Event
IAM 2025 Siap Guncang Surabaya & Jakarta, Ratusan Mobil Modifikasi Adu Gaya!
Gelaran modifikasi paling bergengsi di Indonesia, International Automodified (IAM) 2025, siap kembali memanaskan kancah otomotif Tanah Air. Ajang ini akan digelar di dua kota besar, yakni Surabaya pada 10-11 Mei 2025 di Tunjungan Plaza dan Jakarta pada 30-31 Agustus 2025 di Ecovention Ancol.
Tak sekadar menjadi ajang pamer, IAM 2025 menjadi medan tempur kreativitas bagi para modifikator nasional hingga internasional, sekaligus mempertemukan komunitas otomotif dan pelaku industri aftermarket dalam satu wadah yang spektakuler.

Tahun ini, IAM 2025 hadir lebih spesial setelah sukses melebarkan sayap ke Amerika Serikat tahun lalu. IAM juga akan menyapa penggemar modifikasi di kota-kota besar lainnya seperti Kuala Lumpur, Singapura, Anaheim (AS), dan Bangkok. Partisipasi peserta dari mancanegara seperti Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat membuat ajang ini kian bergengsi dan memikat pecinta otomotif global.
Menurut Aditya Pradhana, Project Director PT HIN Promosindo, IAM 2025 akan semakin meriah berkat kolaborasi lintas industri. “Tahun ini kami hadirkan lebih banyak elemen, tak hanya otomotif modifikasi, tetapi juga diecast, collectibles, hingga toys lewat sinergi dengan International Diecast Show dan Nobox,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Rabu (19/3/2025).
IAM 2025 akan mempertontonkan ratusan mobil modifikasi dari berbagai genre, mulai dari Stance, VIP, Street Racing, hingga Classic dan Exotic. Setiap kendaraan akan dinilai langsung oleh juri internasional dari AS, Singapura, Malaysia, dan Indonesia, memperebutkan lebih dari 150 trofi bergengsi.

Tak ketinggalan, sederet brand diecast top seperti Pop Race dan Inno64 juga akan meramaikan panggung IAM 2025, bersama mitra-mitra seperti Ivan’s Motor, Pro7, Avante, dan Avery Dennison Pro Xtreme PPF.
Dengan skala yang makin meluas, IAM 2025 jadi agenda wajib bagi para pencinta modifikasi dan pegiat aftermarket di Indonesia.
Event
ARRC Mandalika 2026 Seri 4 Resmi Digelar, 102 Pembalap Siap Bertarung di Sirkuit Mandalika
Putaran keempat FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 siap berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada 7–9 Agustus 2026. Seri ini menjadi salah satu balapan paling dinantikan karena mempertemukan para pembalap terbaik Asia sekaligus menjadi kesempatan emas bagi wakil Indonesia untuk tampil maksimal di hadapan publik sendiri.

Sebanyak 102 pembalap dipastikan ambil bagian pada seri Mandalika kali ini. Dari jumlah tersebut, 32 pembalap Indonesia akan bersaing di lima kelas berbeda, mulai dari Underbone 150 (UB150), Asia Production 250 (AP250), Supersport 600 (SS600), Asia Superbike 1000 (ASB1000), hingga TVS Asia One Make Championship.
Menariknya, masyarakat dapat menyaksikan langsung seluruh rangkaian balapan secara gratis dari tribun Sirkuit Mandalika selama tiga hari penyelenggaraan.
Indonesia Turunkan Kekuatan Terbaik di Berbagai Kelas
Pada kelas UB150, Indonesia diperkuat sejumlah nama berpengalaman seperti Rendi Odding, Gupita Kresna Wardhana, Fadli Rigani, hingga Aqshal Ilham Safatulah. Sementara di kelas TVS Asia, terdapat Savion Sabu dan Fadhil Algasani yang siap bersaing memperebutkan podium.
Persaingan di kelas Asia Production 250 (AP250) juga dipastikan berlangsung sengit. Indonesia menurunkan 11 pembalap, termasuk Fahmi Basam, Galang Hendra Pratama, Candra Hermawan, serta Irfan Ardiansyah yang tampil melalui jalur wildcard usai tampil impresif di Mandalika Racing Series 2026. Wakil tuan rumah NTB, Aldiaz Aqsal Ismaya, juga siap memanfaatkan dukungan publik lokal.
Di kelas Supersport 600 (SS600), harapan Indonesia berada di pundak Muhammad Faerozi, Wahyu Nugroho, Herjun Atna Firdaus, Fadillah Arbi Aditama, serta Felix Putra Mulya.
Sementara itu, kelas premier Asia Superbike 1000 (ASB1000) hanya diwakili oleh Muhammad Adenanta Putra dari Astra Honda Racing Team. Sedangkan Andi Farid Izdihar dipastikan absen karena masih menjalani proses pemulihan cedera.
Mandalika Jadi Ujian Sesungguhnya Bagi Pembalap Indonesia
Pengamat otomotif nasional, Priandhi Satria, menilai putaran Mandalika menjadi momentum penting bagi pembalap Indonesia untuk membuktikan kualitas mereka di level Asia.

