Connect with us

Moto GP

Bukan Kebetulan! Veda Kembali Buktikan Diri di Moto3 2026

Published

on

Performa membanggakan kembali ditunjukkan talenta muda Indonesia, Veda Ega Pratama, dalam sesi practice Moto3 Brasil 2026. Rider andalan Honda Team Asia ini sukses mengamankan posisi ketiga sekaligus memastikan diri lolos langsung ke Q2.

Sesi latihan yang berlangsung di Autódromo Internacional Ayrton Senna pada Sabtu dini hari WIB itu berjalan ketat sejak awal. Veda tampil percaya diri, menjaga ritme lap yang konsisten hingga akhirnya menutup sesi dengan catatan waktu 1 menit 30,310 detik.

Posisi teratas ditempati oleh David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP yang mencatat waktu tercepat 1 menit 30,260 detik. Sementara di posisi kedua, Cormac Buchanan membuntuti dengan selisih waktu yang sangat tipis.

Meski bersaing dengan ketatnya dominasi rider Eropa, Veda mampu menunjukkan mentalitas balap yang kuat. Ia terus menekan sejak awal sesi hingga akhir, membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pelengkap di grid, melainkan penantang serius di kelas Moto3 musim ini.

Hasil ini semakin menegaskan tren positif Veda di musim 2026. Setelah sebelumnya tampil impresif di Thailand dengan menembus Q2 dan finis lima besar saat race, kini konsistensinya kembali terlihat di Brasil.

Lebih dari sekadar posisi, pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa Veda terus berkembang dan semakin matang menghadapi tekanan kompetisi level dunia. Peluang untuk kembali bertarung di barisan depan saat sesi kualifikasi hingga balapan utama pun kini terbuka lebar.

Dengan kepercayaan diri yang terus meningkat, langkah Veda di Moto3 2026 layak untuk terus dinantikan—membawa harapan besar bagi Indonesia di panggung balap dunia.

Moto GP

Enam Pebalap Moto2 Berpeluang Naik ke MotoGP 2027, Bursa Transfer Mulai Memanas

Published

on

By

Persaingan di paddock MotoGP untuk musim 2027 mulai memanas lebih cepat dari perkiraan. Meski musim masih berjalan di fase awal, pergerakan bursa transfer pembalap sudah mulai terlihat jelas. Kabar terbaru dari paddock menyebut ada enam pebalap Moto2 yang kini masuk radar serius tim-tim MotoGP untuk promosi ke kelas premier pada 2027.

Setelah enam seri pertama Moto2, persaingan berlangsung sangat sengit. Empat pebalap sukses bergantian naik podium tertinggi: Manuel Gonzalez dan Senna Agius masing-masing mengoleksi dua kemenangan, sementara Daniel Holgado dan Izan Guevara turut mencetak kemenangan penting. Performa tersebut langsung menarik perhatian tim pabrikan maupun tim satelit yang mulai menyiapkan line-up baru untuk era regulasi MotoGP 850cc.

Berikut enam nama yang paling santer dikaitkan bakal jadi rookie MotoGP musim 2027.

1. Daniel Holgado – Kandidat Kuat ke Gresini Racing

Daniel Holgado menjadi salah satu nama paling panas di bursa transfer. Pebalap muda asal Spanyol itu dinilai punya paket komplet: agresif, cepat, dan konsisten. Meski belum memimpin klasemen Moto2, performanya cukup meyakinkan untuk diproyeksikan naik kelas.

Holgado disebut sedang masuk radar kuat Gresini Racing. Jika negosiasi berjalan mulus, ia bisa menjadi salah satu wajah baru MotoGP saat regulasi mesin baru dimulai pada 2027.


2. Manuel Gonzalez – MotoGP atau WorldSBK?

Pemuncak klasemen Moto2 saat ini, Manuel Gonzalez, justru berada dalam posisi paling menarik. Di satu sisi ia ingin naik ke MotoGP, tetapi kursi yang tersedia sangat terbatas.

Situasi ini membuat manajemennya mulai membuka komunikasi dengan beberapa tim WorldSBK. Nama Bimota, BMW, dan Honda disebut siap menampung Gonzalez jika peluang ke MotoGP tak terbuka. Artinya, masa depan Gonzalez masih terbuka lebar di dua paddock berbeda.


3. Izan Guevara – Mulai Masuk Radar Yamaha

Setelah sempat kesulitan beradaptasi di Moto2, Izan Guevara perlahan kembali menemukan ritmenya. Kemenangan di Le Mans dan podium lanjutan membuat namanya kembali naik ke permukaan.

Yamaha dikabarkan mulai serius memantau perkembangan juara dunia Moto3 2022 ini. Guevara disebut berpotensi mengisi salah satu kursi di Pramac Yamaha pada MotoGP 2027.


4. Celestino Vietti – Menunggu Keputusan Ducati

Celestino Vietti masih punya peluang, tetapi nasibnya sangat bergantung pada strategi Ducati.

Jika Ducati memilih mempertahankan line-up saat ini atau mempromosikan nama dari WorldSBK, peluang Vietti bisa mengecil. Karena itu, hasil balapan di sisa musim Moto2 bakal sangat menentukan masa depannya menuju MotoGP.


5. Senna Agius – Talenta Muda Paling Diburu

Senna Agius menjadi salah satu pembalap muda paling menarik musim ini. Usianya baru 20 tahun, tapi kecepatannya membuat banyak tim mulai bergerak.

Trackhouse Aprilia, Tech3 KTM, hingga Pramac Yamaha dikabarkan membuka komunikasi dengannya. Agius punya nilai jual tinggi, terutama untuk pasar Australia jelang rencana ekspansi MotoGP di kawasan tersebut pada 2027.


