Connect with us

Moto GP

Resmi! Jorge Martin dan Ai Ogura Perkuat Yamaha untuk MotoGP 2027, Era Baru Dimulai

Published

on

NGASPALTV – Yamaha resmi mengumumkan Jorge Martin dan Ai Ogura sebagai duet pembalap tim pabrikan untuk MotoGP 2027. Keduanya dikontrak selama dua musim dan akan menjadi ujung tombak proyek baru Yamaha menghadapi perubahan regulasi besar yang mulai berlaku pada musim 2027.

Pengumuman ini sekaligus menandai berakhirnya era Fabio Quartararo dan Alex Rins bersama Yamaha. Sehari sebelumnya, pabrikan asal Jepang tersebut telah mengonfirmasi bahwa kedua pembalap akan berpisah dengan tim pada penghujung MotoGP 2026.

Yamaha Siapkan Proyek Besar Hadapi Regulasi Baru

Musim 2027 akan menjadi salah satu titik balik terbesar dalam sejarah MotoGP. Seluruh pabrikan akan menggunakan mesin 850 cc, menggantikan konfigurasi 1.000 cc yang dipakai saat ini. Selain itu, pemasok ban juga berganti dari Michelin ke Pirelli.

Menghadapi perubahan tersebut, Yamaha memilih membangun fondasi baru dengan menghadirkan dua pembalap yang sedang berada dalam performa terbaiknya.

Managing Director Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio, menegaskan bahwa perekrutan Martin dan Ogura mencerminkan ambisi besar Yamaha untuk kembali menjadi penantang gelar juara dunia.

“Kami sangat gembira menyambut Jorge dan Ai ke Tim Pabrikan MotoGP Yamaha saat kami memasuki era baru pada 2027. Kehadiran pembalap dengan kualitas seperti mereka menunjukkan ambisi besar kami untuk kembali ke papan atas MotoGP,” ujar Pavesio.

Jorge Martin Jadi Pemimpin Proyek Yamaha

Bagi Jorge Martin, kepindahan ke Yamaha menjadi tantangan baru dalam kariernya di kelas utama.

Setelah sebelumnya memperkuat Ducati dan Aprilia, kini pembalap asal Spanyol itu akan menjadi bagian dari proyek kebangkitan Yamaha.

Martin dinilai memiliki kombinasi kecepatan, agresivitas, serta mental juara yang dibutuhkan untuk mengembangkan motor generasi baru Yamaha.

Pavesio juga menilai pengalaman Martin dalam perebutan gelar dunia akan menjadi aset penting bagi tim sejak hari pertama.

Ai Ogura Jadi Harapan Baru Yamaha

Tak hanya Martin, Yamaha juga memberikan kepercayaan besar kepada Ai Ogura.

Rookie asal Jepang tersebut tampil luar biasa bersama Aprilia sepanjang MotoGP 2026. Setelah meraih kemenangan Grand Prix pertamanya di Assen, Ogura berhasil menembus papan atas klasemen sementara dan menjadi salah satu pembalap paling konsisten musim ini.

Yamaha melihat Ogura sebagai investasi jangka panjang sekaligus calon bintang baru MotoGP.

Selain faktor performa, kehadiran pembalap Jepang di tim pabrikan juga memiliki nilai strategis bagi Yamaha sebagai manufaktur asal Jepang.

Efek Domino Bursa Transfer MotoGP

Kepindahan Martin dan Ogura memicu perubahan besar di bursa transfer pembalap MotoGP.

Fabio Quartararo diperkirakan akan melanjutkan karier bersama Honda, sementara Alex Rins juga dipastikan meninggalkan Yamaha pada akhir musim 2026.

Di sisi lain, Aprilia bergerak cepat dengan merekrut Francesco “Pecco” Bagnaia untuk menggantikan Jorge Martin. Juara dunia asal Italia itu akan berduet dengan Marco Bezzecchi mulai MotoGP 2027.

Yamaha Siap Sambut Era Baru MotoGP

Dengan kombinasi pengalaman Jorge Martin dan talenta muda Ai Ogura, Yamaha berharap mampu kembali menjadi kandidat kuat perebutan gelar dunia ketika regulasi baru MotoGP mulai diberlakukan.

Musim 2027 diprediksi akan menghadirkan persaingan yang semakin ketat karena seluruh pabrikan harus beradaptasi dengan mesin 850 cc, karakter ban Pirelli, serta pengembangan motor generasi terbaru.

Jika proyek ini berjalan sesuai rencana, duet Martin-Ogura berpotensi menjadi salah satu pasangan pembalap paling menarik di era baru MotoGP.

