Connect with us

TIPS & TRIK

Cek Cakram Rem Motor Kamu, Bisa Jadi Bengkok! Ini Gejala yang Harus Diperhatikan

Published

on

Masih banyak pengendara yang belum sadar bahwa piringan cakram rem motor ternyata bisa mengalami perubahan bentuk alias bengkok. Meski terlihat sepele, kondisi ini bisa sangat mempengaruhi performa pengereman dan kenyamanan saat berkendara.

Menurut para mekanik, cakram rem yang bengkok biasanya terjadi akibat benturan keras, seperti saat menghantam lubang atau trotoar, terutama di bagian tepi cakram. Meski bentuk bengkoknya mungkin tidak terlihat secara kasat mata, namun gejalanya bisa langsung dirasakan saat tuas atau pedal rem ditekan.

“Kalau piringan bengkok, biasanya saat rem ditekan terasa seperti ada hentakan atau getaran—nggak mulus. Ini bisa bikin pengendara tidak percaya diri saat pengereman,” jelas Iwan, salah satu mekanik senior.

Efek dari cakram bengkok ini bukan cuma soal rasa yang tidak nyaman, tapi juga bisa membuat pengereman jadi tidak maksimal, yang tentu saja berisiko terhadap keselamatan pengendara.

Jika sudah terdeteksi bengkok, disarankan segera membawa motor ke bengkel spesialis. “Kalau kerusakannya belum terlalu parah, piringan cakram masih bisa diperbaiki lewat metode press dengan biaya sekitar Rp 40-50 ribuan. Ini jauh lebih ekonomis dibanding mengganti cakram baru yang harganya relatif mahal,” tambahnya.

Untuk itu, lakukan pengecekan rutin, terutama jika motor sering melewati jalan rusak atau habis mengalami benturan. Jangan abaikan gejala kecil, karena bisa berdampak besar pada keselamatan di jalan.

Motor

Fungsi Shockbreaker Motor, Lebih dari Sekadar Peredam Guncangan

Published

on

By

NGASPALTV – Banyak pengendara menganggap shockbreaker hanya berfungsi meredam guncangan saat motor melintasi jalan berlubang atau bergelombang. Padahal, komponen ini memiliki peran yang jauh lebih penting dalam menjaga stabilitas, traksi ban, handling, hingga keselamatan berkendara.

Shockbreaker merupakan bagian utama dari sistem suspensi yang bekerja mengendalikan gerakan pegas ketika roda menerima benturan dari permukaan jalan. Tanpa kinerja shockbreaker yang optimal, motor akan kehilangan keseimbangan, sulit dikendalikan, dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

Berikut beberapa fungsi penting shockbreaker yang wajib diketahui setiap pengendara.


Apa Itu Shockbreaker?

Shockbreaker adalah komponen suspensi yang bertugas mengontrol gerakan pegas saat roda menerima benturan.

Ketika motor melewati jalan berlubang, polisi tidur, atau permukaan bergelombang, pegas suspensi akan menyerap energi benturan. Shockbreaker kemudian meredam ayunan pegas agar tidak memantul secara berlebihan.

Dengan cara tersebut, roda tetap menempel pada permukaan jalan sehingga motor lebih stabil dan nyaman dikendarai.


1. Meredam Guncangan demi Kenyamanan Berkendara

Fungsi paling dikenal dari shockbreaker adalah mengurangi getaran yang diterima pengendara maupun penumpang.

Saat melewati jalan rusak, suspensi yang bekerja dengan baik akan menyerap benturan sehingga perjalanan terasa lebih halus.

Sebaliknya, jika shockbreaker sudah lemah atau bocor, setiap lubang di jalan akan terasa lebih keras dan membuat pengendara cepat lelah.


2. Menjaga Traksi Ban Tetap Optimal

Shockbreaker juga memiliki tugas penting menjaga ban tetap menempel pada permukaan jalan.

Saat roda bergerak naik turun mengikuti kontur jalan, shockbreaker mengontrol gerakan tersebut agar ban tidak kehilangan daya cengkeram.

Traksi yang baik sangat berpengaruh terhadap:

  • Akselerasi
  • Pengereman
  • Stabilitas saat menikung
  • Kendali motor di jalan licin

Semakin baik kondisi shockbreaker, semakin optimal pula grip ban terhadap aspal.


3. Membantu Menjaga Stabilitas Motor

Saat motor berbelok, berakselerasi, maupun melakukan pengereman mendadak, terjadi perpindahan beban kendaraan.

