TIPS & TRIK
Tesla Dipaksa Ubah Desain Ikonik Demi Keselamatan, Aturan Baru China Jadi Titik Balik
Tesla akhirnya harus merelakan perubahan pada salah satu ciri khas desain mobilnya: flush door handle atau handle pintu rata. Regulasi keselamatan terbaru di China melarang penggunaan handle pintu elektronik yang sepenuhnya tersembunyi, mendorong Tesla untuk menyesuaikan diri demi tetap bisa bersaing di pasar otomotif terbesar dunia.
Kepala Desainer Tesla, Franz von Holzhausen, memastikan pihaknya tengah menggarap desain baru yang menggabungkan mekanisme manual dan elektronik dalam satu sistem. Tujuannya sederhana namun vital: agar pintu lebih mudah diakses dalam kondisi darurat, tanpa kehilangan sentuhan futuristis khas Tesla.

Aturan ini akan resmi berlaku mulai Juli 2027, memberi Tesla waktu kurang dari dua tahun untuk menemukan formula terbaik. Tantangan ini bukan sekadar soal desain, melainkan juga soal menjaga identitas brand tanpa mengorbankan keselamatan pengguna.
Lebih jauh, sorotan terhadap handle pintu Tesla tak hanya datang dari China. Di Amerika Serikat, otoritas keselamatan jalan raya (NHTSA) tengah menyelidiki lebih dari 140 laporan keluhan terkait kesulitan membuka pintu Tesla saat mobil kehilangan daya listrik. Bahkan investigasi mencakup 174 ribu unit Model Y produksi 2021, dengan kasus serupa juga muncul di Model 3 dan Model S.
Langkah Tesla mengubah desain handle pintu ini bisa menjadi momentum penting: menepis kritik, menjawab keraguan konsumen, sekaligus membuktikan bahwa inovasi futuristis tetap bisa selaras dengan aspek keselamatan.
Bagi para pecinta Tesla, perubahan ini mungkin terasa emosional — sebuah perpisahan dengan desain ikonik yang selama ini dianggap bagian dari DNA minimalis Tesla. Namun demi keselamatan, perubahan ini bukan sekadar keharusan, melainkan sebuah evolusi.
Motor
Fitur HSTC New Honda ADV160, Teman Setia Berkendara Aman Saat Libur Lebaran
Menjelang momen libur Lebaran, keselamatan berkendara menjadi prioritas utama, terutama bagi pemotor yang harus melintasi jalur mudik panjang hingga kawasan wisata dengan kondisi jalan yang tak selalu ideal. Hujan, permukaan licin, hingga kontur jalan yang beragam kerap menjadi tantangan tersendiri di perjalanan.
Di sinilah New Honda ADV160 hadir sebagai partner perjalanan yang lebih menenangkan. Skutik petualang ini dibekali fitur Honda Selectable Torque Control (HSTC), sebuah sistem kontrol traksi pintar yang dirancang untuk menjaga stabilitas motor saat menghadapi berbagai kondisi jalan.

HSTC bekerja dengan memantau perbedaan putaran roda dan secara otomatis mengatur torsi mesin ketika roda belakang terdeteksi kehilangan traksi. Hasilnya, akselerasi tetap terasa halus dan ban belakang tidak mudah selip, terutama saat melewati jalan basah, berpasir, atau permukaan yang tidak rata.
Manfaatnya sangat terasa di musim hujan. Dalam situasi tertentu, membuka gas di jalan licin sering membuat roda belakang terasa “ngesot” atau seperti ingin mendahului roda depan. Dengan HSTC, distribusi tenaga dijaga tetap seimbang, sehingga motor lebih patuh mengikuti arah kemudi dan pengendara bisa tetap percaya diri.

Tak hanya canggih, fitur ini juga mudah digunakan. Status HSTC dapat dipantau langsung melalui panel meter, sementara pengaktifan atau penonaktifan cukup dilakukan lewat tombol di setang kiri. Pengendara pun bebas menyesuaikan fitur ini sesuai kebutuhan dan kondisi jalan yang dihadapi.
Memasuki libur Lebaran, kesiapan motor bukan hanya soal mesin prima dan ban tebal, tetapi juga dukungan teknologi keselamatan. Kehadiran HSTC pada New Honda ADV160 menjadi nilai tambah penting yang menghadirkan rasa aman, kenyamanan, dan ketenangan sepanjang perjalanan—baik saat mudik maupun berwisata bersama keluarga.
Dengan teknologi ini, Honda kembali menegaskan komitmennya menghadirkan inovasi yang benar-benar terasa manfaatnya di kondisi berkendara sehari-hari.
Motor
Alpinestars Hadirkan Airbag Paling Canggih untuk Pemotor, Ringan dan Siap Selamatkan Nyawa
Keselamatan berkendara kini memasuki level baru. Alpinestars kembali menunjukkan kelasnya sebagai pemain utama apparel pemotor dunia dengan meluncurkan rompi airbag pintar teranyar yang diklaim paling ringan, paling nyaman, sekaligus paling canggih yang pernah mereka buat.
Produk anyar bernama Tech-Air 5 Plasma ini merupakan hasil lebih dari dua dekade riset dan pengembangan. Alpinestars menyebutnya sebagai lompatan besar menuju standar keselamatan “next level” bagi pengendara motor, baik di jalan raya maupun lintasan.

