Connect with us

Event

Johann Zarco Siap Balik ke Suzuka 8 Hours 2026, Bidik Hat-Trick Bersama Tim Honda

Published

on

Pembalap tim LCR Honda, Johann Zarco, secara resmi mengonfirmasi ambisinya untuk kembali tampil di ajang balap ketahanan paling legendaris di dunia, Suzuka 8 Hours edisi 2026. Targetnya tidak main-main: mencetak hat-trick kemenangan di sirkuit ikonik milik Honda tersebut.

Keputusan ini menegaskan keseriusan Zarco dalam proyek balap endurance bersama tim pabrikan Honda Racing Corporation (HRC). Setelah sukses pada edisi sebelumnya, pembalap asal Prancis itu kini ingin kembali menorehkan sejarah di salah satu balapan paling prestisius bagi pabrikan Jepang.


Kemenangan Dramatis dan Ambisi Hat-Trick

Pada edisi sebelumnya, Johann Zarco bersama spesialis Suzuka, Takumi Takahashi, berhasil mempersembahkan kemenangan ke-31 bagi Honda di ajang Suzuka 8 Hours.

Kemenangan tersebut tergolong heroik karena tim harus bertarung hanya dengan dua pembalap setelah Xavi Vierge mundur pada saat-saat terakhir. Kondisi ini membuat strategi balap menjadi jauh lebih berat, terutama dalam pembagian stint dan manajemen fisik.

Kini, untuk edisi 2026, targetnya jelas:
menang lagi dan mencetak tiga kemenangan beruntun.


Motor Andalan: Honda CBR1000RR-R SP Siap Tempur

Dalam proyek endurance ini, tim HRC mengandalkan superbike flagship mereka, yaitu:

Honda CBR1000RR-R Fireblade SP

Zarco mengaku sudah memiliki pengalaman dan kecepatan yang cukup untuk langsung kompetitif tanpa perlu adaptasi panjang dengan motor spesifikasi endurance tersebut.

Keunggulan utama motor ini:

  • Basis superbike balap
  • Mesin 1000 cc performa tinggi
  • Stabilitas tinggi untuk balap jarak jauh
  • Manajemen ban dan konsumsi bahan bakar optimal

Motor ini menjadi tulang punggung strategi Honda untuk mempertahankan dominasi di Suzuka.


Jadwal Brutal: Empat Balapan Dalam Empat Pekan

Tantangan terbesar bagi Johann Zarco bukan hanya soal lawan, tetapi juga jadwal balap yang sangat padat.

Kalender balapnya pada pertengahan 2026:

  1. MotoGP Ceko — Brno
  2. MotoGP Belanda — Assen
  3. Suzuka 8 Hours — Suzuka
  4. MotoGP Jerman — Sachsenring

Artinya, Zarco harus menjalani empat pekan balap berturut-turut tanpa jeda, yang menjadi ujian fisik dan mental luar biasa bagi pembalap profesional.


Rumor Dream Team: Rea Bisa Gabung HRC

Spekulasi line-up tim Honda Racing Corporation untuk Suzuka 8 Hours 2026 semakin menarik. Salah satu nama besar yang disebut-sebut adalah legenda WorldSBK:

Jonathan Rea

Jika benar bergabung bersama Johann Zarco dan Takumi Takahashi, maka Honda berpotensi memiliki formasi yang sangat kuat — bahkan bisa disebut sebagai Dream Team di balap endurance.

Namun demikian, opsi lain juga masih terbuka. Pada sesi tes awal April, terlihat pembalap:

  • Somkiat Chantra
  • Yuki Kunii

keduanya turut menjalani pengujian motor untuk proyek Suzuka.

Artinya, HRC masih memiliki banyak kandidat pembalap sebelum menentukan line-up final.


Strategi Besar Honda: Suzuka adalah Harga Mati

Bagi Honda, kemenangan di Suzuka 8 Hours bukan sekadar prestasi, tetapi soal reputasi di kandang sendiri.

Terlebih saat performa mereka di MotoGP masih dalam fase pengembangan menuju regulasi baru 2027, kemenangan di Suzuka menjadi simbol kekuatan teknologi dan kebanggaan brand.

Dengan pengalaman, manajemen ban yang baik, serta mental balap yang stabil, Johann Zarco dinilai sebagai aset penting dalam strategi jangka panjang Honda.

Pertanyaannya sekarang:

apakah Zarco akan mencetak sejarah sebagai pembalap MotoGP aktif pertama yang meraih hat-trick di Suzuka 8 Hours?

Event

Indonesia Cub Meeting 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Iconic Series di PFN Heritage

Published

on

By

Indonesia Cub Meeting atau ICM kembali hadir pada 2026 setelah sempat absen pada tahun sebelumnya. Festival yang menjadi salah satu wadah bagi pecinta motor bebek ini kembali digelar melalui kolaborasi NaikMotor dan Ngangon Bebek.

