Connect with us

Mobil

Subaru Sambar Van 2026 Resmi Meluncur, Kei Van Legendaris Kini Dibekali Teknologi Keselamatan Lebih Pintar

Published

on

Subaru kembali memperbarui salah satu lini kendaraan niaga andalannya di pasar Jepang dengan menghadirkan Subaru Sambar Van Model Year 2026. Meskipun tampil tanpa perubahan besar pada sektor mesin, pembaruan kali ini berfokus pada peningkatan teknologi keselamatan aktif dan kenyamanan berkendara yang semakin relevan dengan kebutuhan mobilitas modern.

Sebagai salah satu model kei van yang cukup populer di Jepang, Subaru Sambar Van dikenal karena dimensinya yang kompak, efisiensi bahan bakar yang baik, serta fleksibilitas tinggi untuk kebutuhan bisnis maupun penggunaan harian. Pada model terbaru ini, Subaru memberikan sejumlah penyempurnaan yang membuat kendaraan mungil tersebut semakin aman saat digunakan di lingkungan perkotaan yang padat.

Salah satu pembaruan terbesar hadir pada sistem keselamatan aktif Smart Assist. Teknologi ini kini memiliki kemampuan deteksi yang jauh lebih luas dibandingkan generasi sebelumnya. Tidak hanya mampu mengenali kendaraan di depan, sistem tersebut juga dapat mendeteksi sepeda motor, pesepeda, serta pejalan kaki yang berada di sekitar kendaraan.

Kemampuan Smart Assist bahkan ditingkatkan untuk mengidentifikasi pesepeda yang melintas di area penyeberangan jalan. Fitur ini menjadi sangat penting mengingat tingginya aktivitas pengguna jalan non-kendaraan bermotor di berbagai kota besar Jepang.

Tak berhenti di situ, Subaru juga menyempurnakan sistem bantuan berkendara dengan kemampuan mendeteksi kendaraan dari arah berlawanan ketika pengemudi melakukan manuver belok kanan di persimpangan. Selain itu, sistem juga dapat memperingatkan keberadaan pejalan kaki yang sedang menyeberang saat kendaraan melakukan belokan ke kanan maupun kiri.

Peningkatan tersebut menjadikan Subaru Sambar Van 2026 memiliki standar keselamatan yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya, sekaligus memberikan rasa percaya diri lebih bagi pengemudi saat beroperasi di area perkotaan yang kompleks.

Masuk ke dalam kabin, Subaru menghadirkan sejumlah peningkatan yang berorientasi pada kenyamanan pengguna. Salah satunya adalah hadirnya layar audio berukuran 9 inci yang kini tersedia sebagai opsi pada beberapa varian. Sistem hiburan tersebut sudah mendukung konektivitas smartphone sehingga memudahkan pengemudi mengakses navigasi maupun fitur multimedia selama perjalanan.

Pada varian tertinggi Dias, Subaru juga menyematkan Active Multi Information Meter, yaitu panel informasi digital yang mampu menampilkan berbagai data kendaraan secara real-time. Pengemudi dapat memantau status kerja sistem Smart Assist serta berbagai informasi penting lainnya dengan lebih mudah dan praktis.

Meski teknologi keselamatan dan fitur kenyamanan mengalami peningkatan signifikan, Subaru memilih mempertahankan sektor dapur pacu tanpa perubahan. Sambar Van 2026 tetap mengandalkan mesin tiga silinder berkapasitas 660 cc yang menghasilkan tenaga sekitar 46 hp.

Mesin tersebut memang tidak dirancang untuk mengejar performa tinggi, melainkan mengutamakan efisiensi, keandalan, dan biaya operasional yang rendah. Hingga saat ini Subaru juga belum menyediakan opsi mesin turbo untuk model Sambar Van terbaru.

Perlu diketahui, Subaru Sambar Van generasi saat ini merupakan hasil kerja sama OEM dengan Daihatsu. Sejak tahun 2012, nama Sambar digunakan pada kendaraan yang berbasis Daihatsu Hijet dan Atrai. Artinya, secara teknis model yang dipasarkan saat ini berbeda dengan generasi klasik Subaru Sambar yang dahulu dikembangkan langsung oleh Subaru.

Untuk pasar Jepang, Subaru memasarkan Sambar Van 2026 dengan harga mulai dari 1.155.000 yen hingga 2.068.000 yen, atau setara sekitar Rp130 juta hingga Rp234 juta. Dengan peningkatan fitur keselamatan yang lebih canggih, Sambar Van tetap menjadi salah satu pilihan menarik di segmen kei van bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan kompak, praktis, dan efisien untuk berbagai kebutuhan mobilitas.

