Motor
Thrust LT190 Hadir dengan Konsep Unik, Motor Bebek Adventure 190 cc Pakai CVT
Segmen motor adventure kembali kedatangan model dengan konsep yang cukup berbeda. Thrust LT190 hadir sebagai motor bebek bergaya adventure yang menawarkan kepraktisan layaknya skuter matik berkat penggunaan transmisi CVT.
Model yang dipasarkan di Yunani ini memiliki desain yang mengingatkan pada Yamaha PG-1, WMOTO Porter 125, hingga Honda CT125. Namun, Thrust LT190 menawarkan pendekatan berbeda karena pengendara tidak perlu mengoperasikan tuas kopling maupun perpindahan gigi secara manual.
Cukup memutar gas, tenaga mesin langsung disalurkan ke roda belakang. Konfigurasi tersebut membuat Thrust LT190 menjadi perpaduan menarik antara karakter motor bebek adventure dan kemudahan berkendara khas skutik.
Tampilan Adventure, Siap Melibas Jalan Rusak
Secara visual, Thrust LT190 membawa desain yang cukup tangguh. Motor ini menggunakan pelek jari-jari 17 inci dengan ban tubeless semi-off-road berukuran 90/90 di depan dan 110/80 di belakang.
Ground clearance yang mencapai 186 mm juga memberikan keuntungan ketika motor diajak melewati jalan berlubang, permukaan tidak rata, maupun jalur tanah ringan.
Kesan adventure semakin kuat berkat penggunaan skid plate aluminium sebagai pelindung bagian bawah mesin. Area garpu depan juga mendapatkan pelindung tambahan untuk membantu mengurangi risiko benturan saat melewati medan yang lebih menantang.

Mesin 190 cc dengan Tenaga 19 HP
Di balik desainnya yang bergaya adventure, Thrust LT190 mengandalkan mesin satu silinder 190 cc DOHC, empat katup, berpendingin cairan.
Mesin tersebut sudah menggunakan sistem injeksi elektronik Bosch dan mampu menghasilkan tenaga maksimum 19 hp serta torsi puncak 16,5 Nm.
Dengan tenaga tersebut, Thrust LT190 diklaim mampu mencapai kecepatan maksimum sekitar 120 km/jam. Karakter mesinnya cukup menarik untuk motor yang memiliki bobot kering hanya sekitar 138 kg.
Transmisi CVT Jadi Daya Tarik Utama
Hal paling unik dari Thrust LT190 tentu berada pada sistem transmisinya.
Alih-alih menggunakan transmisi manual seperti kebanyakan motor bebek atau motor adventure, Thrust LT190 mengadopsi CVT yang terintegrasi di dalam mesin.
Tenaga kemudian diteruskan menuju roda belakang melalui rantai. Artinya, pengendara tidak perlu menarik tuas kopling atau melakukan perpindahan gigi secara manual.
Konfigurasi tersebut memberikan pengalaman berkendara yang lebih praktis, tetapi tetap mempertahankan karakter visual dan konstruksi motor adventure dengan penggerak rantai.
Klaim Konsumsi BBM 2,6 Liter per 100 Km
Tidak hanya menawarkan kepraktisan, Thrust LT190 juga memiliki efisiensi bahan bakar yang cukup menarik.
Berdasarkan pengujian dengan standar WMTC, konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai sekitar 2,6 liter per 100 km.
Dengan kapasitas tangki 10 liter, secara teoritis motor ini mampu menempuh jarak hingga sekitar 385 km dalam kondisi tangki penuh. Angka aktual tentu dapat berbeda tergantung gaya berkendara, kondisi jalan, beban, serta kecepatan.
Dibekali ABS dan Traction Control

