Mobil
“Apa Kabar Pabrik Ford di Indonesia? Ingin Bangun Pabrik atau Terus Impor?”
Meski Ford masih menjual mobilnya di Indonesia dalam bentuk Completely Built Up (CBU) dari Thailand, rumor tentang pabrik baru terus mengemuka. RMA Indonesia, selaku agen pemegang merek Ford di Tanah Air, mengatakan bahwa mereka sedang mempelajari berbagai opsi terkait pembangunan pabrik di Indonesia.

“Ford dan RMA Indonesia berkomitmen untuk berkembang seiring kemajuan industri otomotif. Kami selalu mencari peluang baru, dan untuk pabrik, masih dalam tahap studi,” ujar Toto Suharto, Country Manager RMA Indonesia, dalam pernyataannya di Jakarta Selatan.
Namun, meski banyak yang bertanya-tanya, Toto masih enggan mengungkapkan kapan Ford akan mewujudkan rencana pembangunan pabriknya di Indonesia. “Saat ini, kami belum bisa memberikan informasi lebih lanjut,” jelasnya.
Gaikindo, sebagai asosiasi industri otomotif, sudah mendorong Ford untuk membangun fasilitas perakitan di Indonesia. Bahkan, mereka menekankan pentingnya pembangunan pabrik untuk mendukung permintaan yang terus meningkat. “Jika Ford tidak membangun pabrik, akan kesulitan ketika volume permintaan naik,” kata Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo.
Pemerintah Indonesia sendiri telah mengusulkan pembatasan kuota impor kendaraan, termasuk Ford. Dengan kondisi Indonesia yang kini telah swasembada dalam industri otomotif, mereka akan mendorong pabrikan untuk lebih banyak berinvestasi di dalam negeri.
Kemungkinan investasi Ford di Indonesia mulai mencuat sejak Juli 2024, saat Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri baterai kendaraan listrik. “Indonesia kini menjadi tujuan investasi utama untuk ekosistem baterai EV, dengan kontribusi dari China, Korea, dan bahkan Ford,” ujarnya.
Electric Vehicle
Wuling Motors Buka Suara soal Permasalahan Konsumen di Salah Satu Dealer Surabaya
Jakarta, 3 September 2026 – Wuling Motors akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait permasalahan yang terjadi dalam proses pembelian kendaraan di salah satu jaringan dealer resminya di Surabaya.
Melalui keterangan resminya, Wuling Motors menyampaikan permohonan maaf atas kerugian maupun ketidaknyamanan yang dialami konsumen akibat permasalahan tersebut.
Dari hasil penelusuran internal, Wuling Motors menyebut telah ditemukan adanya pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) dalam proses transaksi yang dilakukan oleh oknum wiraniaga.
Wuling Motors menegaskan bahwa tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur perusahaan, terlebih apabila berpotensi merugikan konsumen, tidak dapat ditoleransi.
Wuling Motors Siapkan Langkah Korektif
Sebagai tindak lanjut, Wuling Motors akan mengambil tindakan terhadap dealer yang bersangkutan sekaligus melakukan langkah korektif untuk memastikan seluruh proses pelayanan dan transaksi kendaraan kembali berjalan sesuai dengan ketentuan perusahaan.
Evaluasi juga akan dilakukan terhadap penerapan standar operasional di jaringan dealer resmi Wuling Motors. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan konsumen memperoleh haknya dalam setiap proses transaksi kendaraan.
Bagi konsumen, penerapan SOP dalam proses pembelian kendaraan menjadi salah satu aspek penting. Pasalnya, transaksi kendaraan tidak hanya berkaitan dengan produk yang dibeli, tetapi juga mencakup proses administrasi, pembayaran, dokumen kendaraan, hingga pemenuhan hak konsumen setelah transaksi berlangsung.
Perkuat Pengawasan Jaringan Dealer
Wuling Motors menyatakan akan terus memperkuat pengawasan terhadap penerapan SOP di seluruh jaringan dealer resminya. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjaga standar kualitas pelayanan sekaligus mencegah terjadinya permasalahan serupa di kemudian hari.
Perusahaan juga menegaskan apresiasinya terhadap kepercayaan yang diberikan konsumen. Pernyataan resmi ini sekaligus menjadi bentuk respons Wuling Motors atas persoalan yang terjadi di salah satu jaringan dealer di Surabaya.
Dengan adanya langkah korektif dan evaluasi internal, Wuling Motors berkomitmen untuk memastikan proses pembelian kendaraan di jaringan resminya tetap mengikuti standar perusahaan dan memberikan perlindungan terhadap hak konsumen.
Electric Vehicle
MPV Listrik Li Mega Terbaru Punya Kabin Bak Ruang Tamu, Ada Meja Lipat!
Li Auto bersiap memperkenalkan versi penyegaran Li Mega di pasar Tiongkok pada 2 September 2026. Bukan sekadar mendapatkan perubahan kosmetik, MPV listrik premium ini membawa sejumlah pembaruan yang berfokus pada kenyamanan dan fleksibilitas kabin.
Mengusung konsep “rumah kedua”, Li Mega terbaru mencoba menghadirkan pengalaman seperti berada di ruang keluarga selama perjalanan. Area kabinnya dibuat lebih terang, lapang, dan fleksibel agar penumpang bisa menikmati perjalanan dengan suasana yang lebih santai.
Salah satu ubahan paling mencolok berada di bagian atap. Li Auto menyematkan lampu plafon berukuran besar yang ditempatkan di antara baris kedua dan ketiga. Kehadiran lampu tersebut bukan hanya memperkuat nuansa premium, tetapi juga membuat interior terasa lebih terbuka dan nyaman.