Indonesia Cub Meeting 2026 mengusung tema “Iconic Series” yang membawa pengunjung menyusuri perjalanan dan evolusi motor bebek dalam kultur otomotif Indonesia. Mulai dari model edisi khusus dan terbatas, motor bergaya JDM, hingga kendaraan operasional instansi pada era sebelumnya akan menjadi bagian dari sajian utama.

Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 13 September 2026 di PFN Heritage, Jalan Otista Raya 125-127, Jakarta Timur. Menariknya, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk alias gratis dan hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan.

Riding Gembira Buka Rangkaian ICM 2026

Indonesia Cub Meeting 2026 tidak hanya menyajikan display motor di area acara. Rangkaian kegiatan akan dimulai melalui Riding Gembira, yakni konvoi motor bebek dari Taman Mataram menuju PFN Heritage.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari karakter ICM yang tidak hanya mengedepankan motor sebagai objek pameran, tetapi juga membangun pengalaman berkendara dan interaksi antarkomunitas.

Setibanya di venue, pengunjung dapat melihat berbagai motor dalam kategori Iconic Series, termasuk model JDM dan koleksi dengan pendekatan period-correct.

Dari Motor Iconic hingga Kompetisi Antar-Komunitas

Program Indonesia Cub Meeting 2026 juga semakin beragam dengan hadirnya Aspira Period Correct Moto Show. Konsep ini memberikan ruang bagi motor yang mempertahankan karakter dan detail sesuai periode atau era tertentu.

Selain display motor, ICM 2026 akan diramaikan pertandingan pingpong antar-komunitas serta sejumlah penghargaan seperti Best Dress, Best Couple, dan Peserta Terjauh.

Berbagai door prize juga disiapkan untuk pengunjung dan peserta yang hadir dalam festival tersebut.

“ICM 2026 akan diawali dengan Riding Gembira, yakni konvoi motor bebek menuju venue PFN dari Taman Mataram. Nanti kita bisa melihat display motor-motor Iconic Series, ada motor-motor JDM, Aspira Period Correct Moto Show, tanding pingpong antar komunitas, award buat Best Dress, Best Couple dan Peserta Terjauh,” ujar Alvian Bimo Saputro dari Ngangon Bebek selaku pelaksana.

UMKM, Spare Part hingga Kultur Custom

Tidak hanya berbicara soal motor, Indonesia Cub Meeting 2026 juga membawa unsur lifestyle dan kultur custom. Area acara akan dilengkapi tenant makanan dan minuman dari UMKM serta booth spare part dan apparel.

Suasana festival semakin lengkap dengan penampilan DJ dan aksi artisan yang memperlihatkan langsung proses kreatif mereka. Salah satunya adalah seni pinstripe, termasuk aktivitas tattoo.

Konsep tersebut memperlihatkan bagaimana kultur motor bebek terus berkembang dan beririsan dengan fashion, seni, komunitas, serta gaya hidup.

Grand Prize Motor Modifikasi Astrea Grand

Salah satu daya tarik utama ICM 2026 adalah grand prize yang akan diundi pada puncak acara.

Pengunjung yang membeli merchandise resmi Indonesia Cub Meeting 2026 berkesempatan mendapatkan satu unit motor modifikasi berbasis Astrea Grand.

Motor tersebut mengusung gaya Cross Cub JDM dan merupakan hasil garapan Katros Garage. Kehadiran motor ini sekaligus menjadi representasi tema Iconic Series yang menggabungkan basis motor bebek legendaris dengan sentuhan modifikasi bergaya Jepang.

Selain Katros Garage, dukungan terhadap ICM 2026 juga datang dari berbagai pelaku bisnis di sektor otomotif dan lifestyle, seperti Bulls Syndicate, Rawtype Riot, Dainese Indonesia, Elders Company, Respiro, Lawless Jakarta, Emergency Towing, Lawless Burger, Tonyjack, Asca Helmet, Carnivores Soul, Mine Helmet, Vendora Pro, Pickers Service, dan Brap Helmet.

ICM 2026 juga mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Aspira, Aspira Premio, KYB, Ayam Skater, Katros Garage, Bijimata Communications, IIMS, Wahana Honda, Von Dutch, Cargloss, Ducks Garage, Cuprum Oil, dan Throttle Land.

Dengan konsep yang memadukan motor bebek, nostalgia, JDM, modifikasi, komunitas, lifestyle, hingga seni, Indonesia Cub Meeting 2026 diproyeksikan menjadi ruang bertemunya berbagai generasi pecinta motor bebek.

Bagi penggemar kultur cub dan motor bebek, 13 September 2026 menjadi tanggal yang layak dicatat. ICM 2026 siap membawa kembali cerita lama motor bebek ke dalam atmosfer otomotif masa kini di PFN Heritage Jakarta.

