Motor Balap
Resmi! M. Syauqi Deal ke No Limit Racing Team, Siap Guncang Event Nasional 2026
Bursa transfer pembalap nasional akhirnya menemukan kepastian. M. Syauqi resmi mengakhiri spekulasi panjang dengan memilih No Limit Racing Team sebagai rumah barunya untuk menghadapi musim kompetisi nasional 2026.
Pembalap muda asal Aceh tersebut sepakat bergabung setelah tampil impresif sepanjang musim 2025. Deretan prestasi dan gelar juara umum yang berhasil ia raih menjadi alasan kuat No Limit Racing Team menjadikannya salah satu pilar utama dalam proyek besar mereka musim ini.

Mengusung nomor start #70, Syauqi dikenal memiliki karakter balap agresif namun konsisten, sebuah kombinasi yang sangat dibutuhkan dalam persaingan ketat event nasional. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan dorongan signifikan bagi performa tim yang kini bermarkas di Klaten, Jawa Tengah, meski berakar dari Medan.
Masuknya Syauqi menjadi sinyal kuat keseriusan No Limit Racing Team dalam membangun skuad kompetitif untuk 2026. Dengan usia muda, mental juara, dan pengalaman bertanding di level nasional, Syauqi diproyeksikan menjadi ujung tombak tim di setiap kejuaraan yang diikuti, sekaligus membawa ambisi baru untuk bersaing di papan atas.
Moto GP
MotoGP 2026 Makin Panas! Bezzecchi Unggul 15 Poin dari Jorge Martin
Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas usai balapan dramatis di Catalunya. Marco Bezzecchi masih berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen sementara setelah serangkaian penalti pasca-balapan mengubah hasil akhir race secara signifikan.
Pembalap Aprilia Racing tersebut awalnya hanya finis di posisi keenam dalam balapan yang sempat dihentikan dua kali akibat insiden besar di lintasan. Namun keputusan steward mengubah situasi setelah enam penalti dijatuhkan kepada beberapa rider.

Ai Ogura mendapat hukuman karena dianggap menyebabkan kecelakaan, sementara lima pembalap lain terkena penalti akibat tekanan ban di bawah batas minimum. Situasi itu membuat Bezzecchi naik ke posisi keempat hasil resmi dan tetap membawa pulang poin penting dalam perebutan titel juara dunia.
Hasil tersebut menjadi keuntungan besar bagi Bezzecchi karena rival terdekat sekaligus rekan setimnya di Aprilia, Jorge Martin, gagal mencetak poin setelah terjatuh usai kontak dengan Raul Fernandez. Sebelum race Catalunya dimulai, Martin hanya tertinggal dua poin dari Bezzecchi. Kini gap keduanya melebar menjadi 15 poin.
Sementara itu, kemenangan Fabio Di Giannantonio bersama Pertamina VR46 Ducati membuat pembalap Italia tersebut naik ke posisi ketiga klasemen sementara. Diggia kini hanya terpaut 26 poin dari Bezzecchi dan mulai masuk dalam perebutan gelar musim ini.

Nasib kurang beruntung dialami Pedro Acosta. Rider KTM yang tampil cepat sepanjang akhir pekan gagal finis usai terlibat insiden dengan Ai Ogura pada lap terakhir. Akibat gagal membawa poin, Acosta kini tertinggal 50 poin dari puncak klasemen.
Balapan Catalunya juga menghadirkan lonjakan posisi bagi Fermin Aldeguer yang naik hingga lima peringkat setelah dipromosikan ke posisi kedua akibat penalti tekanan ban yang diterima Joan Mir.
Di sisi lain, Maverick Vinales dan Augusto Fernandez akhirnya sukses meraih poin perdana mereka musim ini. Sedangkan juara bertahan Marc Marquez masih tertahan di posisi kesembilan klasemen sementara karena absen akibat cedera dan kini tertinggal 85 poin dari Bezzecchi.
Dengan selisih poin yang mulai melebar dan persaingan yang semakin ketat di papan atas, MotoGP 2026 dipastikan akan menghadirkan pertarungan sengit menuju seri Mugello akhir bulan nanti.
Moto GP
Start dari P20, Veda Ega Pratama Cetak Comeback Luar Biasa di Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama kembali menunjukkan mental petarungnya di ajang Moto3 World Championship 2026. Pembalap muda Indonesia dari Honda Team Asia tersebut sukses melakukan comeback impresif pada race Moto3 Catalunya 2026 setelah finis di posisi kedelapan meski memulai balapan dari grid ke-20.
Penampilan Veda langsung mencuri perhatian sejak lap awal. Rider rookie asal Indonesia itu tampil agresif sambil perlahan menembus rombongan tengah dan terus memperbaiki posisi demi posisi di Sirkuit Barcelona-Catalunya.

