Moto GP
Hasil Race MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Keenam Bersama Ducati
MOTORSPORT — Marc Marquez kembali menunjukkan dominasinya di MotorLand Aragon. Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut berhasil memenangkan Race MotoGP Aragon 2026 setelah melewati pertarungan sengit dengan Marco Bezzecchi dan Pedro Acosta.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Marquez. Ini merupakan kemenangan keenamnya bersama Ducati di Aragon. Jika seluruh kemenangan di kelas premier dihitung, pembalap asal Spanyol tersebut kini sudah mengoleksi delapan kemenangan di sirkuit Aragon.
Hasil tersebut juga memberikan dampak penting terhadap persaingan klasemen MotoGP 2026. Marc berhasil menggeser Marco Bezzecchi dan kini menempati posisi kedua klasemen sementara.
Marc Marquez Langsung Terlibat Duel Panas
Marc Marquez harus menghadapi perlawanan ketat sejak lap pertama. Marco Bezzecchi yang start dari pole position menjadi rival utama dalam perebutan posisi terdepan.
Marc langsung mencoba melakukan manuver seperti ketika Sprint dengan menyalip Bezzecchi di Tikungan 1. Namun, pembalap Aprilia tersebut mampu memotong jalur saat keluar tikungan dan kembali mengambil posisi terdepan.
Drama berlanjut di Tikungan 2.
Perangkat pengatur ketinggian pada Ducati Marc tampaknya masih berada dalam posisi rendah. Motor tersebut bahkan sempat mengeluarkan percikan api ketika Marc melebar saat keluar tikungan.
Kesempatan tersebut langsung dimanfaatkan Bezzecchi dan Jorge Martin untuk melewati Marc.
Namun, Marc tidak membutuhkan waktu lama untuk melakukan serangan balik. Ia berhasil merebut kembali posisi kedua dari Martin sebelum memasuki lintasan lurus belakang.
Pedro Acosta dan Alex Marquez kemudian ikut merangsek ke depan. Persaingan empat pembalap pun mulai membentuk grup terdepan.
Marc Ambil Alih Pimpinan Balapan
Memasuki lap keenam dari total 23 lap, Marc Marquez akhirnya kembali merebut posisi pertama di tikungan yang sama.
Setelah mengambil alih pimpinan, Marc kembali mendapatkan tekanan dari Bezzecchi di lintasan lurus belakang.
Namun, kesalahan Bezzecchi di zona pengereman membuat Acosta mendapatkan peluang. Pembalap Red Bull KTM tersebut berhasil mengambil posisi kedua dan mulai memburu Marc.
Acosta bahkan sempat menempel ketat di belakang Ducati bernomor 93.
Memasuki sekitar lap ke-15, Marc mulai memperlebar jarak. Ritme balapnya semakin stabil dan ia berhasil mengontrol jalannya balapan hingga bendera finis dikibarkan.
Marc Marquez akhirnya menyentuh garis finis sebagai pemenang dengan waktu 41 menit 10,969 detik.

Pedro Acosta finis kedua dengan selisih 1,754 detik, sedangkan Marco Bezzecchi mengamankan posisi ketiga dengan jarak 3,629 detik dari pemenang.
Podium tersebut juga menjadi hasil penting bagi Acosta yang kembali naik podium setelah terakhir kali melakukannya di seri Balaton.
Bagnaia dan Toprak Gagal Finis
Lima posisi teratas tidak berubah hingga finis. Alex Marquez mengamankan posisi keempat, sementara Jorge Martin harus puas berada di posisi kelima.
Fermin Aldeguer melanjutkan performa positif dengan finis keenam. Pembalap Gresini tersebut berhasil mengungguli Fabio Di Giannantonio yang berada di posisi ketujuh.
Enea Bastianini finis kedelapan, disusul Diogo Moreira di posisi kesembilan dan Brad Binder yang melengkapi 10 besar.
Sementara itu, Francesco Bagnaia mengalami akhir pekan yang mengecewakan.
Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut terjatuh ketika sedang berada di posisi ketujuh pada awal balapan. Franco Morbidelli juga gagal menyelesaikan lomba setelah mengalami insiden tak lama kemudian.
Toprak Razgatlioglu turut mengalami nasib buruk. Pembalap Pramac Yamaha tersebut terjatuh ketika balapan hanya menyisakan tiga lap.

