Setelah cukup lama dinantikan, Yamaha TMAX akhirnya kembali menyapa pasar Indonesia. PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi menghadirkan kembali skutik bongsor andalannya sebagai produk CBU sekaligus menempati posisi flagship Maxi Yamaha di Tanah Air.
Bukan sekadar skutik besar biasa, TMAX merupakan ikon premium Yamaha yang telah menemani pecinta otomotif global sejak pertama kali diperkenalkan pada 2001. Kini, memasuki generasi ke-9 model year 2025, TMAX hadir dengan sederet pembaruan yang membuat pengalaman berkendara semakin matang, eksklusif, dan berkelas.
Penyegaran yang dibawa tak hanya terlihat dari sisi visual, namun juga terasa pada lonjakan teknologi, peningkatan fitur berkendara, serta kualitas finishing yang semakin detail. Semua itu memperkuat karakter TMAX sebagai Premium Sport Scooter yang memadukan sensasi motor sport dengan kenyamanan skutik dalam satu paket elegan.
“TMAX adalah simbol revolusi Yamaha di segmen skuter premium. Sejak awal kemunculannya, TMAX berhasil menyatukan performa layaknya motor sport dengan kepraktisan skutik tanpa kompromi,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community PT YIMM, saat peluncuran di Pulogadung, Jakarta Timur.
Dari sektor jantung pacu, Yamaha TMAX mengandalkan mesin 560 cc dua silinder yang telah memenuhi standar emisi Euro5+. Mesin tersebut dipadukan dengan kopling sentrifugal terbaru yang membuat respons akselerasi lebih halus namun tetap bertenaga. Outputnya mencapai 35 kW pada 7.000 rpm dengan torsi maksimum 55 Nm di 5.250 rpm, angka yang menjanjikan performa kuat sekaligus nyaman untuk perjalanan jauh.
Stabilitas dan kontrol berkendara turut ditingkatkan lewat penggunaan Brake Control System berbasis IMU 6-axis, rangka dan handlebar aluminium, suspensi depan upside down, serta suspensi belakang Link Type Mono-Cross yang memberikan rasa berkendara lebih presisi dan percaya diri.
Tak kalah menarik, deretan fitur modern menjadi nilai jual utama. Mulai dari dua riding mode (T-Mode dan S-Mode), Smart Key System, cruise control aktif di kecepatan 50–140 km/jam, wind screen elektrik adjustable hingga 110 mm, hingga Tire Pressure Monitoring System (TPMS) yang meningkatkan aspek keselamatan.
Secara visual, TMAX mengusung konsep desain “Calmness & Maturity”, menampilkan aura elegan sekaligus berkarakter premium. Lampu depan dan belakang mengadopsi desain T-shape ikonik dengan teknologi Mono-Focus Lens, sementara panel instrumen kini menggunakan layar TFT 7 inci yang telah terintegrasi dengan Y-Connect dan navigasi Garmin Motorize.
Untuk pasar Indonesia, Yamaha TMAX ditawarkan dalam dua varian. Varian Tech MAX berwarna Crystal Graphite dibanderol Rp455 juta, sedangkan TMAX Special Livery Black Max dipasarkan dengan harga Rp475 juta (on the road).
Dengan segala pembaruan tersebut, Yamaha TMAX bukan hanya sekadar alat transportasi, melainkan pernyataan gaya hidup premium bagi mereka yang menginginkan performa, kenyamanan, dan prestise dalam satu tunggangan.
Niti Racing Team resmi memulai lembaran perjalanan menuju panggung dunia Bagger World Cup 2026. Persiapan awal tim dilakukan di Pertamina Mandalika International Circuit, Kamis (12/2), sebagai langkah krusial sebelum menghadapi kerasnya kompetisi internasional.
Dua pembalap andalan, Dimas Ekky Pratama dan Oscar Gutierrez, mulai menjinakkan motor Harley-Davidson Bagger dalam sesi adaptasi awal. Mandalika dipilih sebagai arena pemanasan sebelum seri pembuka FIM Harley-Davidson Bagger World Cup 2026 yang akan digelar di Circuit of The Americas, Amerika Serikat.
Kejuaraan ini menjadi musim perdana balap bagger berskala dunia, dengan kalender ambisius yang mencakup enam sirkuit legendaris: Mugello Circuit, TT Circuit Assen, Silverstone Circuit, MotorLand Aragon, dan Red Bull Ring. Total 12 balapan siap menguji konsistensi dan mental para pembalap sepanjang musim.
Bagi Dimas Ekky, mantan rider Moto2, ajang ini menghadirkan tantangan yang benar-benar baru. Selain karakter motor yang berbeda ekstrem, spesifikasi Bagger World Cup belum tersedia di Indonesia, membuat proses adaptasi harus dimulai dari nol.
“Alhamdulillah saya dipercaya Niti Racing Team untuk tampil di Bagger World Cup 2026. Tantangannya besar karena motor spek World Cup belum ada di Indonesia, jadi adaptasi harus dipercepat,” ungkap Dimas.
Meski motor yang digunakan di Mandalika masih mendekati versi touring, pembalap asal Sentul ini tetap memaksimalkan sesi latihan untuk membaca karakter mesin, ergonomi, serta respons motor.
“Cornering belum bisa maksimal karena belum simulasi balap penuh. Tapi ada banyak catatan positif yang bisa jadi bekal,” tambahnya.
