Motor Balap
Arai Agaska Targetkan Hasil Lebih Baik di World Sportbike Misano 2026
Pembalap muda Indonesia, Arai Agaska, kembali bersiap menghadapi tantangan putaran kelima World Sportbike 2026 yang akan digelar di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, pada 12–14 Juni 2026. Rider binaan Yamaha Racing Indonesia itu datang dengan motivasi tinggi untuk memperbaiki hasil dari seri-seri sebelumnya.
Menariknya, Misano bukanlah trek asing bagi Arai. Ia pernah mencatat hasil impresif di sirkuit tersebut saat tampil di R3 BLU CRU World Cup 2025 dengan finis posisi kedua. Selain itu, beberapa sesi latihan dan training camp di Eropa juga membuatnya semakin familiar dengan karakter teknis sirkuit cepat dan flowing tersebut.

Pengalaman itu menjadi modal penting dalam musim debutnya di World Sportbike bersama tim ProGP NitiRacing. Hingga empat putaran berjalan, Arai terus melakukan evaluasi untuk memahami karakter Yamaha R7 sekaligus meningkatkan konsistensi pace balapnya.
Musim ini, Arai telah mengumpulkan satu poin dari seri Autodrom Most di Republik Ceko. Meski hasilnya masih bertahap, progres performa tetap terlihat positif seiring adaptasi terhadap kompetisi level dunia yang semakin ketat.
Dukungan penuh dari Yamaha Racing Indonesia juga menjadi faktor penting dalam perkembangan Arai. Pihak tim menilai pengalaman musim ini akan menjadi fondasi besar bagi karier jangka panjang sang pembalap di kancah internasional.

Event
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran 3 Jadi Ajang Pemanasan Menuju ARRC
Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 memasuki Putaran 3 dengan atmosfer persaingan yang semakin kompetitif. Sebanyak 107 pembalap ambil bagian dalam seri kali ini yang tak hanya menjadi perebutan poin Kejuaraan Nasional (Kejurnas), tetapi juga menjadi ajang simulasi penting sebelum tampil di Asia Road Racing Championship (ARRC) Mandalika.
Sebagai salah satu kejuaraan balap motor nasional paling bergengsi, MRS terus berkembang menjadi wadah pembinaan pembalap Indonesia menuju level internasional. Pada putaran ketiga ini, penyelenggara bahkan memperkenalkan sistem kualifikasi baru yang mengadopsi standar kompetisi dunia.
107 Starter Bertarung di Enam Kelas Balap

Putaran ketiga MRS 2026 mempertandingkan enam kelas yang terdiri atas empat kelas Kejuaraan Nasional dan dua kelas pendukung.
Kelas Kejurnas meliputi:
- National Sport 150 (NS150)
- National Sport 250 (NS250)
- Supersport 600 (SS600)
- Indonesia Junior Talent Cup U-15 (IJTC)
Sedangkan kelas pendukung terdiri dari:
- Underbone 150
- Junior Sport 250 U-18
Kehadiran lebih dari 100 starter menunjukkan antusiasme tinggi para pembalap nasional untuk bersaing di Sirkuit Mandalika.
Sistem Kualifikasi Baru Ala Kejuaraan Internasional
Salah satu pembaruan terbesar pada Putaran 3 adalah diterapkannya format kualifikasi baru untuk kelas NS250 dan Indonesia Junior Talent Cup U-15.
Dalam sistem tersebut, 10 pembalap tercepat berdasarkan akumulasi dua sesi Free Practice langsung lolos ke Q2.
Sementara pembalap yang berada di luar 10 besar harus terlebih dahulu menjalani Q1, di mana hanya lima pembalap tercepat yang berhak melaju ke Q2.
Format ini diperkenalkan agar para pembalap Indonesia terbiasa dengan sistem yang digunakan di berbagai kejuaraan internasional.
CEO PRIDE Motorsport, Eddy Saputra, menegaskan bahwa MRS bukan hanya menjadi ajang kompetisi nasional, tetapi juga sarana edukasi agar pembalap memahami regulasi internasional sejak usia dini.
Persiapan Penting Menuju ARRC Mandalika
Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola, menyebut Putaran 3 menjadi tahapan yang sangat penting menjelang penyelenggaraan Asia Road Racing Championship (ARRC) di Mandalika.
Menurutnya, seri ini menjadi kesempatan terbaik bagi para pembalap untuk mematangkan fisik, teknik, strategi balap, hingga adaptasi terhadap karakter lintasan sebelum menghadapi persaingan tingkat Asia.
Di sisi lain, Pertamina kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan motorsport Indonesia melalui program Energizing Indonesia, dengan harapan lahir semakin banyak pembalap nasional yang mampu bersaing di level internasional.
Mandalika Racing Series 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung dalam lima putaran dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Pariwisata RI, Bank BRI, Pirelli, Honda, Yamaha, GS Astra, Ohlins Indonesia, Arai Indonesia, Cargloss Helmets, RCB, UMA, Speedwork, dan sejumlah mitra otomotif lainnya.
Motor
Motor Balap Suzuki GS1000R Legendaris Isle of Man TT Dilelang, Nilainya Capai Rp1,2 Miliar
Salah satu motor balap paling ikonik milik Suzuki dari era 1980-an akan segera berpindah tangan. Suzuki GS1000R yang pernah digunakan legenda balap Inggris, Mick Grant, di ajang Isle of Man TT 1984 dijadwalkan dilelang dengan estimasi harga mencapai 45.000–55.000 poundsterling atau sekitar Rp1 miliar hingga Rp1,2 miliar.
Motor bersejarah tersebut akan dilepas melalui H&H Classic Auctions dalam acara yang digelar di National Motorcycle Museum, Solihull, Inggris. Kehadirannya menjadi salah satu lot paling menarik karena menyimpan sejarah panjang dalam dunia balap motor internasional.
Suzuki Pertama Bermesin 1.000 cc

