Motor
Oscar Gutierrez Antar NitiRacing Menang Dramatis di Race 2 Harley-Davidson Bagger World Cup 2026 Amerika
Pembalap Oscar Gutierrez sukses membawa tim NitiRacing meraih kemenangan dramatis pada Race 2 ajang Harley-Davidson Bagger World Cup 2026 yang digelar di sirkuit legendaris Circuit of the Americas.
Gutierrez menunjukkan performa impresif sepanjang balapan. Meski tidak langsung memimpin sejak start, ia mampu menjaga ritme balap yang stabil dan konsisten, sambil perlahan mendekati dua rival utamanya, Archie McDonald dan Eric Granado, yang sempat mendominasi posisi terdepan pada fase awal lomba.
Strategi sabar dan penguasaan racing line yang presisi menjadi kunci utama Gutierrez untuk membalikkan keadaan di tengah balapan.
Lap Tercepat Jadi Titik Balik Kemenangan
Momentum kemenangan Gutierrez datang pada pertengahan lomba. Dengan mencatatkan lap tercepat, ia berhasil menyalip Eric Granado, lalu langsung memburu Archie McDonald yang berada di posisi terdepan.
Aksi agresif namun terukur tersebut membuahkan hasil saat Gutierrez sukses mengambil alih pimpinan lomba pada lap kelima, menandai titik balik jalannya balapan.
Keunggulan Gutierrez semakin terlihat saat ia mampu menjaga konsistensi kecepatan pada lap-lap akhir, meskipun tekanan dari McDonald terus datang dari belakang.
Bahkan dalam kondisi ban yang mulai mengalami penurunan grip, Gutierrez tetap tenang dan fokus mempertahankan racing line terbaiknya, sebuah karakter penting dalam balapan kelas bagger yang memiliki bobot motor besar.
Drama Penalti di Lap Terakhir Tentukan Hasil Balapan
Drama terjadi pada lap terakhir saat Archie McDonald yang sempat menempel ketat di belakang Gutierrez harus menerima penalti karena pelanggaran track limit.
Keputusan tersebut membuat peluang McDonald untuk merebut kemenangan semakin kecil, sekaligus membuka jalan bagi Gutierrez untuk mengunci kemenangan.
Gutierrez akhirnya finis di posisi pertama dengan selisih sangat tipis, hanya 0,03 detik, sebuah margin yang menunjukkan betapa ketatnya persaingan di kelas Bagger World Cup musim 2026.
Hasil ini sekaligus menegaskan kapasitas Oscar Gutierrez sebagai salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar juara musim ini.

Dimas Ekky Finis P7, Tetap Konsisten Bawa Nama Indonesia
Selain kemenangan Gutierrez, sorotan juga tertuju pada pembalap Indonesia Dimas Ekky Pratama yang turut membela tim NitiRacing.
Meski menghadapi persaingan ketat dan karakter motor bagger yang menuntut adaptasi tinggi, Dimas Ekky berhasil menyelesaikan balapan dengan finis di posisi P7.
Hasil ini menunjukkan konsistensi performa serta pengalaman balap internasional yang terus berkembang, sekaligus menjadi representasi penting bagi Indonesia di ajang balap motor global.

Hasil Race 2 Harley-Davidson Bagger World Cup 2026 – COTA
- Oscar Gutierrez (NitiRacing) — 15:30.573
- Eric Granado (Joe Rascal Racing) — +3.020 detik
- Archie McDonald (Joe Rascal Racing) — +3.030 detik
- Jake Lewis (Saddlemen Race Development) — +12.183 detik
- Filippo Rovelli (ParkingGO) — +15.739 detik
- Cory West (Saddlemen Race Development) — +23.710 detik
- Dimas Ekky Pratama (NitiRacing) — +37.938 detik
DNF:
- Travis Wyman — +1 lap
- Cody Wyman — Tidak start
Motor
Norton Manx R First Edition Super Langka, Performa Brutal dan Teknologi Modern
Pabrikan legendaris asal Inggris, Norton Motorcycles, resmi memperkenalkan superbike terbaru mereka bernama Norton Manx R 2026. Motor ini hadir sebagai simbol kebangkitan Norton di era modern dengan desain agresif, teknologi canggih, dan performa yang siap bersaing melawan superbike Eropa papan atas seperti Ducati Panigale V4 hingga BMW S1000RR.
Norton Manx R dirancang langsung oleh Simon Skinner bersama Gerry McGovern, sosok penting di balik desain Jaguar Land Rover. Berbeda dari superbike modern yang dipenuhi winglet aerodinamika, Manx R justru tampil bersih dan elegan tanpa tambahan aero wing. Stabilitas motor lebih mengandalkan sistem suspensi semi-aktif modern yang mampu menyesuaikan karakter motor secara real-time saat melibas tikungan maupun trek lurus.
Motor ini hadir dalam empat varian berbeda, yakni Base, Apex, Signature, dan First Edition. Varian dasar dibanderol mulai Rp485 jutaan, sementara varian paling eksklusif yaitu First Edition diproduksi sangat terbatas dan memiliki harga tergantung spesifikasi khusus pesanan konsumen.