Shockbreaker bekerja mengendalikan perpindahan tersebut agar motor tetap seimbang.

Jika shockbreaker mengalami kerusakan, gejala yang sering muncul antara lain:

  • Motor terasa limbung saat menikung
  • Bagian belakang memantul berlebihan
  • Motor bergoyang saat kecepatan tinggi
  • Handling menjadi kurang presisi

Kondisi tersebut tentu akan mengurangi rasa percaya diri saat berkendara.


4. Membantu Sistem Pengereman Bekerja Maksimal

Shockbreaker yang masih prima membantu distribusi beban saat pengereman.

Ketika rem digunakan, roda akan tetap menempel dengan baik di permukaan jalan sehingga daya cengkeram ban tetap maksimal.

Sebaliknya, shockbreaker yang rusak dapat menyebabkan roda memantul saat pengereman sehingga jarak berhenti menjadi lebih panjang.


5. Menambah Umur Komponen Motor

Suspensi yang bekerja dengan baik juga membantu mengurangi beban berlebih pada berbagai komponen motor seperti:

  • Rangka
  • Velg
  • Ban
  • Bearing roda
  • Swing arm

Karena benturan telah diserap oleh shockbreaker, komponen lain tidak menerima tekanan secara langsung sehingga usia pakainya menjadi lebih panjang.


Ciri-ciri Shockbreaker Mulai Rusak

Pengendara perlu segera melakukan pemeriksaan apabila muncul tanda-tanda berikut:

  • Oli shock bocor
  • Motor terasa keras saat melewati jalan rusak
  • Suspensi memantul berlebihan
  • Ban cepat aus tidak merata
  • Motor limbung saat menikung
  • Timbul suara “jeduk” dari area suspensi

Jika gejala tersebut dibiarkan, kenyamanan berkendara akan menurun dan risiko kecelakaan juga meningkat.


Kesimpulan

Shockbreaker bukan hanya berfungsi sebagai peredam guncangan, tetapi juga menjadi komponen penting yang menentukan stabilitas, traksi, handling, hingga keselamatan berkendara.

Oleh karena itu, pemeriksaan kondisi suspensi secara berkala sangat disarankan. Pastikan tidak ada kebocoran oli, suara abnormal, maupun penurunan performa agar motor tetap nyaman dan aman digunakan dalam berbagai kondisi jalan.

Continue Reading

Motor

Chigee SR-1 Hadir, Radar Blind Spot Universal yang Membawa Teknologi Keselamatan Premium ke Semua Motor

Published

on

By

Teknologi keselamatan aktif kini tidak lagi menjadi hak eksklusif motor adventure premium atau motor touring berharga ratusan juta rupiah. Melalui produk terbarunya, Chigee SR-1, perusahaan teknologi asal China menghadirkan sistem radar blind spot universal yang dapat dipasang pada hampir semua jenis sepeda motor.

Perangkat ini dirancang untuk memberikan perlindungan ekstra bagi pengendara dengan menghadirkan fitur keselamatan layaknya motor premium. Mulai dari motor sport, naked bike, skutik, motor klasik hingga motor touring kini dapat menikmati teknologi radar modern tanpa harus mengganti kendaraan.

Mengandalkan Radar Gelombang Milimeter 77 GHz

Chigee SR-1 menggunakan sensor radar gelombang milimeter (Millimeter Wave Radar) berfrekuensi 77 GHz, teknologi yang juga digunakan pada berbagai kendaraan premium.

Radar tersebut bekerja dengan memantau area belakang dan samping motor secara real-time untuk mendeteksi keberadaan kendaraan yang berada di titik buta (blind spot).

Menariknya, sistem ini dikembangkan khusus untuk karakteristik sepeda motor, sehingga mampu membaca perubahan posisi kendaraan saat berpindah jalur, menyalip, hingga melakukan lane splitting di tengah kemacetan.

Empat Fitur Keselamatan Aktif dalam Satu Perangkat

Chigee membekali SR-1 dengan empat fitur utama yang bekerja secara bersamaan, yaitu:

  • Blind Spot Detection (BSD) untuk mendeteksi kendaraan di area titik buta.
  • Lane Change Assist (LCA) yang membantu memastikan jalur aman sebelum berpindah lajur.
  • Overtaking Warning sebagai peringatan ketika ada kendaraan yang sedang menyalip.
  • Rear Collision Warning (RCW) untuk memberi peringatan dini jika terdapat potensi tabrakan dari arah belakang.