Suzuki memperkenalkan GS1000 pada tahun 1978 sebagai motor produksi pertama mereka yang menggunakan mesin empat silinder segaris berpendingin udara berkapasitas 997 cc.
Motor ini dikembangkan dari Suzuki GS750 dan kemudian berevolusi menjadi GS1000R, varian balap yang sukses mengukir prestasi di berbagai kejuaraan internasional, termasuk Formula One TT dan Isle of Man TT.
Pada awal dekade 1980-an, GS1000R dikenal sebagai salah satu motor balap paling kompetitif berkat kombinasi performa mesin, kestabilan sasis, dan daya tahan yang mumpuni untuk balapan jarak jauh.
Pernah Dikendarai Legenda Isle of Man TT
Nilai historis motor ini semakin tinggi karena pernah digunakan oleh Mick Grant, salah satu legenda balap Inggris.
Grant mencatatkan tujuh kemenangan Isle of Man TT serta tiga kemenangan Grand Prix sepanjang kariernya. Kemenangan pertamanya di Isle of Man TT diraih pada tahun 1974, sedangkan kemenangan terakhir datang pada musim 1985.
Motor Suzuki GS1000R ini menjadi bagian dari perjalanan karier Grant saat tampil pada musim balap 1984 di berbagai ajang Formula One TT dan Isle of Man TT.
Masih Siap Turun Balap
Menariknya, motor ini bukan sekadar pajangan museum.
Dalam beberapa tahun terakhir, Suzuki GS1000R tersebut dirawat langsung oleh Paul Boulton, mantan mekanik tim Heron Suzuki yang telah bergabung sejak 1982.
Menurut pihak rumah lelang, kondisi motor masih sangat baik dan tetap siap digunakan di lintasan.
Paket penjualannya juga mencakup berbagai komponen penting, termasuk tangki bahan bakar berkapasitas besar yang digunakan saat berlaga di Isle of Man TT maupun balapan ketahanan (endurance race).
Bersertifikat FIM Historic
Nilai koleksi motor ini semakin meningkat karena telah mengantongi sertifikasi FIM Historic.
Sertifikasi tersebut membuat Suzuki GS1000R masih memenuhi syarat untuk mengikuti berbagai ajang balap motor klasik internasional.
Tak hanya itu, motor ini juga beberapa kali tampil dalam event bergengsi seperti Goodwood Festival of Speed dan sejumlah kejuaraan Grand Prix klasik.
Bonus Mesin Balap GSX1100
Salah satu daya tarik terbesar dari proses lelang ini adalah bonus sebuah mesin Suzuki GSX1100 yang telah mendapatkan penyetelan khusus untuk kebutuhan balap.

