Connect with us

Event

Honda Stylo 160 Arjuno: Karya Builder Malang yang Taklukkan Jepang dan Buktikan Modifikasi Indonesia Mendunia

Published

on

Di tengah ramainya peluncuran motor baru dan berbagai atraksi otomotif pada Jakarta Fair Kemayoran 2026, ada satu motor yang berhasil mencuri perhatian pengunjung sejak pandangan pertama. Bukan moge berkapasitas besar atau motor sport premium, melainkan sebuah Honda Stylo 160 yang telah bertransformasi menjadi karya seni roda dua bernama Arjuno.

Motor ini bukan sekadar hasil modifikasi biasa. Arjuno merupakan mahakarya builder muda asal Malang, Jawa Timur, Vulla Hendrata, yang sukses mengubah skutik modern menjadi motor bergaya Neo Board Tracker dengan detail pengerjaan kelas dunia. Karya tersebut bahkan berhasil menembus panggung internasional dan membawa pulang penghargaan prestisius dari Jepang.

Nama Vulla Hendrata sendiri sudah cukup dikenal di kalangan pecinta motor kustom Indonesia. Builder berusia 31 tahun tersebut merupakan salah satu peserta terpilih dalam program Honda Dream Ride Project 2025, sebuah program yang memberikan ruang bagi builder muda Indonesia untuk menyalurkan kreativitas mereka melalui platform sepeda motor Honda.

Dalam program tersebut, peserta diberikan tantangan untuk memodifikasi Honda Stylo 160 tanpa mengubah struktur utama rangka maupun mesin. Bagi sebagian builder, aturan tersebut mungkin menjadi batasan. Namun bagi Vulla, justru menjadi peluang untuk menunjukkan kemampuan desain dan teknik modifikasinya.

Hasilnya benar-benar di luar ekspektasi. Hampir seluruh tampilan Honda Stylo 160 berubah total hingga sulit dikenali sebagai sebuah skutik harian. Vulla mengusung konsep Neo Board Tracker yang terinspirasi dari motor balap Amerika era awal abad ke-20, lalu memadukannya dengan sentuhan teknologi modern dan craftsmanship tingkat tinggi.

Bagian bodi dibuat sepenuhnya secara handmade menggunakan material aluminium premium. Finishing hairline yang dipadukan dengan teknik gold leaf serta pinstripe menghasilkan tampilan elegan sekaligus eksklusif. Untuk menyamarkan karakter asli Honda Stylo 160, Vulla juga merancang custom cub frame serta aluminium cover frame yang membuat siluet motor terlihat seperti motor balap klasik murni.

Masuk ke sektor kaki-kaki, Arjuno tampil semakin unik dengan penggunaan ban Yokohama Tires berukuran 105/70-16 pada roda depan dan belakang. Velg custom Rossi hasil proses milling dan polishing semakin memperkuat aura premium motor ini.

Salah satu elemen yang paling menarik perhatian adalah penggunaan suspensi depan model girder custom, komponen yang identik dengan motor board tracker klasik dan sangat jarang ditemukan pada skuter matik modern. Sementara di bagian belakang digunakan shock absorber aftermarket berukuran 310 mm yang menunjang tampilan sekaligus performa.

Detail pengerjaan Arjuno juga terlihat pada area kokpit dan aksesorinya. Jok kulit handmade, hand grip berbahan kulit premium, tangki custom, hingga berbagai komponen berbahan brass atau kuningan seperti intake velocity, girder adjuster, collar wheel, dan berbagai ornamen lainnya menjadi bukti keseriusan dalam setiap sentuhan modifikasi.

Namun yang paling mengejutkan adalah hadirnya sistem turbocharger yang bukan sekadar pajangan. Sistem tersebut benar-benar berfungsi dengan baik dan terintegrasi secara sempurna dengan mesin Honda Stylo 160. Modifikasi ekstrem ini membuat Arjuno menjadi salah satu skutik kustom paling unik yang pernah lahir di Indonesia.

Meski tampil radikal, motor ini tetap mempertahankan fungsi dasarnya sebagai kendaraan jalan raya. Seluruh sistem utama tetap beroperasi normal dan layak digunakan untuk berkendara harian. Bahkan lampu utama menjadi salah satu sedikit komponen yang masih mempertahankan bentuk asli Honda Stylo 160.

