Mobil
Maextro S800 Guncang Tahta Sedan Mewah, Huawei Tantang Porsche hingga Maybach
Peta persaingan sedan mewah di China memasuki babak baru pada akhir 2025. Dominasi panjang pabrikan Eropa yang selama ini nyaris tak tergoyahkan kini mulai retak, seiring munculnya Maextro S800—sedan listrik premium hasil kolaborasi Huawei dan JAC Group—yang sukses mencuri perhatian pasar kelas atas.
Dalam catatan penjualan Desember 2025, Maextro S800 membukukan angka fantastis sebanyak 4.376 unit. Raihan tersebut menempatkannya sebagai sedan terlaris di segmen harga di atas 700.000 yuan atau sekitar Rp1,6 miliar, sebuah pencapaian yang mengejutkan sekaligus bersejarah di industri otomotif China.

Sebagai perbandingan, Porsche Panamera hanya mampu terjual 1.593 unit pada periode yang sama, diikuti BMW Seri 7 dengan 1.429 unit, serta Maybach S-Class yang mencatat 1.118 unit. Bahkan jika ketiga ikon sedan mewah Eropa itu digabungkan, total penjualannya masih belum mampu menyamai performa tunggal Maextro S800.
Fenomena ini menandai perubahan selera konsumen China yang semakin percaya diri memilih produk lokal, terutama yang menawarkan teknologi mutakhir dan pengalaman berkendara modern. Segmen sedan mewah yang sebelumnya identik dengan merek Eropa, kini mulai memberi ruang bagi pemain domestik berkelas dunia.
Keberhasilan Maextro S800 tak lepas dari strategi matang Huawei dalam memadukan teknologi canggih, desain premium, serta jaringan distribusi yang luas. Melalui platform Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA), Huawei menghadirkan ekosistem kendaraan pintar yang terintegrasi, menjadikan S800 lebih dari sekadar mobil—melainkan simbol gaya hidup digital kelas atas.

Menariknya, lonjakan penjualan ini terjadi meski distribusi massal Maextro S800 baru dimulai pada Agustus 2025. Sejak saat itu, grafik penjualannya terus menanjak hingga mencapai puncak menjelang akhir tahun.
Dengan banderol mulai 708.000 yuan hingga menembus angka satu juta yuan, Maextro S800 menawarkan kombinasi performa, kemewahan, dan teknologi pintar yang sulit ditandingi di kelasnya. Di tengah melambatnya permintaan global terhadap sedan mewah konvensional, kehadiran S800 justru tampil sebagai representasi kebangkitan mobil listrik mewah buatan China—sekaligus sinyal bahwa era baru industri otomotif premium telah dimulai.
Electric Vehicle
Honda Resmi Jual Super-ONE, Mobil Listrik Mungil dengan Tenaga 93 dk Dibanderol Rp 380 Jutaan
Honda resmi memasarkan mobil listrik mungil terbarunya bernama Honda Super-ONE di pasar Jepang. Hadir di segmen kendaraan listrik kompak, Super-ONE membawa konsep berbeda dari city EV pada umumnya dengan menggabungkan efisiensi, teknologi modern, dan sensasi berkendara yang dibuat lebih fun.
Honda mengembangkan Super-ONE menggunakan basis platform N-Series khas Jepang, namun dengan revisi besar di sektor sasis. Dimensinya dibuat lebih lebar dengan posisi bodi lebih rendah untuk meningkatkan kestabilan saat bermanuver maupun melaju di kecepatan tinggi.