Continue Reading

Event

4 Motor Jadi Favorit Pengunjung GIIAS Surabaya 2026, Triumph Borong Penghargaan

Published

on

By

GIIAS Surabaya 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi mobil-mobil terbaru. Deretan kendaraan roda dua juga berhasil mencuri perhatian pengunjung selama pameran yang berlangsung di Grand City Convex, Surabaya, pada 26–30 Agustus 2026.

Sebanyak empat penghargaan untuk kategori sepeda motor diberikan berdasarkan survei langsung kepada pengunjung. Kategori tersebut meliputi Favorite Daily Bike, Favorite Big Bike, Favorite Electric Motorcycle, dan Most Ridden Motorcycle.

Menariknya, Triumph menjadi merek yang paling banyak membawa pulang penghargaan. Dua produknya, Speed 400 dan Bobber 1200, masing-masing berhasil menjadi favorit pengunjung di kelas yang berbeda.

Triumph Speed 400 Jadi Favorite Daily Bike

Untuk kategori Favorite Daily Bike, gelar diberikan kepada Triumph Speed 400.

Motor ini menawarkan perpaduan karakter klasik khas Triumph dengan konsep yang tetap praktis untuk penggunaan sehari-hari. Kehadirannya di GIIAS Surabaya 2026 berhasil menarik perhatian pengunjung dan membuatnya terpilih sebagai motor harian favorit.

Di sisi lain, Triumph juga berhasil mengamankan penghargaan di kategori big bike.

Bobber 1200 Menang di Kategori Big Bike

Triumph Bobber 1200 dinobatkan sebagai Favorite Big Bike.

Berbeda dengan Speed 400 yang mengedepankan fleksibilitas sebagai motor harian, Bobber 1200 membawa karakter cruiser modern dengan sentuhan desain klasik yang menjadi salah satu identitas Triumph.

Kemenangan keduanya sekaligus membuat Triumph menjadi merek dengan jumlah penghargaan terbanyak dalam kategori sepeda motor pada GIIAS Surabaya 2026.

Kuprum Nomad Jadi Motor Listrik Favorit

Perkembangan kendaraan listrik juga terlihat dari penghargaan yang diberikan pada kategori Favorite Electric Motorcycle.

Gelar tersebut diraih Kuprum Nomad.

Motor listrik ini menjadi salah satu produk roda dua yang mampu menarik perhatian pengunjung selama lima hari pameran. Kehadirannya juga menunjukkan bahwa kendaraan listrik semakin mendapatkan ruang dalam pameran otomotif regional.

Penghargaan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa minat pengunjung terhadap kendaraan listrik tidak hanya datang dari segmen mobil, tetapi juga roda dua.

Polytron FOX 350 Paling Banyak Dicoba

Sementara itu, kategori Most Ridden Motorcycle diberikan kepada Polytron FOX 350.

Berbeda dengan penghargaan favorit yang lebih menitikberatkan pada pilihan pengunjung, kategori ini menjadi menarik karena berkaitan dengan seberapa banyak pengunjung yang mencoba langsung motor tersebut selama pameran.

Tingginya jumlah pengunjung yang menjajal FOX 350 menunjukkan ketertarikan terhadap motor listrik tersebut secara langsung, bukan sekadar melihat display di area pameran.

Empat Motor, Empat Karakter Berbeda

Jika dilihat dari para pemenangnya, keempat motor tersebut mewakili karakter yang cukup beragam.

Triumph Speed 400 merepresentasikan motor harian dengan nuansa klasik, sementara Triumph Bobber 1200 menawarkan karakter big bike yang lebih premium.

Di sisi kendaraan listrik, Kuprum Nomad menjadi favorit pengunjung, sedangkan Polytron FOX 350 mencatat daya tarik tinggi dari sisi pengalaman test ride.

Project Director GIIAS The Series, Abiyoso Wietono, menyebut penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh peserta yang ikut menghadirkan kendaraan, inovasi, dan pengalaman menarik selama pameran.

Dengan demikian, GIIAS Surabaya 2026 bukan hanya menjadi ajang melihat teknologi dan kendaraan terbaru, tetapi juga menjadi tempat bagi pengunjung untuk menentukan sendiri produk roda dua mana yang paling menarik perhatian mereka.