Keunikan dan kualitas pengerjaan Arjuno akhirnya mengantarkannya menjadi wakil Indonesia pada ajang bergengsi Yokohama Hot Rod Custom Show 2025 di Jepang. Event tersebut dikenal sebagai salah satu pameran motor kustom terbesar dan paling prestisius di dunia.

Di tengah dominasi motor bergaya chopper, bobber, cafe racer, hingga tracker dari berbagai negara, Arjuno tampil berbeda sebagai satu-satunya skutik yang berani mengusung konsep board tracker modern. Keberanian tersebut justru menjadi daya tarik utama yang memikat perhatian para pengunjung maupun juri internasional.

Hasilnya luar biasa. Arjuno berhasil membawa pulang penghargaan Cool Pick Award, sebuah penghargaan prestisius yang diberikan kepada karya-karya dengan karakter, kreativitas, dan kualitas pengerjaan terbaik.

Prestasi ini terasa semakin spesial karena Vulla menjadi salah satu builder termuda sekaligus rookie yang tampil mewakili Indonesia pada ajang tersebut. Keberhasilannya membuktikan bahwa kreativitas builder Tanah Air mampu bersaing dan mendapatkan pengakuan di level dunia.

Setelah sukses mengharumkan nama Indonesia di Jepang, perjalanan Arjuno belum berhenti. Sekembalinya ke Tanah Air, motor ini kembali menunjukkan kualitasnya dengan meraih tiga penghargaan sekaligus pada ajang Kustomfest 2025.

Kini Arjuno tengah menjalani roadshow ke berbagai kota di Indonesia dan menjadi salah satu magnet utama di Jakarta Fair 2026. Bagi pecinta otomotif, melihat langsung motor ini adalah pengalaman yang sulit dilupakan. Dari bodi aluminium handmade, detail kuningan yang rumit, suspensi girder klasik, hingga turbocharger fungsional, semuanya menjadi bukti nyata bahwa karya anak bangsa mampu berdiri sejajar dengan builder terbaik dunia.

Event

Charles Leclerc Menangi F1 GP Inggris 2026, Drama Safety Car Tutup Balapan Silverstone

Published

on

By

Charles Leclerc akhirnya membuka rekening kemenangan musim Formula 1 2026 setelah tampil impresif pada F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (5/7). Pebalap Ferrari tersebut mengamankan podium tertinggi dalam balapan penuh drama yang harus diakhiri di bawah Safety Car, menghilangkan peluang terjadinya duel penentu kemenangan pada lap terakhir.

Sejak lampu start padam, Leclerc langsung melesat dengan start sempurna dan mengambil alih posisi terdepan dari Andrea Kimi Antonelli. Pebalap Ferrari itu mampu menjaga ritme balap sepanjang stint pertama, namun tekanan mulai datang memasuki fase akhir lomba.

Antonelli yang menggunakan ban dengan usia sekitar 10 lap lebih muda memiliki kecepatan lebih baik dan terus memangkas selisih waktu dengan Leclerc. Duel perebutan kemenangan pun tampak akan berlangsung sengit hingga lap terakhir sebelum situasi berubah drastis.

Harapan Antonelli pupus setelah mobil Mercedes yang dikendarainya mengalami kerusakan akibat keluar lintasan di tikungan Copse. Insiden tersebut memaksanya masuk pit sebanyak dua kali sehingga posisinya langsung melorot ke papan tengah.

Masalah belum berhenti sampai di situ. Steward juga menjatuhkan penalti waktu lima detik kepada Antonelli karena beberapa kali melanggar batas lintasan. Ketika balapan akhirnya selesai di bawah Safety Car, penalti tersebut membuatnya terlempar hingga posisi ke-16 sekaligus gagal membawa pulang satu poin pun.

Drama semakin memanas ketika Max Verstappen mengalami insiden di tikungan Stowe pada lap ke-48. Mobil Red Bull yang dikendarainya melebar hingga terjebak di area gravel, memaksa Race Control mengerahkan Safety Car.

Sempat muncul informasi bahwa Safety Car akan masuk sebelum lap terakhir sehingga publik berharap ada sprint satu lap menuju garis finis. Namun beberapa saat kemudian Race Control kembali mengumumkan Safety Car tetap berada di lintasan hingga balapan selesai.

