Connect with us

Motor

KTM 990 RCR Track Resmi Meluncur, Motor Balap Murni Ini Langsung Sold Out

Published

on

Pabrikan asal Austria, KTM, kembali menunjukkan keseriusannya di dunia performa dengan menghadirkan motor supersport khusus sirkuit, KTM 990 RCR Track. Meski baru akan mulai didistribusikan, seluruh unit motor ini ternyata sudah habis terjual hanya dalam waktu singkat.

Motor balap tersebut dipasarkan dengan harga 15.599 poundsterling, atau setara dengan sekitar Rp320 jutaan, dan langsung menarik minat para pecinta track day maupun pembalap amatir yang menginginkan paket motor siap balap.

990 RCR Track merupakan versi yang lebih ringan dan lebih bertenaga dibandingkan varian jalan rayanya, yaitu KTM 990 RCR. Motor ini dirancang secara khusus untuk penggunaan di sirkuit, dengan karakter yang benar-benar fokus pada performa dan pengendalian saat melibas tikungan.

Model ini juga menjadi motor utama dalam ajang KTM 990 RCR Cup, sebuah kejuaraan balap yang ditujukan bagi pembalap non-profesional. Seri perdana kejuaraan tersebut dijadwalkan berlangsung di Almería, Spanyol, pada akhir April mendatang.

Karena dikhususkan untuk lintasan, berbagai komponen yang biasanya dibutuhkan untuk penggunaan di jalan raya dihilangkan. Lampu, spion, hingga standar samping tidak lagi digunakan pada motor ini. Sistem kelistrikan juga direvisi sehingga mampu memangkas bobot hingga sekitar 2 kilogram, sekaligus memberikan peningkatan performa yang lebih optimal.

Di sektor dapur pacu, KTM membekali 990 RCR Track dengan mesin LC8c parallel-twin berkapasitas 947 cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 133 tenaga kuda dan torsi 105 Nm, meningkat sekitar lima tenaga kuda dibandingkan versi jalan raya.

Performa tersebut semakin didukung penggunaan knalpot Akrapovič yang lebih ringan serta mampu meningkatkan karakter suara dan respons mesin.

Tak hanya itu, KTM juga melakukan penyempurnaan pada rasio transmisi. Gigi pertama dibuat lebih panjang untuk akselerasi yang lebih stabil saat keluar tikungan, sementara gigi keenam dibuat lebih pendek guna memaksimalkan performa di lintasan lurus.

Sebagai motor yang dirancang untuk kompetisi, 990 RCR Track juga dilengkapi berbagai fitur balap modern. Di antaranya pitlane limiter serta tiga mode berkendara khusus trek yang dapat dikustomisasi sepenuhnya oleh pembalap.

Melalui sistem tersebut, pengendara dapat mengatur berbagai parameter seperti respons throttle, traction control, anti-wheelie, launch control, hingga engine braking, sesuai karakter lintasan dan gaya balap masing-masing.

Dengan spesifikasi yang begitu fokus pada performa dan pengalaman berkendara di sirkuit, tak heran jika KTM 990 RCR Track langsung disambut antusias oleh para pecinta motorsport. Motor ini menjadi bukti bahwa bagi KTM, lintasan balap tetap menjadi laboratorium terbaik untuk menghadirkan teknologi performa tinggi.

Motor

Ducati Monster Raih Red Dot Design Award 2026, Desain Naked Sport Ikonik Kembali Diakui Dunia

Published

on

By

Ducati Monster kembali mencatatkan prestasi di panggung internasional. Motor naked sport ikonik asal Italia tersebut berhasil meraih Red Dot Design Award 2026 untuk kategori Product Design, salah satu penghargaan desain bergengsi yang menilai produk berdasarkan aspek inovasi, fungsi, estetika, hingga kualitas rancangan.

Penghargaan tersebut diberikan setelah melalui proses penjurian oleh panel independen yang terdiri dari para pakar desain internasional. Bagi Ducati, kemenangan ini menjadi pengakuan terhadap filosofi desain Monster yang sejak awal mengedepankan konsep sederhana, ringan, tetapi tetap memiliki karakter visual yang kuat.

Ducati Monster sendiri pertama kali diperkenalkan pada 1992 dan sejak saat itu berkembang menjadi salah satu ikon di segmen naked sport. Filosofinya sederhana: menghadirkan motor yang hanya membawa elemen-elemen penting, tanpa ornamen berlebihan, tetapi tetap mampu memberikan karakter sport yang kuat.

Generasi Terbaru, Identitas Monster Tetap Dipertahankan

Generasi terbaru Ducati Monster diperkenalkan pada 2025 dengan membawa pendekatan desain yang lebih modern. Meski mengalami evolusi besar, Ducati tetap mempertahankan sejumlah elemen visual yang menjadi identitas keluarga Monster.