Moto GP

Ai Ogura Cetak Sejarah di MotoGP Belanda 2026, Jepang Akhiri Penantian 22 Tahun

Published

on

By

NGASPALTVAi Ogura sukses mencatatkan namanya dalam sejarah MotoGP setelah meraih kemenangan perdana di MotoGP Belanda 2026 yang berlangsung di Sirkuit TT Assen. Pembalap Trackhouse Racing Aprilia tampil luar biasa dengan mengalahkan rekan setimnya Raul Fernandez, sementara Jorge Martin melengkapi podium di posisi ketiga.

Kemenangan ini bukan sekadar hasil manis bagi Ogura, tetapi juga menghadirkan sederet rekor baru yang menegaskan kiprahnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di MotoGP musim 2026.

Kemenangan Perdana yang Sarat Makna

MotoGP melalui akun resminya mengonfirmasi bahwa kemenangan di Assen menjadi victory pertama Ai Ogura di kelas premier.

Pembalap asal Jepang tersebut baru naik ke MotoGP pada musim 2025 setelah berhasil meraih gelar juara Moto2 2024 bersama MT Helmets–MSI. Pada musim debutnya, Ogura menutup kompetisi di posisi ke-16 klasemen dengan koleksi 89 poin.

Memasuki musim keduanya, perkembangan performanya terlihat sangat signifikan hingga akhirnya berhasil berdiri di podium tertinggi.

Akhiri Penantian Jepang Selama 22 Tahun

Keberhasilan Ai Ogura juga mengakhiri penantian panjang dunia balap motor Jepang.

Ia menjadi pembalap Jepang pertama yang memenangi balapan MotoGP sejak Makoto Tamada meraih kemenangan pada GP Brasil dan GP Jepang musim 2004 bersama Honda.

Tak hanya itu, Ogura juga mencatat sejarah sebagai lulusan Asia Talent Cup (ATC) pertama yang berhasil memenangkan balapan MotoGP.

Perjalanan kariernya dimulai dari Asia Talent Cup musim 2015–2016, di mana ia sukses menjadi runner-up sebelum melanjutkan jenjang karier ke Moto3, Moto2, hingga akhirnya menjadi juara MotoGP.

Trackhouse Aprilia Ukir Prestasi Bersejarah

Kemenangan di Assen juga menjadi pencapaian penting bagi Trackhouse Racing Aprilia.

Sepanjang akhir pekan MotoGP Belanda 2026, tim satelit Aprilia tersebut tampil sangat kompetitif dengan mencatatkan hasil podium 1-2, baik pada Sprint Race maupun balapan utama.

Performa impresif ini menunjukkan bahwa motor Aprilia RS-GP semakin kompetitif dalam berbagai kondisi lintasan dan mampu menjadi penantang serius bagi Ducati, KTM, maupun Honda.

Masuk Buku Sejarah MotoGP

Selain kemenangan perdananya, Ai Ogura juga resmi menjadi pembalap ke-125 dalam sejarah yang berhasil memenangkan balapan kelas MotoGP.

Capaian tersebut menjadi tonggak penting, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi perkembangan pembalap Asia di panggung balap motor dunia.

Dengan performa yang terus meningkat bersama Trackhouse Aprilia, Ai Ogura kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat yang akan meramaikan persaingan papan atas MotoGP dalam beberapa musim mendatang.

Continue Reading

Moto GP

Senggolan Akhiri Asa Veda Ega Pratama di Moto3 Belanda 2026, Sempat Bertarung di Barisan Depan

Published

on

By

NGASPALTV – Perjuangan Veda Ega Pratama pada balapan Moto3 Belanda 2026 di Sirkuit Assen harus berakhir lebih cepat setelah terjatuh saat masih bersaing memperebutkan posisi podium. Insiden tersebut membuat pembalap muda Indonesia itu gagal membawa pulang poin, meski sepanjang akhir pekan tampil kompetitif bersama Honda Team Asia.

Nasib serupa juga dialami rekan setimnya, Zen Mitani, yang lebih dulu mengakhiri balapan akibat kecelakaan pada lap kedua. Hasil ini menjadi penutup yang kurang ideal bagi Honda Team Asia setelah kedua rookie tersebut menunjukkan perkembangan positif sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi.

Sempat Naik ke Posisi Kedua

Memulai balapan dari grid ketujuh, Veda langsung tampil agresif sejak lampu start padam. Pembalap asal Gunungkidul itu berhasil bergabung dengan kelompok terdepan dan sempat merangsek hingga posisi kedua, membuka peluang untuk meraih podium bahkan kemenangan.

Persaingan ketat khas Moto3 membuat duel berlangsung sangat intens. Veda beberapa kali terlibat aksi saling salip dan kontak ringan dengan pembalap lain saat memperebutkan posisi di rombongan depan.