6. Nama Keenam yang Siap Mengejutkan Bursa Transfer

Selain lima nama di atas, satu slot rookie MotoGP 2027 masih berpotensi diisi kejutan dari Moto2. Situasi kontrak yang masih cair membuat banyak skenario bisa berubah sewaktu-waktu hingga pertengahan musim depan.

Yang jelas, Moto2 kini bukan hanya arena perebutan gelar juara, tetapi juga panggung audisi menuju MotoGP.

Dengan regulasi baru 850cc yang mulai berlaku pada 2027, tim-tim MotoGP mulai menyusun generasi baru pebalap mereka dari sekarang. Siapa yang paling siap naik kelas? Menarik ditunggu.

Continue Reading

Moto GP

MotoGP 2026 Makin Panas! Bezzecchi Unggul 15 Poin dari Jorge Martin

Published

on

By

Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas usai balapan dramatis di Catalunya. Marco Bezzecchi masih berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen sementara setelah serangkaian penalti pasca-balapan mengubah hasil akhir race secara signifikan.

Pembalap Aprilia Racing tersebut awalnya hanya finis di posisi keenam dalam balapan yang sempat dihentikan dua kali akibat insiden besar di lintasan. Namun keputusan steward mengubah situasi setelah enam penalti dijatuhkan kepada beberapa rider.

Ai Ogura mendapat hukuman karena dianggap menyebabkan kecelakaan, sementara lima pembalap lain terkena penalti akibat tekanan ban di bawah batas minimum. Situasi itu membuat Bezzecchi naik ke posisi keempat hasil resmi dan tetap membawa pulang poin penting dalam perebutan titel juara dunia.

Hasil tersebut menjadi keuntungan besar bagi Bezzecchi karena rival terdekat sekaligus rekan setimnya di Aprilia, Jorge Martin, gagal mencetak poin setelah terjatuh usai kontak dengan Raul Fernandez. Sebelum race Catalunya dimulai, Martin hanya tertinggal dua poin dari Bezzecchi. Kini gap keduanya melebar menjadi 15 poin.

Sementara itu, kemenangan Fabio Di Giannantonio bersama Pertamina VR46 Ducati membuat pembalap Italia tersebut naik ke posisi ketiga klasemen sementara. Diggia kini hanya terpaut 26 poin dari Bezzecchi dan mulai masuk dalam perebutan gelar musim ini.

Nasib kurang beruntung dialami Pedro Acosta. Rider KTM yang tampil cepat sepanjang akhir pekan gagal finis usai terlibat insiden dengan Ai Ogura pada lap terakhir. Akibat gagal membawa poin, Acosta kini tertinggal 50 poin dari puncak klasemen.

Balapan Catalunya juga menghadirkan lonjakan posisi bagi Fermin Aldeguer yang naik hingga lima peringkat setelah dipromosikan ke posisi kedua akibat penalti tekanan ban yang diterima Joan Mir.

Di sisi lain, Maverick Vinales dan Augusto Fernandez akhirnya sukses meraih poin perdana mereka musim ini. Sedangkan juara bertahan Marc Marquez masih tertahan di posisi kesembilan klasemen sementara karena absen akibat cedera dan kini tertinggal 85 poin dari Bezzecchi.

Dengan selisih poin yang mulai melebar dan persaingan yang semakin ketat di papan atas, MotoGP 2026 dipastikan akan menghadirkan pertarungan sengit menuju seri Mugello akhir bulan nanti.

Continue Reading

Moto GP

Start dari P20, Veda Ega Pratama Cetak Comeback Luar Biasa di Moto3 Catalunya 2026

Published

on

By

Veda Ega Pratama kembali menunjukkan mental petarungnya di ajang Moto3 World Championship 2026. Pembalap muda Indonesia dari Honda Team Asia tersebut sukses melakukan comeback impresif pada race Moto3 Catalunya 2026 setelah finis di posisi kedelapan meski memulai balapan dari grid ke-20.

Penampilan Veda langsung mencuri perhatian sejak lap awal. Rider rookie asal Indonesia itu tampil agresif sambil perlahan menembus rombongan tengah dan terus memperbaiki posisi demi posisi di Sirkuit Barcelona-Catalunya.

Dengan ritme balap yang konsisten, Veda mampu memanfaatkan duel ketat antar pembalap di depannya. Bahkan pada pertengahan hingga akhir balapan, ia sempat bergabung bersama grup depan yang sedang bertarung memperebutkan podium.

Performa tersebut menjadi salah satu penampilan terbaik Veda sejauh musim perdananya di Moto3. Naik 12 posisi dari P20 hingga finis P8 menunjukkan perkembangan signifikan dalam adaptasinya di kelas dunia.

Veda mengaku balapan di Catalunya menjadi pengalaman penting untuk memahami cara mengelola balapan Moto3 yang penuh tekanan dan persaingan rapat sejak start hingga finis.

Rider Honda Team Asia itu juga sempat menghadapi momen sulit saat terlalu memaksakan penggunaan ban depan. Namun Veda mampu mengontrol situasi dan menjaga ritme hingga kembali menyerang pada lap-lap akhir.

Meski melakukan beberapa kesalahan kecil di lap terakhir, Veda tetap berhasil mempertahankan posisi delapan besar. Hasil ini menjadi tambahan poin penting sekaligus modal kepercayaan diri menuju seri berikutnya di Mugello, Italia.

Sementara itu, rekan setimnya Zen Mitani juga berjuang keras sepanjang balapan. Pembalap Jepang tersebut akhirnya menyelesaikan race di posisi ke-22 setelah terlibat duel sengit di grup tengah.

Hasil positif di Catalunya semakin memperlihatkan potensi besar Veda Ega Pratama sebagai salah satu rookie paling menjanjikan di Moto3 musim 2026.

Continue Reading

Trending