Daftar Motor Peraih Penghargaan GIIAS Surabaya 2026

KategoriPemenang
Favorite Daily BikeTriumph Speed 400
Favorite Big BikeTriumph Bobber 1200
Favorite Electric MotorcycleKuprum Nomad
Most Ridden MotorcyclePolytron FOX 350
Continue Reading

Event

Andrea Iannone Dedikasikan Kemenangan untuk Indonesia Usai Tampil Dominan di Aragon

Published

on

By

Mantan pembalap MotoGP, Andrea Iannone, menunjukkan bahwa kemenangan di lintasan bukan hanya soal podium. Setelah tampil kompetitif di ajang Harley-Davidson Bagger World Cup, pembalap asal Italia tersebut memberikan pesan solidaritas kepada masyarakat Indonesia yang sedang menghadapi dampak gempa bumi.

Iannone secara khusus mendedikasikan dua kemenangan yang diraihnya untuk masyarakat Indonesia. Melalui akun Instagram resminya, ia menyampaikan dukungan kepada para korban, keluarga, serta masyarakat yang terdampak bencana.

Iannone menyebut kemenangan tersebut sebagai bentuk dukungan simbolis sekaligus “pelukan kecil” untuk Indonesia di tengah situasi sulit.

“Saya ingin dua kemenangan ini, secara simbolis, sampai ke Indonesia sebagai sebuah pelukan kecil.”

Ia juga menyampaikan keyakinannya terhadap kekuatan dan persatuan masyarakat Indonesia dalam menghadapi masa-masa sulit.

Iannone Tampil Dominan di Harley-Davidson Bagger World Cup Aragon

Dedikasi tersebut disampaikan Iannone setelah menjalani balapan yang impresif di Sirkuit Aragon, Spanyol.

Pada seri kedua Harley-Davidson Bagger World Cup, pembalap Niti Racing Team tersebut mampu mengamankan kemenangan setelah menyelesaikan delapan lap balapan.

Jalannya lomba sempat mengalami penundaan sebelum start akibat kondisi lintasan. Pemeriksaan kemudian dilakukan menggunakan safety car yang dikendarai oleh mantan pembalap MotoGP, Loris Capirossi, sebelum balapan akhirnya dinyatakan siap untuk dimulai.

Iannone yang memulai balapan dari barisan depan langsung terlibat persaingan ketat dengan Oscar Gutierrez.

Gutierrez sempat mengambil posisi terdepan selepas start. Namun, Iannone tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan respons.

Saat keluar dari tikungan pertama, Iannone berhasil merebut kembali posisi terdepan dan mulai membangun ritme balapnya.

Duel Ketat Berakhir dengan Crash

Persaingan antara Iannone dan Gutierrez berlangsung cukup ketat pada lap-lap awal.

Namun, duel tersebut berakhir ketika Gutierrez mengalami kecelakaan di lap kedua setelah melewati batas di Tikungan 12.

Situasi tersebut membuat tekanan terhadap Iannone berkurang.

Pembalap Italia itu kemudian semakin nyaman memimpin balapan. Ritmenya terus meningkat dan beberapa kali Iannone mampu mencatatkan lap tercepat.

Hingga bendera finis dikibarkan, posisi terdepan berhasil dipertahankan Iannone.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi panggung bagi Iannone untuk menyampaikan pesan solidaritas kepada masyarakat Indonesia.

Dari MotoGP, Kini Kompetitif di Bagger World Cup

Nama Andrea Iannone tentu sudah tidak asing bagi penggemar MotoGP.

Pembalap Italia tersebut pernah menjadi bagian dari persaingan kelas premier dan memperkuat sejumlah tim besar, termasuk Ducati dan Suzuki.

Setelah perjalanan panjang di MotoGP, Iannone kemudian melanjutkan kariernya di berbagai ajang balap lainnya.

Kini, ia kembali menunjukkan kemampuan balapnya melalui Harley-Davidson Bagger World Cup.

Karakter motor yang digunakan tentu berbeda jauh dari prototipe MotoGP. Harley-Davidson Bagger memiliki dimensi besar dan bobot yang jauh berbeda dibandingkan motor MotoGP.

Namun, kemampuan Iannone dalam mengendalikan motor dengan karakter tersebut kembali terlihat di Aragon.

Bukan hanya soal kecepatan, kemenangan kali ini juga memiliki arti khusus karena Iannone memilih menggunakan momen tersebut untuk menyampaikan dukungan kepada Indonesia.

Kemenangan yang Punya Makna Lebih Besar

Dua kemenangan yang dipersembahkan Iannone bukan sekadar catatan statistik di klasemen balap.

Di balik performanya di lintasan, terdapat pesan kemanusiaan yang ditujukan kepada masyarakat Indonesia yang sedang menghadapi dampak bencana.

Bagi dunia balap, podium adalah hasil dari kerja keras pembalap dan tim. Namun bagi Iannone, kemenangan di Aragon kali ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan solidaritas.

Dari lintasan Aragon, Andrea Iannone mengirim pesan dukungan untuk Indonesia. Sebuah kemenangan yang tidak hanya berbicara tentang kecepatan, tetapi juga tentang kepedulian.

Continue Reading

Trending