Event

Indonesian Custom Show 2026 Sukses Gaet Lebih dari 30 Ribu Pengunjung

Published

on

By

Gelaran Indonesian Custom Show (ICS) 2026 resmi berakhir dengan catatan positif. Selama tiga hari penyelenggaraan, pameran custom culture yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, berhasil menarik lebih dari 30.000 pengunjung.

Mengusung tema “Like Air”, ICS 2026 tidak hanya menjadi ruang pamer bagi mobil dan motor custom. Acara ini juga mempertemukan builder, komunitas, pelaku industri kreatif, penggemar otomotif, hingga pengunjung dari mancanegara dalam satu ekosistem custom culture.

Berbagai aktivitas turut menjadi daya tarik utama, mulai dari ratusan karya mobil dan motor custom, atraksi otomotif, marketplace, pertunjukan musik, hingga kolaborasi lintas industri.

“Like Air” Gambarkan Kebebasan Custom Culture

Tema “Like Air” atau “Seperti Udara” menjadi representasi semangat ICS 2026 dalam melihat perkembangan kultur custom di Indonesia.

Show&Shine Director ICS, B. Kunto Wibisono, menyebut tema tersebut menggambarkan kebebasan dalam berkarya tanpa batas sekaligus energi custom culture yang terus berkembang.

Menurutnya, kehadiran para builder lokal menunjukkan bahwa industri custom Indonesia semakin dinamis dan mampu menghasilkan karya dengan standar yang semakin tinggi.

Antusiasme terhadap ICS 2026 juga tidak hanya datang dari dalam negeri. Salah satu pengunjung asal Swedia bahkan kembali menghadiri Indonesian Custom Show untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

Kehadiran penggemar custom dari luar Indonesia tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa perkembangan custom culture Tanah Air mulai mendapatkan perhatian yang lebih luas di kancah internasional.

Drift Show hingga Edukasi Keselamatan

Selain memamerkan karya custom, ICS 2026 juga menghadirkan berbagai atraksi otomotif.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah aksi drift dari pembalap nasional Rifat Sungkar. Tidak hanya menunjukkan kemampuan mengendalikan mobil dalam kondisi oversteer, Rifat juga memberikan edukasi mengenai aspek keselamatan dalam olahraga rally.

ICS 2026 turut menghadirkan drift show menggunakan kendaraan rakitan Prorock Engineering. Menariknya, mobil yang digunakan untuk atraksi tersebut diklaim dibangun secara khusus hanya dalam waktu sekitar dua minggu sebelum tampil di ajang ICS 2026.

Suasana pameran kemudian semakin meriah dengan kehadiran sejumlah musisi seperti Denny Caknan, Kotak, dan For Revenge yang tampil di hadapan ribuan pengunjung.

Honda City dan Kawasaki W650 Jadi Custom Terbaik

Salah satu bagian yang paling ditunggu dalam Indonesian Custom Show adalah penghargaan bagi builder dengan karya terbaik.

Gelar The Coolest Custom Car diraih Dawank melalui Honda City Sedan 2008 garapan Diora Autospace.

Mobil tersebut tampil dengan konsep modifikasi ekstrem yang mengambil inspirasi dari karakter Lightning McQueen dalam film Cars. Proses pembangunannya membutuhkan waktu sekitar satu tahun, terutama karena pengerjaan bagian kaki-kaki yang cukup kompleks.

Honda City tersebut juga berhasil membawa pulang dua penghargaan tambahan, yakni The Perfect Hottest Asian Car dan The Perfect Asian Car.

Sementara itu, gelar The Coolest Custom Bike diraih Ubai dan Bima melalui Kawasaki W650 2003 garapan Garage Nyambi Custom x Vampire Garage.

Motor tersebut juga memborong empat penghargaan lain, yaitu The Perfect Japan Chopper & Bobber, The Perfect Chopper & Bobber, The Perfect Custom Paint Bike, serta The Perfect Asian Upper 250cc Bike.

Menurut Ubai, proses pembangunan Kawasaki W650 tersebut memakan waktu sekitar enam bulan. Menariknya, biaya modifikasinya disebut tidak mencapai Rp150 juta.

Lucky Draw hingga Freedom Run

Keseruan Indonesian Custom Show 2026 tidak berhenti pada pameran dan kompetisi custom.

Program Lucky Draw juga menjadi bagian dari rangkaian acara. Leonardus Harpa Pradana dan Romi Agus Nugraha berhasil menjadi pemenang dan membawa pulang hadiah berupa Mitsubishi Lancer SOHC MT 1994 serta Binter Merzy 1984 Chopper.

Sementara itu, program Freedom Run yang melibatkan Gisel dan gengnya juga menjadi bagian dari kegiatan ICS 2026. Renovil Dramestika keluar sebagai pemenang dan berhak membawa pulang satu unit Vespa Matic.