Namun ketika masih berada dalam perebutan podium, Veda kehilangan kendali di Tikungan 4 dan terjatuh sehingga tidak dapat melanjutkan balapan.

Zen Mitani Juga Gagal Menyelesaikan Balapan

Di sisi lain, Zen Mitani juga memperlihatkan progres yang menjanjikan.

Start dari posisi ke-20, pembalap Jepang tersebut mampu memperbaiki posisinya hingga berada di urutan ke-17 dan mulai mendekati zona poin.

Sayangnya, perjuangannya harus berakhir pada lap kedua setelah mengalami kecelakaan yang membuatnya gagal finis.

Veda Ambil Pelajaran Berharga

Meski kecewa dengan hasil akhir, Veda tetap melihat banyak hal positif dari performanya sepanjang akhir pekan di Assen.

Menurutnya, feeling dengan motor Honda Team Asia sangat baik dan ia mampu bersaing langsung dengan para pembalap terdepan.

Veda juga mengakui kecelakaan tersebut menjadi pelajaran penting agar dapat mengambil keputusan yang lebih tepat saat berada dalam duel ketat.

Dengan kecepatan yang telah ditunjukkan di Assen, pembalap berusia muda itu optimistis bisa bangkit pada putaran berikutnya di Sachsenring, Jerman.

Kecepatan sudah terbukti dimiliki, kini tinggal mengubah potensi tersebut menjadi hasil maksimal di lintasan.

Continue Reading

Event

Yamaha Resmi Jadi Pemasok Tunggal Mesin Moto3 2028-2033, Era Baru Regenerasi Pembalap MotoGP Dimulai

Published

on

By

NGASPALTV – Perubahan besar akan terjadi di kelas Moto3 mulai musim 2028. Yamaha resmi ditunjuk sebagai pemasok tunggal mesin Moto3 untuk periode 2028 hingga 2033, menggantikan dominasi KTM dan Honda yang selama bertahun-tahun menjadi tulang punggung kelas pembinaan Grand Prix tersebut.

Pengumuman resmi disampaikan dalam konferensi pers menjelang MotoGP Belanda di Sirkuit Assen. Kebijakan ini menjadi salah satu langkah strategis Dorna Sports dan FIM dalam membangun jalur pembinaan pembalap yang lebih efektif menuju Moto2 hingga MotoGP.

Yamaha Siapkan Motor Prototipe Berbasis Mesin CP2

Untuk mengemban tugas tersebut, Yamaha tidak menggunakan mesin produksi secara utuh. Pabrikan asal Jepang itu mengembangkan motor prototipe balap baru yang mengambil basis dari platform mesin CP2, kemudian direkayasa secara menyeluruh agar memenuhi karakter kompetisi Grand Prix.

Pengujian perdana motor Moto3 generasi baru dijadwalkan berlangsung menjelang akhir 2027, sebelum resmi digunakan pada musim balap 2028.

Kehadiran platform baru ini diharapkan mampu menghadirkan performa yang lebih kompetitif sekaligus menciptakan transisi yang lebih mulus bagi pembalap menuju kelas Moto2 yang saat ini menggunakan mesin Triumph 765 cc.

Bukan Sekadar Ganti Mesin

Chief Sporting Officer MotoGP, Carlos Ezpeleta, menegaskan bahwa perubahan ini bukan hanya soal pergantian pemasok mesin.

Menurutnya, Moto3 akan menjadi fondasi baru dalam sistem pembinaan pembalap dunia, mulai dari level akar rumput hingga mencapai MotoGP.

Dengan penggunaan satu platform mesin, seluruh peserta akan memiliki basis teknis yang sama sehingga persaingan akan lebih ditentukan oleh kemampuan pembalap, strategi tim, serta kualitas penyetelan motor.

Moto3 Junior Juga Akan Berubah

Transformasi ini tidak berhenti di Kejuaraan Dunia Moto3.

Mulai musim 2029, Moto3 Junior World Championship juga direncanakan menggunakan motor berbasis Yamaha dengan spesifikasi yang sedikit lebih rendah agar sesuai dengan kebutuhan pembinaan pembalap muda.

Dorna juga tengah mengkaji penerapan platform serupa pada berbagai kejuaraan regional di berbagai negara sebagai bagian dari sistem jenjang karier pembalap menuju Grand Prix.

Dengan langkah tersebut, Yamaha bukan hanya menjadi pemasok mesin, tetapi juga akan memegang peranan penting dalam membentuk generasi baru pembalap dunia selama enam musim ke depan.

Era baru Moto3 resmi dimulai, dan Yamaha kini berada di garis depan sebagai fondasi lahirnya calon bintang MotoGP masa depan.

Continue Reading

Trending