Connect with us

Uncategorized

JDM Fest 2026 Perkuat Ekosistem Otomotif Nasional, Satukan Komunitas hingga Industri Aftermarket

Published

on

NGASPALTVJDM Fest 2026 kembali membuktikan diri sebagai salah satu festival otomotif terbesar yang memadukan budaya otomotif Jepang dengan gaya hidup modern. Digelar di Bandung Convention Centre pada 18 Juli 2026, festival bertema “Where Cars Meet Culture” ini sukses menarik ribuan pecinta otomotif dari berbagai daerah di Indonesia.

Tak sekadar menjadi ajang pamer kendaraan modifikasi, JDM Fest 2026 juga menjadi ruang kolaborasi bagi komunitas, pelaku industri aftermarket, media otomotif, kreator konten, hingga berbagai merek ternama yang bersama-sama mendorong perkembangan industri otomotif nasional.

Beragam aktivitas turut memeriahkan acara, mulai dari display mobil dan motor hasil kurasi, kompetisi interaktif, penampilan DJ Moskilove, hingga area kuliner yang membuat pengalaman pengunjung semakin lengkap.

Motul Tunjukkan Komitmen Dukung Industri Otomotif Indonesia

Salah satu brand yang mencuri perhatian di JDM Fest 2026 adalah PT Motul Indonesia Energy (MIE), selaku authorized principal pelumas Motul di Indonesia.

Melalui partisipasinya, Motul tidak hanya menghadirkan berbagai program promosi menarik, tetapi juga mempertegas komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional.

Sebanyak 1.000 pengunjung pertama yang datang ke booth Motul mendapatkan produk perawatan kendaraan gratis berupa Motul E2 Motowash atau Brake Clean.

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menikmati promo pembelian oli mobil modern SAE dengan penawaran beli tiga liter gratis satu liter, serta diskon hingga 20 persen untuk pembelian merchandise premium Motul.

JDM Fest Jadi Wadah Kolaborasi Komunitas dan Industri

Berbeda dari festival otomotif pada umumnya, JDM Fest dirancang sebagai wadah yang mempertemukan berbagai elemen dunia otomotif dalam satu ekosistem.

Komunitas kendaraan, pelaku industri aftermarket, sponsor, media, hingga content creator berkolaborasi menghadirkan festival yang bukan hanya menghibur, tetapi juga membuka peluang bisnis baru bagi industri otomotif.

Panitia menyebut keberhasilan JDM Fest merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang memiliki visi sama dalam mengembangkan budaya otomotif Indonesia.

“Keberhasilan JDM Fest bukan hanya milik penyelenggara, tetapi merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak yang memiliki semangat yang sama dalam memajukan budaya otomotif Indonesia.”

Motul Perluas Jaringan Distribusi di Jawa Barat

Di balik kemeriahan festival, Motul juga mengumumkan langkah strategis dengan memperkuat jaringan distribusi di wilayah Jawa Barat.

Melalui kerja sama bersama Cipta Dinamis Otopart sebagai distributor resmi, Motul memperluas jangkauan distribusi ke berbagai kota seperti Bandung, Garut, Tasikmalaya, Subang, Cirebon, hingga wilayah sekitarnya.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan produk sekaligus memperkuat pasar pelumas nasional, khususnya di kawasan yang memiliki populasi kendaraan roda empat cukup tinggi.

Melihat antusiasme masyarakat yang terus meningkat setiap tahunnya, Motul juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penyelenggaraan JDM Fest sebagai salah satu festival otomotif terbesar di Indonesia.

Kolaborasi antara komunitas, penyelenggara, dan pelaku industri diyakini akan semakin memperkuat ekosistem otomotif Tanah Air sekaligus melahirkan inovasi baru di masa mendatang.