Raul Fernandez juga tidak mampu menyelesaikan balapan karena masalah teknis.
Di tengah banyaknya pembalap yang gagal finis, Johann Zarco berhasil memanfaatkan situasi untuk mengamankan posisi ke-15 dan meraih satu poin pada akhir pekan comeback-nya.
Marc Marquez Kembali Panaskan Perebutan Gelar
Kemenangan di Aragon menjadi tambahan penting bagi Marc Marquez dalam perburuan gelar MotoGP 2026.
Selain memperkuat dominasinya di MotorLand Aragon, kemenangan tersebut juga membuat Marc kembali berada di posisi kedua klasemen sementara, mengungguli Marco Bezzecchi.
Sementara itu, Bezzecchi tetap mendapatkan hasil penting dengan finis ketiga dan terus menjaga peluangnya dalam persaingan gelar bersama Jorge Martin.
Dengan beberapa seri yang masih tersisa, pertarungan menuju gelar juara dunia MotoGP 2026 masih jauh dari kata selesai.
Hasil Lengkap Race MotoGP Aragon 2026
| Pos | Pembalap | Tim | Gap |
|---|---|---|---|
| 1 | Marc Marquez | Ducati Lenovo | 41:10.969 |
| 2 | Pedro Acosta | Red Bull KTM | +1.754 dtk |
| 3 | Marco Bezzecchi | Aprilia Racing | +3.629 dtk |
| 4 | Alex Marquez | Gresini Ducati | +8.687 dtk |
| 5 | Jorge Martin | Aprilia Racing | +12.572 dtk |
| 6 | Fermin Aldeguer | Gresini Ducati | +17.687 dtk |
| 7 | Fabio Di Giannantonio | VR46 Ducati | +23.136 dtk |
| 8 | Enea Bastianini | KTM Tech3 | +25.741 dtk |
| 9 | Diogo Moreira | LCR Honda | +25.899 dtk |
| 10 | Brad Binder | Red Bull KTM | +26.441 dtk |
11. Jack Miller — Pramac Yamaha
12. Joan Mir — Honda HRC Castrol
13. Alex Rins — Monster Yamaha
14. Luca Marini — Honda HRC Castrol
15. Johann Zarco — LCR Honda
16. Pol Espargaro — KTM Tech3
17. Lorenzo Savadori — Trackhouse Aprilia
18. Fabio Quartararo — Monster Yamaha
DNF: Toprak Razgatlioglu, Raul Fernandez, Francesco Bagnaia, Franco Morbidelli.
Moto GP
Yamaha Proyeksikan Aldi Satya Mahendra Naik ke Moto2 pada 2028
Yamaha Racing Indonesia (YRI) terus memperkuat program pembinaan pembalap muda melalui jalur karier yang terstruktur, mulai dari kompetisi nasional hingga kejuaraan dunia. Salah satu target jangka panjang yang disiapkan adalah memproyeksikan Aldi Satya Mahendra untuk berkompetisi di kelas Moto2 pada musim 2028.
Proyeksi tersebut menjadi bagian dari strategi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dalam mengembangkan talenta balap Indonesia agar mampu bersaing di level internasional. Meski demikian, Moto2 2028 masih menjadi target yang diproyeksikan Yamaha, bukan kepastian bahwa Aldi akan tampil di kelas tersebut.

Perjalanan Aldi menjadi salah satu contoh pembinaan berjenjang yang dijalankan Yamaha. Pembalap asal Indonesia itu mencatatkan prestasi bersejarah dengan meraih gelar juara dunia World Supersport 300 (WSSP300) pada musim 2024. Setelah melalui R3 BLU CRU World Cup dan WSSP300, Aldi kini berkompetisi di kelas World Supersport (WSSP).
Menurut Yamaha, perkembangan Aldi tidak hanya terlihat dari hasil balapan, tetapi juga dari aspek fisik dan kemampuan teknis. Peningkatan kondisi fisiknya disebut mencapai 20 persen dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, pemahaman terhadap karakter motor, penentuan set-up, kemampuan beradaptasi, serta pengambilan keputusan saat balapan juga terus mengalami perkembangan.
Manager Motorsport PT YIMM, Wahyu Rusmayadi, menyebut perkembangan tersebut menjadi modal penting bagi Aldi untuk meningkatkan daya saingnya di World Supersport. Yamaha berharap Aldi dapat terus berkembang dan menjadi penantang podium sebelum melangkah ke jenjang berikutnya.
“Pada musim 2028, Aldi Satya Mahendra diproyeksikan akan berkompetisi di kejuaraan Moto2,” ungkap Wahyu Rusmayadi.
Jika rencana tersebut terealisasi, Moto2 akan menjadi babak baru dalam perjalanan karier Aldi di arena balap internasional. Namun, sebelum menuju target itu, konsistensi performa dan pencapaian kompetitif di World Supersport tetap menjadi bagian penting dari proses pengembangannya.
Yamaha Siapkan Pembalap di Berbagai Level Kompetisi

