Motor
Vespa Primavera 125 x Gigi Resmi Meluncur, Kolaborasi Eksklusif Italia-Prancis Bergaya Riviera
Vespa kembali menghadirkan sebuah karya eksklusif yang memadukan dunia otomotif dan fashion melalui peluncuran Vespa Primavera 125 x Gigi. Skuter edisi terbatas ini lahir dari kolaborasi antara Vespa, ikon otomotif asal Italia, dengan Gigi, rumah mode asal Prancis yang dikenal dengan gaya kasual premium.
Model terbaru ini menjadi penerus semangat Vespa Pic Nic yang diperkenalkan pada 2022. Jika sebelumnya mengusung konsep piknik dan aktivitas outdoor, kini Primavera 125 x Gigi menawarkan interpretasi baru yang lebih mewah dengan nuansa liburan musim panas khas Riviera Mediterania.

Kolaborasi tersebut tidak hanya menghadirkan perubahan kosmetik, tetapi juga memperkuat identitas Vespa sebagai simbol gaya hidup premium yang menggabungkan desain, seni, dan budaya.
Desain Terinspirasi Pantai Riviera Italia
Daya tarik utama Vespa Primavera 125 x Gigi terletak pada tampilannya yang sangat khas. Bodinya dibalut warna kuning cerah yang terinspirasi dari hangatnya cahaya matahari di kawasan Riviera Italia.
Nuansa elegan semakin terasa melalui penggunaan jok kulit berwarna cognac dengan jahitan gading, dipadukan lis bodi berwarna putih gading yang memperkuat kesan klasik khas Vespa.
Velg putih gading yang dipadukan ban berdinding putih juga semakin mempertegas karakter retro, mengingatkan pada skuter-skuter klasik yang identik dengan kawasan pesisir Saint-Tropez, Prancis.
Dibekali Aksesori Eksklusif Bertema Liburan
Berbeda dengan Vespa Pic Nic yang menggunakan sabuk kulit sebagai pengikat perlengkapan piknik, Primavera 125 x Gigi hadir dengan rak depan khusus yang dirancang untuk membawa handuk pantai berukuran besar.
Di bagian belakang, Vespa tetap mempertahankan keranjang anyaman buatan tangan yang dipasang pada rak bagasi berlapis krom. Detail tersebut menjadi ciri khas utama sekaligus memperkuat konsep skuter bergaya resort premium.

Meski perubahan desain tidak terlalu ekstrem dibandingkan Primavera standar, keseluruhan sentuhan aksesori berhasil menghadirkan karakter baru yang lebih eksklusif dan fashionable.
Diproduksi Terbatas, Harga Tembus Rp245 Juta
Vespa Primavera 125 x Gigi dipasarkan secara terbatas dan hanya tersedia melalui jaringan dealer resmi Vespa di Eropa.
Skuter bermesin 125 cc ini dibanderol mulai 12.000 Euro, atau setara sekitar Rp245 jutaan.
Dengan harga tersebut, konsumen bukan hanya membeli sebuah kendaraan roda dua, melainkan juga sebuah collector’s edition yang memadukan desain khas Italia, atmosfer Riviera Mediterania, dan sentuhan elegan dari dunia fashion Prancis.
Primavera 125 x Gigi menjadi bukti bahwa Vespa terus mempertahankan identitasnya sebagai ikon gaya hidup, bukan sekadar produsen skuter.
Motor
Rumor Akuisisi Ducati Memanas, Volkswagen Group Belum Beri Kepastian
Masa depan Ducati kembali menjadi perbincangan hangat di industri otomotif global. Rumor mengenai kemungkinan penjualan pabrikan motor asal Bologna, Italia, itu kembali mencuat setelah muncul laporan yang menyebut adanya proposal resmi untuk mengakuisisi Ducati Motor Holding.
Laporan tersebut pertama kali diungkap MotorcycleSports.net yang menyebut proses restrukturisasi internal Volkswagen Group menjadi salah satu pemicu munculnya spekulasi. Hingga kini, Volkswagen memang belum pernah mengumumkan rencana menjual Ducati, namun di sisi lain juga belum memberikan bantahan resmi terhadap rumor yang terus berkembang.
Situasi tersebut membuat berbagai pihak mulai mempertanyakan arah masa depan salah satu merek premium paling sukses di bawah naungan Volkswagen Group.
Rumor Akuisisi Disebut Sudah Masuk Tahap Penawaran
Spekulasi semakin menguat setelah laporan yang sama mengutip sumber anonim yang mengaku sebagai karyawan Ducati. Sumber tersebut menyatakan telah melihat dokumen internal yang menunjukkan adanya proposal formal untuk mengakuisisi 100 persen saham Ducati Motor Holding.