Salah satunya terlihat pada bagian depan melalui desain lampu yang berpadu dengan karakter tangki khas Monster. Siluet tangki tersebut tetap menjadi salah satu elemen paling mudah dikenali dari motor ini.

Bagian jok juga dirancang menyatu untuk mempertahankan proporsi khas Monster, sementara sektor belakang dibuat lebih pendek sehingga memberikan kesan motor yang lebih ringkas, ringan, dan agresif.

Pendekatan tersebut menunjukkan bagaimana Ducati berusaha mempertahankan DNA desain Monster tanpa terjebak pada desain retro. Identitas lama tetap dipertahankan, tetapi dikemas dengan bahasa desain yang lebih modern dan sesuai dengan karakter naked sport masa kini.

Bukan Sekadar Tampilan

Penghargaan Red Dot Design Award 2026 juga memperkuat pendekatan Ducati dalam mengembangkan Monster sebagai motor yang tidak hanya mengandalkan tampilan.

Generasi terbaru Monster dikembangkan dengan perhatian terhadap bobot, teknologi, ergonomi, dan karakter berkendara. Filosofi desain yang minimalis justru menjadi bagian dari konsep teknisnya, menciptakan motor yang terlihat kompak sekaligus agresif.

Kemenangan di Red Dot Design Award 2026 pun menjadi bukti bahwa desain Ducati Monster masih mampu mempertahankan daya tariknya setelah lebih dari tiga dekade hadir di dunia otomotif.

Bagi Ducati, Monster bukan sekadar model naked sport, tetapi sebuah identitas desain yang terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan karakter aslinya.

Ringkasan 3 Paragraf

Ducati Monster berhasil meraih Red Dot Design Award 2026 kategori Product Design. Penghargaan ini menjadi pengakuan internasional terhadap desain Monster yang dinilai memiliki kombinasi inovasi, fungsi, estetika, dan kualitas rancangan yang kuat.

Sejak debut pada 1992, Ducati Monster dikenal melalui konsep naked sport yang sederhana, ringan, dan minim ornamen. Pada generasi terbarunya, Ducati mempertahankan elemen ikonik seperti karakter tangki, desain lampu depan, jok menyatu, serta buritan pendek, tetapi mengemasnya dengan bahasa desain yang lebih modern.

Penghargaan tersebut sekaligus menegaskan bahwa Ducati Monster masih menjadi salah satu ikon desain naked sport dunia. Evolusi yang dilakukan Ducati tidak menghilangkan DNA Monster, melainkan mempertahankannya agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan selera otomotif masa kini.

Continue Reading

Electric Vehicle

VinFast Rasad Dipatenkan di India, Maxi-Scooter Listrik Baru Siap Tantang NMAX

Published

on

By

JAKARTA – Persaingan di segmen skutik listrik mulai semakin ramai. Produsen otomotif asal Vietnam, VinFast, terindikasi tengah menyiapkan produk baru bernama Rasad, sebuah maxi-scooter listrik yang diproyeksikan menyasar pasar kendaraan roda dua elektrifikasi di kawasan Asia.

Indikasi tersebut muncul setelah desain VinFast Rasad terdeteksi dalam dokumen paten desain di India. Sebelumnya, model ini telah diperkenalkan secara global pada awal 2026 bersamaan dengan penyegaran portofolio kendaraan roda dua VinFast.

Kehadiran Rasad menarik perhatian karena desainnya membawa karakter maxi-scooter dengan bodi besar dan agresif. Secara proporsi, bentuknya sekilas mengingatkan pada skutik populer seperti Yamaha NMAX, meski VinFast mengembangkan bahasa desainnya sendiri.

Desain Gambot dengan Karakter Sporty

Berdasarkan gambar paten yang beredar, VinFast Rasad mengusung desain dengan garis bodi tajam dan berotot. Bagian depan terlihat memiliki profil cukup besar dengan windscreen tinggi yang mendukung karakter touring.

Sektor kaki-kaki juga dibuat untuk menunjang karakter maxi-scooter. Rasad menggunakan rem cakram di roda depan dan belakang, suspensi depan teleskopik, serta suspensi belakang model twin shock absorber.

Posisi berkendara didukung jok model bertingkat dengan area duduk yang terlihat cukup lapang. Kombinasi tersebut membuat Rasad tidak hanya mengedepankan tampilan, tetapi juga mengarah pada kebutuhan mobilitas jarak menengah hingga perjalanan yang lebih jauh.

Motor Listrik Mid-Mounted 7,1 kW

Menariknya, VinFast Rasad disebut akan menggunakan sistem penggerak listrik dengan motor mid-mounted, atau ditempatkan di area tengah kendaraan.

