WSBK
Race 2 WorldSBK Belanda 2026: Nicolo Bulega Samai Rekor Toprak Razgatlioglu, Ducati Dominasi Assen
Pembalap Italia Nicolo Bulega kembali mencatatkan sejarah di ajang Superbike World Championship setelah meraih kemenangan pada Race 2 seri Belanda 2026 yang digelar di sirkuit legendaris TT Circuit Assen.
Kemenangan ini terasa spesial karena membuat Bulega sukses menyamai rekor kemenangan beruntun milik Toprak Razgatlioglu, yakni 13 kemenangan berturut-turut di WorldSBK. Catatan impresif tersebut menunjukkan dominasi luar biasa dari rider tim Aruba.it Racing – Ducati sepanjang awal musim 2026.

Dengan performa yang konsisten dan minim kesalahan, Bulega kini semakin kokoh di puncak klasemen sementara WorldSBK 2026 dan mulai disebut sebagai kandidat terkuat peraih gelar juara dunia musim ini.
Balapan Ketat Sejak Start, Bulega Harus Berjuang Rebut Posisi
Meski memulai balapan dari pole position dan langsung meraih holeshot di Tikungan 1, kemenangan Nicolo Bulega tidak diraih dengan mudah. Persaingan sengit langsung terjadi sejak lap awal.
Posisinya sempat direbut oleh:
- Sam Lowes
- Iker Lecuona
Pada lap kedua, Sam Lowes bahkan sempat memimpin jalannya balapan dan mempertahankan posisi terdepan dari tekanan Lecuona. Namun pada awal lap ketiga, Lecuona berhasil mengambil alih posisi pertama.
Tidak butuh waktu lama bagi Bulega untuk merespons. Ia melakukan manuver agresif dengan menyalip Lowes di Tikungan 4, lalu mengambil kembali posisi terdepan dari Lecuona di akhir lap ketiga.
Sejak momen tersebut, ritme balapan berubah drastis.

Dominasi Ducati, Enam Besar Dikuasai Panigale V4 R
Setelah kembali memimpin, Nicolo Bulega mulai memperlebar jarak secara konsisten. Memasuki lap kesembilan, keunggulannya sudah lebih dari satu detik.
Saat bendera finis dikibarkan, ia unggul hingga:
2,7 detik
Podium Race 2 sepenuhnya dikuasai motor Ducati Panigale V4 R, menunjukkan dominasi teknis dan performa pabrikan Italia tersebut di lintasan Assen.
Urutan teratas:
- Nicolo Bulega
- Iker Lecuona
- Sam Lowes
Dominasi Ducati semakin terlihat karena:
6 posisi teratas semuanya menggunakan Ducati
Sementara pembalap non-Ducati terbaik adalah:
- Xavi Vierge — posisi 7 (Yamaha)
- Danilo Petrucci — posisi 9 (BMW)
- Jonathan Rea — posisi 19 (Honda)
Bulega Makin Kokoh di Puncak Klasemen
Kemenangan di Assen membuat Nicolo Bulega memperlebar jarak di klasemen sementara WorldSBK 2026.
Keunggulan poin saat ini:
69 poin
Setelah tiga putaran awal musim, performa konsisten dan kemenangan beruntun membuatnya menjadi:
Favorit kuat juara dunia WorldSBK 2026
Jika tren kemenangan ini berlanjut, bukan tidak mungkin Bulega akan memecahkan rekor baru dalam sejarah WorldSBK.
Motor Balap
Nicolò Bulega Juara Dunia WorldSBK 2026, Ducati Kuasai Tiga Gelar
Nicolò Bulega resmi mengunci gelar juara dunia World Superbike (WorldSBK) 2026 bersama Aruba.it Racing-Ducati. Kepastian tersebut didapat setelah pembalap Italia itu finis di posisi kedua pada Race 2 WorldSBK Italia di Sirkuit Cremona, Minggu (27/9/2026).
Dengan tambahan poin dari balapan tersebut, Bulega mengoleksi 602 poin di klasemen. Jumlah tersebut membuatnya tidak lagi mungkin dikejar para rival dengan dua putaran atau enam balapan yang masih tersisa.
Rekan setimnya, Iker Lecuona, berada di posisi kedua dengan 469 poin atau terpaut 133 poin dari Bulega. Sementara itu, Yari Montella menempati posisi ketiga dengan 269 poin.
Finis P2 di Cremona, Gelar Dunia Dipastikan

