Motor
Yamaha TMAX 560 Black Max Edition 2026, Selebrasi 25 Tahun Ikon Maxi Scooter
Yamaha menandai seperempat abad perjalanan TMAX dengan menghadirkan TMAX 560 Black Max Edition 2026, sebuah edisi spesial yang menjadi simbol evolusi skuter besar legendaris tersebut. Model ini ditempatkan di antara varian standar dan Tech Max, menyasar pengendara yang menginginkan performa tinggi dengan sentuhan visual yang lebih eksklusif dan agresif.
Aura sporty langsung terasa dari balutan warna hitam matte yang mendominasi seluruh bodi. Karakter premium diperkuat melalui pelek berwarna perak, aksen trim senada di area tengah, serta jok spesial hitam-merah dengan jahitan ganda yang menegaskan identitas edisi terbatas. Detail perayaan ulang tahun ke-25 turut dihadirkan lewat logo “Black Max” di bagian depan dan emblem “25th Anniversary” di area dekat Smart Key, lengkap dengan lencana 3D berwarna merah yang menjadi penanda eksklusivitasnya.

Meski mengusung status edisi spesial, Yamaha tidak mengurangi sisi teknologi. TMAX 560 Black Max Edition tetap dibekali fitur khas skuter premium modern, mulai dari Smart Key System, layar TFT 7 inci yang terintegrasi dengan smartphone melalui aplikasi MyRide, cruise control untuk kenyamanan touring, ABS menikung, hingga D-Mode yang memungkinkan pengendara menyesuaikan karakter mesin sesuai gaya berkendara.
Di balik tampilannya yang berkelas, performa tetap menjadi DNA utama TMAX. Skuter ini mengandalkan mesin dua silinder segaris DOHC 562 cc berpendingin cairan yang telah memenuhi standar emisi EURO 5+. Mesin tersebut mampu memuntahkan tenaga hingga 47,6 hp pada 7.500 rpm dengan torsi puncak 55 Nm pada 5.250 rpm, disalurkan melalui transmisi otomatis V-Belt yang terkenal halus dan responsif, baik untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Kenyamanan dan stabilitas juga mendapat perhatian serius. Suspensi depan menggunakan garpu upside down dengan jarak main 120 mm, sementara suspensi belakang mengandalkan swingarm dengan sistem link dan travel 117 mm. Sektor pengereman dipercayakan pada cakram ganda 267 mm di depan dan cakram tunggal 282 mm di belakang, dipadukan dengan ban tubeless berukuran 120/70R15 di depan dan 160/60R15 di belakang untuk menjaga traksi dan kontrol.
Secara dimensi, Yamaha TMAX 560 tetap mempertahankan ergonomi khas maxi scooter dengan panjang 2.195 mm, lebar 780 mm, dan tinggi 1.415–1.525 mm menyesuaikan posisi windshield elektrik. Tinggi jok 800 mm dan bobot total 218 kg masih terasa seimbang untuk kelasnya, ditopang kapasitas tangki bahan bakar 15 liter yang siap mendukung perjalanan jauh.
Lebih dari sekadar edisi khusus, Yamaha TMAX 560 Black Max Edition 2026 menjadi refleksi perjalanan panjang TMAX selama 25 tahun—sebuah ikon yang terus berevolusi, menjaga performa, teknologi, dan prestise di segmen skuter besar premium.
Motor
Fitur HSTC New Honda ADV160, Teman Setia Berkendara Aman Saat Libur Lebaran
Menjelang momen libur Lebaran, keselamatan berkendara menjadi prioritas utama, terutama bagi pemotor yang harus melintasi jalur mudik panjang hingga kawasan wisata dengan kondisi jalan yang tak selalu ideal. Hujan, permukaan licin, hingga kontur jalan yang beragam kerap menjadi tantangan tersendiri di perjalanan.
Di sinilah New Honda ADV160 hadir sebagai partner perjalanan yang lebih menenangkan. Skutik petualang ini dibekali fitur Honda Selectable Torque Control (HSTC), sebuah sistem kontrol traksi pintar yang dirancang untuk menjaga stabilitas motor saat menghadapi berbagai kondisi jalan.

