Electric Vehicle
Evteker 01 GT: Revolusi Roda Dua, Motor Listrik Baterai Solid-State Pertama di Dunia!
Dunia otomotif kembali dikejutkan! Evteker resmi meluncurkan 01 GT, skuter listrik canggih yang bukan sekadar kendaraan ramah lingkungan, tapi juga pionir sebagai motor listrik pertama di dunia dengan baterai solid-state.
Berbasis dari Evteker 01 yang sudah meluncur di Tiongkok, versi GT ini diracik untuk memberikan sensasi berkendara setara motor bensin kapasitas besar—bertenaga, stabil, dan penuh adrenalin, namun tetap senyap tanpa emisi.

Jantung teknologinya adalah baterai solid-state 11 kWh yang jauh lebih aman dan tahan lama dibanding lithium-ion konvensional. Berkat elektrolit padatnya, masa pakai meningkat hingga 180% lebih awet, bentuknya ringkas, dan risikonya jauh lebih minim.
Soal jarak tempuh? Evteker 01 GT bisa melaju hingga 240 km dalam pengujian WMTC dan bahkan mampu menembus 300 km dalam kondisi ideal—membuatnya menjadi sahabat setia untuk perjalanan harian maupun touring. Tak perlu menunggu lama saat isi ulang, karena dari 20% ke 80% hanya butuh 40 menit, bahkan kompatibel dengan charger mobil.
Distribusi bobot hampir sempurna 50:50 memberikan stabilitas maksimal saat menikung, membuat pengendara percaya diri menaklukkan jalan.
Di Tiongkok, harga resminya dipatok 42.999 yuan atau sekitar Rp94 jutaan—banderol yang cukup menggiurkan untuk teknologi sekelas ini. Pertanyaannya, apakah Evteker 01 GT akan mengaspal di Indonesia dan memulai era baru motor listrik tanah air?

Kalau benar masuk, siap-siap… bukan hanya jalanan yang akan berubah, tapi juga cara kita merasakan kebebasan di atas dua roda.
Electric Vehicle
Ofero Stareer 5 Lit Resmi Mengaspal, Sepeda Listrik Dua Baterai Siap Jelajah Hingga 130 Km
Ofero kembali menunjukkan keseriusannya di dunia mobilitas listrik Tanah Air dengan menghadirkan Stareer 5 Lit, sepeda listrik terbaru yang mengusung konsep premium, tangguh, dan relevan dengan gaya hidup modern. Produk ini menjadi bukti nyata arah inovasi Ofero dalam mengembangkan kendaraan listrik berbasis baterai lithium yang tidak hanya efisien, tetapi juga siap menunjang mobilitas jarak jauh.