Kabin Fleksibel Bak Ruang Tamu
Konsep ruang tamu semakin terasa berkat pembaruan pada kursi baris kedua. Li Auto menggunakan sistem rel yang lebih panjang sehingga kursi dapat digeser dengan rentang lebih luas.
Menariknya, kursi tersebut juga bisa diputar sesuai kebutuhan penumpang. Fleksibilitas ini kemudian dipadukan dengan meja lipat di area tengah kabin.
Kombinasi tersebut membuat interior Li Mega terasa lebih dari sekadar kabin mobil. Penumpang bisa mendapatkan ruang untuk bersantai, bekerja, menikmati makanan, maupun beraktivitas selama perjalanan.
Li Auto juga memberikan sejumlah detail tambahan seperti kaca spion rias terintegrasi di bagian atap, panel kontrol AC berbasis layar sentuh, serta desain jok baru dengan motif diamond atau belah ketupat.
Dengan pendekatan tersebut, Li Mega semakin jelas diposisikan sebagai MPV listrik premium yang mengutamakan pengalaman penumpang, bukan hanya performa kendaraan.
Tenaga 553 HP dari Dua Motor Listrik
Meski fokus pada kenyamanan, sektor performa Li Mega juga tidak bisa dianggap remeh.
MPV listrik ini memiliki panjang 5.355 mm dengan wheelbase mencapai 3.300 mm. Ukuran tersebut memberikan ruang yang cukup besar untuk mengakomodasi kabin dengan konfigurasi yang fleksibel.
Di balik bodinya terdapat sistem penggerak dual motor listrik dengan output gabungan mencapai 413 kW atau sekitar 553 hp.

Sumber energinya berasal dari baterai NMC Qilin 108 kWh yang dipasok oleh CATL. Dalam kondisi tertentu, Li Mega diklaim mampu mencapai jarak tempuh hingga 710 km dalam sekali pengisian.
Charging 5C, Tambah 500 Km dalam 10 Menit
Salah satu teknologi yang menjadi daya tarik Li Mega adalah sistem kelistrikan 800 volt yang dikombinasikan dengan teknologi fast charging 5C.
Li Auto mengklaim sistem tersebut mampu memberikan tambahan jarak tempuh hingga 500 km hanya dalam waktu sekitar 10 menit pengisian.
Namun, angka tersebut tentunya bergantung pada kondisi baterai, infrastruktur charger, suhu, serta kondisi pengisian. Meski begitu, kemampuan tersebut menunjukkan bagaimana teknologi pengisian cepat menjadi salah satu fokus penting dalam perkembangan mobil listrik premium.
Untuk menunjang kenyamanan, Li Mega menggunakan suspensi double-wishbone di depan dan multi-link di belakang.
Tidak berhenti di situ, MPV ini juga mendapatkan suspensi udara dual-chamber yang dirancang untuk meningkatkan kualitas redaman sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman.
Li Mega Jadi Andalan Baru Li Auto
Penyegaran Li Mega menjadi langkah penting bagi Li Auto untuk kembali memperkuat posisi di segmen MPV listrik premium.
Model sebelumnya menghadapi sejumlah tantangan di pasar, mulai dari kontroversi desain hingga isu recall. Karena itu, versi terbaru membawa sejumlah pembaruan untuk meningkatkan daya tarik, terutama melalui sektor kenyamanan kabin dan teknologi pengisian daya.
Li Mega generasi sebelumnya tersedia dalam dua trim, yakni Ultra dan Home, dengan harga masing-masing sekitar 529.800 yuan dan 559.800 yuan.
Sementara untuk model penyegaran, harga diperkirakan berada di kisaran US$80.000 atau sekitar Rp1,24 miliar. Namun, angka tersebut masih berupa perkiraan dan harga resmi akan diumumkan saat peluncuran di China pada 2 September 2026.
Dengan kabin ala ruang tamu, dua motor listrik bertenaga 553 hp, baterai 108 kWh, arsitektur 800 volt, hingga teknologi fast charging 5C, Li Mega terbaru menunjukkan bahwa masa depan MPV listrik premium bukan hanya soal jarak tempuh, tetapi juga bagaimana kabin menjadi ruang hidup selama perjalanan.
Mobil
Modifikasi Otomotif Resmi Jadi Industri Kreatif Nasional, Bukan Sekadar Hobi
JAKARTA – Dunia modifikasi otomotif Indonesia memasuki babak baru. Pemerintah kini menetapkan modifikasi otomotif sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif nasional, sehingga aktivitas yang selama ini identik dengan hobi dan komunitas mulai mendapatkan pengakuan sebagai bagian dari sektor ekonomi.
Penetapan tersebut masuk dalam Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045. Kementerian Ekonomi Kreatif menilai perkembangan ekosistem modifikasi di Indonesia telah menunjukkan potensi ekonomi yang semakin besar.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, pengakuan tersebut membuat modifikasi otomotif tidak lagi hanya dilihat sebagai aktivitas hobi. Sektor ini dapat memiliki kontribusi yang lebih terukur melalui investasi, ekspor, penciptaan lapangan kerja hingga kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Modifikasi Otomotif Dinilai Mampu Ciptakan Nilai Tambah
Menurut Riefky, berkembangnya industri modifikasi otomotif Indonesia tidak terlepas dari kreativitas serta kemampuan talenta lokal dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai tambah.
Pengembangan kendaraan melalui modifikasi melibatkan berbagai aspek, mulai dari desain, kreativitas, inovasi, rekayasa teknik hingga personalisasi kendaraan.
“Pengakuan modifikasi otomotif sebagai bagian dari industri kreatif nasional tidak lepas dari perkembangan positif talenta dan ekosistem modifikasi otomotif yang mampu menciptakan nilai tambah melalui kreativitas, inovasi, rekayasa, dan personalisasi kendaraan,” ujar Riefky dalam keterangan resminya.
Dengan masuknya modifikasi otomotif ke dalam ekosistem ekonomi kreatif, pemerintah juga melihat perlunya penguatan industri dari berbagai sisi.
Mulai dari pengembangan talenta, inovasi, perlindungan kekayaan intelektual, akses pembiayaan hingga perluasan pasar menjadi bagian penting untuk membangun ekosistem modifikasi yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Bukan Cuma Builder, Banyak Sektor Ikut Bergerak
Industri modifikasi otomotif memiliki rantai ekosistem yang cukup luas.
Di dalamnya terdapat builder, desainer, teknisi, produsen komponen aftermarket, brand lokal, komunitas, media hingga content creator.

