Uncategorized
Royal Enfield Goan Classic 350 Resmi Mendarat di Indonesia: Bobber Premium yang Bikin Nostalgia Makin Berkelas
Royal Enfield kembali mengguncang pasar motor klasik Indonesia lewat peluncuran Goan Classic 350, sebuah model yang lahir dari DNA Classic 350 namun dikemas dengan jiwa Bobber yang lebih tegas, elegan, dan penuh karakter.

Motor ini hadir bukan sekadar pembaruan — tetapi interpretasi baru dari gaya berkendara santai yang ingin membawa pengendaranya kembali merasakan era kejayaan motor klasik dengan sentuhan premium.
Marketing Head Royal Enfield Indonesia, Anindya Dwiasti, menyebut bahwa Goan Classic 350 dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih personal dan eksklusif bagi pengendaranya.
“Goan 350 ini menjadi versi yang lebih premium dari Classic 350. Mesinnya tetap menggunakan J Series 350 cc, tetapi aura dan pengalamannya berbeda,” ungkapnya saat peluncuran di PIK, Kamis (20/11).
Bobber Look Lebih Matang: Setang Mini Ape Hanger Jadi Sorotan
Perubahan paling mencolok langsung terasa pada bagian setang. Royal Enfield membenamkan mini ape hanger, memberikan posisi berkendara yang lebih santai, tinggi, dan nyaman — khas motor Bobber sejati.
Nuansa klasik makin kuat berkat kombinasi:
- Pelek jari-jari dengan ban white wall
- Jok yang dibuat lebih rendah untuk siluet Bobber yang proper
- Grafis bodi eksklusif yang hanya hadir pada varian Goan Classic 350
Motor ini tampak seperti karya seni bergerak, memberikan kesan nostalgia namun tetap relevan dengan gaya hidup modern.
Mesin Tetap Tangguh: J Series 349 cc yang Smooth & Responsif
Walau tampil baru, dapur pacu tetap mempertahankan karakter khas Royal Enfield 350 cc.
Goan Classic 350 dibekali:
- Mesin 349 cc, 1-silinder, SOHC
- Pendingin udara
- Output 20 hp @ 6.100 rpm
- Torsi 27 Nm @ 4.000 rpm
- Transmisi manual 6-percepatan
Karakter mesinnya tetap halus, responsif, serta punya thumping vibes lembut yang jadi ciri khas Royal Enfield.
Kaki-Kaki Proporsional & Solid
Untuk handling, motor ini mengusung setup roda yang memberikan kestabilan sekaligus estetika klasik:
- Depan: pelek 19 inci, ban 100/90
- Belakang: pelek 16 inci, ban 130/90
Kombinasi ini membuat Goan Classic 350 tampil proporsional, mantap, dan siap diajak menikmati perjalanan santai maupun weekend ride.
Uncategorized
SYM DRGBT 2026 Resmi Hadir, Skutik Maxi Taiwan Makin Pintar dan Penuh Karakter
SYM kembali menaikkan standar skutik maxi lewat kehadiran DRGBT 2026, model terbaru yang tak sekadar tampil segar, tetapi juga membawa lompatan besar pada sisi teknologi keselamatan dan performa. Skuter sporty asal Taiwan ini kini tampil sebagai salah satu produk paling advance di kelas 150 cc.
Nama DRGBT sendiri sudah lama identik dengan performa dan desain agresif. Mengusung bahasa desain Art-Fusion yang terinspirasi dari siluet bio-naga, DRGBT tampil berotot dengan postur tajam dan aura sport yang kuat. Mesin berpendingin cairan menjadi jantung pacunya, sementara pencapaian Red Dot Design Award 2024 pada generasi sebelumnya menjadi bukti keseriusan SYM dalam menghadirkan skutik berkelas dunia.

Memasuki model tahun 2026, SYM menaruh fokus besar pada faktor keselamatan. DRGBT terbaru kini mencatat sejarah sebagai satu-satunya skuter di Taiwan yang mengombinasikan ABS dan Cornering Traction Control System (TCS). Sistem ini bekerja memantau kondisi motor secara real-time, memastikan distribusi pengereman dan tenaga tetap stabil meski motor sedang dalam kondisi miring. Teknologi yang biasanya hanya ditemui pada motor berkapasitas besar, kini hadir di skutik 150 cc.
Sektor pengereman pun ikut diperbarui. DRGBT 2026 kini menggunakan floating disc di roda depan dan belakang, dengan diameter cakram depan diperbesar menjadi 268 mm. Hasilnya, performa pengereman diklaim meningkat hingga 15 persen, menghadirkan rasa tuas rem yang lebih presisi dan meyakinkan, terutama saat situasi darurat.
Soal performa, karakter sporty tetap menjadi DNA utama. Mesin 158 cc berpendingin cairan mampu menghasilkan tenaga 15,7 hp dan torsi puncak 15,1 Nm. Dukungan teknologi Hyper-SVIS dan ZRSG 3.0 membuat respons gas terasa lebih padat sejak putaran bawah, dengan akselerasi yang halus namun agresif di kecepatan menengah hingga tinggi. Bahkan, dalam tes akselerasi 0–100 meter, DRGBT 2026 diklaim unggul hingga tiga panjang motor dibanding generasi sebelumnya.