Mengusung slogan “Dua Baterai, Tembus 130 KM”, Ofero Stareer 5 Lit tampil sebagai pembeda di segmennya. Berkat sistem dual lithium battery, sepeda listrik ini mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam satu kali pengisian daya, memberikan rasa tenang bagi pengguna dengan aktivitas tinggi tanpa harus sering mengisi ulang baterai.
Sales Manager Ofero, Super Wang, menjelaskan bahwa Stareer 5 Lit dirancang sebagai representasi visi Ofero dalam menetapkan standar baru sepeda listrik jarak jauh di Indonesia. Dengan kombinasi dua baterai lithium, fitur keselamatan canggih, serta performa yang mumpuni, Ofero ingin menghadirkan kebebasan berkendara tanpa kompromi, baik dari sisi kenyamanan maupun keamanan.
Dari sektor performa, Stareer 5 Lit dibekali motor bertenaga 1.200 watt yang menawarkan akselerasi responsif serta kemampuan menanjak yang stabil. Karakter ini membuatnya tetap andal digunakan di berbagai kondisi jalan, mulai dari rute perkotaan hingga medan menanjak.
Keunggulan lain hadir pada sisi keselamatan. Ofero mencatat sejarah sebagai sepeda listrik pertama di Indonesia yang dibekali Traction Control System (TCS). Teknologi ini berfungsi menjaga traksi roda tetap optimal dan meminimalkan risiko selip, terutama saat melintasi jalan licin. Sistem pengereman pun ditingkatkan dengan rem cakram ganda 220 mm di roda depan dan belakang, memberikan rasa percaya diri saat berkendara.
Aspek kenyamanan tak luput dari perhatian. Jok full memory foam sepanjang 600 mm dirancang untuk menunjang perjalanan jarak jauh, baik bagi pengendara maupun penumpang. Untuk kebutuhan ekstra, Ofero juga menyediakan sandaran belakang opsional yang dapat menambah kenyamanan saat touring.
Fungsionalitas Stareer 5 Lit semakin lengkap dengan bagasi bawah jok berkapasitas 22 liter, memungkinkan pengguna membawa barang lebih banyak tanpa mengganggu estetika desain. Tampilan yang menyerupai motor listrik membuatnya fleksibel digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari remaja, pekerja aktif, hingga kebutuhan keluarga.
Dari sisi teknologi, sepeda listrik ini mengandalkan baterai lithium 60V 24Ah dengan garansi hingga 3 tahun dan usia pakai mencapai 4–5 tahun, dua kali lebih awet dibandingkan baterai timbal konvensional. Konsistensi Ofero dalam penggunaan baterai lithium juga diperkuat melalui kerja sama dengan Phylion, produsen baterai berstandar otomotif global.
Nuansa futuristik semakin terasa lewat penggunaan lampu depan LED berbentuk “X” dengan intensitas cahaya mencapai 50.000 cd dan jarak sorot hingga 100 meter, lengkap dengan lampu kabut untuk visibilitas maksimal. Fitur pendukung seperti tombol “P” untuk parkir, “ARS” untuk mode darurat, serta kunci stang (steerer lock) turut melengkapi pengalaman berkendara yang aman dan intuitif.
Brand Department Ofero, Auditya Gunawan, menegaskan bahwa Stareer 5 Lit bukan sekadar produk baru, melainkan langkah Ofero dalam menetapkan benchmark sepeda listrik premium di Indonesia. Komitmen terhadap teknologi lithium menjadi jaminan kualitas jangka panjang demi kenyamanan dan ketenangan konsumen.
Saat ini, Ofero Stareer 5 Lit telah resmi dipasarkan dengan harga rekomendasi wilayah Pulau Jawa mulai Rp 11.999.000 untuk varian satu baterai, menjadikannya salah satu sepeda listrik premium paling menarik di kelasnya.
Electric Vehicle
Gaming Masuk Kabin! Sony Honda Afeela 1 Resmi Jadi Mobil Paling Futuristik 2025
Sony Honda Afeela 1 kembali menorehkan sejarah di dunia otomotif. Mobil listrik hasil kolaborasi raksasa teknologi Sony dan pabrikan otomotif Honda ini resmi menjadi mobil pertama di dunia yang dibekali fitur PlayStation Remote Play, mengaburkan batas antara hiburan digital dan mobilitas modern.

Melalui fitur tersebut, penumpang Afeela 1 dapat melakukan streaming game dari konsol PS5 maupun PS4 langsung di dalam kabin, menjadikan perjalanan bukan sekadar berpindah tempat, tetapi juga pengalaman hiburan imersif. Dengan kebutuhan koneksi internet minimal 5 Mbps dan performa optimal di atas 15 Mbps, Sony Honda Mobility memastikan pengalaman bermain tetap mulus dan responsif.
Diperkenalkan dalam wujud hampir siap produksi di CES 2025, Afeela 1 tampil sebagai liftback listrik kelas menengah yang sarat teknologi futuristik. Model ini akan hadir dalam dua varian, Afeela 1 Origin dan Afeela 1 Signature, keduanya dilengkapi asisten pribadi berbasis AI serta sistem bantuan berkendara semi-otomatis yang canggih.
Dari sisi desain, Afeela 1 memiliki panjang 4.915 mm dengan jarak sumbu roda yang panjang, menghadirkan kabin lega dan modern. Interiornya didominasi layar panorama membentang di dasbor, dipadukan setir bergaya yoke yang memberikan pandangan luas ke depan. Material ramah lingkungan serta teknologi audio Sony 360 Spatial Sound semakin menegaskan nuansa premium dan futuristis di dalam kabin.
Masuk ke sektor performa, Afeela 1 mengusung sistem penggerak empat roda dengan dua motor listrik, masing-masing menghasilkan 241 hp, menawarkan akselerasi responsif khas mobil listrik. Daya jelajahnya pun impresif, berkat baterai lithium-ion 91 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 483 km dalam sekali pengisian.
Tak hanya itu, mobil ini juga mendukung pengisian cepat DC hingga 150 kW, serta dibekali Afeela Intelligent Drive yang mengandalkan 40 kamera dan sensor untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya. Teknologi Vision Transformer berbasis deep learning turut digunakan untuk pengenalan visual dan perencanaan rute, lengkap dengan sistem cadangan demi menjamin keamanan maksimal.
Dengan Afeela 1, Sony dan Honda bukan sekadar memperkenalkan mobil listrik baru, melainkan mendefinisikan ulang cara manusia menikmati teknologi, hiburan, dan mobilitas dalam satu kesatuan emosional.
Electric Vehicle
Era Baru Powertrain: Mesin Rotary R05E Jadi Langkah Serius China Menatap Mobilitas Udara
Industri otomotif dan teknologi mobilitas China kembali melangkah maju. Harbin Dongan Auto Engine, yang berada di bawah naungan Changan Automobile Group, resmi mencatatkan pencapaian penting melalui keberhasilan pengapian perdana prototipe mesin rotary berdaya tinggi R05E—sebuah simbol kebangkitan teknologi powertrain ringkas untuk masa depan.

