Connect with us

Motor

Diem X-01, Motor Listrik Futuristik dari Denmark yang Bukan Sekadar Gaya—Ini Janji Masa Depan Mobilitas Urban

Published

on

Dari jantung industri kreatif Eropa, Denmark, hadir sosok motor listrik yang bukan hanya tampil beda—Diem X-01 adalah manifestasi dari mimpi para insinyur dan desainer otomotif yang ingin mengubah wajah mobilitas urban dunia. Dibentuk oleh Daniel Kemnitz dan Manvendra Shaktawat, nama Diem membawa semangat baru, dibekali tim yang pernah menyentuh masterpiece dari BMW, Tata, Piaggio, hingga Red Bull Advanced Technologies.

Sekilas pandang, X-01 langsung mencuri perhatian. Desainnya bersih, garis bodi presisi, dan tampilan futuristik yang begitu menggugah rasa penasaran. Motor ini bukan sekadar kendaraan, tapi karya seni beroda dua. Rangka balok tunggal dan motor fluks aksial yang ditanam langsung di hub roda menjadikan tampilannya minimalis tapi revolusioner.

Tenaga 47,5 hp yang dihasilkan dirancang pas untuk memenuhi regulasi A2 Eropa. Tapi bukan itu tujuannya. Diem X-01 tidak mengejar ego, melainkan pengalaman. Mereka merancang motor ini untuk pemula, penjelajah kota, dan siapapun yang ingin berkendara dengan gaya tanpa repot.

Tanpa rantai. Tanpa sproket. Tanpa gearbox. Hasilnya? Nyaris tanpa perawatan. Ini bukan janji kosong. Motor dan baterai X-01 dikembangkan langsung oleh Diem, membuktikan bahwa mereka tak sekadar merakit, tapi menciptakan dari nol.

Rem Brembo, suspensi Showa upside-down, pencahayaan LED penuh, hingga layar TFT digital modern—semua disiapkan untuk menjadikan X-01 bukan sekadar “motor konsep”, tapi kendaraan masa depan yang siap masuk ke dunia nyata.

Meski peluncuran resminya belum diumumkan, jelas bahwa Diem sedang menyusun langkah besar dengan pendekatan produksi vertikal dan efisiensi maksimal. Jika semua berjalan lancar, X-01 bisa menjadi titik balik arah baru dalam dunia e-motorcycle global—lebih personal, lebih indah, dan lebih manusiawi.

Diem X-01 bukan cuma soal spesifikasi, ini tentang rasa. Rasa bahwa masa depan bisa lebih indah, efisien, dan tetap emosional di atas dua roda.

Motor

Motor Legendaris MV Agusta GP 1965 Laku Rp22 Miliar, Pernah Dipakai Juara Dunia!

Published

on

By

Sebuah motor balap Grand Prix legendaris dari era emas kini mencatatkan rekor fantastis di pasar kolektor. Unit MV Agusta GP 1965 resmi terjual dalam ajang Bonhams Stafford Spring Sale dengan harga mencapai £967.000 atau setara lebih dari Rp22 miliar.

Harga tersebut jauh melampaui estimasi awal, sekaligus menegaskan bahwa motor balap klasik dengan sejarah kuat masih menjadi incaran utama kolektor dunia.


Pernah Dikendarai Legenda Dunia

Nilai historis motor ini bukan kaleng-kaleng. Berdasarkan data lelang, unit ini diyakini pernah digunakan oleh dua legenda besar:

  • Mike Hailwood
  • Giacomo Agostini

Khusus di musim 1965, motor ini menjadi bagian penting dari kesuksesan Hailwood saat meraih gelar juara dunia kelas 500cc dengan delapan kemenangan.

Tak berhenti di situ, motor ini juga pernah dimiliki oleh John Surtees—satu-satunya juara dunia di F1 dan MotoGP (era lama). Ia membeli motor ini langsung dari MV Agusta pada 1986 dan menggunakannya untuk berbagai parade di Eropa hingga Selandia Baru.


Ikon Era Keemasan Grand Prix

MV Agusta GP 1965 bukan sekadar motor balap biasa. Ini adalah simbol era dominasi MV Agusta di ajang Grand Prix, sebelum akhirnya tongkat estafet berpindah ke Agostini yang mendominasi dengan tujuh gelar beruntun.

Kelangkaan unit yang masih tersisa, ditambah rekam jejaknya di lintasan, membuat motor ini masuk kategori holy grail bagi kolektor otomotif.


Lelang Gila, Harga Melejit!

Yang bikin makin menarik, harga jualnya jauh melampaui prediksi awal yang hanya berada di kisaran £160.000–£220.000.

Bukan cuma MV Agusta, motor lain juga ikut “menggila” di lelang yang sama:

  • Suzuki RG500 XR14 milik Barry Sheene terjual £506.000 (±Rp10 miliar)

Fenomena ini menunjukkan bahwa motor balap klasik bukan sekadar kendaraan, tapi sudah menjadi aset investasi bernilai tinggi.

Continue Reading

Motor

Honda Benly 2026: Skutik Kargo 50cc Tangguh, Angkut Barang Hingga 30 Kg

Published

on

By

Honda Benly 2026 hadir sebagai solusi praktis untuk kebutuhan logistik ringan di area perkotaan. Skutik satu jok ini memang dirancang khusus untuk menunjang aktivitas distribusi, mulai dari kurir, UMKM, hingga operasional harian dengan fokus pada efisiensi dan daya angkut.