Tampilan visual juga mendapat sentuhan baru. Warna Lava Black hadir memperkuat kesan garang sekaligus elegan, dipadukan desain lampu sein belakang dengan efek mengalir yang membuat tampilannya semakin futuristis dan mudah dikenali saat malam hari.
Khusus varian Keyless Cornering, SYM menyematkan fitur start darurat berbasis sentuhan, solusi praktis ketika baterai remote keyless berada dalam kondisi lemah.
Di pasar domestik Taiwan, SYM DRGBT 2026 dipasarkan mulai NT$120.000 atau sekitar Rp64 jutaan untuk versi TCS. Sementara varian tertinggi Keyless Cornering dibanderol NT$124.000 atau setara Rp66 jutaan—harga yang sepadan dengan teknologi dan karakter yang ditawarkan.
Uncategorized
Reli Dakar 2026 Etape 2: Daniel Sanders Tegaskan Dominasi KTM
Persaingan Reli Dakar 2026 mulai memperlihatkan arah kekuatan. Memasuki Etape 2, Daniel Sanders tampil impresif dan langsung mengukuhkan diri sebagai ujung tombak dominasi Red Bull KTM Factory Racing. Hanya dalam tiga etape, pereli asal Australia itu sudah mampu menunjukkan konsistensi dan ketenangan yang menjadi ciri khas juara.

Kemenangan di Etape 2 bukan sekadar hasil manis, tetapi juga memiliki nilai historis bagi Sanders. Catatan tersebut menjadi kemenangan etape ke-10 sepanjang kariernya di Dakar, sekaligus menempatkannya sebagai pereli ke-22 dalam sejarah ajang reli paling ekstrem di dunia ini yang mampu menembus dua digit kemenangan etape.
Seperti etape sebelumnya, strategi KTM kembali berjalan rapi. Sanders dan rekan setimnya, Edgar Canet, memainkan peran penting dalam perburuan bonus waktu pembuka jalan. Canet yang memulai etape sebagai pembuka lintasan—berkat kemenangan di Prolog dan Stage 1—sempat memimpin hingga 100 kilometer pertama. Namun, insiden kecil dan kesalahan navigasi membuat ritmenya sedikit terganggu, memberi celah bagi Sanders untuk mengambil alih kendali lomba.

Setelah berada di depan, kedua pereli KTM ini bekerja sama dengan cerdas untuk memaksimalkan keuntungan. Canet mengamankan bonus waktu sebesar 5 menit 42 detik, sementara Sanders meraih tambahan 4 menit 4 detik. Hasilnya, Sanders menuntaskan Etape 2 dengan keunggulan 1 menit 35 detik atas Canet dan resmi naik ke puncak klasemen umum.
Di sisi lain, pereli Monster Energy Honda HRC, Ricky Brabec, sebenarnya mencatatkan waktu lintasan yang sangat kompetitif. Namun, akumulasi bonus waktu yang diraih kubu KTM membuat juara Dakar sebelumnya itu harus puas finis di posisi ketiga pada etape ini.
Dengan performa solid dan strategi tim yang matang, KTM semakin menegaskan statusnya sebagai kekuatan utama di Dakar 2026. Sementara itu, persaingan dengan Honda dipastikan masih akan terus memanas seiring semakin beratnya medan dan panjangnya etape yang harus ditaklukkan.
Uncategorized
Bukan Motor Biasa! Tromox M05 Buktikan Motor Listrik Bisa Stylish dan Aman
Tromox M05 hadir sebagai interpretasi scrambler listrik yang dirancang khusus untuk ritme kota yang santai dan modern. Motor ini tak sekadar mengandalkan tampilan, tetapi juga menawarkan kemudahan berkendara yang ramah bagi pemula, sekaligus relevan dengan gaya hidup urban yang mengutamakan efisiensi dan kepraktisan.
Secara visual, Tromox M05 tampil menawan dengan desain ringkas dan karakter scrambler yang kuat, membuatnya cocok untuk rolling city tanpa ribet. Pengoperasiannya sederhana, minim getaran, dan terasa intuitif—sebuah kombinasi yang pas untuk mobilitas harian di tengah padatnya lalu lintas perkotaan.
Motor listrik ini dibekali penggerak brushless berdaya 3 kW yang terpasang di roda belakang. Kecepatan puncaknya berada di rentang 45 km/jam hingga 70 km/jam, bergantung pada varian yang dipilih. Sumber tenaganya berasal dari baterai LFP berkapasitas 2,3 kWh yang bersifat swappable, memungkinkan proses pengisian lebih praktis dengan jarak tempuh mencapai sekitar 80 km dalam kondisi ideal.

Keunggulan lain Tromox M05 terletak pada bobotnya yang sangat ringan. Dengan berat hanya 88 kg, motor ini bahkan lebih enteng dibanding Honda BeAT, namun tetap sanggup menahan beban hingga 150 kg—memberikan rasa percaya diri saat dikendarai di berbagai situasi.
Menariknya, meski bermain di segmen motor listrik berperforma moderat, Tromox M05 sudah dibekali fitur keselamatan yang tergolong canggih. Mulai dari sistem ABS, kontrol traksi elektrik (E-TCS), hingga sensor Blind Spot Assist, semuanya dirancang untuk meningkatkan rasa aman dan kenyamanan saat berkendara di lingkungan perkotaan.
Tromox M05 membuktikan bahwa motor listrik bukan hanya soal ramah lingkungan, tetapi juga bisa tampil stylish, ringan, dan cerdas untuk kebutuhan mobilitas harian.
-
Motor2 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil1 year agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor5 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor Balap11 months agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor1 year ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Event2 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
-
Event2 years ago
Prestasi Gemilang: Ebon Raih Gelar Terbaik FFA 2 Tak 402 M Dragbike IDW Racertees Ekitoyama 2024