Untuk menunjang pengendalian, Thrust LT190 menggunakan suspensi teleskopik di bagian depan dan air/oil shock absorber di belakang yang dapat disesuaikan hingga lima tingkat kekerasan.
Tinggi joknya mencapai 790 mm, sedangkan bobot kering sekitar 138 kg. Kombinasi tersebut membuatnya relatif ringan untuk sebuah motor adventure dengan kapasitas mesin 190 cc.
Sektor keselamatan juga tergolong lengkap. Thrust LT190 sudah dilengkapi ABS dua kanal dan Traction Control System (TCS).
Menariknya, kedua sistem tersebut dapat dinonaktifkan ketika motor digunakan di jalur off-road. Fitur ini memungkinkan roda mendapatkan kebebasan traksi lebih besar ketika melintasi permukaan tanah atau medan dengan grip rendah.
Fitur Modern Cukup Lengkap
Thrust LT190 juga tidak hanya mengandalkan kemampuan adventure. Sejumlah fitur modern disematkan untuk meningkatkan kenyamanan dan kepraktisan.
Motor ini dilengkapi panel instrumen TFT berwarna, konektivitas Bluetooth, navigasi, TPMS untuk memantau tekanan ban, smart key, serta sistem pencahayaan LED.
Setang berpemanas juga tersedia untuk meningkatkan kenyamanan ketika motor digunakan dalam kondisi cuaca dingin.
Kepraktisan semakin terasa berkat desain jok belakang yang dapat dilipat. Konfigurasi tersebut memungkinkan area belakang digunakan sebagai ruang tambahan untuk membawa barang.
Harga Mulai Rp59 Jutaan di Yunani
Di pasar Yunani, Thrust LT190 ditawarkan dengan harga mulai 2.880 euro, atau sekitar Rp59 jutaan jika dikonversikan.
Dengan kombinasi mesin 190 cc, transmisi CVT, penggerak rantai, ABS dual channel, TCS, serta fitur modern seperti TFT dan TPMS, Thrust LT190 menawarkan konsep yang cukup berbeda di antara motor bebek adventure.
Motor ini membuktikan bahwa format adventure tidak selalu harus menggunakan transmisi manual konvensional. Dengan CVT, Thrust LT190 mencoba menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih praktis tanpa menghilangkan karakter motor petualang.
Motor
Suzuki GN160 2027 Hadir dengan Mesin 162 cc, Gaya Retro dan Fitur Modern
Suzuki kembali memperkuat lini motor bergaya klasik melalui GN160 model tahun 2027. Motor naked neo-retro ini menawarkan perpaduan desain klasik khas keluarga GN dengan sejumlah fitur modern yang membuatnya lebih relevan untuk kebutuhan berkendara sehari-hari.
Secara karakter, Suzuki GN160 mengusung desain yang sederhana dan timeless. Lampu depan berbentuk bulat, tangki bergaya teardrop, jok panjang satu bagian, serta spatbor belakang berukuran besar menjadi elemen utama yang mempertahankan identitas retro.
Meski begitu, Suzuki memberikan sentuhan modern pada bagian belakang. Area buritan dibuat lebih terbuka sehingga rangka dan suspensi belakang ganda terlihat jelas dan memberikan kesan klasik yang lebih kuat.

Lampu LED dan Panel Instrumen Semi-Digital
Sektor pencahayaan Suzuki GN160 sudah menggunakan teknologi LED. Lampu depan berbentuk bulat juga dilengkapi Daytime Running Light atau DRL, sementara desain lampu belakang tetap mempertahankan bentuk membulat agar tidak kehilangan nuansa klasik.
Panel instrumennya mengombinasikan speedometer analog dengan layar digital. Kombinasi tersebut memungkinkan pengendara mendapatkan informasi berkendara yang lebih lengkap tanpa menghilangkan atmosfer retro.
Suzuki juga menyematkan port USB yang dapat digunakan untuk mengisi daya smartphone selama perjalanan. Fitur sederhana ini menjadi nilai tambah untuk penggunaan harian, terutama bagi pengendara yang mengandalkan smartphone untuk navigasi.
Mesin 162 cc, Fokus Torsi Putaran Bawah
Di balik desain klasiknya, Suzuki GN160 mengandalkan mesin satu silinder 162 cc SOHC berpendingin udara dengan sistem injeksi elektronik.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 14,1 hp pada 8.000 rpm dan torsi puncak 14,5 Nm pada 6.500 rpm. Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi manual lima percepatan.
Karakter mesinnya lebih diarahkan pada torsi di putaran rendah hingga menengah. Konfigurasi tersebut membuat GN160 lebih cocok untuk mobilitas harian, sekaligus cukup bersahabat bagi pengendara yang baru beradaptasi dengan motor manual.
Bobot Ringan dan Jok 760 mm
Suzuki juga memperhatikan aspek ergonomi. GN160 memiliki tinggi jok hanya 760 mm dengan bobot kosong sekitar 128 kg.
Dimensinya juga tergolong kompak, dengan panjang 2.005 mm, lebar 770 mm, tinggi 1.090 mm, dan wheelbase 1.280 mm. Ground clearance mencapai 178 mm, sehingga cukup menunjang penggunaan di jalan perkotaan maupun ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata.
Kombinasi bobot ringan dan jok yang relatif rendah membuat motor ini lebih mudah dikendalikan, terutama ketika harus berhenti, bermanuver di lalu lintas padat, maupun saat parkir.
Kaki-Kaki Bergaya Klasik
Untuk sektor suspensi, Suzuki GN160 menggunakan fork teleskopik di depan dan suspensi ganda hidrolik di belakang.