Bahkan, laporan itu menyebut prosesnya telah melampaui tahap pembicaraan awal dan masuk ke fase penawaran resmi.
Meski begitu, identitas calon investor maupun perusahaan yang disebut mengajukan penawaran hingga kini belum dapat diverifikasi secara independen.
Baik Volkswagen Group maupun Ducati juga belum mengeluarkan pernyataan resmi yang membenarkan ataupun membantah adanya proses akuisisi tersebut.
Serikat Pekerja Mulai Pertanyakan Masa Depan Ducati
Rumor penjualan Ducati juga mulai menjadi perhatian serikat pekerja di Italia dan Jerman. Mereka dikabarkan mempertanyakan arah kebijakan Volkswagen Group terhadap Ducati di tengah program efisiensi dan restrukturisasi perusahaan.
Ketidakjelasan informasi tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai masa depan Ducati, baik dari sisi bisnis maupun keberlangsungan operasionalnya sebagai salah satu merek motor premium paling berpengaruh di dunia.
CEO Ducati Pernah Membantah Isu Penjualan

Sebelumnya, CEO Ducati Claudio Domenicali telah menepis kabar bahwa Ducati akan berganti pemilik.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada pembahasan internal mengenai penjualan perusahaan maupun perubahan kepemilikan.
Pernyataan tersebut sempat meredam spekulasi, namun munculnya laporan terbaru mengenai dugaan proposal akuisisi membuat isu tersebut kembali memanas.
Masih Sebatas Rumor
Sampai saat ini seluruh informasi mengenai penjualan Ducati masih sebatas rumor karena belum ada konfirmasi resmi dari Volkswagen Group maupun Ducati.
Perkembangan berikutnya akan menjadi penentu apakah kabar tersebut benar-benar berujung pada proses akuisisi, atau hanya menjadi spekulasi yang terus bergulir di industri otomotif dunia.
Motor
Kawasaki W175 TR 2026, Motor Scrambler Retro 177 cc yang Siap Menjelajah
Kawasaki W175 TR 2026 hadir sebagai pilihan menarik bagi pecinta motor bergaya klasik yang menginginkan karakter berbeda dari motor retro pada umumnya. Mengusung konsep scrambler, motor ini menggabungkan desain klasik khas keluarga W Series dengan ergonomi yang lebih nyaman dan kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan.
Di Indonesia, Kawasaki W175 TR dipasarkan dengan harga mulai Rp35,3 juta OTR Jakarta, menjadikannya salah satu motor retro 175 cc yang menawarkan perpaduan gaya, kenyamanan, dan kemudahan modifikasi.
Desain Scrambler Klasik yang Tak Lekang Waktu
Sebagai bagian dari keluarga W Series, Kawasaki W175 TR tetap mempertahankan DNA desain klasik yang telah menjadi ciri khas lini W.

Tangki bahan bakar berbentuk membulat, lampu depan bulat, spion klasik, velg jari-jari, hingga jok bergaya retro membuat motor ini tampil sederhana namun tetap elegan.
Berbeda dengan W175 standar, versi TR mengusung konsep scrambler yang lebih siap diajak bertualang. Setang dibuat lebih tinggi sehingga posisi berkendara menjadi lebih tegak dan nyaman, sementara penggunaan ban dual purpose membuatnya lebih percaya diri saat melintasi jalan aspal maupun jalur semi off-road.
Mesin 177 cc Andal untuk Berkendara Santai