Dibanderol £699.99 atau setara Rp16 jutaan, Tech-Air 5 Plasma hadir dalam ukuran XS hingga 4XL dan resmi menggantikan generasi Tech-Air 5 sebelumnya. Sejumlah pembaruan signifikan dilakukan, mulai dari hardware sensor, penyempurnaan software, hingga pengurangan bobot hingga 0,4 kg, menjadikannya airbag Alpinestars paling ringan sejauh ini.
Inti kecanggihannya terletak pada enam sensor presisi tinggi yang terdiri dari akselerometer dan giroskop triaksial. Seluruh data gerakan tubuh pengendara dianalisis oleh algoritma berbasis AI, yang dibangun dari basis data kecelakaan sejak 2004—saat Alpinestars mulai mengumpulkan data dari para pembalap MotoGP.
Jutaan kilometer pengujian dan ribuan data kecelakaan nyata menjadi fondasi sistem ini. Hasilnya, Tech-Air 5 Plasma mampu menyesuaikan respons melalui beberapa mode berkendara: Street, Race, dan Off-Road, masing-masing dengan sensitivitas aktivasi berbeda.
Ketika kecelakaan terdeteksi, rompi airbag ini dapat mengembang hanya dalam 20 milidetik—waktu yang sangat krusial untuk melindungi tubuh pengendara dari cedera serius. Pengoperasiannya pun dibuat sederhana: cukup tutup ritsleting dan pengunci magnet di bagian depan, lalu sistem akan aktif secara otomatis. Indikator LED dan getaran sensorik memberi konfirmasi bahwa airbag siap bekerja.

Tak hanya itu, Tech-Air 5 Plasma juga terhubung ke aplikasi pendamping yang memungkinkan pengguna memantau status sistem, daya baterai, hingga pembaruan firmware. Fitur “MyRide” turut disematkan untuk merekam perjalanan dan memetakan rute, menjadikan rompi ini bukan sekadar alat keselamatan, tetapi juga partner berkendara modern.
Sumber dayanya berasal dari baterai lithium-ion terintegrasi dengan daya tahan hingga 30 jam, serta pengisian cepat melalui port USB-C. Dengan bobot hanya 1.530 gram, rompi ini 25 persen lebih ringan dibanding generasi sebelumnya, sekaligus lebih ramping dan fleksibel untuk digunakan di balik jaket riding.
Dari sisi perlindungan, Tech-Air 5 Plasma dibekali pelindung punggung Level 1 dan kantung udara bersertifikasi EN1621-4:2013 Level 1. Sistem ini juga dirancang praktis, karena tabung gas dapat diganti sendiri di rumah jika airbag mengembang, tanpa perlu ke pusat servis.

Alpinestars merekomendasikan perawatan berkala setiap dua tahun atau 500 jam pemakaian, dengan usia pakai sistem hingga 10 tahun. Sebuah bukti bahwa teknologi keselamatan kini bukan lagi opsi, melainkan investasi penting bagi setiap pemotor.
Dengan Tech-Air 5 Plasma, Alpinestars menegaskan satu pesan kuat: keselamatan bukan hanya soal perlindungan, tapi juga tentang kepercayaan diri untuk menikmati setiap kilometer perjalanan.
Motor
Dipakai Balap Aman, Harian Lebih Tenang! Ini Keunggulan Gasket Racing Fuboru
Gasket Racing Fuboru hadir sebagai solusi paking mesin berperforma tinggi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mesin balap hingga penggunaan harian ekstrem. Mengandalkan material tembaga atau aluminium high density berkualitas premium, gasket ini sanggup menghadapi suhu panas dan tekanan pembakaran yang jauh lebih tinggi dibanding paking standar.
Dibuat dengan presisi tinggi menggunakan teknologi Q-Seal, gasket ini memastikan pemasangan tetap akurat, rapat, dan stabil. Hasilnya, kompresi mesin terjaga maksimal, risiko kebocoran dapat ditekan, dan performa mesin tetap konsisten di putaran tinggi.
Keunggulan utama Fuboru Gasket Racing terletak pada daya tahannya. Struktur material yang kuat membuatnya memiliki tensile strength tinggi, tidak mudah sobek, serta mampu menahan tekanan ekstrem tanpa risiko blow out. Hal ini menjadikannya pilihan ideal bagi pegiat balap maupun rider harian yang mengutamakan keandalan mesin.

Tak hanya fungsional, Fuboru juga memperhatikan detail produk. Gasket Racing ini dikemas dengan skin pack premium, menjaga kualitas tetap prima hingga saat pemasangan. Sebuah komponen kecil, namun berperan besar dalam menjaga performa dan ketahanan mesin di level terbaiknya.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor2 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor7 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor1 year ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil1 year agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event2 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