Program pembinaan Yamaha Racing Indonesia tidak hanya berfokus pada Aldi Satya Mahendra. Yamaha juga menempatkan pembalap Indonesia di sejumlah kejuaraan regional dan internasional sebagai bagian dari upaya membangun jalur menuju kompetisi dunia.
Di kelas World Supersport, Yamaha menurunkan Aldi Satya Mahendra, sedangkan Arai Agaska masuk dalam skuad yang dipersiapkan untuk World Sportbike. Sementara itu, di Asia Road Racing Championship (ARRC), Yamaha diperkuat Wahyu Nugroho, M. Faerozi, Candra Hermawan, dan Fadhil Musyavi.
Pada Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship, Sabian Fathul Ilmi menjadi salah satu pembalap yang mendapat kesempatan mengembangkan kemampuan balapnya di level regional.
Di tingkat nasional, Yamaha Racing Indonesia menaungi 10 tim dengan total 40 pembalap yang berkompetisi di berbagai kelas kejuaraan. Struktur ini menjadi bagian dari upaya Yamaha dalam membuka jalur pembinaan dari kompetisi domestik menuju panggung internasional.
Melalui sistem tersebut, Yamaha berupaya memastikan pembalap memiliki kesempatan berkembang secara bertahap, mulai dari pengalaman kompetisi, penguasaan teknik balap, hingga kesiapan menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.
Bagi Aldi Satya Mahendra, proyeksi menuju Moto2 2028 menjadi sasaran besar berikutnya setelah keberhasilan meraih gelar juara dunia WSSP300. Perjalanan menuju target itu masih membutuhkan pembuktian di lintasan, dengan World Supersport menjadi salah satu tahap penting dalam prosesnya.
Moto GP
CFMoto Bidik MotoGP, Bangun Pusat Teknologi Balap Baru di Italia
CFMoto semakin serius memperkuat eksistensinya di dunia balap internasional. Pabrikan sepeda motor asal Tiongkok tersebut tengah membangun pusat teknologi balap baru di Rimini, Italia, sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas kiprahnya di ajang motorsport, termasuk membuka peluang menuju kelas utama MotoGP.
Fasilitas yang berada di wilayah Emilia-Romagna ini memiliki posisi strategis di tengah kawasan industri dan motorsport Italia. Lokasinya juga relatif dekat dengan Bologna, kota yang menjadi basis Ducati. Namun, pembangunan pusat tersebut bukan sekadar persiapan untuk MotoGP, melainkan bagian dari pengembangan kemampuan teknis CFMoto dalam berbagai program balap.
Saat ini, CFMoto telah terlibat dalam kejuaraan Grand Prix melalui kelas Moto2 dan Moto3. Kehadiran pusat teknologi baru di Italia diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara tim balap, divisi riset dan pengembangan (R&D), serta proses pengujian teknologi untuk kendaraan kompetisi.
Bangun Infrastruktur, Rekrut Personel, dan Perkuat R&D
Mengutip Visordown, Samantha Liu, General Manager CFMoto Motorsport Management Center, menjelaskan bahwa pusat teknologi balap di Italia masih dalam tahap pembangunan. Perusahaan tengah menyiapkan struktur organisasi, merekrut personel, serta mempersiapkan perpindahan ke gedung baru.