Karakter mesin ini lebih mengutamakan torsi pada putaran bawah hingga menengah dibandingkan tenaga puncak. Hasilnya, akselerasi terasa halus dan responsif untuk penggunaan harian, touring, maupun perjalanan santai di akhir pekan.
Kawasaki juga menyematkan balancer shaft untuk mengurangi getaran mesin sehingga kenyamanan berkendara tetap terjaga, terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh.
Suara khas knalpot model peashooter turut memperkuat nuansa motor klasik Inggris sekaligus memberikan karakter tersendiri tanpa terdengar berlebihan.
Sasis Kokoh, Suspensi Nyaman dan Mudah Dimodifikasi
Kawasaki W175 TR menggunakan rangka semi-double cradle yang dikenal kuat, stabil, dan mudah dikendalikan.
Pada sektor kaki-kaki, motor ini mengandalkan suspensi teleskopik berdiameter 30 mm di depan dan dual shock absorber di belakang.
Dibandingkan W175 standar, suspensi W175 TR memiliki travel yang lebih panjang sehingga mampu memberikan redaman lebih baik ketika melewati jalan bergelombang maupun jalur berbatu ringan.
Ground clearance yang lebih tinggi juga menjadi nilai tambah bagi pengendara yang sesekali ingin keluar dari jalan beraspal.
Panel instrumen tetap mempertahankan nuansa klasik melalui speedometer analog lengkap dengan odometer, trip meter, dan lampu indikator. Emblem huruf “W” di bawah panel semakin mempertegas identitas keluarga W Series.
Tetap Sederhana, Justru Menjadi Daya Tarik
Di tengah tren motor modern yang dipenuhi teknologi elektronik, Kawasaki W175 TR tetap mempertahankan konsep sederhana.
Motor ini belum dibekali lampu LED, panel TFT, ABS maupun fitur elektronik canggih lainnya. Namun justru kesederhanaan tersebut menjadi nilai jual tersendiri karena perawatan lebih mudah, biaya kepemilikan lebih terjangkau, dan sangat cocok dijadikan basis modifikasi bergaya tracker, scrambler, maupun brat style.
Bagi pengendara yang mencari motor dengan karakter klasik, mesin yang mudah dirawat, serta kenyamanan untuk penggunaan harian maupun touring santai, Kawasaki W175 TR 2026 menjadi salah satu pilihan paling menarik di kelasnya.
Moto GP
Bangkit dari Start Buruk, Kiandra Ramadhipa Amankan Poin di Moto3 Junior Prancis
Muhammad Kiandra Ramadhipa berhasil mengakhiri paruh pertama Moto3 Junior World Championship 2026 dengan membawa pulang poin penting dari putaran Magny-Cours, Prancis, Minggu (26/7/2026). Pembalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) itu finis di posisi ke-12 setelah menjalani balapan penuh perjuangan di Circuit de Nevers Magny-Cours.
Hasil tersebut membuat Kiandra menambah empat poin sekaligus mempertahankan posisinya di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 64 poin. Modal ini menjadi bekal penting sebelum kejuaraan memasuki jeda musim panas selama hampir enam pekan.
Mengendarai Honda NSF250RW bersama Honda Asia-Dream Racing Team, Kiandra memulai balapan dari grid ke-12. Namun, start yang kurang sempurna membuat motornya mengalami wheelie sehingga kehilangan banyak posisi dan tercecer hingga urutan ke-18 pada lap pertama.
Meski menghadapi situasi sulit, pembalap asal Sleman, Yogyakarta itu tidak menyerah. Dalam tiga lap awal, ia tampil agresif dan berhasil menyalip tujuh pembalap untuk kembali masuk ke posisi ke-11. Sayangnya, rombongan terdepan sudah membuka jarak lebih dari tiga detik sehingga peluang mengejar kemenangan semakin sulit.
Melihat kondisi tersebut, Kiandra memilih strategi yang lebih realistis dengan memimpin grup kedua sambil menjaga konsistensi ritme balapan. Strategi itu terbukti efektif untuk mengamankan poin hingga garis finis.
Memasuki lap terakhir, Kiandra sempat memimpin rombongan kedua. Namun duel sengit di tikungan-tikungan terakhir membuatnya kehilangan satu posisi dan akhirnya menyelesaikan balapan di urutan ke-12.

Usai balapan, Kiandra mengakui kesalahan saat start menjadi faktor utama yang memengaruhi hasil akhir.
“Saya melakukan kesalahan saat start sehingga motor mengalami wheelie dan saya turun ke posisi ke-18. Rombongan terdepan sudah terlalu jauh untuk dikejar, sehingga saya memutuskan bertarung di grup kedua demi mengamankan poin.”
Ia juga menegaskan akan memanfaatkan jeda musim panas untuk meningkatkan performa sebelum seri berikutnya.
“Ini bukan akhir pekan terbaik, tapi banyak pelajaran yang kami dapat. Saya akan memanfaatkan jeda musim panas untuk berlatih lebih keras agar tampil lebih kuat di Valencia.”
General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya, memberikan apresiasi terhadap semangat juang Kiandra sepanjang balapan.
Menurutnya, perjuangan Kiandra menunjukkan mental pantang menyerah yang menjadi modal penting untuk bersaing di level internasional. AHM optimistis pembalap berusia 16 tahun tersebut mampu tampil lebih kompetitif pada putaran berikutnya.
Sepanjang paruh musim Moto3 Junior World Championship 2026, lulusan Astra Honda Racing School 2022 itu telah mengoleksi tiga kemenangan, satu podium tambahan, dan kini bertengger di posisi kelima klasemen sementara.

Kejuaraan akan kembali bergulir setelah jeda musim panas pada 4–6 September 2026 di Circuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor2 years agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor12 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