Seluruh sistem bekerja secara otomatis menggunakan radar dengan sudut pemindaian mencapai 110 derajat dan jangkauan hingga 70 meter.

Tetap Akurat di Berbagai Kondisi Cuaca

Keunggulan lain Chigee SR-1 terletak pada kemampuannya bekerja di berbagai kondisi lingkungan.

Radar tetap mampu membaca objek secara akurat saat hujan, berkabut, berdebu, maupun pada malam hari dengan minim pencahayaan.

Teknologi radar juga mampu mengukur jarak dan kecepatan relatif kendaraan lain dengan tingkat presisi tinggi, sehingga peringatan yang diberikan lebih cepat dan akurat dibanding sistem berbasis kamera.

Instalasi Praktis Tanpa Mengubah Sistem Motor

Salah satu daya tarik utama Chigee SR-1 adalah proses pemasangannya yang relatif sederhana.

Modul radar ditempatkan di bagian belakang motor, umumnya di sekitar area pelat nomor, sedangkan indikator peringatan dipasang di dekat spion agar mudah terlihat oleh pengendara.

Menariknya, perangkat ini dapat beroperasi secara mandiri tanpa harus menggunakan layar tambahan. Namun bagi pengguna smart display Chigee, radar dapat diintegrasikan sehingga peringatan visual juga dilengkapi notifikasi suara.

Membawa Teknologi Motor Premium ke Kendaraan Harian

Hadirnya Chigee SR-1 menjadi solusi menarik bagi pemilik motor lawas maupun motor harian yang menginginkan fitur keselamatan modern tanpa harus membeli motor baru.

Dengan teknologi radar 77 GHz, blind spot detection, hingga rear collision warning, perangkat ini berpotensi menjadi salah satu aksesori keselamatan paling inovatif yang hadir di dunia roda dua dalam beberapa tahun terakhir.

Continue Reading

HYBRID

Fitur Anti Theft di Honda Stylo160: Solusi Keamanan Praktis untuk Pengendara Modern

Published

on

By

Pabrikan roda dua Honda terus meningkatkan aspek keamanan pada lini skutik modern mereka. Salah satu contohnya adalah kehadiran fitur Anti Theft System pada Honda Stylo160, yang dirancang untuk memberikan perlindungan tambahan saat kendaraan diparkir di area publik.

Fitur keamanan ini merupakan bagian dari kampanye keselamatan berkendara Cari_Aman, yang menjadi budaya keselamatan berkendara yang terus digaungkan oleh jaringan dealer dan distributor resmi Honda, termasuk PT Daya Adicipta Motora.

Dengan meningkatnya kasus pencurian kendaraan bermotor di area perkotaan, teknologi seperti Anti Theft menjadi nilai tambah penting bagi pengguna motor harian, khususnya di segmen skutik premium.


Fungsi Fitur Anti Theft pada Honda Stylo160

Menurut pernyataan dari perwakilan teknis PT Daya Adicipta Motora, fitur Anti Theft pada Honda Stylo160 dirancang untuk:

  • Meningkatkan rasa aman saat parkir
  • Memberikan peringatan jika terjadi gangguan
  • Mengurangi risiko pencurian kendaraan
  • Menambah perlindungan pada kendaraan di area publik

Sistem ini bekerja dengan alarm dan indikator lampu sein yang akan aktif saat ada upaya mencurigakan pada kendaraan.


Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan Fitur Anti Theft

Berikut langkah praktis penggunaan fitur keamanan pada Honda Stylo160:

Cara Mengaktifkan

  1. Pastikan kunci kontak dalam posisi OFF
  2. Tekan tombol alarm pada remote
  3. Tunggu bunyi indikator dan lampu sein berkedip
  4. Sistem keamanan akan aktif

Cara Menonaktifkan

  1. Tekan kembali tombol pada remote
  2. Sistem akan memberikan bunyi dan lampu sein berkedip
  3. Alarm dinonaktifkan

Tips tambahan:
Pastikan remote selalu dalam kondisi aktif dan berada dalam jangkauan agar sistem keamanan bekerja optimal.


Keamanan Kendaraan Jadi Faktor Penting Pengendara Harian

Selain performa dan desain, faktor keamanan kini menjadi pertimbangan utama dalam memilih motor. Kehadiran fitur Anti Theft pada Honda Stylo160 menunjukkan bahwa teknologi keamanan semakin menjadi standar di motor modern.

Langkah ini juga sejalan dengan tren industri otomotif yang semakin menekankan keselamatan dan perlindungan kendaraan, bukan hanya performa.

Continue Reading

Trending