Bulega sebenarnya hanya membutuhkan hasil finis di posisi lima besar pada Race 2 untuk memastikan gelar. Namun, pembalap bernomor 11 tersebut justru mampu tampil lebih kompetitif dan menyelesaikan balapan di posisi kedua.
Kemenangan Race 2 menjadi milik Iker Lecuona. Pembalap Aruba.it Racing-Ducati tersebut sekaligus mencatatkan tiga kemenangan sepanjang akhir pekan Cremona, menyapu bersih seluruh kemenangan balapan pada putaran tersebut.
Bulega pun tidak perlu menunggu hingga seri terakhir untuk memastikan titel. Finis kedua sudah cukup untuk mengamankan posisi puncak klasemen secara matematis.
Gelar WorldSBK Pertama Bulega

Gelar WorldSBK 2026 menjadi gelar dunia pertama Bulega di kelas utama balap superbike. Sebelumnya, ia telah merasakan status juara dunia ketika memenangkan World Supersport (WorldSSP) 2023 bersama Ducati.
Kesuksesan tersebut juga menjadi puncak perjalanan Bulega setelah dua musim sebelumnya harus puas menjadi runner-up WorldSBK. Pada 2024 dan 2025, gelar juara dunia diraih oleh Toprak Razgatlioglu.
Kini, Bulega berhasil mengubah posisi runner-up tersebut menjadi gelar juara dunia.
Yang menarik, Bulega juga mencatat sejarah sebagai pembalap Italia pertama yang menjadi juara WorldSBK bersama Ducati. Ia menjadi pembalap Italia kedua yang berhasil meraih gelar WorldSBK setelah Max Biaggi.

Statistik Bulega di WorldSBK 2026
Performa Bulega sepanjang musim 2026 menjadi salah satu faktor utama di balik keberhasilannya mengunci gelar lebih awal.
Hingga putaran Cremona, Bulega telah mengoleksi 26 kemenangan dari 30 balapan. Ia juga mencatat rentetan 25 kemenangan beruntun serta 43 podium secara beruntun.
Catatan tersebut menggambarkan konsistensi Bulega sepanjang musim. Kombinasi kecepatan dalam satu lap, race pace, serta kemampuannya mengamankan poin dalam setiap balapan membuat keunggulan di klasemen semakin sulit dikejar.
Dengan 602 poin yang sudah dikumpulkan, Bulega kini bisa menghadapi dua putaran terakhir musim 2026 dengan status sebagai juara dunia.
Ducati Sapu Bersih Gelar WorldSBK 2026
Keberhasilan Bulega juga membawa dampak besar bagi Ducati. Aruba.it Racing-Ducati telah memastikan tiga gelar utama WorldSBK 2026, yakni gelar pembalap, konstruktor, dan tim.
Dengan demikian, musim 2026 menjadi salah satu kampanye penting Ducati di kejuaraan superbike dunia.
Bagi Bulega sendiri, gelar ini menjadi pencapaian puncak dari perjalanan panjang di kelas balap produksi. Setelah menjadi juara WorldSSP pada 2023 dan dua kali runner-up WorldSBK, kini ia akhirnya berhasil membawa pulang gelar dunia di kelas utama.
Usai melewati garis finis di Cremona, Bulega mengungkapkan kebahagiaannya sekaligus memberikan apresiasi kepada tim yang telah mendukung perjalanan tersebut. Ia juga mengaku sempat menangis setelah balapan karena tekanan sepanjang akhir pekan akhirnya terlepas.
Klasemen WorldSBK 2026
- Nicolò Bulega – 602 poin
- Iker Lecuona – 469 poin
- Yari Montella – 269 poin
- Alex Lowes – 226 poin
- Sam Lowes – 219 poin
- Lorenzo Baldassarri – 193 poin
- Axel Bassani – 184 poin
- Garrett Gerloff – 145 poin
- Alberto Surra – 140 poin
- Alvaro Bautista – 125 poin
Dengan dua putaran atau enam balapan tersisa, posisi Bulega di puncak sudah tidak dapat dikejar secara matematis. WorldSBK 2026 selanjutnya akan memasuki dua seri terakhir musim dengan Bulega sebagai juara dunia baru.
Motor Balap
Aldi Mahendra Catat Fastest Lap dan Raih Podium di WorldSSP Misano 2026
Pembalap muda Indonesia, Aldi Satya Mahendra, kembali menunjukkan perkembangan pesatnya di ajang FIM World Supersport Championship 2026. Rider binaan Yamaha Racing Indonesia yang memperkuat AS bLU cRU Racing Team sukses meraih podium ketiga pada Race 2 putaran ketujuh yang berlangsung di Sirkuit Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, Minggu (14/6/2026).
Bukan hanya berhasil naik podium, Aldi juga mencuri perhatian publik balap dunia setelah mencatatkan lap tercepat balapan. Catatan waktu tersebut menjadi bukti bahwa kecepatan rider asal Bantul, Yogyakarta, itu mampu bersaing dengan para pembalap papan atas World Supersport musim ini.

