga Kompetitif, Potensi Besar di Pasar Indonesia
Di pasar Filipina, Suzuki V-Strom 160 2026 dipasarkan dengan harga sekitar 146.000 Peso atau setara Rp41 jutaan.
Dengan kombinasi desain adventure, mesin ringan, fitur modern, dan harga kompetitif, motor ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi:
- Pengguna motor harian
- Rider pemula
- Pecinta touring ringan
- Pengguna yang ingin tampil adventure
Jika masuk ke pasar Indonesia, model ini bisa menjadi pesaing kuat di segmen adventure ringan.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor2 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor8 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil1 year agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event2 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