Menurutnya, tampil di kandang sendiri memang memberikan keuntungan berupa pemahaman karakter lintasan, racing line, titik pengereman, hingga kondisi cuaca tropis yang sudah sangat dikenal oleh pembalap nasional.
Namun, keuntungan tersebut tidak otomatis menjamin hasil maksimal. Persaingan tetap ditentukan oleh kesiapan motor, strategi tim, konsistensi pembalap, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan kondisi lintasan selama akhir pekan balapan.
Selain itu, para pembalap luar negeri kini juga telah beberapa kali tampil di Mandalika sehingga tingkat adaptasi mereka terhadap karakter sirkuit semakin baik. Hal inilah yang membuat persaingan pada putaran keempat ARRC 2026 diprediksi berlangsung semakin ketat.
Event
Bosch Tampilkan Teknologi Keselamatan Pintar di GIIAS 2026, Begini Cara Kerja Sistem Sense, Think, dan Act
Keselamatan berkendara menjadi salah satu fokus utama dalam perkembangan industri otomotif modern. Melalui GIIAS 2026, Bosch Indonesia memperkenalkan teknologi keselamatan terbaru yang dirancang untuk membantu pengemudi mendeteksi potensi bahaya, mengambil keputusan lebih cepat, hingga mengurangi risiko kecelakaan melalui sistem cerdas berbasis sensor.
Tiga Tahap Kerja Teknologi Keselamatan Bosch
Di Booth Safety & Advanced Technology, Bosch mendemonstrasikan konsep Sense, Think, dan Act, sebuah sistem yang menjadi fondasi berbagai teknologi keselamatan aktif (Active Safety) pada kendaraan modern.
Tahap pertama adalah Sense, di mana kendaraan memanfaatkan kombinasi Multi-Purpose Camera, Radar Sensor, dan Ultrasonic Sensor untuk memantau lingkungan sekitar secara real-time. Kamera berfungsi mengenali marka jalan, kendaraan, pejalan kaki, maupun objek lain di depan mobil. Radar menghitung jarak dan kecepatan kendaraan di sekitar, sedangkan sensor ultrasonik mendeteksi objek pada area dekat kendaraan, terutama saat parkir atau bermanuver.
Seluruh data tersebut kemudian diteruskan ke tahap Think. Pada proses ini, sistem komputasi kendaraan mengolah seluruh informasi dalam hitungan milidetik untuk menganalisis kondisi lalu lintas, memprediksi potensi tabrakan, serta menentukan tindakan paling tepat sebelum pengemudi sempat bereaksi.
Jika sistem mendeteksi risiko benturan yang tinggi, maka tahap Act akan bekerja melalui teknologi Integrated Power Brake. Sistem ini membantu memberikan tekanan pengereman secara otomatis sebagai bentuk asistensi kepada pengemudi. Teknologi tersebut tidak mengambil alih kendali kendaraan, melainkan membantu mengurangi kecepatan sehingga dampak kecelakaan dapat diminimalkan.
Keselamatan Aktif Menjadi Standar Kendaraan Masa Depan