Secara teknis, Norton Manx R menggunakan rangka twin-spar aluminium die-cast dengan swingarm single-sided yang memberikan tampilan premium sekaligus meningkatkan rigiditas saat dipacu dalam kecepatan tinggi. Suspensi depan memakai Marzocchi 45 mm untuk versi standar, sedangkan varian Apex ke atas sudah dibekali suspensi elektronik semi-aktif lengkap dengan rem Brembo Hypure dan Bosch Cornering ABS EVO.
Sektor elektronik menjadi salah satu nilai jual utama motor ini. Norton membekali Manx R dengan ECU Bosch 10.3ME dan IMU 6-axis yang mengontrol traction control, wheelie control, dynamic cruise control, hingga lima mode berkendara berbeda. Panel instrumen TFT 8 inci juga sudah mendukung Bluetooth, Wi-Fi, navigasi, sampai konektivitas GoPro.

Untuk dapur pacu, Norton Manx R menggunakan mesin V4 1.200cc berpendingin cairan yang sepenuhnya baru. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 206 hp pada 11.500 rpm dengan torsi maksimum 130 Nm di 9.000 rpm. Menariknya, 77 persen torsi sudah tersedia sejak 5.000 rpm sehingga karakter tenaga tetap nyaman digunakan di jalan raya maupun trek balap.
Mesin ini juga dibekali balancer shaft untuk mengurangi getaran, transmisi 6-percepatan, serta fitur up/down quickshifter yang membuat perpindahan gigi semakin agresif dan responsif. Berat motor berkisar antara 201 hingga 210 kg tergantung varian yang dipilih.
Dengan hadirnya Norton Manx R, Norton akhirnya memiliki superbike modern pertama yang sudah memenuhi regulasi Euro5+. Pemesanan motor ini dibuka mulai akhir Mei 2026, dengan pengiriman perdana untuk pasar Inggris dijadwalkan berlangsung Juni 2026 sebelum menyusul pasar global lainnya.

Motor
Suzuki Cool Biao 150, Seperti Suzuki Thunder yang Lahir Kembali
Suzuki kembali menarik perhatian pecinta motor naked retro lewat kehadiran Suzuki Cool Biao 150 di pasar Tiongkok. Motor ini langsung menjadi perbincangan karena desain dan karakter mesinnya disebut sangat mirip dengan Suzuki Thunder 125 dan Suzuki EN150-A, dua motor legendaris yang pernah populer di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Secara tampilan, Suzuki Cool Biao 150 mengusung konsep motor harian bergaya retro sederhana. Desainnya mempertahankan nuansa motor naked klasik dengan lampu depan bulat, tangki membulat, jok rendah, serta posisi setang tinggi yang nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Aura motor Suzuki lawas terasa sangat kuat pada model ini. Karakter desain yang simpel membuat Cool Biao 150 terlihat seperti penerus spiritual Suzuki Thunder, motor yang dulu terkenal tangguh, mudah dirawat, dan memiliki biaya operasional rendah.
Di sektor performa, Suzuki membekali Cool Biao 150 dengan mesin 149cc satu silinder berpendingin udara. Mesin tersebut diklaim memiliki karakter mirip Suzuki EN150-A, dengan fokus pada durability, efisiensi bahan bakar, dan kenyamanan penggunaan harian.
Menariknya, konsumsi BBM motor ini diklaim sangat irit, yakni sekitar 1,7 liter untuk 100 km. Dengan kapasitas tangki lebih dari 10 liter, Suzuki Cool Biao 150 disebut mampu menempuh jarak hingga lebih dari 500 km dalam sekali pengisian penuh.
Meski hadir di era modern, Suzuki Cool Biao 150 justru tidak terlalu mengejar fitur canggih. Motor ini belum menggunakan ABS, lampu LED, maupun panel instrumen digital. Sistem pengereman belakangnya bahkan masih memakai rem tromol.
Namun justru kesederhanaan itulah yang menjadi daya tarik utama motor ini. Suzuki Cool Biao 150 menawarkan sensasi motor harian yang praktis, mudah diperbaiki, irit bahan bakar, serta cocok digunakan dalam jangka panjang tanpa biaya perawatan tinggi.