Uncategorized

Honda QC3 Resmi Meluncur, Skutik Listrik Baru dengan Jarak Tempuh Hingga 145 Km

Published

on

By

Honda terus memperkuat langkahnya di segmen kendaraan listrik dengan menghadirkan Honda QC3, skutik listrik terbaru yang resmi diperkenalkan di pasar India. Model ini menjadi anggota ketiga keluarga motor listrik Honda setelah QC1 dan Activa e:, sekaligus menawarkan peningkatan signifikan dari sisi daya jelajah, kapasitas baterai, hingga fitur konektivitas.

Diposisikan di atas Honda QC1, QC3 dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas harian yang lebih jauh tanpa harus sering mengisi ulang baterai. Dengan spesifikasi yang lebih matang, skutik ini diproyeksikan menjadi salah satu model andalan Honda di segmen EV.

Baterai 3 kWh, Klaim Mampu Tempuh 145 Kilometer

Keunggulan utama Honda QC3 terletak pada sektor baterainya. Motor listrik ini menggunakan baterai tanam (fixed battery) berkapasitas 3 kWh yang diklaim mampu membawa motor melaju hingga 145 kilometer dalam sekali pengisian penuh berdasarkan standar pengujian Indian Driving Cycle (IDC).

Angka tersebut menjadi yang tertinggi di jajaran motor listrik Honda yang dipasarkan di India saat ini.

Sebagai pembanding:

  • Honda QC1 menggunakan baterai 1,5 kWh dengan jarak tempuh sekitar 80 km dan kecepatan maksimum 50 km/jam.
  • Honda Activa e: memakai dua baterai swap berkapasitas total 3 kWh dengan daya jelajah sekitar 102 km.

Meski Honda belum mengungkap detail tenaga motor listriknya, performa baterai yang diusung QC3 sudah menjadi nilai jual utama bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan listrik dengan mobilitas tinggi.

Pengisian Cepat dan Fitur Modern

Honda juga meningkatkan efisiensi pengisian daya pada QC3. Pengisian baterai dari kondisi kosong hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam 40 menit, sedangkan pengisian penuh hingga 100 persen selesai dalam waktu sekitar 4 jam.

Di sektor fitur, QC3 tampil jauh lebih modern dibanding saudaranya. Motor ini sudah dibekali panel instrumen TFT full color yang terintegrasi dengan Honda RoadSync, memungkinkan pengendara mengakses navigasi turn-by-turn, informasi kendaraan, hingga konektivitas smartphone langsung dari layar instrumen.

Kehadiran layar TFT tersebut memberikan tampilan yang lebih premium sekaligus meningkatkan kenyamanan saat berkendara.

Berpeluang Masuk Indonesia?

Peluncuran Honda QC3 tentu menarik perhatian pasar Indonesia. Pasalnya, lini motor listrik Honda yang dipasarkan PT Astra Honda Motor (AHM) saat ini masih memiliki daya jelajah yang relatif terbatas.

Saat ini Honda Indonesia menawarkan beberapa model seperti:

  • EM1 e: dan EM1 e: PLUS dengan jarak tempuh sekitar 40 km.
  • ICON e: dengan daya jelajah sekitar 50 km.
  • CUV e: yang mampu menempuh sekitar 80 km.

Jika Honda QC3 nantinya dipasarkan di Indonesia, jarak tempuh hingga 145 kilometer berpotensi menjadi solusi bagi pengguna yang membutuhkan motor listrik untuk aktivitas harian maupun perjalanan antarkota tanpa khawatir kehabisan daya. Dengan kombinasi baterai besar, fitur konektivitas modern, dan efisiensi pengisian daya, QC3 berpeluang menjadi salah satu pemain kuat di segmen skutik listrik premium.

Continue Reading

Uncategorized

Triumph Boyong Thruxton 400 dan Tracker 400 ke GIIAS 2026, Perkuat Lini Modern Classic

Published

on

By

NGASPALTV – Triumph Motorcycles Indonesia resmi memperluas keluarga 400 Series dengan menghadirkan dua model terbaru, Triumph Thruxton 400 dan Triumph Tracker 400, yang menjalani debut resminya di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Kehadiran kedua motor ini menjadi langkah strategis Triumph dalam memperkuat pasar motor premium kelas menengah di Indonesia, sekaligus melengkapi jajaran 400 Series yang sebelumnya telah diisi oleh Speed 400, Scrambler 400 X, dan Scrambler 400 XC.

