NGASPALTV – Lewis Hamilton kembali membuktikan kelasnya di hadapan publik sendiri. Pembalap Scuderia Ferrari sukses merebut pole position Sprint Race Formula 1 GP Inggris 2026 usai tampil dominan dalam sesi Sprint Qualifying di Sirkuit Silverstone.
Juara dunia tujuh kali itu tampil impresif sejak awal sesi dengan menjadi yang tercepat di SQ1, SQ2, hingga SQ3. Pada sesi penentuan, Hamilton mencatatkan putaran terbaik dan mengungguli Andrea Kimi Antonelli (Mercedes) dengan selisih yang sangat tipis, hanya 0,011 detik.
Ferrari Tunjukkan Perkembangan Positif
Pole position ini menjadi sinyal kuat bahwa Ferrari mulai menemukan performa terbaiknya. Hamilton mengaku mobil SF-26 mengalami peningkatan signifikan berkat pengembangan terbaru yang dibawa tim ke Silverstone.
Pembalap berusia 41 tahun itu juga menyebut hasil tersebut sebagai kejutan yang membahagiakan, terlebih diraih di hadapan ribuan pendukungnya.
“Saya mencintai Silverstone dan para penggemar di sini. Mobil terasa luar biasa hari ini berkat kerja keras seluruh tim di pabrik. Kami terus membawa pembaruan setiap akhir pekan dan saya sangat bersyukur bisa meraih pole position,” ujar Hamilton.
Hamilton kini berpeluang menambah catatan sejarah dengan memburu kemenangan Grand Prix Inggris ke-10, yang akan memperpanjang rekornya sebagai pembalap tersukses di Silverstone.
Antonelli Terus Bersinar Bersama Mercedes
Meski gagal merebut pole, Andrea Kimi Antonelli kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu talenta muda terbaik Formula 1.
Pembalap Mercedes tersebut hanya terpaut 0,011 detik dari Hamilton dan akan memulai Sprint Race dari posisi kedua. Performa ini menjadi bukti bahwa Antonelli semakin nyaman bersaing di barisan depan bersama tim Silver Arrows.
Verstappen dan Leclerc Intai dari Baris Kedua
Juara dunia Max Verstappen membawa Red Bull mengamankan posisi ketiga dengan selisih 0,321 detik dari Hamilton.
Sementara itu, rekan setim Hamilton di Ferrari, Charles Leclerc, akan start dari posisi keempat setelah juga menunjukkan performa kompetitif sepanjang Sprint Qualifying.
Lima besar dilengkapi oleh George Russell yang menempatkan Mercedes di posisi kelima.
McLaren Alami Kendala, Norris Tetap Masuk Enam Besar
Hasil cukup positif juga diraih Lando Norris. Meski McLaren sempat mengalami masalah pada saluran pendingin rem yang memaksa tim melakukan perbaikan cepat, Norris tetap mampu menembus SQ3 dan akan memulai Sprint Race dari posisi keenam.
Sementara itu, Isack Hadjar, Liam Lawson, dan rookie Arvid Lindblad membawa Racing Bulls tampil mengejutkan dengan menempatkan dua mobil di dalam 10 besar.
Hasil Sprint Qualifying F1 GP Inggris 2026 (10 Besar)
Pos
Pembalap
Tim
1
Lewis Hamilton
Ferrari
2
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
3
Max Verstappen
Red Bull Racing
4
Charles Leclerc
Ferrari
5
George Russell
Mercedes
6
Lando Norris
McLaren
7
Isack Hadjar
Racing Bulls
8
Liam Lawson
Racing Bulls
9
Arvid Lindblad
Racing Bulls
10
(Posisi selanjutnya sesuai hasil resmi)
Jadwal Sprint Race
Sprint Race Formula 1 GP Inggris 2026 akan berlangsung sebanyak 17 lap di Sirkuit Silverstone.
Jadwal Sprint Race:
Sabtu, pukul 18.00 WIB
Hamilton tentu menjadi sorotan utama setelah tampil dominan sepanjang Sprint Qualifying. Namun dengan selisih waktu yang sangat tipis, duel antara Ferrari, Mercedes, Red Bull, dan McLaren diprediksi berlangsung sengit sejak lampu start padam.
NGASPALTV – Ducati MX Team Indonesia kembali menunjukkan performa impresif pada Kejurnas Motocross 2026 Ronde 4 yang berlangsung di Bekasi. Melalui penampilan luar biasa Diva Ismayana, tim pabrikan asal Italia tersebut sukses meraih gelar juara umum sekaligus memperkuat peluang merebut gelar nasional musim ini.