Dengan jumlah pengunjung yang menembus lebih dari 30.000 orang, Indonesian Custom Show 2026 menjadi salah satu bukti bahwa custom culture di Indonesia terus berkembang.

Bukan hanya soal modifikasi kendaraan, ICS telah berkembang menjadi ruang pertemuan antara builder, komunitas, industri kreatif, lifestyle, dan masyarakat umum.

Kesuksesan ICS 2026 “Like Air” sekaligus menjadi momentum bagi perkembangan industri custom Indonesia untuk terus menghasilkan karya yang lebih berani, kreatif, dan memiliki karakter.

Sampai bertemu di Indonesian Custom Show 2027.

Continue Reading

Event

GIIAS Surabaya 2026 Makin Besar, Hadirkan 37 Merek dan Tiket Mulai Rp15 Ribu

Published

on

By

Pameran otomotif GIIAS Surabaya 2026 siap kembali menyapa masyarakat Jawa Timur dengan skala penyelenggaraan yang lebih besar. Tahun ini, pameran menghadirkan area yang lebih luas sekaligus mencatat jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraan GIIAS Surabaya.

Sebanyak 37 merek kendaraan dari berbagai segmen akan ambil bagian dalam pameran. Pesertanya mencakup merek mobil penumpang, kendaraan komersial, hingga sepeda motor. Penambahan satu hall baru juga membuat area pameran GIIAS Surabaya 2026 semakin luas dan memberikan ruang lebih besar bagi peserta untuk menampilkan produk serta teknologi terbaru mereka.

Dari sektor kendaraan penumpang, tercatat ada 26 merek yang berpartisipasi, yakni BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, GWM, Honda, Hyundai, iCAR, Jaecoo, JEEP, JETOUR, KIA, Leap Motor, Lepas, Mazda, Mitsubishi Motors, Polytron, Suzuki, Toyota, VinFast, Wuling, dan X-PENG.

Sementara dari kendaraan komersial, Foton menjadi merek yang ikut ambil bagian. Adapun segmen roda dua akan diramaikan oleh Aprilia, Kuprum, Moto Guzzi, Piaggio, Polytron, QJ Motor, Royal Enfield, Scomadi, Triumph, dan Vespa.

Tidak hanya menampilkan jajaran kendaraan yang sudah dipasarkan, GIIAS Surabaya 2026 juga akan membawa sejumlah model terbaru yang sebelumnya diperkenalkan dalam GIIAS 2026 di BSD. Pengunjung berkesempatan melihat langsung berbagai model baru sekaligus mengeksplorasi teknologi kendaraan yang ditawarkan masing-masing merek.

Kehadiran sejumlah merek kendaraan listrik juga menjadi salah satu daya tarik pameran. Perkembangan elektrifikasi di Indonesia akan menjadi bagian dari ekosistem yang ditampilkan, sehingga pengunjung dapat melihat lebih dekat perkembangan teknologi mobilitas listrik dari berbagai produsen.

Harga Tiket GIIAS Surabaya 2026

Buat pengunjung yang ingin datang, tiket GIIAS Surabaya 2026 dapat dibeli melalui aplikasi Auto360.

Pada periode Presale 2 yang berlangsung 19–21 Agustus 2026, tiket dibanderol Rp15.000 untuk kunjungan weekdays dan Rp20.000 untuk weekend.

Selanjutnya, tiket reguler tersedia mulai 22–30 Agustus 2026 melalui aplikasi Auto360. Harganya Rp25.000 untuk weekdays dan Rp40.000 untuk weekend.

Pengunjung yang memilih membeli tiket langsung di lokasi juga dapat menggunakan opsi on-the-spot. Harga tiketnya dipatok Rp35.000 untuk weekdays dan Rp50.000 untuk weekend.

Dengan pilihan harga tersebut, pengunjung memiliki beberapa opsi untuk menyesuaikan waktu dan metode pembelian tiket sebelum datang ke area pameran.

Bukan Sekadar Pameran Kendaraan

GIIAS Surabaya 2026 tidak hanya menghadirkan kendaraan baru. Pameran ini juga menjadi salah satu ruang bagi industri otomotif untuk memperkenalkan teknologi, inovasi, serta perkembangan ekosistem kendaraan listrik kepada masyarakat.

Penyelenggaraan tahun ini turut didukung Astra Credit Companies dan Toyota Astra Finance sebagai Platinum Financial Partner. Selain itu, terdapat EV Ecosystem Powered by PLN Mobile serta sejumlah sponsor dan partner lainnya.

Dengan jumlah merek yang mencapai 37 peserta dan area pameran yang diperluas, GIIAS Surabaya 2026 diprediksi menjadi salah satu agenda otomotif yang menarik perhatian para penggemar kendaraan di Jawa Timur.