Melalui dua karakter yang berbeda, Triumph menawarkan pilihan baru bagi pengendara yang menginginkan perpaduan desain klasik khas Inggris, teknologi modern, dan performa yang mudah dinikmati untuk penggunaan harian maupun turing.

Thruxton 400, DNA Café Racer yang Kembali Hidup

Triumph Thruxton 400 hadir sebagai penerus semangat legendaris lini Thruxton yang selama ini identik dengan gaya café racer.

Motor ini mengusung siluet klasik dengan fairing depan minimalis, posisi berkendara yang lebih sporty, serta detail premium yang memperkuat aura motor bergaya Inggris. Meski tampil klasik, Thruxton 400 tetap dibekali teknologi modern sehingga nyaman digunakan sebagai motor harian.

Model ini ditujukan bagi pengendara yang menginginkan sensasi berkendara bergaya retro tanpa harus mengorbankan kenyamanan dan kemudahan penggunaan.

Tracker 400 Tawarkan Karakter Flat Track Modern

Berbeda dengan Thruxton, Triumph Tracker 400 mengusung inspirasi dari dunia flat track dan budaya custom modern.

Desainnya tampil lebih minimalis dengan setang lebar, posisi duduk tegak, serta ergonomi yang dirancang untuk memberikan pengendalian lincah di berbagai kondisi jalan.

Karakter tersebut membuat Tracker 400 cocok digunakan sebagai motor harian, city riding, hingga perjalanan santai di akhir pekan.

Lengkapi Keluarga 400 Series

Dengan hadirnya dua model baru ini, Triumph kini memiliki lima pilihan motor di keluarga 400 Series yang menyasar karakter pengendara berbeda.

Seluruh model tetap mengusung filosofi Modern Classic Triumph, yakni memadukan kualitas premium, teknologi modern, performa yang menyenangkan, serta desain ikonik yang telah menjadi identitas merek asal Inggris tersebut.

Director of Triumph Motorcycles Indonesia, Joe Frans, mengatakan keberhasilan keluarga 400 Series telah membawa semakin banyak pengendara Indonesia mengenal Triumph.

“Melalui kehadiran Thruxton 400 dan Tracker 400, kami ingin menghadirkan pilihan yang lebih beragam sesuai karakter dan gaya hidup pelanggan Indonesia. Kedua motor ini menawarkan desain ikonik Triumph, kualitas premium, performa yang mudah dinikmati, serta pengalaman berkendara khas Triumph.”

Harga Triumph Thruxton 400 dan Tracker 400

Triumph juga mengumumkan harga resmi kedua motor tersebut untuk pasar Indonesia.

  • Triumph Thruxton 400 : Rp188 juta (OTR & PPH DKI Jakarta)
  • Triumph Tracker 400 : Rp182 juta (OTR & PPH DKI Jakarta)

Selama penyelenggaraan GIIAS 2026, pengunjung dapat melihat langsung seluruh lini produk Triumph, mulai dari keluarga 400 Series, Adventure, Roadster, Modern Classic, hingga Performance Motorcycle yang dipasarkan secara global.

Peluncuran Thruxton 400 dan Tracker 400 sekaligus menegaskan komitmen jangka panjang Triumph dalam memperluas portofolio produk serta memperkuat jaringan layanan di Indonesia.

Continue Reading

Uncategorized

Kiandra Ramadhipa Bidik Puncak Klasemen Moto3 Junior di Magny-Cours 2026

Published

on

By

NGASPALTV – Pembalap muda Indonesia, M. Kiandra Ramadhipa, kembali melanjutkan perjuangannya di Moto3 Junior World Championship 2026 pada putaran Magny-Cours, Prancis, yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026. Seri ini menjadi kesempatan besar bagi rider binaan Astra Honda Motor (AHM) tersebut untuk merebut posisi puncak klasemen sementara sebelum kompetisi memasuki jeda musim panas.