Motor ini menggunakan pelek berukuran 18 inci yang dibalut ban 80/100 R18 di depan dan 90/90 R18 di belakang. Kombinasi tersebut tidak hanya memperkuat tampilan klasik, tetapi juga memberikan karakter handling yang sesuai untuk penggunaan harian.
Sistem pengeremannya cukup menarik karena roda depan sudah menggunakan rem cakram dengan ABS, sedangkan roda belakang masih mengandalkan rem tromol.
Punya Kemiripan dengan Haojue DN150
Secara visual, Suzuki GN160 memiliki sejumlah kemiripan dengan Haojue DN150 yang dipasarkan di China. Kemiripan tersebut berkaitan dengan hubungan kerja sama Suzuki dan Haojue dalam pengembangan sepeda motor berkapasitas kecil.
Untuk pasar Kolombia, Suzuki GN160 tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu hitam mengilap, merah mengilap, dan abu-abu doff.
Motor ini dibanderol 10.630.000 Peso Kolombia, atau sekitar Rp59 jutaan jika dikonversikan ke rupiah.
Dengan kombinasi desain retro, mesin 162 cc, bobot ringan, ABS, lampu LED, panel semi-digital, dan USB charger, Suzuki GN160 memiliki paket yang cukup menarik di kelas motor neo-retro.
Jika nantinya masuk ke pasar Indonesia, GN160 berpotensi menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang mencari motor bergaya klasik dengan kapasitas mesin di atas 150 cc.
Motor
CFMoto Siapkan Langkah ke WorldSBK dan MotoGP, V4 SR-RR Jadi Senjata Baru
CFMoto menunjukkan ambisi besar untuk menjadi salah satu kekuatan baru di dunia balap motor internasional. Setelah beberapa musim aktif berkompetisi di Moto2 dan Moto3 melalui kemitraan bersama Aspar Team, pabrikan asal Tiongkok itu kini dikabarkan tengah mempersiapkan langkah menuju FIM Superbike World Championship (WorldSBK) sebelum akhirnya menargetkan debut di MotoGP.
Sinyal tersebut semakin kuat setelah kemunculan CFMoto V4 SR-RR, motor superbike bermesin V4 yang diyakini akan menjadi basis pengembangan motor balap untuk kejuaraan dunia.

WorldSBK Jadi Target Awal
Mengutip Speedweek, pemilik Aspar Team, Jorge Martinez, mengungkapkan bahwa arah pengembangan CFMoto kini sudah sangat jelas. Menurutnya, WorldSBK menjadi prioritas utama sebelum pabrikan tersebut melangkah ke kelas premier MotoGP.
Martinez menjelaskan bahwa CFMoto telah menginvestasikan dana besar untuk membangun fondasi balap yang kuat, mulai dari pengembangan teknologi, pembangunan infrastruktur, hingga pembinaan pembalap muda.
“Prioritas telah ditetapkan. Mitra kami, CFMoto, sangat tertarik berkembang menuju Kejuaraan Dunia Superbike, kemudian MotoGP. Ini merupakan investasi besar yang mencakup pengembangan talenta, dukungan tim, teknologi, dan infrastruktur,” ujar Jorge Martinez.
Pengalaman di Moto2 dan Moto3 Jadi Modal Berharga
Selama beberapa musim terakhir, CFMoto telah tampil di Moto2 dan Moto3 bersama Aspar Team. Kehadiran mereka di paddock Grand Prix menjadi bekal penting untuk memahami pengembangan motor prototipe, strategi balap, hingga pembinaan pembalap.
Kolaborasi jangka panjang tersebut dinilai menjadi keuntungan besar apabila proyek MotoGP benar-benar direalisasikan. Dibanding membangun program dari awal, CFMoto sudah memiliki pengalaman teknis dan operasional yang cukup matang.
Apabila berhasil masuk ke dua kejuaraan tersebut, CFMoto akan bergabung dengan Ducati, Honda, dan Yamaha sebagai pabrikan yang berkompetisi di MotoGP sekaligus WorldSBK.
V4 SR-RR, Superbike 200 HP Lebih
Keseriusan CFMoto juga terlihat dari pengembangan V4 SR-RR, motor superbike yang diproyeksikan menjadi tulang punggung program balap mereka.
Motor ini dikabarkan menggunakan mesin V4 dengan tenaga lebih dari 200 hp, serta sempat mencatat kecepatan maksimum 315,82 km/jam pada sesi pengujian yang berlangsung Juni lalu.