Sejak lampu start padam, Aldi langsung tampil agresif dan konsisten menjaga ritme balap. Ia beberapa kali terlibat duel ketat dalam perebutan posisi depan. Kematangan dalam mengelola ban dan strategi balap membuatnya mampu bertahan di kelompok teratas hingga akhir perlombaan.
Momentum terbaik Aldi terjadi pada lap kelima. Saat itu ia mencatatkan waktu 1 menit 37,518 detik, yang menjadi fastest lap Race 2 WorldSSP Misano 2026. Torehan tersebut sekaligus menegaskan bahwa performa Yamaha R9 yang digunakannya mampu tampil kompetitif di lintasan teknikal seperti Misano.
Memasuki lap-lap akhir, persaingan semakin ketat. Namun Aldi tetap mampu menjaga fokus dan mempertahankan kecepatannya hingga menyentuh garis finis di posisi ketiga. Ia hanya terpaut 3,160 detik dari pemenang balapan, Albert Arenas, yang tampil dominan sepanjang race.
Podium di Misano menjadi podium kedua Aldi pada musim 2026 setelah sebelumnya berhasil finis kedua pada seri pembuka di Phillip Island, Australia. Hasil ini memperlihatkan peningkatan signifikan dari rider berusia muda tersebut dalam menjalani musim debut penuhnya di level World Supersport.
Tambahan poin penting dari Misano membuat Aldi kini berhasil menembus 10 besar klasemen sementara WorldSSP 2026 dengan total 95 poin. Ia hanya berjarak lima poin dari posisi kesembilan yang ditempati Jeremy Alcoba, sehingga peluang untuk terus merangkak naik masih sangat terbuka.

Dengan tren performa yang terus meningkat, Aldi kini menatap putaran berikutnya di Donington Park, Inggris, yang dijadwalkan berlangsung pada 11-12 Juli 2026. Karakter sirkuit yang teknikal diprediksi dapat menjadi peluang bagi Aldi untuk kembali berburu podium bahkan kemenangan pertamanya di World Supersport.
Keberhasilan mencetak podium dan fastest lap di Misano menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia kini memiliki pembalap yang mampu bersaing di level internasional. Jika konsistensi ini terus terjaga, bukan tidak mungkin Aldi Mahendra akan menjadi salah satu kandidat kuat perebut posisi lima besar klasemen WorldSSP musim ini.
Motor Balap
Arai Agaska Targetkan Hasil Lebih Baik di World Sportbike Misano 2026
Pembalap muda Indonesia, Arai Agaska, kembali bersiap menghadapi tantangan putaran kelima World Sportbike 2026 yang akan digelar di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, pada 12–14 Juni 2026. Rider binaan Yamaha Racing Indonesia itu datang dengan motivasi tinggi untuk memperbaiki hasil dari seri-seri sebelumnya.
Menariknya, Misano bukanlah trek asing bagi Arai. Ia pernah mencatat hasil impresif di sirkuit tersebut saat tampil di R3 BLU CRU World Cup 2025 dengan finis posisi kedua. Selain itu, beberapa sesi latihan dan training camp di Eropa juga membuatnya semakin familiar dengan karakter teknis sirkuit cepat dan flowing tersebut.

Pengalaman itu menjadi modal penting dalam musim debutnya di World Sportbike bersama tim ProGP NitiRacing. Hingga empat putaran berjalan, Arai terus melakukan evaluasi untuk memahami karakter Yamaha R7 sekaligus meningkatkan konsistensi pace balapnya.
Musim ini, Arai telah mengumpulkan satu poin dari seri Autodrom Most di Republik Ceko. Meski hasilnya masih bertahap, progres performa tetap terlihat positif seiring adaptasi terhadap kompetisi level dunia yang semakin ketat.
Dukungan penuh dari Yamaha Racing Indonesia juga menjadi faktor penting dalam perkembangan Arai. Pihak tim menilai pengalaman musim ini akan menjadi fondasi besar bagi karier jangka panjang sang pembalap di kancah internasional.

-
Motor Balap2 years agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