Soal harga, Suzuki Cool Biao 150 juga tergolong sangat menarik. Di pasar Tiongkok, motor ini dijual sekitar 8.680 Yuan atau setara Rp22 jutaan, membuatnya menjadi salah satu motor retro harian dengan harga paling terjangkau di kelasnya.
Jika melihat karakter dan konsepnya, tidak sedikit pecinta otomotif yang berharap Suzuki menghadirkan motor serupa ke pasar Indonesia sebagai penerus spiritual Suzuki Thunder yang legendaris.
Motor
Suzuki Siapkan Skutik 150cc Baru, Siap Tantang Yamaha NMax dan Honda PCX
Suzuki dikabarkan tengah mempersiapkan gebrakan baru di pasar skutik premium 150cc. Pabrikan asal Jepang tersebut disebut sedang mengembangkan dua model terbaru yang diproyeksikan menjadi rival langsung Yamaha NMax dan Honda PCX di pasar Asia, termasuk Indonesia.
Informasi ini mencuat setelah munculnya data uji coba dua model anyar berkode Suzuki UHR150 dan UFR150. Dilansir dari Greatbiker, kedua model tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan platform Haojue, mitra strategis Suzuki asal China yang sudah lebih dulu memiliki lini skutik 150cc modern.
Langkah ini dinilai menjadi strategi cepat Suzuki untuk kembali bersaing serius di segmen skutik premium yang saat ini didominasi Yamaha dan Honda. Dengan memanfaatkan platform yang sudah matang, pengembangan motor baru bisa dilakukan lebih efisien dan cepat masuk pasar.
Suzuki UHR150 disebut akan hadir sebagai skutik premium berorientasi kenyamanan dan mobilitas harian. Model ini diperkirakan mengusung mesin 150cc berpendingin udara dengan berbagai fitur modern seperti ABS dual-channel, keyless system, start-stop system, lampu full LED lengkap dengan DRL, panel instrumen digital, hingga bagasi besar di bawah jok.

Tak hanya itu, kapasitas tangki bahan bakar yang diperkirakan mencapai 8 liter membuat UHR150 cukup menarik untuk penggunaan jarak jauh maupun kebutuhan touring ringan.
Sementara itu, Suzuki UFR150 diposisikan sebagai varian yang lebih sporty dan agresif. Desainnya diprediksi memiliki garis bodi lebih tajam dengan karakter berkendara yang lebih dinamis.
Fitur yang dibawa juga tidak kalah modern, mulai dari ABS, keyless entry, full LED lighting, panel digital, hingga kemungkinan hadirnya konektivitas smartphone pada varian tertentu.

Dari sisi performa, UFR150 diperkirakan mampu menghasilkan tenaga sekitar 11 kW dengan torsi 13 Nm. Angka tersebut dinilai cukup kompetitif untuk penggunaan dalam kota maupun perjalanan luar kota.
Jika benar segera meluncur, kehadiran Suzuki UHR150 dan UFR150 bakal membuat persaingan skutik premium 150cc semakin panas. Suzuki akhirnya kembali menunjukkan keseriusannya untuk bertarung di segmen yang selama ini dikuasai Yamaha NMax dan Honda PCX.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor2 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor9 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil1 year agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event2 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