Secara tampilan, Honda Super-ONE tampil agresif layaknya hot hatch modern. Fender berukuran besar, bodi yang lebar, serta desain aerodinamis menjadi identitas utamanya. Karakternya terlihat sporty namun tetap mempertahankan bentuk kompak khas mobil perkotaan.
Untuk performa, Super-ONE dibekali motor listrik bertenaga 63 dk atau setara 47 kW dengan baterai berkapasitas 29,6 kWh. Menariknya, Honda menyediakan lima pilihan mode berkendara yakni Econ, City, Normal, Sport, dan Boost. Saat mode Boost diaktifkan, tenaga mobil meningkat hingga 93 dk atau sekitar 70 kW.
Salah satu fitur paling unik pada Super-ONE adalah hadirnya simulasi transmisi tujuh percepatan lengkap dengan paddle shift di balik setir. Honda juga menambahkan Active Sound Control, sistem suara virtual yang meniru karakter mesin bensin konvensional agar sensasi berkendaranya terasa lebih emosional meski berbasis tenaga listrik.
Masuk ke interior, nuansa sporty tetap terasa lewat penggunaan jok model bucket seat dengan desain khusus. Dashboard sudah dibekali layar infotainment 9 inci dengan sistem Google built-in. Honda juga menyematkan sistem audio premium Bose dengan delapan speaker plus subwoofer 13,1 liter di bagasi.

Dari sisi daya jelajah, Honda Super-ONE diklaim mampu menempuh hingga 274 km dalam sekali pengisian penuh berdasarkan standar WLTP. Untuk pengisian baterai, teknologi fast charging memungkinkan daya dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
Mobil ini juga mendukung fitur one-pedal driving pada mode City, di mana pengemudi cukup melepas pedal akselerator untuk memperlambat kendaraan hingga berhenti total tanpa perlu sering menginjak rem.
Untuk pasar Jepang, Honda Super-ONE dibanderol mulai 3.390.200 yen, atau setara sekitar Rp 382 jutaan. Dengan desain kompak, fitur lengkap, serta sensasi berkendara yang dibuat menyerupai mobil bensin, Super-ONE menjadi salah satu mobil listrik mungil paling menarik yang hadir tahun ini.
Mobil
Toyota Pamer Land Hopper, Motor Listrik Roda Tiga Bergaya Land Cruiser yang Bisa Dilipat
Toyota kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan mobilitas masa depan lewat sebuah konsep kendaraan unik bernama Toyota Land Hopper. Tampil dengan format motor listrik roda tiga, Land Hopper hadir membawa karakter petualang khas Land Cruiser dalam ukuran yang jauh lebih ringkas dan futuristis.
Meski secara bentuk jauh dari sosok SUV gagah seperti Toyota Land Cruiser, DNA adventure khas Toyota tetap terasa kuat pada kendaraan konsep ini. Land Hopper dirancang sebagai kendaraan listrik untuk mobilitas jarak pendek atau last mile mobility, cocok digunakan di kawasan perkotaan, area wisata, hingga jalur sempit yang sulit diakses kendaraan berukuran besar.

Secara desain, Land Hopper tampil seperti perpaduan skuter listrik, trike modern, dan kendaraan urban masa depan. Toyota membekalinya dengan dua roda depan yang menggunakan sistem leaning mechanism, memungkinkan bagian depan bergerak mengikuti arah tikungan dan kontur jalan. Teknologi ini diklaim memberi stabilitas lebih baik dibanding motor roda dua konvensional, sekaligus menghadirkan sensasi berkendara yang lebih natural dan menyenangkan.
Yang paling menarik, Land Hopper punya konsep bodi lipat. Saat tidak digunakan, kendaraan ini bisa dilipat menjadi lebih ringkas dan cukup masuk ke bagasi mobil. Dengan konsep tersebut, pengguna bisa membawa Land Hopper saat bepergian, lalu menurunkannya untuk menjelajah area sekitar dengan lebih praktis.
Toyota menyebut Land Hopper juga dirancang sebagai solusi mobilitas inklusif untuk berbagai kalangan, termasuk pengguna lanjut usia atau mereka yang sudah tidak aktif mengemudi mobil. Di Jepang, kendaraan seperti ini bahkan berpotensi masuk kategori kendaraan listrik ringan yang bisa digunakan tanpa SIM mobil konvensional oleh pengguna usia tertentu.
Dari sisi dimensi, Land Hopper punya ukuran yang sangat kompak dengan panjang 1.355 mm, lebar 600 mm, dan tinggi 930 mm. Ukurannya lebih kecil dibanding sepeda motor pada umumnya, dengan jok rendah yang memudahkan akses saat naik maupun berhenti.