Keputusan tersebut memunculkan kebingungan di paddock maupun tribun Silverstone yang dipenuhi sekitar 175.000 penonton. Mereka harus kehilangan kesempatan menyaksikan pertarungan langsung memperebutkan kemenangan pada lap pamungkas.

Ferrari sebenarnya berpeluang mengunci finis satu-dua. Namun strategi pit stop Lewis Hamilton untuk menggunakan ban lunak saat periode Safety Car justru dimanfaatkan George Russell. Pebalap Mercedes tersebut berhasil mengambil posisi ketiga setelah menyalip Hamilton yang kemudian harus menghadapi investigasi pascabalapan terkait dugaan pelanggaran bendera kuning.

Juara dunia bertahan Lando Norris membawa McLaren finis di posisi keempat, disusul Isack Hadjar yang kembali mempersembahkan hasil solid untuk Red Bull di urutan kelima.

Racing Bulls juga mencatat akhir pekan yang positif melalui Liam Lawson di posisi keenam, sementara rookie Arvid Lindblad tampil mengesankan dengan finis ketujuh pada debut Grand Prix Inggrisnya.

Gabriel Bortoleto membawa Audi finis kedelapan. Sementara dua pebalap Alpine, Franco Colapinto dan Pierre Gasly, melengkapi zona poin di posisi kesembilan dan kesepuluh.

Hasil ini menjadi pukulan bagi Antonelli dalam perebutan gelar dunia musim 2026. Gagal meraih poin membuat keunggulannya di klasemen pembalap kini hanya tersisa 25 poin atas George Russell, sementara Lewis Hamilton terus menempel dengan selisih 32 poin.


Continue Reading

Event

Honda Juara Suzuka 8 Hours 2026, FIREBLADE SP Taklukkan Hujan dan Safety Car

Published

on

By

Honda kembali membuktikan dominasinya di ajang balap ketahanan paling legendaris Jepang. Honda HRC sukses memenangkan Suzuka 8 Hours 2026 setelah menjalani balapan penuh tantangan akibat cuaca hujan, kondisi trek licin, dan beberapa periode Safety Car yang berlangsung cukup lama.

Balapan yang digelar di Suzuka Circuit tersebut dimulai dalam kondisi aspal basah dan langit mendung. Strategi tim menjadi faktor penentu, dan Honda HRC memilih mengandalkan pengalaman dua pembalap utamanya, Takumi Takahashi dan Jonathan Rea. Sementara pembalap debutan asal Thailand, Somkiat Chantra, tidak diturunkan pada kondisi trek basah demi menjaga konsistensi strategi tim.

Start dari pole position menggunakan motor bernomor 30 Honda CBR1000RR-R FIREBLADE SP, Takahashi langsung membawa Honda memimpin jalannya lomba. Pergantian stint antara dirinya dan Rea berlangsung sangat rapi, membuat Honda terus mempertahankan posisi terdepan meski mendapat tekanan dari rival-rival kuat seperti Yamaha yang diperkuat Jack Miller.

Hujan Deras dan Safety Car Jadi Penentu

Memasuki 52 menit terakhir, hujan kembali turun lebih deras saat kondisi lintasan mulai gelap. Situasi semakin dramatis ketika Safety Car masuk pada lap ke-179 dengan sisa waktu sekitar 34 menit.

Keputusan race control tersebut praktis mengunci keunggulan Honda HRC hingga bendera finis dikibarkan di lap ke-188. Takahashi dan Rea berhasil menjaga ritme balap tanpa melakukan kesalahan berarti, sekaligus memastikan kemenangan penting bagi pabrikan sayap mengepak.

Rekor Bersejarah Takumi Takahashi

Kemenangan ini memiliki makna spesial bagi Takumi Takahashi. Pembalap Jepang tersebut kini mengoleksi delapan kemenangan Suzuka 8 Hours, sekaligus mencatat lima kemenangan beruntun di ajang balap ketahanan paling bergengsi di Jepang.

Sementara bagi Jonathan Rea, hasil ini menjadi kemenangan ketiganya di Suzuka 8 Hours. Kombinasi pengalaman Rea dan spesialis Suzuka seperti Takahashi kembali terbukti menjadi paket yang sangat sulit dikalahkan.