Bagi pecinta otomotif, ini menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat mobil dan motor terbaru, membandingkan teknologi antar-merek, sekaligus mengikuti perkembangan industri otomotif yang semakin bergerak menuju elektrifikasi.

Jadi, sebelum berangkat ke lokasi, pastikan sudah menentukan tanggal kunjungan dan memilih kategori tiket yang sesuai. GIIAS Surabaya 2026 siap membawa lebih banyak kendaraan, teknologi, dan pengalaman otomotif dalam satu area pameran.

Continue Reading

Mobil

Honda Zoomer e: 2027 Meluncur, Skuter Listrik Mungil Kini Dibekali TCS

Published

on

By

Honda kembali menghadirkan model unik di segmen kendaraan listrik melalui Zoomer e: 2027. Skuter listrik ini diperkenalkan oleh Wuyang-Honda di China dengan tetap mempertahankan DNA desain khas keluarga Zoomer yang dikenal nyentrik, minimalis, dan memiliki tampilan mekanis.

Meski dimensinya ringkas, Honda Zoomer e: 2027 justru membawa sejumlah fitur yang cukup menarik. Salah satunya adalah Traction Control System atau TCS, fitur yang membantu menjaga traksi roda belakang saat pengendara membuka akselerasi, terutama ketika melintasi permukaan jalan dengan tingkat grip yang rendah.

Dengan bobot hanya 54,5 kg, tinggi jok 728 mm, serta pilihan jarak tempuh hingga 105 km, Zoomer e: 2027 dirancang sebagai kendaraan listrik perkotaan yang ringan dan mudah dikendalikan. Desainnya yang ikonik dipadukan dengan teknologi modern membuat motor listrik ini tampil berbeda dari kebanyakan skuter listrik kompak.

Desain Khas Zoomer dengan Rangka Terbuka

Secara tampilan, Honda Zoomer e: 2027 masih membawa karakter khas keluarga Zoomer. Bagian depan mengusung desain kotak dengan dua lampu utama berbentuk bulat yang langsung memberikan identitas unik.

Salah satu daya tarik utamanya terletak pada penggunaan rangka baja tubular yang dibuat terbuka. Selain memberikan kesan mekanis dan kokoh, desain tersebut juga membuka peluang bagi pemilik untuk melakukan personalisasi menggunakan berbagai aksesori.

Karakter urban adventure semakin terasa melalui penggunaan ban lebar dengan pola tapak yang agresif. Honda juga menggunakan setang terpisah dan panel instrumen LCD berbentuk bulat yang menyatu dengan konsep desain lampu depan.

Skuter Listrik Kecil dengan Fitur TCS

Salah satu hal yang membuat Honda Zoomer e: 2027 menarik adalah kehadiran Traction Control System. Fitur ini membantu menjaga roda belakang tetap mendapatkan traksi ketika motor berakselerasi.

Selain TCS, sistem pengereman sudah menggunakan cakram pada roda depan dan belakang. Honda juga menyematkan sensor standar samping untuk membantu mencegah motor bergerak ketika standar belum dilipat.

Sektor kenyamanan turut mendapat perhatian melalui suspensi belakang yang dapat diatur hingga lima tingkat. Pengendara dapat menyesuaikan karakter suspensi sesuai kondisi jalan maupun beban yang dibawa.

Bobot Ringan, Jarak Tempuh Hingga 105 Km

Honda Zoomer e: 2027 menggunakan motor listrik dengan daya maksimum 400W dan kecepatan tertinggi 25 km/jam. Angka tersebut disesuaikan dengan regulasi kendaraan listrik yang berlaku di pasar China.

Tersedia dua pilihan baterai. Varian pertama menggunakan baterai 48V 24Ah dengan jarak tempuh sekitar 80 km. Sementara varian tertinggi dibekali baterai 48V 30Ah yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 105 km dalam sekali pengisian.

Fitur lainnya juga cukup lengkap untuk kendaraan listrik kompak, mulai dari sistem kunci pintar Wi-Fi LINK, konektivitas aplikasi dan Bluetooth, cruise control, fitur bantuan dorong, hingga port USB untuk mengisi daya perangkat.

Di China, Honda Zoomer e: 2027 dipasarkan mulai 5.999 RMB atau sekitar Rp15 jutaan untuk varian baterai 48V 24Ah. Sementara versi 48V 30Ah dibanderol sekitar 6.699 RMB atau setara Rp16 jutaan.

Dengan desain khas, bobot super ringan, fitur TCS, hingga jarak tempuh lebih dari 100 km, Honda Zoomer e: 2027 menjadi salah satu skuter listrik unik yang menarik perhatian. Jika suatu saat masuk ke Indonesia, menurut kalian apakah Zoomer e: bisa menjadi pilihan menarik untuk mobilitas perkotaan?

Continue Reading

Trending