Catatan tersebut disebut sebagai rekor top speed tertinggi untuk motor bermesin pembakaran internal (ICE) buatan Tiongkok.
Angka itu juga cukup kompetitif jika dibandingkan dengan motor MotoGP yang musim ini mencatat rekor kecepatan sekitar 369 km/jam di Sirkuit Mugello.
Ambisi Besar Pabrikan China
Meski belum ada jadwal resmi mengenai debut CFMoto di WorldSBK maupun MotoGP, berbagai pernyataan dari pihak terkait menunjukkan bahwa proyek tersebut sudah memasuki tahap pengembangan yang serius.

Dengan dukungan investasi besar di bidang riset, teknologi, pembinaan pembalap, hingga pengembangan motor V4 performa tinggi, CFMoto berpeluang menjadi pabrikan asal Tiongkok pertama yang mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi balap motor dunia.
Jika seluruh rencana berjalan sesuai target, kehadiran CFMoto diprediksi akan menambah persaingan baru di WorldSBK maupun MotoGP dalam beberapa tahun mendatang.
Motor
Honda Perkenalkan 10 Motor dan Skuter Baru di India, Segmen Adventure hingga EV Makin Lengkap
Honda Motorcycle & Scooter India (HMSI) resmi memperkenalkan 10 model motor dan skuter terbaru sebagai bagian dari strategi memperkuat dominasinya di salah satu pasar roda dua terbesar di dunia. Peluncuran ini terdiri dari tujuh model baru serta tiga model yang mendapatkan penyegaran warna, sekaligus menunjukkan komitmen Honda menghadirkan pilihan kendaraan yang semakin beragam.
Seluruh produk tersebut diproduksi di India sebagai bagian dari program Make in India for the World, yang bertujuan memperkuat kemampuan manufaktur lokal sekaligus menjadikan India sebagai basis produksi dan ekspor global Honda.
Portofolio terbaru Honda mencakup hampir seluruh segmen, mulai dari skuter adventure, roadster, cruiser, dual purpose, motor adventure, kendaraan listrik (EV), hingga motor berbahan bakar fleksibel (Flex Fuel).

Strategi Multi-Teknologi Honda
Presiden dan CEO Honda Motorcycle & Scooter India, Tsutsumu Otani, menyebut India merupakan salah satu pasar paling strategis bagi Honda secara global.
Menurutnya, Honda kini menerapkan strategi multi-teknologi, dengan tetap mengembangkan mesin bensin konvensional, kendaraan listrik, hingga teknologi Flex Fuel yang mampu menggunakan bahan bakar ramah lingkungan.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjawab perubahan kebutuhan konsumen yang kini tidak hanya mencari kendaraan harian, tetapi juga motor untuk touring, rekreasi, hingga gaya hidup.
Direktur Sales & Marketing HMSI, Mutsuo Usui, menambahkan bahwa Honda akan menghadirkan lebih banyak model global agar pilihan konsumen semakin luas di berbagai segmen.
Teknologi E-Clutch Semakin Diperluas

Beberapa model terbaru Honda juga telah dibekali teknologi Honda E-Clutch.
Sistem ini memungkinkan pengendara berpindah gigi tanpa harus mengoperasikan tuas kopling secara manual saat berkendara, sehingga pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman, terutama ketika menghadapi kemacetan.
Teknologi tersebut menjadi salah satu inovasi terbaru Honda yang kini mulai diterapkan pada berbagai model global.
Daftar Motor Baru Honda di India
Honda memperkenalkan beragam model yang menyasar kebutuhan konsumen berbeda, antara lain:
- Honda ADV160, skuter bergaya adventure bermesin 160 cc yang kompatibel dengan bahan bakar E85.
- Honda CB500, naked bike bermesin 501 cc yang hadir dalam tiga varian.
- Honda CB350, CB350C, dan CB350RS, mendapatkan pilihan warna baru.
- Honda Rebel 300, cruiser bermesin 286 cc yang tersedia dalam versi standar maupun E-Clutch.
- Honda Rebel 500, cruiser dua silinder 471 cc yang cocok untuk harian maupun touring.
- Honda XR300L, motor dual purpose bermesin 293,5 cc untuk jalan raya dan off-road.
- Honda XR300 Rally, motor adventure bergaya reli untuk perjalanan jarak jauh.
- Honda QC3, motor listrik terbaru dengan baterai 3 kWh, jarak tempuh hingga 151 km, serta konektivitas modern.
Seluruh model akan dipasarkan secara bertahap sesuai jadwal peluncuran masing-masing.
Perkuat Posisi Honda di Pasar India

Melalui peluncuran 10 model terbaru ini, Honda ingin menjawab kebutuhan konsumen yang semakin beragam sekaligus memperkuat daya saing di pasar roda dua India.
Strategi produksi lokal yang dipadukan dengan teknologi global menjadi langkah penting Honda dalam mempertahankan posisinya sebagai salah satu produsen sepeda motor terbesar di dunia.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor12 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