Magny-Cours bukanlah sirkuit yang asing bagi Kiandra. Trek sepanjang 4,4 kilometer tersebut menjadi saksi sejarah ketika dirinya meraih kemenangan perdana di European Talent Cup 2025, sekaligus mencatatkan nama sebagai pembalap Indonesia pertama yang memenangkan balapan di ajang tersebut.

Kini, Kiandra kembali datang dengan target yang lebih besar.

Selisih Poin Tipis, Perebutan Klasemen Makin Sengit

Memasuki putaran keempat musim ini, Kiandra berada di posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 60 poin. Ia hanya terpaut sembilan poin dari posisi teratas yang saat ini ditempati secara bersamaan oleh tiga pembalap.

Persaingan di papan atas berlangsung sangat ketat. Lima pembalap teratas hanya dipisahkan selisih 13 poin, sehingga hasil balapan di Magny-Cours berpotensi mengubah susunan klasemen secara signifikan.

Sepanjang musim 2026, performa Kiandra bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team terus menunjukkan peningkatan. Mengandalkan motor Honda NSF250RW, ia sukses meraih podium ketiga di Barcelona, kemenangan di Estoril, serta selalu finis di tujuh besar, kecuali saat mengalami insiden pada lap terakhir Race 2 Jerez ketika sedang berpeluang naik podium.

Momentum Positif Jadi Modal Besar

Kepercayaan diri Kiandra semakin meningkat setelah berhasil memenangkan Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup Sachsenring beberapa hari lalu. Hasil tersebut menjadi kemenangan keduanya musim ini sekaligus modal penting menghadapi putaran Moto3 Junior di Prancis.

Magny-Cours juga menjadi salah satu sirkuit favorit Kiandra. Musim lalu, ia tampil luar biasa di lintasan basah dan berhasil merebut kemenangan dramatis pada lap terakhir.

Meski akhir pekan ini diprediksi berlangsung dalam kondisi cuaca panas akibat gelombang panas yang melanda Eropa, pembalap asal Sleman tersebut tetap optimistis mampu tampil kompetitif sejak sesi latihan hingga balapan.

Target Rebut Pimpinan Klasemen

Kiandra mengaku memiliki motivasi tinggi untuk kembali tampil maksimal di Magny-Cours.

“Saya memiliki kenangan yang sangat baik di Magny-Cours tahun lalu dan saya sangat menyukai karakter sirkuit ini. Saya ingin memanfaatkan modal positif tersebut untuk kembali tampil kompetitif.”

Ia juga berharap tim mampu menemukan setelan motor terbaik sejak awal akhir pekan.

“Salah satu target saya di Magny-Cours adalah mengambil alih pimpinan klasemen kejuaraan. Saya melihat akhir pekan ini sebagai kesempatan yang sangat baik.”

Jika mampu meraih hasil maksimal, peluang Kiandra menutup paruh pertama musim sebagai pemimpin klasemen Moto3 Junior World Championship 2026 terbuka sangat lebar.

Jadwal Moto3 Junior Magny-Cours 2026

Jumat, 24 Juli 2026

  • Free Practice 1 : 15.30 WIB
  • Free Practice 2 : 20.05 WIB

Sabtu, 25 Juli 2026

  • Practice : 15.20 WIB
  • Q1 & Q2 : 21.05 WIB

Minggu, 26 Juli 2026

  • Race (15 Lap) : 18.00 WIB

Seluruh mata pecinta balap Indonesia kini akan tertuju ke Magny-Cours. Mampukah Kiandra Ramadhipa memanfaatkan momentum positifnya dan membawa Merah Putih ke puncak klasemen Moto3 Junior World Championship?

Continue Reading

Trending