Sementara itu, Oscar Gutierrez yang telah berpengalaman di MotoE sejak 2023 mengaku terkesan dengan karakter Sirkuit Mandalika. Menurutnya, lintasan ini menawarkan kombinasi unik antara kecepatan dan teknikal, sekaligus menjadi tempat ideal untuk membangun rasa percaya diri sebelum menatap kompetisi dunia.
Dengan langkah awal yang matang di Mandalika, Niti Racing Team menunjukkan keseriusannya untuk bersaing dan membawa nama Indonesia bersinar di era baru balap Harley-Davidson Bagger World Cup 2026.
Ajang Indonesia International Motor Show 2026 menjadi panggung penting bagi KTM untuk menunjukkan taringnya di segmen motor petualang kelas premium. Salah satu sorotan utama datang dari kehadiran KTM 1390 Super Adventure S EVO, model terbaru yang disiapkan sebagai penantang serius BMW R1300 GS.
Secara karakter, motor ini memancarkan aura petualang modern yang siap diajak menembus berbagai kondisi jalan. Dengan tinggi jok yang dapat diatur di kisaran 847 hingga 867 mm, KTM 1390 Super Adventure S EVO dirancang agar tetap ramah bagi pengendara tanpa mengorbankan kontrol dan kenyamanan. Bobotnya berada di angka 227 kg, dipadukan dengan kapasitas tangki besar 23 liter yang mendukung perjalanan jarak jauh tanpa rasa khawatir.
Di balik tampilannya yang agresif, motor ini menggendong mesin buas berkapasitas 1.350 cc, konfigurasi dua silinder V dengan sudut 75 derajat. Mesin tersebut mampu memuntahkan torsi hingga 145 Nm, menjanjikan dorongan tenaga instan yang terasa sejak putaran bawah. Seluruh tenaga disalurkan melalui transmisi enam percepatan yang dirancang untuk memberikan perpindahan gigi presisi, baik saat melibas jalan aspal maupun menjajal rute petualangan.
Tak hanya soal produk, kehadiran KTM di IIMS 2026 juga menegaskan keseriusan PT Premier Auto Asia sebagai distributor resmi KTM, Husqvarna, dan GasGas di Indonesia. PAA menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem roda dua premium, baik untuk kebutuhan on-road maupun off-road.
Direktur Utama PAA, Abdul Gofur Amancik, menegaskan bahwa dukungan kepada konsumen tidak hanya berhenti pada penjualan unit. Sinergi dengan berbagai pihak akan diwujudkan melalui aktivitas fun race, touring, hingga program edukasi keselamatan berkendara, demi mewadahi hobi dan passion para pecinta track serta adventure di Tanah Air.
Dengan kombinasi performa buas, fitur modern, dan dukungan jaringan yang kian solid, KTM 1390 Super Adventure S EVO hadir bukan sekadar motor baru, melainkan simbol ambisi KTM untuk menguasai peta persaingan motor adventure premium di Indonesia.
Honda kembali memancing rasa penasaran pecinta motor adventure di Asia Tenggara lewat kemunculan Honda NX500 E-Clutch 2026. Model ini langsung menjadi bahan perbincangan hangat, terutama karena membawa teknologi baru yang menjanjikan pengalaman berkendara lebih praktis tanpa mengorbankan karakter petualang.
NX500 E-Clutch diposisikan sebagai langkah strategis Honda untuk memperkuat lini big bike adventure kelas menengah. Motor ini dirancang bagi rider yang gemar menjelajah berbagai kondisi jalan, namun tetap menginginkan kemudahan saat berkendara, baik di lalu lintas padat maupun saat touring jarak jauh. Perpaduan antara performa, kenyamanan, dan teknologi modern menjadi daya tarik utama yang membuatnya ramai dibahas di berbagai komunitas motor.
Sorotan terbesar tentu tertuju pada teknologi E-Clutch. Sistem kopling elektronik ini memungkinkan perpindahan gigi berlangsung lebih halus tanpa perlu menarik tuas kopling secara terus-menerus. Hasilnya, pengendaraan terasa lebih ringan dan minim lelah, bahkan bagi pengendara yang baru naik ke kelas 500 cc. Teknologi ini membuat NX500 E-Clutch terasa lebih ramah, tanpa menghilangkan sensasi berkendara motor adventure sesungguhnya.
Tak hanya soal teknologi, Honda juga menyempurnakan sisi ergonomi dan desain bodi. Pengendalian terasa lebih stabil dan percaya diri sejak awal berkendara, mendukung karakter motor yang siap diajak menjelajah berbagai medan. Dari sisi visual, NX500 E-Clutch tampil dengan nuansa adventure modern melalui tiga pilihan warna: Graphite Black, Matte Gray dengan decal White–Blue–Pink, serta Pearl White dengan decal senada, yang memperkuat kesan gagah sekaligus stylish.
Di pasar Thailand, Honda NX500 E-Clutch dipasarkan dengan harga rekomendasi 240.900 baht atau sekitar Rp130 jutaan. Dengan bekal teknologi E-Clutch dan konsep adventure serbaguna, motor ini digadang-gadang mampu menetapkan standar baru di segmen 500 cc.
Kemunculannya di Asia Tenggara pun membuka spekulasi besar: akankah Honda NX500 E-Clutch segera mengaspal di Indonesia? Jika benar hadir, bukan tidak mungkin motor ini akan menjadi pilihan menarik bagi para petualang yang menginginkan big bike adventure dengan rasa berkendara yang lebih praktis. Kita tunggu saja kejutan berikutnya dari Honda.