R05E bukan mesin biasa. Unit ini diklaim sebagai mesin rotary pertama di China yang sejak tahap awal pengembangan telah diarahkan khusus untuk aplikasi low-altitude mobility, mencakup kendaraan udara ringan hingga platform mobilitas generasi baru yang beroperasi di ketinggian di bawah 1.000 meter. Ini menjadi sinyal kuat bahwa China tidak hanya fokus pada kendaraan darat, tetapi juga mulai serius membangun fondasi teknologi transportasi udara rendah.
Keberhasilan ini menandai langkah nyata dalam upaya menciptakan powertrain yang kompak, ringan, namun tetap bertenaga—karakter penting bagi kendaraan udara modern. Lebih dari itu, kehadiran R05E membuka lembaran baru bagi pengembangan sistem penggerak yang mampu menjawab tuntutan efisiensi dan kepadatan daya tinggi.
Proyek pengembangan R05E sendiri dimulai pada 9 April 2025, dengan dukungan perusahaan teknologi mobilitas global AVL. Kolaborasi ini mencakup simulasi performa, pengujian teknis, hingga penyempurnaan desain inti mesin. Mengutip CarNewsChina, pengapian pertama tersebut menandakan bahwa R05E telah memasuki fase awal implementasi fungsional sebelum melangkah ke tahap optimalisasi lanjutan dan persiapan produksi massal yang ditargetkan pada 2027.
Secara teknis, mesin rotary R05E mengusung konfigurasi rotor tunggal dengan piston segitiga bertepi melengkung—ciri khas mesin rotary—yang dikombinasikan dengan sistem pengapian ganda independen. Poros eksentrik bermassa rendah serta sistem penyeimbang internal turut disematkan untuk menjaga kestabilan dan kehalusan kerja mesin.
Manajemen termal juga menjadi fokus utama. R05E dibekali water jacket terintegrasi, sementara casing aluminium cor dilapisi material Nanodiamond Composite (NDC) untuk menekan gesekan sekaligus meningkatkan efisiensi energi. Berdasarkan spesifikasi awal, mesin ini mampu beroperasi hingga 6.500 rpm dengan output sekitar 53 kW, menjadikannya solusi ideal bagi platform low-altitude berukuran menengah hingga besar yang membutuhkan tenaga besar dalam paket mesin yang ringkas.
Dari sisi aplikasi, R05E dirancang fleksibel untuk berbagai kendaraan mobilitas udara, termasuk platform berawak dan kendaraan generasi baru. Kombinasi desain kompak, performa NVH yang baik, serta kepadatan daya tinggi menjadi alasan utama pengembangan mesin ini.
Rencana produksi massal pada 2027 sejalan dengan meningkatnya perhatian pemerintah China terhadap ekonomi low-altitude, yang mencakup pengembangan eVTOL, drone berukuran besar, hingga sistem transportasi udara masa depan.
Dengan keberhasilan pengapian perdana ini, Harbin Dongan Auto Engine dan Changan Automobile Group menegaskan keseriusannya dalam menghadirkan inovasi powertrain lintas dimensi. Mesin rotary R05E pun berpotensi menjadi salah satu elemen kunci dalam membentuk ekosistem mobilitas udara rendah dan sistem transportasi generasi berikutnya.
-
Motor2 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil1 year agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor5 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor Balap11 months agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor1 year ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Event2 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
-
Event2 years ago
Prestasi Gemilang: Ebon Raih Gelar Terbaik FFA 2 Tak 402 M Dragbike IDW Racertees Ekitoyama 2024