Director of Mobility Solution Bosch Indonesia, Bernard Simanjuntak, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi otomotif kini tidak lagi hanya berfokus pada penambahan fitur, tetapi bagaimana sistem tersebut mampu memberikan bantuan yang tepat pada waktu yang tepat.
Menurutnya, meningkatnya kompleksitas lalu lintas membuat teknologi keselamatan aktif menjadi kebutuhan penting untuk mendukung pengemudi dalam berbagai kondisi berkendara.
Konsep ini juga sejalan dengan target Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mendorong peningkatan standar keselamatan kendaraan secara global pada tahun 2030. Di Indonesia, upaya tersebut turut diperkuat melalui Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) yang menempatkan keselamatan kendaraan sebagai salah satu pilar utama transportasi nasional.
Edukasi Keselamatan dan Program Sosial Bosch
Selain memperagakan teknologi keselamatan modern, Bosch juga mengedukasi pengunjung mengenai pentingnya melakukan perawatan kendaraan secara berkala agar seluruh sistem keselamatan tetap bekerja secara optimal.
Bosch turut menghadirkan berbagai produk aftermarket seperti wiper, busi, filter, lampu, klakson, hingga komponen otomotif lainnya yang berperan mendukung keselamatan berkendara sehari-hari.
Tak hanya itu, Bosch juga menggelar program sosial selama GIIAS 2026. Setiap pembelian satu pasang Bosch Advantage maupun Clear Advantage Wiper akan dikonversikan menjadi donasi untuk mendukung peremajaan 100 unit ambulans di berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk kontribusi terhadap peningkatan layanan keselamatan masyarakat.
Event
Exclusive Media Day GIIAS 2026 Resmi Dimulai, GAIKINDO Optimistis Industri Otomotif Terus Bertumbuh
Pameran otomotif terbesar di Indonesia, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, resmi memasuki rangkaian Exclusive Media Day. Momen ini menjadi pembuka sebelum pameran dibuka untuk masyarakat umum sekaligus menjadi panggung bagi berbagai produsen otomotif untuk memperkenalkan inovasi dan produk terbarunya.
Melalui penyelenggaraan GIIAS 2026, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) kembali menunjukkan optimisme terhadap prospek industri otomotif nasional yang dinilai masih memiliki potensi pertumbuhan besar di tengah perubahan tren menuju kendaraan elektrifikasi dan teknologi mobilitas masa depan.

Exclusive Media Day juga menjadi kesempatan bagi media untuk melihat lebih dekat berbagai peluncuran kendaraan baru, teknologi terkini, hingga strategi para pabrikan dalam menghadapi persaingan industri otomotif yang semakin kompetitif.
GIIAS Jadi Barometer Industri Otomotif Nasional
Sebagai salah satu pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara, GIIAS tidak hanya menjadi ajang peluncuran produk baru, tetapi juga menjadi indikator perkembangan industri otomotif Indonesia.
Berbagai merek otomotif global memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan kendaraan terbaru, baik di segmen mobil penumpang, kendaraan listrik, sepeda motor, kendaraan komersial, maupun teknologi pendukung industri otomotif.
Kehadiran puluhan merek dunia menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu pasar strategis di kawasan Asia.
GAIKINDO Yakin Pasar Otomotif Terus Bertumbuh

GAIKINDO menilai antusiasme peserta dan tingginya partisipasi berbagai merek otomotif menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan industri nasional.
Selain menjadi ajang promosi produk baru, GIIAS juga diharapkan mampu mendorong peningkatan penjualan kendaraan, mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan, serta memperkuat investasi sektor otomotif di Indonesia.
Optimisme tersebut didukung semakin banyaknya pilihan kendaraan elektrifikasi, teknologi keselamatan modern, hingga inovasi digital yang mulai diterapkan berbagai produsen.
Ajang Peluncuran Kendaraan dan Teknologi Baru
Selama penyelenggaraan GIIAS 2026, pengunjung akan disuguhkan berbagai peluncuran kendaraan baru dari sejumlah pabrikan ternama.
Tidak hanya mobil dan sepeda motor terbaru, berbagai teknologi masa depan seperti kendaraan listrik, sistem konektivitas pintar, Advanced Driver Assistance System (ADAS), hingga solusi mobilitas berkelanjutan juga menjadi daya tarik utama dalam pameran tahun ini.
GIIAS 2026 kembali menjadi bukti bahwa industri otomotif Indonesia terus berkembang dan siap mengikuti transformasi global menuju era kendaraan yang lebih canggih, efisien, dan ramah lingkungan.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor12 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