Liu juga menegaskan bahwa fasilitas tersebut tidak akan berdiri sebagai tim yang terpisah dari aktivitas pengembangan produk. Pusat teknologi itu dirancang berdekatan dengan tim desain industri dan R&D CFMoto sehingga kedua bagian dapat bekerja bersama.
Pendekatan ini memungkinkan pengalaman dari dunia balap dimanfaatkan untuk memperdalam pemahaman mengenai teknologi, pengujian, dan pengembangan kendaraan. Dalam kompetisi level tinggi, kemampuan tersebut menjadi bagian penting untuk membangun paket motor yang kompetitif.
CFMoto juga menyadari bahwa perjalanan menuju kelas utama membutuhkan proses panjang. Karena itu, perusahaan memilih membangun fondasi teknis dan organisasi secara bertahap, alih-alih menjadikan debut MotoGP sebagai target yang harus dicapai dalam waktu singkat.
Jalan Menuju MotoGP Masih Panjang
Meski pembangunan fasilitas baru memperlihatkan keseriusan CFMoto, langkah menuju MotoGP belum dapat dipastikan dalam waktu dekat. Persaingan di kelas utama melibatkan kebutuhan investasi besar, pengembangan prototipe, sumber daya teknis, serta kesiapan mengikuti regulasi dan ketentuan komersial kejuaraan.
Lima pabrikan yang saat ini berkompetisi di MotoGP—Ducati, Aprilia, Honda, Yamaha, dan KTM—disebut telah menandatangani perjanjian komersial baru yang berlaku hingga 2031. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan oleh calon pabrikan baru yang ingin masuk ke kelas utama.
Bagi CFMoto, pembangunan pusat teknologi di Italia dapat menjadi salah satu fondasi untuk meningkatkan kemampuan teknis dan memperkuat jaringan di lingkungan balap Eropa. Namun, fasilitas tersebut sendiri belum berarti bahwa perusahaan telah memastikan keikutsertaan di MotoGP.
Dari Moto3 hingga Moto2, CFMoto Perluas Jejak di Grand Prix
CFMoto mulai terlibat dalam kejuaraan Grand Prix pada 2022 melalui kelas Moto3 bersama PrüstelGP, tim asal Jerman. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun eksistensi di kompetisi internasional sekaligus memperkenalkan mereknya kepada penggemar balap dunia.
Perkembangan berikutnya terlihat pada 2024, ketika CFMoto menggantikan GasGas sebagai sponsor utama tim Aspar. Kemitraan ini memperkuat kehadiran merek tersebut di paddock Moto3 dan Moto2.

Hubungan industri CFMoto dengan Pierer Mobility Group (PMG), kelompok yang menaungi KTM, juga menjadi bagian dari perjalanan perusahaan di industri sepeda motor. Keduanya memiliki kerja sama dalam pengembangan dan produksi sejumlah model motor.
Selain memperluas jaringan di Grand Prix, CFMoto juga disebut memiliki ketertarikan terhadap World Superbike (WorldSBK). Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah motor sport V4 SR-RR yang masih dalam tahap pengembangan dan belum diluncurkan secara resmi.
Perluas Program Balap hingga WorldWCR
Langkah CFMoto di dunia balap tidak hanya berfokus pada MotoGP. Pada 2027, perusahaan tersebut dijadwalkan menggantikan Yamaha sebagai pemasok motor untuk WorldWCR, kejuaraan balap khusus pembalap perempuan yang digelar dalam rangkaian WorldSBK.
Keterlibatan di berbagai kategori balap memberikan ruang bagi CFMoto untuk memperluas pengalaman teknis, membangun jaringan, serta meningkatkan pengenalan merek di pasar internasional.
Dengan pembangunan pusat teknologi di Rimini, CFMoto memperlihatkan pendekatan jangka panjang untuk mengembangkan kompetensi motorsport. Ambisi menuju MotoGP memang belum menjadi kepastian, tetapi penguatan infrastruktur, sumber daya manusia, dan program balap menjadi langkah penting untuk mempersiapkan peluang di masa mendatang.
Moto GP
Tim Medis Mandalika Punya Super License Dorna, Siap Tangani Darurat MotoGP
Keselamatan pebalap menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan balap motor kelas dunia. Di balik aksi saling salip dan persaingan kecepatan pada MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), terdapat tim medis yang disiapkan untuk menangani kondisi darurat di lingkungan motorsport.
Tim medis yang bertugas berasal dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB. Mereka dibekali kompetensi khusus untuk menghadapi berbagai situasi kegawatdaruratan yang dapat terjadi selama aktivitas balap berlangsung, mulai dari respons awal di lintasan hingga proses evakuasi dan penanganan lanjutan.
Kesiapan tersebut didukung pelatihan khusus, simulasi rutin, sistem penanganan medis berlapis, serta pengakuan berupa super license dari Dorna Sports yang disebut diberikan kepada tim medis RSUD NTB.
Tim Medis Dibekali Kompetensi Khusus Motorsport
Penanganan kecelakaan di arena balap membutuhkan kesiapan yang berbeda dari layanan medis pada umumnya. Kecepatan respons, koordinasi antarpetugas, serta kemampuan menangani pasien dalam kondisi darurat menjadi bagian penting dari prosedur keselamatan motorsport.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, sebelumnya menjelaskan bahwa tim medis yang bertugas di Sirkuit Mandalika memiliki kemampuan khusus untuk menangani keadaan darurat dalam olahraga motorsport.
Menurut Iqbal, super license dari Dorna Sports menjadi bentuk pengakuan terhadap kompetensi tim medis RSUD NTB dalam mendukung penyelenggaraan balap motor internasional.
Pengakuan tersebut menempatkan kesiapan tenaga medis sebagai salah satu unsur pendukung penting dalam operasional kejuaraan. Namun, aspek keselamatan tetap bergantung pada koordinasi seluruh unsur terkait, termasuk petugas lintasan, tim evakuasi, dan rumah sakit rujukan.

