Connect with us

Mobil

Geely dan Zeekr Resmi Bersatu! Langkah Strategis yang Bawa Mimpi Otomotif Tiongkok ke Level Dunia

Published

on

HONG KONG, 16 Juli 2025 — Sebuah babak baru dalam sejarah industri otomotif Tiongkok resmi dimulai. Geely Automobile Holdings dan anak usahanya di segmen kendaraan listrik premium, Zeekr Intelligent Technology, akhirnya menandatangani perjanjian merger definitif yang telah lama dinanti.

Kabar ini langsung menggairahkan pasar. Saham Geely Auto [HKG: 0175] melonjak hingga 2,9% sebelum ditutup menguat 1,1% di HKD18.44, sementara saham Zeekr [NYSE: ZK] di bursa New York juga menguat 2,4% menjadi USD28.48.

📈 Merger Bernilai Strategis Tinggi
Geely Auto akan mengakuisisi seluruh saham Zeekr yang belum mereka miliki, dengan tawaran USD2.687 per saham atau 1,23 saham baru Geely Auto. Pemegang ADS (American Depository Share) Zeekr akan menerima USD26.87 per ADS atau 12,3 saham Geely baru—yang berarti premium 18,9% dari harga penutupan pada 6 Mei lalu, dan 25,6% lebih tinggi dari rata-rata 30 hari perdagangan sebelumnya.

📌 Efisiensi & Visi Besar Geely
Meskipun masih menunggu persetujuan dua pertiga pemegang saham Zeekr dan setengah pemegang saham independen Geely Auto, merger ini sudah mengantongi dukungan dari 65% pemegang saham Zeekr—termasuk anak usaha Geely sendiri.

Menurut Chairman Li Shufu, langkah ini sejalan dengan visi besar dalam Deklarasi Taizhou—strategi jangka panjang Geely untuk memperkuat daya saing global dengan menyatukan merek dan sumber daya dalam satu payung.

🔧 Lebih dari Sekadar Akuisisi
Merger ini bukan sekadar penggabungan korporasi—ini adalah simbol kekuatan dan tekad Geely dalam menjawab tantangan dunia otomotif yang terus berubah. Dari kendaraan berbahan bakar fosil, plug-in hybrid, hingga EV murni, Geely kini siap bersaing di setiap lini segmen kendaraan, dari entry level hingga luxury.

⚙️ Harmonisasi Inovasi
Dengan integrasi Zeekr dan Lynk & Co, Geely tak hanya merapikan lini produknya, tetapi juga membuka jalan menuju sinergi teknologi yang lebih kuat—menyatukan performa, efisiensi, dan inovasi dalam satu tarikan gas.

Event

Shammie Zacky Tunjukkan Mental Baja di Paruh Pertama Dakar 2026

Published

on

By

Paruh pertama Reli Dakar 2026 menjadi panggung pembuktian bagi pereli Indonesia, Shammie Zacky Baridwan. Menghadapi kerasnya medan gurun dan rute ekstrem, Shammie berhasil menembus 10 besar klasemen sementara Dakar Classic, sebuah pencapaian prestisius di tengah kompetisi kelas dunia.

Hasil ini terasa semakin istimewa mengingat Dakar dikenal sebagai salah satu ajang reli paling brutal di dunia. Shammie, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Land Rover Club Indonesia (LRCI), mampu menunjukkan ketangguhan fisik dan mental dalam menghadapi tantangan lintasan yang menguji batas kemampuan manusia dan mesin.

Saat jeda balapan atau rest day pada Sabtu (10/01), Shammie membagikan pengalamannya setelah melakoni tujuh hari perlombaan. Ia menegaskan bahwa di Dakar, target utama bukan sekadar kecepatan, melainkan bertahan dan mencapai garis finis di setiap etape.

“Balapan ini sangat berat. Setiap hari kami dihadapkan pada jarak tempuh yang sangat panjang. Itu benar-benar menguras energi dan fokus, tapi semua harus ditaklukkan,” ungkap Shammie.

Ratusan kilometer lintasan gurun pasir menjadi ujian nyata. Rasa lelah, kantuk, hingga dehidrasi kerap datang tanpa kompromi. Namun, pengalaman tersebut justru menjadi bagian tak terlupakan dari perjalanan Dakar.

“Untuk menyiasati kelelahan dan dehidrasi, saya selalu membawa camilan dan air minum dalam jumlah kecil agar stamina tetap terjaga,” tambahnya.

Meski harus berjuang ekstra di setiap etape, hasil yang diraih Shammie terbilang sangat solid. Hingga tujuh stage, termasuk Special Stage Prologue, pereli yang tergabung bersama tim Compagnie Saharienne asal Prancis ini mampu mencatatkan performa konsisten di papan atas.

Saat ini, Shammie berada di peringkat kedelapan klasemen overall Dakar Classic dan posisi keempat Kelas H1. Sebuah hasil yang patut diapresiasi, mengingat ia bersaing langsung dengan para pereli legendaris dunia yang telah puluhan kali mencicipi kerasnya Dakar.

“Bersyukur bisa berada di posisi ini. Tidak mudah bersaing dengan pereli-pereli yang sudah sangat berpengalaman di Dakar. Mereka tahu betul cara membaca medan, tapi sejauh ini hasil yang kami raih sudah sangat memuaskan,” tutup Shammie dengan optimisme.