Mesin tersebut merupakan spesifikasi yang pernah digunakan pada ajang Super One British Superbike Championship (BSB).
Kombinasi sejarah balap, kondisi yang masih prima, sertifikasi resmi, serta paket mesin balap tambahan menjadikan Suzuki GS1000R ini sebagai salah satu motor klasik paling menarik yang dilelang tahun ini, baik bagi kolektor maupun pecinta sejarah balap dunia.
Motor Balap
Kiandra Ramadhipa Menang Dramatis di Sachsenring, Naik ke Posisi Tiga Klasemen Rookies Cup 2026
Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, kembali mengharumkan nama bangsa setelah meraih kemenangan pada Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 di Sirkuit Sachsenring, Jerman, Minggu (12/7/2026) malam WIB. Kemenangan dramatis ini menjadi yang kedua bagi Kiandra musim ini sekaligus mengangkat posisinya ke peringkat ketiga klasemen sementara.
Hasil gemilang tersebut menjadi bukti konsistensi pembalap binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) yang terus menunjukkan perkembangan signifikan di ajang pembinaan menuju MotoGP tersebut. Tambahan 25 poin membuat Kiandra kini mengoleksi 101 poin, sekaligus menjaga peluang dalam perebutan gelar juara musim 2026.
Bangkit Setelah Race 1
Sebelumnya, pada Race 1 yang digelar sehari sebelumnya, Kiandra harus puas mengakhiri balapan di posisi kelima setelah terlibat persaingan ketat sepanjang lomba.
Namun, Race 2 menjadi panggung pembuktian bagi pembalap asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta itu.
Memulai balapan dari grid ketiga, Kiandra langsung melesat begitu lampu start padam. Ia segera bergabung dengan kelompok terdepan dan terlibat duel sengit bersama David Gonzalez, Fynn Kratochwil, serta sejumlah pembalap lainnya.
Duel Sengit Hingga Lap Terakhir
Balapan berlangsung sangat ketat. Posisi terdepan terus berganti sepanjang lomba, sementara Kiandra beberapa kali terlibat aksi saling salip dengan David Gonzalez.
Meski sempat turun ke posisi ketiga, Kiandra tetap tenang dan mampu memanfaatkan setiap peluang untuk kembali merebut pimpinan balapan.
Memasuki lap ke-14, pembalap Indonesia tersebut berhasil mengambil alih posisi pertama dan mempertahankannya di tengah tekanan para rival.
Namun drama terjadi menjelang akhir balapan.

Insiden yang melibatkan Fernando Bujosa dan Beñat Fernández membuat Race Director mengibarkan bendera merah demi alasan keselamatan.
Karena balapan tidak dapat dilanjutkan, hasil akhir ditetapkan berdasarkan urutan pembalap pada lap ke-14, yang menempatkan Kiandra Ramadhipa sebagai pemenang Race 2 Sachsenring.
Modal Besar Menuju Perebutan Gelar
Kemenangan di Sachsenring menjadi kemenangan kedua Kiandra sepanjang musim 2026 sekaligus memperkecil jarak poin dengan para pesaing di papan atas klasemen.
Saat ini, klasemen sementara Red Bull MotoGP Rookies Cup dipimpin oleh Beñat Fernández dengan 148 poin, diikuti Ryota Ogiwara dengan 131 poin, sementara Kiandra Ramadhipa berada di posisi ketiga dengan 101 poin.
Masih tersisa empat balapan pada musim ini, masing-masing dua race di Misano dan dua race di Red Bull Ring. Peluang Kiandra untuk terus mengejar dua pembalap terdepan masih terbuka apabila mampu mempertahankan performa impresifnya.

Dengan konsistensi yang terus meningkat serta kepercayaan diri yang semakin tinggi, Kiandra kini menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 sekaligus membawa harapan besar bagi Indonesia di ajang balap internasional.
| Pos | Pembalap | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Beñat Fernández | 148 |
| 2 | Ryota Ogiwara | 131 |
| 3 | Kiandra Ramadhipa | 101 |
| 4 | Fernando Bujosa | 97 |
| 5 | David González | 96 |
| 6 | Kiattisak Singhapong | 89 |
| 7 | Fynn Kratochwil | 81 |
| 8 | Kristian Daniel Jr. | 77 |
| 9 | Yaroslav Karpushin | 75 |
| 10 | Carlos Cano | 72 |
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor2 years agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor12 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