Motorsport Emergency Academy untuk Pelatihan Khusus
Pengembangan kemampuan tenaga medis Mandalika juga didukung Motorsport Emergency Academy (MEA), program yang dipelopori RSUD Provinsi NTB dan berfokus pada pelatihan kegawatdaruratan di lingkungan motorsport.
Melalui pelatihan ini, tenaga medis dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk merespons insiden yang dapat terjadi di lintasan balap. Materi pelatihan juga didukung latihan serta simulasi rutin setiap tahun agar personel memahami prosedur penanganan darurat sesuai kebutuhan di sirkuit.
Dalam kompetisi dengan kecepatan tinggi, kecelakaan dapat memerlukan pemeriksaan dan pertolongan secepat mungkin. Karena itu, kesiapan personel dan pemahaman terhadap alur evakuasi menjadi bagian penting dari sistem keselamatan.
Latihan berkala juga membantu menguji koordinasi antarpetugas sehingga penanganan dapat dilakukan secara terarah ketika terjadi insiden.
Sistem Medis Mandalika Menggunakan Tiga Lapisan

Layanan medis di Sirkuit Mandalika menggunakan sistem penanganan terintegrasi yang dibagi menjadi tiga lapisan. Setiap lapisan mempunyai fungsi berbeda untuk mendukung penanganan pasien sejak lokasi kejadian hingga fasilitas kesehatan.
Lapisan pertama bertugas merespons insiden secara langsung di area sirkuit. Tim ini menjadi bagian awal dari proses pertolongan ketika terjadi kecelakaan atau kondisi darurat selama aktivitas balap.
Lapisan kedua berfokus pada penanganan kegawatdaruratan dan proses evakuasi pasien. Setelah itu, lapisan ketiga berada di rumah sakit rujukan untuk memberikan pemeriksaan dan perawatan lanjutan sesuai kondisi pasien.
Pembagian tugas tersebut dirancang untuk mendukung koordinasi antartim dan menjaga kesinambungan penanganan medis. Dengan alur yang terintegrasi, setiap personel dapat menjalankan perannya sesuai prosedur yang berlaku.
Didukung Ambulans dan Opsi Evakuasi Helikopter
Selain kesiapan tenaga medis, sistem penanganan darurat di Mandalika didukung fasilitas dan sarana transportasi untuk kebutuhan evakuasi. Informasi yang tersedia menyebut adanya 12 unit ambulans serta skema evakuasi menggunakan helikopter apabila diperlukan.
Fasilitas pendukung lainnya mencakup layanan farmasi dan ruang antidoping. Keberadaan sarana tersebut melengkapi kebutuhan medis dalam penyelenggaraan kompetisi motorsport internasional.
Ketersediaan ambulans dan opsi evakuasi menjadi bagian dari kesiapan menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan segera. Pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan situasi di lapangan, kondisi pasien, serta prosedur medis yang berlaku.
Keselamatan Menjadi Bagian Penting MotoGP Mandalika
Penyelenggaraan MotoGP bukan hanya soal performa motor, strategi tim, dan kemampuan pebalap menguasai lintasan. Kesiapan medis juga menjadi elemen penting untuk mendukung keselamatan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Kompetensi tim medis RSUD NTB, pelatihan melalui Motorsport Emergency Academy, sistem penanganan tiga lapis, serta dukungan ambulans dan opsi evakuasi merupakan bagian dari kesiapan medis di Sirkuit Mandalika.
Kombinasi tersebut memperlihatkan pentingnya kerja sama antara tenaga medis, petugas sirkuit, dan fasilitas kesehatan dalam menghadapi risiko olahraga motorsport. Di balik setiap balapan yang berlangsung, kesiapan menghadapi situasi darurat menjadi salah satu aspek yang tidak boleh diabaikan.

-
Motor Balap2 years agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