HSTC bekerja dengan memantau perbedaan putaran roda dan secara otomatis mengatur torsi mesin ketika roda belakang terdeteksi kehilangan traksi. Hasilnya, akselerasi tetap terasa halus dan ban belakang tidak mudah selip, terutama saat melewati jalan basah, berpasir, atau permukaan yang tidak rata.
Manfaatnya sangat terasa di musim hujan. Dalam situasi tertentu, membuka gas di jalan licin sering membuat roda belakang terasa “ngesot” atau seperti ingin mendahului roda depan. Dengan HSTC, distribusi tenaga dijaga tetap seimbang, sehingga motor lebih patuh mengikuti arah kemudi dan pengendara bisa tetap percaya diri.

Tak hanya canggih, fitur ini juga mudah digunakan. Status HSTC dapat dipantau langsung melalui panel meter, sementara pengaktifan atau penonaktifan cukup dilakukan lewat tombol di setang kiri. Pengendara pun bebas menyesuaikan fitur ini sesuai kebutuhan dan kondisi jalan yang dihadapi.
Memasuki libur Lebaran, kesiapan motor bukan hanya soal mesin prima dan ban tebal, tetapi juga dukungan teknologi keselamatan. Kehadiran HSTC pada New Honda ADV160 menjadi nilai tambah penting yang menghadirkan rasa aman, kenyamanan, dan ketenangan sepanjang perjalanan—baik saat mudik maupun berwisata bersama keluarga.
Dengan teknologi ini, Honda kembali menegaskan komitmennya menghadirkan inovasi yang benar-benar terasa manfaatnya di kondisi berkendara sehari-hari.
Motor
Alpinestars Hadirkan Airbag Paling Canggih untuk Pemotor, Ringan dan Siap Selamatkan Nyawa
Keselamatan berkendara kini memasuki level baru. Alpinestars kembali menunjukkan kelasnya sebagai pemain utama apparel pemotor dunia dengan meluncurkan rompi airbag pintar teranyar yang diklaim paling ringan, paling nyaman, sekaligus paling canggih yang pernah mereka buat.
Produk anyar bernama Tech-Air 5 Plasma ini merupakan hasil lebih dari dua dekade riset dan pengembangan. Alpinestars menyebutnya sebagai lompatan besar menuju standar keselamatan “next level” bagi pengendara motor, baik di jalan raya maupun lintasan.

Dibanderol £699.99 atau setara Rp16 jutaan, Tech-Air 5 Plasma hadir dalam ukuran XS hingga 4XL dan resmi menggantikan generasi Tech-Air 5 sebelumnya. Sejumlah pembaruan signifikan dilakukan, mulai dari hardware sensor, penyempurnaan software, hingga pengurangan bobot hingga 0,4 kg, menjadikannya airbag Alpinestars paling ringan sejauh ini.
Inti kecanggihannya terletak pada enam sensor presisi tinggi yang terdiri dari akselerometer dan giroskop triaksial. Seluruh data gerakan tubuh pengendara dianalisis oleh algoritma berbasis AI, yang dibangun dari basis data kecelakaan sejak 2004—saat Alpinestars mulai mengumpulkan data dari para pembalap MotoGP.
Jutaan kilometer pengujian dan ribuan data kecelakaan nyata menjadi fondasi sistem ini. Hasilnya, Tech-Air 5 Plasma mampu menyesuaikan respons melalui beberapa mode berkendara: Street, Race, dan Off-Road, masing-masing dengan sensitivitas aktivasi berbeda.
Ketika kecelakaan terdeteksi, rompi airbag ini dapat mengembang hanya dalam 20 milidetik—waktu yang sangat krusial untuk melindungi tubuh pengendara dari cedera serius. Pengoperasiannya pun dibuat sederhana: cukup tutup ritsleting dan pengunci magnet di bagian depan, lalu sistem akan aktif secara otomatis. Indikator LED dan getaran sensorik memberi konfirmasi bahwa airbag siap bekerja.