Continue Reading

Electric Vehicle

Gaming Masuk Kabin! Sony Honda Afeela 1 Resmi Jadi Mobil Paling Futuristik 2025

Published

on

By

Sony Honda Afeela 1 kembali menorehkan sejarah di dunia otomotif. Mobil listrik hasil kolaborasi raksasa teknologi Sony dan pabrikan otomotif Honda ini resmi menjadi mobil pertama di dunia yang dibekali fitur PlayStation Remote Play, mengaburkan batas antara hiburan digital dan mobilitas modern.

Melalui fitur tersebut, penumpang Afeela 1 dapat melakukan streaming game dari konsol PS5 maupun PS4 langsung di dalam kabin, menjadikan perjalanan bukan sekadar berpindah tempat, tetapi juga pengalaman hiburan imersif. Dengan kebutuhan koneksi internet minimal 5 Mbps dan performa optimal di atas 15 Mbps, Sony Honda Mobility memastikan pengalaman bermain tetap mulus dan responsif.

Diperkenalkan dalam wujud hampir siap produksi di CES 2025, Afeela 1 tampil sebagai liftback listrik kelas menengah yang sarat teknologi futuristik. Model ini akan hadir dalam dua varian, Afeela 1 Origin dan Afeela 1 Signature, keduanya dilengkapi asisten pribadi berbasis AI serta sistem bantuan berkendara semi-otomatis yang canggih.

Dari sisi desain, Afeela 1 memiliki panjang 4.915 mm dengan jarak sumbu roda yang panjang, menghadirkan kabin lega dan modern. Interiornya didominasi layar panorama membentang di dasbor, dipadukan setir bergaya yoke yang memberikan pandangan luas ke depan. Material ramah lingkungan serta teknologi audio Sony 360 Spatial Sound semakin menegaskan nuansa premium dan futuristis di dalam kabin.

Masuk ke sektor performa, Afeela 1 mengusung sistem penggerak empat roda dengan dua motor listrik, masing-masing menghasilkan 241 hp, menawarkan akselerasi responsif khas mobil listrik. Daya jelajahnya pun impresif, berkat baterai lithium-ion 91 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 483 km dalam sekali pengisian.

Tak hanya itu, mobil ini juga mendukung pengisian cepat DC hingga 150 kW, serta dibekali Afeela Intelligent Drive yang mengandalkan 40 kamera dan sensor untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya. Teknologi Vision Transformer berbasis deep learning turut digunakan untuk pengenalan visual dan perencanaan rute, lengkap dengan sistem cadangan demi menjamin keamanan maksimal.

Dengan Afeela 1, Sony dan Honda bukan sekadar memperkenalkan mobil listrik baru, melainkan mendefinisikan ulang cara manusia menikmati teknologi, hiburan, dan mobilitas dalam satu kesatuan emosional.

Continue Reading

Event

Lando Norris Resmi Jadi Raja Baru F1 2025! Drama Poin Tipis Akhirnya Tentukan Juara Dunia

Published

on

By

Lando Norris akhirnya menuliskan namanya dalam sejarah Formula 1 sebagai juara dunia baru musim 2025, menutup perjalanan panjang yang penuh kerja keras, tekanan, dan pembuktian. Pembalap McLaren berusia 26 tahun itu mengunci gelar setelah finish di posisi ketiga pada seri penutup di Yas Marina, Abu Dhabi—hasil yang cukup untuk menyingkirkan rival terberatnya, Max Verstappen, hanya dengan selisih dua poin.

Momen ini menjadi puncak emosi luar biasa, bukan hanya bagi Norris, tetapi juga bagi McLaren dan para penggemarnya di seluruh dunia. Setelah bertahun-tahun menunggu, tawa khas Norris yang selama ini jadi ciri dirinya akhirnya berubah menjadi ekspresi lega dan bangga. Ia telah sampai di puncak, setelah debut penuh di F1 sejak 2019.

Simbol Kebangkitan McLaren & Dominasi Inggris di F1

Dengan gelar ini, Norris menambah daftar panjang pembalap Inggris yang pernah menjadi juara dunia. Ia kini berdiri sejajar dengan legenda-legenda besar seperti Lewis Hamilton, Jackie Stewart, Jim Clark, Graham Hill, hingga Nigel Mansell.

Tak hanya itu, Norris juga menjadi pembalap kedelapan yang berhasil menjadi juara dunia menggunakan sasis McLaren, melanjutkan warisan para ikon seperti Ayrton Senna, Alain Prost, Mika Hakkinen, hingga Hamilton.

Musim Paling Ketat dalam Satu Dekade

Musim 2025 disebut sebagai salah satu musim paling menegangkan dalam era modern F1. Pertarungan Norris vs Verstappen berlangsung hingga lap terakhir musim ini. Verstappen tampil garang sepanjang tahun, tetapi Norris menunjukkan konsistensi dan ketenangan yang akhirnya membawanya ke puncak klasemen.

Dengan total 423 poin, Norris menutup musim penuh drama — sebuah penantian panjang yang akhirnya terbayar lunas.

Continue Reading

Trending