Dengan ritme balap yang konsisten, Veda mampu memanfaatkan duel ketat antar pembalap di depannya. Bahkan pada pertengahan hingga akhir balapan, ia sempat bergabung bersama grup depan yang sedang bertarung memperebutkan podium.
Performa tersebut menjadi salah satu penampilan terbaik Veda sejauh musim perdananya di Moto3. Naik 12 posisi dari P20 hingga finis P8 menunjukkan perkembangan signifikan dalam adaptasinya di kelas dunia.

Veda mengaku balapan di Catalunya menjadi pengalaman penting untuk memahami cara mengelola balapan Moto3 yang penuh tekanan dan persaingan rapat sejak start hingga finis.
Rider Honda Team Asia itu juga sempat menghadapi momen sulit saat terlalu memaksakan penggunaan ban depan. Namun Veda mampu mengontrol situasi dan menjaga ritme hingga kembali menyerang pada lap-lap akhir.
Meski melakukan beberapa kesalahan kecil di lap terakhir, Veda tetap berhasil mempertahankan posisi delapan besar. Hasil ini menjadi tambahan poin penting sekaligus modal kepercayaan diri menuju seri berikutnya di Mugello, Italia.
Sementara itu, rekan setimnya Zen Mitani juga berjuang keras sepanjang balapan. Pembalap Jepang tersebut akhirnya menyelesaikan race di posisi ke-22 setelah terlibat duel sengit di grup tengah.
Hasil positif di Catalunya semakin memperlihatkan potensi besar Veda Ega Pratama sebagai salah satu rookie paling menjanjikan di Moto3 musim 2026.
Moto GP
Veda Ega Pratama Hadapi Hari Sulit di Practice Moto3 Catalunya 2026, Fokus Bangkit di Q1
Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menghadapi tantangan berat pada hari pertama Moto3 Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya. Kondisi cuaca dingin dan angin kencang membuat grip lintasan sulit diprediksi sepanjang sesi practice berlangsung.
Situasi tersebut membuat para pembalap kesulitan menemukan ritme terbaik, termasuk duo Honda Team Asia, Veda Ega Pratama dan Zen Mitani. Pada sesi Free Practice 1 (FP1), keduanya masih berusaha beradaptasi dengan kondisi trek yang terus berubah.

Zen Mitani sempat mengalami crash dan menutup FP1 di posisi ke-24. Sementara Veda Ega berada di urutan ke-23 sambil terus mencari setting motor yang tepat untuk meningkatkan rasa percaya diri di atas motor Honda NSF250RW miliknya.
Memasuki sesi Practice sore hari, Veda dan tim mencoba melakukan sejumlah perubahan demi memperbaiki performa sekaligus mengejar tiket otomatis menuju Q2. Namun persaingan Moto3 yang sangat rapat membuat upaya tersebut belum berhasil membuahkan hasil maksimal.
Veda akhirnya menutup sesi di posisi ke-19 dengan catatan waktu 1 menit 48,136 detik. Sedangkan Zen Mitani kembali mengalami crash dan harus puas finis di posisi ke-23.
Hasil ini membuat kedua rider Honda Team Asia harus memulai perjuangan dari sesi Q1 pada kualifikasi Sabtu. Meski begitu, Veda tetap menunjukkan optimisme tinggi untuk bangkit.
Pembalap asal Indonesia tersebut mengaku kondisi lintasan sangat sulit sejak pagi hari karena suhu rendah membuat grip motor terasa minim. Namun secara perlahan dirinya mulai menemukan feeling yang lebih baik pada sesi sore.
Sayangnya, kesempatan memperbaiki waktu pada time attack terakhir terganggu oleh traffic di lintasan sehingga Veda gagal mencatatkan lap maksimal. Meski demikian, ia yakin masih memiliki potensi besar untuk tampil lebih kompetitif di sesi berikutnya.
Kini fokus utama Veda adalah tampil maksimal di Q1 demi merebut tiket menuju Q2 sekaligus mempersiapkan diri menghadapi balapan Moto3 Catalunya 2026.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor9 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil1 year agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