Artinya, satu proyek modifikasi tidak hanya menghasilkan sebuah kendaraan dengan tampilan berbeda. Di baliknya terdapat banyak profesi dan sektor usaha yang ikut bergerak.
Riefky menilai para pelaku industri tersebut tidak hanya menciptakan karya secara estetika, tetapi juga berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja dan memperkuat rantai industri otomotif dari hulu hingga hilir.
Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa modifikasi otomotif dinilai memiliki karakter yang sesuai dengan industri kreatif.

Kreativitas menjadi bahan bakar, teknologi menjadi alat, sementara kendaraan menjadi medium untuk menghasilkan sebuah karya.
Karya Modifikasi Indonesia Mulai Mendunia
Potensi industri modifikasi Indonesia juga terlihat dari semakin banyaknya karya builder lokal yang mendapat perhatian di panggung internasional.
Karya modifikasi Indonesia telah mulai tampil dalam berbagai ajang otomotif global. Salah satunya melalui proyek BMW Passato yang dipersiapkan untuk tampil di SEMA Show di Las Vegas, Amerika Serikat.
Kehadiran karya Indonesia di pameran aftermarket dan modifikasi berskala global menjadi salah satu gambaran bahwa kemampuan builder dan pelaku industri lokal memiliki potensi untuk bersaing di pasar internasional.
Menurut Riefky, ketika karya modifikasi Indonesia tampil di panggung global, yang dibawa bukan hanya kendaraan.
Ada cerita mengenai kreativitas, kemampuan teknis, desain, serta kualitas ekosistem modifikasi Indonesia.
Momentum Modifikasi Indonesia Naik Kelas
Pengakuan pemerintah terhadap modifikasi otomotif sebagai bagian dari industri kreatif nasional dapat menjadi momentum bagi pelaku aftermarket dan modifikasi untuk berkembang lebih jauh.
Ke depan, tantangannya bukan hanya menghasilkan kendaraan yang menarik secara visual, tetapi juga membangun industri yang memiliki standar kualitas, inovasi, kekayaan intelektual, daya saing serta akses pasar yang lebih luas.
Dengan ekosistem yang semakin berkembang, industri modifikasi Indonesia berpeluang tidak hanya menjadi pusat kreativitas otomotif di dalam negeri, tetapi juga membawa karya lokal ke pasar internasional.
Dari garasi, workshop dan komunitas, modifikasi otomotif kini punya peluang untuk naik kelas menjadi industri yang memiliki nilai ekonomi nyata bagi Indonesia.
-
Motor Balap2 years agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