Salah satu keunggulan utama Benly adalah kapasitas muatnya yang mencapai 30 kg, menjadikannya salah satu skutik paling fungsional di kelas 50cc. Didukung tangki bahan bakar berkapasitas 10 liter, motor ini mampu menempuh jarak lebih jauh tanpa harus sering mengisi ulang—ideal untuk mobilitas tinggi.

Dirancang Khusus untuk Kebutuhan Logistik

Honda tidak hanya fokus pada kapasitas, tetapi juga kemudahan penggunaan. Benly dibekali fitur praktis seperti:

  • Tuas pengunci rem belakang untuk parkir lebih aman
  • Soket aksesori untuk perangkat tambahan
  • Posisi duduk ergonomis untuk penggunaan jangka panjang

Untuk varian lebih lengkap, tersedia Benly Pro yang membawa fitur tambahan seperti:

  • Keranjang depan berukuran besar
  • Rak belakang ekstra luas
  • Pelindung tangan untuk kenyamanan berkendara

Varian ini jelas menyasar pengguna profesional yang membutuhkan kendaraan kerja siap pakai.

Mesin Irit, Fokus Efisiensi

Dari sisi performa, Benly 2026 dibekali mesin 49cc 1-silinder OHC berpendingin cairan dengan teknologi eSP (enhanced Smart Power).

Spesifikasinya:

  • Tenaga: 4,4 PS pada 7.750 rpm
  • Torsi: 4,2 Nm pada 6.000 rpm
  • Transmisi: CVT V-belt otomatis

Karakter mesin ini memang tidak mengejar kecepatan, tetapi lebih ke efisiensi bahan bakar dan durabilitas untuk penggunaan harian intensif.

Stabil Bawa Beban, Siap Kerja Harian

Untuk menunjang kemampuan angkut, Benly menggunakan:

  • Ban depan 90/90-12
  • Ban belakang 110/90-10
  • Rem tromol depan & belakang

Setup ini dirancang untuk menjaga stabilitas saat membawa beban, sekaligus menjaga biaya perawatan tetap rendah.

Secara tampilan, motor ini hadir dalam satu warna Ross White, menegaskan identitasnya sebagai kendaraan utilitarian. Di pasar Jepang, skutik ini dibanderol sekitar 242.000 Yen atau setara Rp26 jutaan.

Dengan kombinasi daya angkut besar, efisiensi tinggi, dan fitur praktis, Honda Benly 2026 menjadi salah satu pilihan paling rasional untuk kebutuhan operasional harian di segmen skutik kargo ringan.

Continue Reading

Electric Vehicle

Chery e-Vo REEV Debut di Beijing, Motor Hybrid Futuristik dengan Teknologi Range Extender

Published

on

By

Chery resmi membuat kejutan di ajang Beijing Auto Show 2026 dengan memperkenalkan motor konsep futuristik bernama e-Vo REEV. Ini menjadi langkah perdana pabrikan otomotif asal China tersebut untuk masuk ke pasar roda dua, sekaligus membawa pendekatan berbeda di era elektrifikasi.

Berbeda dari motor listrik konvensional, Chery e-Vo REEV mengusung teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV). Sistem ini membuat roda belakang sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik, sementara mesin bensin berkapasitas kecil hanya berfungsi sebagai generator pengisi daya baterai.

Konsep ini mirip seperti extender pada mobil listrik modern, di mana mesin pembakaran internal tidak terhubung langsung ke roda, melainkan menjaga suplai energi agar baterai tetap terisi selama perjalanan.

Desain Cyber-Cruiser Futuristik

Secara desain, e-Vo REEV tampil agresif dengan gaya Cyber-Cruiser. Siluet bodinya dibuat tajam dan muscular dengan sentuhan industrial yang cukup kuat.

Bagian depan dibekali lampu LED minimalis bergaya horizontal, sementara pelek alloy multi-spoke memberikan kesan modern dan ringan. Posisi riding dibuat lebih santai dengan footstep agak maju, memberikan ergonomi khas cruiser modern.

Motor konsep ini juga sudah dibekali:

  • ABS dual-channel
  • Suspensi modern
  • Rem cakram depan-belakang
  • Layar TFT full digital resolusi tinggi

Solusi Range Anxiety Motor Listrik?

Hal paling menarik tentu ada di teknologi REEV yang dibawa Chery.

Saat daya baterai mulai menipis, mesin bensin internal otomatis bekerja sebagai generator untuk mengisi ulang energi baterai. Dengan konsep ini, pengguna tidak sepenuhnya bergantung pada charging station karena tetap bisa mengisi bensin di SPBU.

Pendekatan ini menjadi solusi menarik untuk masalah klasik motor listrik: range anxiety atau kekhawatiran kehabisan daya di tengah perjalanan.

Jika teknologi ini benar-benar masuk tahap produksi, e-Vo REEV bisa membuka kategori baru di industri roda dua: motor hybrid listrik dengan generator bensin.

Fitur ADAS di Motor

Tak hanya bicara elektrifikasi, Chery juga menyematkan fitur teknologi tinggi pada e-Vo REEV.

Motor ini dibekali sistem ADAS level menengah, termasuk:

  • Blind spot warning dengan getaran pada setang
  • Monitoring aliran energi real-time
  • Interface digital modern

Langkah ini menunjukkan bahwa Chery tidak hanya ingin membuat motor listrik biasa, tetapi juga membawa pendekatan kendaraan roda dua yang lebih connected dan intelligent.

Meski masih berstatus konsep, kehadiran Chery e-Vo REEV menunjukkan keseriusan Chery dalam merambah segmen roda dua dengan inovasi yang cukup berbeda dari kompetitor.

Jika diproduksi massal, motor ini bisa menjadi salah satu konsep paling menarik di era elektrifikasi roda dua.

Continue Reading

Trending