Tak hanya itu, Tech-Air 5 Plasma juga terhubung ke aplikasi pendamping yang memungkinkan pengguna memantau status sistem, daya baterai, hingga pembaruan firmware. Fitur “MyRide” turut disematkan untuk merekam perjalanan dan memetakan rute, menjadikan rompi ini bukan sekadar alat keselamatan, tetapi juga partner berkendara modern.
Sumber dayanya berasal dari baterai lithium-ion terintegrasi dengan daya tahan hingga 30 jam, serta pengisian cepat melalui port USB-C. Dengan bobot hanya 1.530 gram, rompi ini 25 persen lebih ringan dibanding generasi sebelumnya, sekaligus lebih ramping dan fleksibel untuk digunakan di balik jaket riding.
Dari sisi perlindungan, Tech-Air 5 Plasma dibekali pelindung punggung Level 1 dan kantung udara bersertifikasi EN1621-4:2013 Level 1. Sistem ini juga dirancang praktis, karena tabung gas dapat diganti sendiri di rumah jika airbag mengembang, tanpa perlu ke pusat servis.

Alpinestars merekomendasikan perawatan berkala setiap dua tahun atau 500 jam pemakaian, dengan usia pakai sistem hingga 10 tahun. Sebuah bukti bahwa teknologi keselamatan kini bukan lagi opsi, melainkan investasi penting bagi setiap pemotor.
Dengan Tech-Air 5 Plasma, Alpinestars menegaskan satu pesan kuat: keselamatan bukan hanya soal perlindungan, tapi juga tentang kepercayaan diri untuk menikmati setiap kilometer perjalanan.
Motor Balap
Klasemen Sementara WorldSBK 2026: Bulega Tancap Gas Sejak Awal Musim
Gelaran pembuka WorldSBK 2026 langsung menyajikan tensi tinggi. Balapan di Phillip Island Circuit, Minggu (22/2), menjadi panggung unjuk kekuatan bagi Nicolo Bulega yang tampil tanpa celah dan sukses mengunci puncak klasemen sementara.
Membela Aruba.it Racing Ducati, Bulega menunjukkan dominasi mutlak dengan menyapu bersih seluruh sesi balap di seri Australia—Race 1, Superpole Race, hingga Race 2. Torehan sempurna itu mengantarkannya mengoleksi 62 poin, sekaligus menciptakan jarak aman dari para rival sejak awal musim.

Di belakangnya, Axel Bassani dari tim bimota by Kawasaki Racing Team menempati posisi kedua dengan raihan 42 poin, sementara Yari Montella (Barni Spark Racing Team) menguntit di peringkat ketiga dengan 26 poin. Persaingan papan tengah pun tak kalah panas, dengan Lorenzo Baldassarri dan Alvaro Bautista masih berada dalam rentang poin yang sangat memungkinkan terjadinya pergeseran posisi pada seri berikutnya.

Klasemen Sementara Pembalap WorldSBK 2026
- Nicolo Bulega – 62
- Axel Bassani – 42
- Yari Montella – 26
- Lorenzo Baldassarri – 25
- Alvaro Bautista – 19
- Iker Lecuona – 19
- Miguel Oliveira – 17
- Tarran Mackenzie – 17
- Alex Lowes – 16
- Sam Lowes – 16
- Danilo Petrucci – 16
- Garrett Gerloff – 15
- Andrea Locatelli – 14
- Alberto Surra – 11
- Tetsuta Nagashima – 7
- Remy Gardner – 3
- Stefano Manzi – 2
- Ryan Vickers – 1
- Bahattin Sofuoglu – 1
Hasil seri perdana ini menjadi sinyal kuat dominasi Ducati di awal musim, namun jarak poin yang masih terbuka lebar memastikan perebutan gelar WorldSBK 2026 bakal berlangsung sengit hingga akhir kalender. Musim baru baru saja dimulai, dan drama besar sudah menunggu di tikungan berikutnya. 🏁🔥
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor2 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor7 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor1 year ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil1 year agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event2 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