Sementara itu, rekan setimnya Hilman Maksum tampil konsisten sepanjang akhir pekan dengan mengamankan posisi ketiga secara keseluruhan. Kombinasi hasil kedua pembalap menjadi modal penting Ducati MX Team Indonesia dalam persaingan klasemen Kejurnas Motocross 2026.
Race 1 Penuh Drama, Diva Bangkit Usai Terjatuh
Race pertama berlangsung sengit sejak gate start terbuka.
Diva Ismayana langsung terlibat duel ketat dengan Delvintor Alfarizi, di mana keduanya silih berganti memimpin jalannya balapan.
Drama terjadi pada pertengahan race ketika Diva dan Delvintor mengalami insiden yang membuat keduanya terjatuh. Situasi tersebut dimanfaatkan Hilman Maksum untuk mengambil alih pimpinan lomba, sementara Farhan Hendro berada tepat di belakangnya.
Meski sempat tercecer hingga posisi kelima, Diva menunjukkan mental juara. Dengan ritme balap yang konsisten, pembalap Ducati Desmo450 MX itu berhasil memangkas jarak, menyalip satu per satu rivalnya, hingga kembali merebut posisi terdepan.
Memasuki lap terakhir, Diva sukses mempertahankan keunggulan dan menyentuh garis finis sebagai pemenang Race 1. Farhan Hendro finis kedua, sedangkan Hilman Maksum melengkapi podium di posisi ketiga.
Race 2 Andalkan Strategi di Lintasan Licin
Pada Race 2, Diva kembali menunjukkan kecepatan terbaiknya dengan meraih holeshot sejak tikungan pertama.
Hilman Maksum terus membayangi di posisi kedua, sementara Delvintor Alfarizi memberikan tekanan sepanjang balapan.
Kondisi lintasan yang semakin licin memaksa para pembalap mengubah strategi. Diva memilih tampil lebih tenang dan menghindari risiko berlebihan demi menjaga peluang meraih poin maksimal.
Strategi tersebut terbukti efektif. Diva berhasil finis di posisi kedua, sementara Hilman kembali tampil konsisten dengan mengamankan posisi ketiga meski mendapat tekanan dari Farhan Hendro hingga lap terakhir.
Ducati Semakin Dekat Menuju Gelar Nasional
Berkat kemenangan pada Race 1 dan finis kedua di Race 2, Diva Ismayana mengumpulkan 47 poin dan dinobatkan sebagai juara umum Kejurnas Motocross 2026 Ronde 4 Bekasi.
Hilman Maksum menambah 40 poin untuk memastikan podium ketiga secara keseluruhan.
Hasil tersebut membuat Diva semakin kokoh di puncak klasemen sementara, sementara Ducati MX Team Indonesia semakin percaya diri menghadapi tiga putaran tersisa dalam perebutan gelar nasional.
Jika mampu mempertahankan konsistensi seperti di Bekasi, peluang Ducati MX Team Indonesia mengakhiri musim sebagai juara nasional terbuka semakin lebar.
NGASPALTV – Perubahan besar akan terjadi di kelas Moto3 mulai musim 2028. Yamaha resmi ditunjuk sebagai pemasok tunggal mesin Moto3 untuk periode 2028 hingga 2033, menggantikan dominasi KTM dan Honda yang selama bertahun-tahun menjadi tulang punggung kelas pembinaan Grand Prix tersebut.
Pengumuman resmi disampaikan dalam konferensi pers menjelang MotoGP Belanda di Sirkuit Assen. Kebijakan ini menjadi salah satu langkah strategis Dorna Sports dan FIM dalam membangun jalur pembinaan pembalap yang lebih efektif menuju Moto2 hingga MotoGP.
Yamaha Siapkan Motor Prototipe Berbasis Mesin CP2
Untuk mengemban tugas tersebut, Yamaha tidak menggunakan mesin produksi secara utuh. Pabrikan asal Jepang itu mengembangkan motor prototipe balap baru yang mengambil basis dari platform mesin CP2, kemudian direkayasa secara menyeluruh agar memenuhi karakter kompetisi Grand Prix.
Pengujian perdana motor Moto3 generasi baru dijadwalkan berlangsung menjelang akhir 2027, sebelum resmi digunakan pada musim balap 2028.
Kehadiran platform baru ini diharapkan mampu menghadirkan performa yang lebih kompetitif sekaligus menciptakan transisi yang lebih mulus bagi pembalap menuju kelas Moto2 yang saat ini menggunakan mesin Triumph 765 cc.
Bukan Sekadar Ganti Mesin
Chief Sporting Officer MotoGP, Carlos Ezpeleta, menegaskan bahwa perubahan ini bukan hanya soal pergantian pemasok mesin.