Berdasarkan laporan media Vietnam, motor listrik tersebut diklaim mampu menghasilkan tenaga puncak hingga 7,1 kW. Kecepatan maksimumnya diperkirakan mencapai 100 km/jam.

Angka tersebut membuat Rasad memiliki karakter performa yang cukup menarik untuk sebuah maxi-scooter listrik. Namun, VinFast hingga saat ini belum mengungkap secara lengkap kapasitas baterai, jarak tempuh, sistem pengisian daya, maupun spesifikasi torsi motor listriknya.

Bidik Peluncuran Global Akhir 2026

Pendaftaran desain di India menjadi sinyal bahwa VinFast mulai mempersiapkan ekspansi Rasad ke pasar yang lebih luas.

VinFast sendiri disebut menargetkan peluncuran global Rasad pada kuartal keempat 2026. Jika terealisasi, Rasad akan menjadi salah satu produk penting dalam ekspansi VinFast di segmen roda dua listrik.

Dengan desain maxi-scooter, motor listrik mid-mounted, tenaga hingga 7,1 kW, serta top speed sekitar 100 km/jam, VinFast Rasad berpotensi menjadi pemain baru di kelas skutik listrik bergaya sporty.

Namun, masih ada sejumlah informasi penting yang belum terungkap, terutama kapasitas baterai, jarak tempuh, harga, serta negara mana saja yang akan menjadi pasar pertama.

Continue Reading

Motor

Yadea GT80 Resmi Meluncur, Motor Listrik Grand Touring dengan Jarak Tempuh hingga 190 Km

Published

on

By

JAKARTA – Yadea Indonesia memperluas portofolio kendaraan listriknya melalui peluncuran Yadea GT80, sebuah motor listrik yang mengusung konsep Grand Touring. Tidak sekadar menawarkan desain agresif, GT80 dirancang untuk memberikan kombinasi antara kenyamanan, teknologi, keamanan, dan kemampuan jelajah yang lebih jauh.

Mengusung tema “Born to Dominate” dengan tagline “Grand Touring, Beyond Darkness”, Yadea GT80 hadir dengan desain boxy dan garis bodi tegas yang memberikan karakter sporty sekaligus futuristis. Konsep tersebut diperkuat sistem pencahayaan Full LED yang dirancang untuk memberikan visibilitas lebih optimal ketika berkendara pada malam hari.

Dari sisi teknologi, GT80 membawa sejumlah fitur yang cukup lengkap untuk kelasnya. Motor listrik ini dilengkapi Traction Control System (TCS), Hill Descent Control (HDC), Hill Hold Control (HHC), Reverse Mode, Cruise Control, Combined Braking System (CBS), hingga Map Mirroring. Kehadiran fitur-fitur tersebut membuat GT80 tidak hanya menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan, tetapi juga perjalanan jarak jauh.

Dual Battery, Jarak Tempuh hingga 190 Km

Salah satu daya tarik utama Yadea GT80 terletak pada opsi Dual Battery. Dengan konfigurasi tersebut, Yadea mengklaim motor listrik ini mampu menempuh jarak hingga 190 kilometer berdasarkan standar pengujian WMTC.

Konfigurasi baterai ganda tersebut menjadi nilai tambah bagi pengendara yang membutuhkan daya jelajah lebih panjang. Dengan karakter Grand Touring yang diusung, GT80 mencoba menawarkan pengalaman berkendara listrik yang lebih fleksibel, terutama untuk perjalanan dengan jarak lebih jauh.

Sementara itu, fitur seperti Cruise Control memberikan kemudahan ketika motor digunakan dalam perjalanan panjang. Sistem keselamatan seperti TCS dan CBS juga berperan membantu menjaga stabilitas serta kontrol kendaraan dalam berbagai kondisi berkendara.

Harga Yadea GT80 Mulai Rp29,8 Juta

Untuk pasar Indonesia, Yadea GT80 tersedia dalam empat pilihan warna, yaitu Electric Red, Royal Blue, Solo Gray, dan Glossy Black.

Harga Yadea GT80 dipasarkan mulai Rp29,8 juta. Bagi konsumen yang menginginkan kemampuan jelajah lebih jauh, tersedia pilihan Dual Battery dengan tambahan biaya sekitar Rp6 juta.

Dengan kombinasi desain Grand Touring, fitur elektronik yang lengkap, serta opsi baterai ganda, Yadea GT80 mencoba menempatkan dirinya sebagai salah satu motor listrik yang tidak hanya mengutamakan efisiensi, tetapi juga menawarkan karakter berkendara yang lebih premium dan berorientasi perjalanan jauh.

Continue Reading

Trending