Continue Reading

Event

Lewis Hamilton Rebut Pole Sprint F1 GP Inggris 2026, Kalahkan Antonelli di Silverstone

Published

on

By

NGASPALTVLewis Hamilton kembali membuktikan kelasnya di hadapan publik sendiri. Pembalap Scuderia Ferrari sukses merebut pole position Sprint Race Formula 1 GP Inggris 2026 usai tampil dominan dalam sesi Sprint Qualifying di Sirkuit Silverstone.

Juara dunia tujuh kali itu tampil impresif sejak awal sesi dengan menjadi yang tercepat di SQ1, SQ2, hingga SQ3. Pada sesi penentuan, Hamilton mencatatkan putaran terbaik dan mengungguli Andrea Kimi Antonelli (Mercedes) dengan selisih yang sangat tipis, hanya 0,011 detik.

Ferrari Tunjukkan Perkembangan Positif

Pole position ini menjadi sinyal kuat bahwa Ferrari mulai menemukan performa terbaiknya. Hamilton mengaku mobil SF-26 mengalami peningkatan signifikan berkat pengembangan terbaru yang dibawa tim ke Silverstone.

Pembalap berusia 41 tahun itu juga menyebut hasil tersebut sebagai kejutan yang membahagiakan, terlebih diraih di hadapan ribuan pendukungnya.

“Saya mencintai Silverstone dan para penggemar di sini. Mobil terasa luar biasa hari ini berkat kerja keras seluruh tim di pabrik. Kami terus membawa pembaruan setiap akhir pekan dan saya sangat bersyukur bisa meraih pole position,” ujar Hamilton.

Hamilton kini berpeluang menambah catatan sejarah dengan memburu kemenangan Grand Prix Inggris ke-10, yang akan memperpanjang rekornya sebagai pembalap tersukses di Silverstone.

Antonelli Terus Bersinar Bersama Mercedes

Meski gagal merebut pole, Andrea Kimi Antonelli kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu talenta muda terbaik Formula 1.

Pembalap Mercedes tersebut hanya terpaut 0,011 detik dari Hamilton dan akan memulai Sprint Race dari posisi kedua. Performa ini menjadi bukti bahwa Antonelli semakin nyaman bersaing di barisan depan bersama tim Silver Arrows.

Verstappen dan Leclerc Intai dari Baris Kedua

Juara dunia Max Verstappen membawa Red Bull mengamankan posisi ketiga dengan selisih 0,321 detik dari Hamilton.

Sementara itu, rekan setim Hamilton di Ferrari, Charles Leclerc, akan start dari posisi keempat setelah juga menunjukkan performa kompetitif sepanjang Sprint Qualifying.

Lima besar dilengkapi oleh George Russell yang menempatkan Mercedes di posisi kelima.

McLaren Alami Kendala, Norris Tetap Masuk Enam Besar

Hasil cukup positif juga diraih Lando Norris. Meski McLaren sempat mengalami masalah pada saluran pendingin rem yang memaksa tim melakukan perbaikan cepat, Norris tetap mampu menembus SQ3 dan akan memulai Sprint Race dari posisi keenam.

Sementara itu, Isack Hadjar, Liam Lawson, dan rookie Arvid Lindblad membawa Racing Bulls tampil mengejutkan dengan menempatkan dua mobil di dalam 10 besar.

Hasil Sprint Qualifying F1 GP Inggris 2026 (10 Besar)

PosPembalapTim
1Lewis HamiltonFerrari
2Andrea Kimi AntonelliMercedes
3Max VerstappenRed Bull Racing
4Charles LeclercFerrari
5George RussellMercedes
6Lando NorrisMcLaren
7Isack HadjarRacing Bulls
8Liam LawsonRacing Bulls
9Arvid LindbladRacing Bulls
10(Posisi selanjutnya sesuai hasil resmi)

Jadwal Sprint Race

Sprint Race Formula 1 GP Inggris 2026 akan berlangsung sebanyak 17 lap di Sirkuit Silverstone.

Jadwal Sprint Race:

  • Sabtu, pukul 18.00 WIB

Hamilton tentu menjadi sorotan utama setelah tampil dominan sepanjang Sprint Qualifying. Namun dengan selisih waktu yang sangat tipis, duel antara Ferrari, Mercedes, Red Bull, dan McLaren diprediksi berlangsung sengit sejak lampu start padam.

Continue Reading

Trending