Meski masih berstatus kendaraan konsep, kehadiran Land Hopper menjadi sinyal kuat bahwa Toyota tidak hanya fokus pada mobil listrik berukuran besar, tetapi juga mulai serius bermain di segmen kendaraan listrik mikro. Jika benar diproduksi massal, Land Hopper bisa menjadi solusi mobilitas urban masa depan yang praktis, fleksibel, dan tetap punya sentuhan adventure khas Toyota
Mobil
BYD Seagull 2026 Resmi Debut, Mobil Listrik Murah Kini Makin Canggih
BYD resmi memperkenalkan Seagull 2026 untuk pasar China. Mobil listrik mungil yang di beberapa negara dikenal sebagai Dolphin Mini, Dolphin Surf, hingga Atto 1 ini hadir dengan pembaruan desain, fitur keselamatan lebih modern, serta teknologi berkendara semi otonom yang semakin canggih.
Secara tampilan, BYD Seagull 2026 mendapatkan sentuhan baru yang membuat tampilannya semakin futuristis. BYD menghadirkan dua pilihan warna anyar, yakni Mango Orange dan Mint Green, dipadukan dengan pelek 16 inci model “Starlight” yang memberi kesan modern.

Selain itu, desain lampu belakang LED terbaru kini dilengkapi logo BYD yang dapat menyala, memperkuat identitas mobil listrik kompak tersebut. Meski mendapat pembaruan visual, dimensinya tetap ringkas dengan panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm, tinggi 1.540 mm, dan wheelbase 2.500 mm, membuatnya tetap ideal untuk penggunaan perkotaan.
Untuk pasar domestik China, BYD menawarkan empat varian Seagull 2026. Harga termurah dibanderol mulai 69.900 yuan atau sekitar Rp158 jutaan, sementara varian tertinggi dijual hingga 85.900 yuan atau sekitar Rp194 jutaan.
Menariknya, BYD juga menghadirkan opsi teknologi “God’s Eye B” yang sudah dipadukan dengan sensor LiDAR. Paket ini dibanderol mulai 90.900 yuan hingga 97.900 yuan atau setara Rp205 jutaan sampai Rp221 jutaan.
Teknologi LiDAR tersebut bekerja bersama sistem DiPilot 300 yang memungkinkan fitur City Navigation on Autopilot (CNOA), pembacaan lampu lalu lintas otomatis, hingga kemampuan navigasi di area bundaran.

Untuk meningkatkan keselamatan, BYD Seagull 2026 juga dibekali Driver Monitoring System (DMS), Automatic Emergency Braking (AEB), serta kamera perekam perjalanan lima arah yang membantu pengawasan kendaraan secara lebih menyeluruh.
Masuk ke interior, kabin Seagull 2026 tampil lebih modern dengan tema warna baru bernama “Oatmeal Rice”. Sistem infotainment menggunakan DiLink 150 dengan layar sentuh 12,8 inci beresolusi tinggi yang mendukung tampilan 3D kendaraan dan navigasi yang dapat dikustomisasi.
Fitur premium lainnya juga mulai hadir di mobil listrik murah ini, seperti wireless charging 50W, jok depan berpemanas, hingga kursi pengemudi elektrik 6 arah.
Dari sisi performa, seluruh varian BYD Seagull 2026 menggunakan motor listrik tunggal berkekuatan 55 kW atau setara 74 tenaga kuda dengan torsi maksimum 135 Nm.

BYD menawarkan dua pilihan baterai, yakni 30,08 kWh dan 38,88 kWh. Untuk baterai kecil, mobil mampu menempuh jarak hingga 305 km, sementara varian baterai besar diklaim mampu melaju sampai 405 km dalam sekali pengisian daya.
Dengan kombinasi harga terjangkau, fitur modern, serta teknologi semi otonom, BYD Seagull 2026 diprediksi kembali menjadi salah satu mobil listrik paling menarik di segmen entry-level global.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor10 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil1 year agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