Menurutnya, Moto3 akan menjadi fondasi baru dalam sistem pembinaan pembalap dunia, mulai dari level akar rumput hingga mencapai MotoGP.
Dengan penggunaan satu platform mesin, seluruh peserta akan memiliki basis teknis yang sama sehingga persaingan akan lebih ditentukan oleh kemampuan pembalap, strategi tim, serta kualitas penyetelan motor.
Moto3 Junior Juga Akan Berubah
Transformasi ini tidak berhenti di Kejuaraan Dunia Moto3.
Mulai musim 2029, Moto3 Junior World Championship juga direncanakan menggunakan motor berbasis Yamaha dengan spesifikasi yang sedikit lebih rendah agar sesuai dengan kebutuhan pembinaan pembalap muda.
Dorna juga tengah mengkaji penerapan platform serupa pada berbagai kejuaraan regional di berbagai negara sebagai bagian dari sistem jenjang karier pembalap menuju Grand Prix.
Dengan langkah tersebut, Yamaha bukan hanya menjadi pemasok mesin, tetapi juga akan memegang peranan penting dalam membentuk generasi baru pembalap dunia selama enam musim ke depan.
Era baru Moto3 resmi dimulai, dan Yamaha kini berada di garis depan sebagai fondasi lahirnya calon bintang MotoGP masa depan.
Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 kembali memasuki putaran kedua yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Selain menghadirkan persaingan sengit antar pembalap nasional, seri kali ini juga membawa sejumlah perubahan penting melalui penerapan regulasi baru yang mengacu pada standar Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM).
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kompetisi balap nasional agar semakin profesional, kompetitif, dan sejalan dengan regulasi balap internasional.
Enam Kelas Balap Siap Meramaikan Putaran Kedua
Pada putaran kedua musim 2026, MRS mempertandingkan empat kelas Kejuaraan Nasional (Kejurnas), yaitu:
National Sport 150 (NS150)
National Sport 250 (NS250)
Supersport 600 (SS600)
Indonesia Junior Talent Cup (IJTC/Junior Sport 150 U-15)
Selain kelas utama, penyelenggara juga menghadirkan dua kelas pendukung yang menjadi wadah pembinaan pembalap muda, yakni:
Underbone 150
Junior Sport 250 U-18
Seluruh kelas diprediksi kembali menyuguhkan persaingan ketat antara tim-tim terbaik Indonesia dalam memperebutkan poin klasemen musim 2026.
Empat Regulasi Baru Mengacu Standar FIM
Salah satu perhatian utama pada putaran kedua adalah diberlakukannya sejumlah regulasi baru yang mengikuti standar FIM demi meningkatkan aspek keselamatan dan sportivitas balapan.
Berikut perubahan aturan yang mulai diterapkan:
1. Jump Start Berujung Double Long Lap Penalty
Pembalap yang melakukan jump start kini akan menerima hukuman berupa dua kali Long Lap Penalty (Double Long Lap Penalty).
Sanksi ini diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus menjaga fairness saat start balapan berlangsung.
2. Kendala Teknis Saat Kualifikasi
Apabila pembalap gagal mencatatkan waktu pada sesi kualifikasi akibat kendala teknis, mereka tetap diperbolehkan mengikuti balapan.
Namun, pembalap wajib melapor kepada Race Direction dan akan memulai balapan dari Pit Exit, bukan dari posisi grid.
3. Jumlah Lap NS250 Ditambah
Untuk meningkatkan kualitas persaingan sekaligus menguji konsistensi performa pembalap dan motor, jumlah lap pada kelas National Sport 250 resmi bertambah dari 10 lap menjadi 12 lap.
Perubahan ini diperkirakan akan memberikan tantangan strategi baru bagi tim maupun pembalap.
4. Material Pelek Sport 150 Dibebaskan
Regulasi baru juga memberikan keleluasaan penggunaan material pelek pada kelas National Sport 150.
Meski demikian, pelek tetap wajib memenuhi ukuran minimum sesuai regulasi serta berasal dari produk yang telah terdaftar dan disetujui oleh IMI.
Pertamina Terus Dukung Kemajuan Motorsport Nasional
Sebagai sponsor utama, Pertamina kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan dunia balap nasional melalui Pertamina Mandalika Racing Series.
Melalui semangat “Energizing Indonesia”, Pertamina tidak hanya menyediakan energi berkualitas, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembinaan talenta muda, peningkatan prestasi pembalap Indonesia, serta mendukung ekosistem motorsport nasional menuju level internasional.
Dengan penerapan regulasi baru yang lebih profesional, MRS 2026 diharapkan mampu menjadi salah satu kompetisi balap nasional dengan standar penyelenggaraan yang semakin mendekati kejuaraan dunia.