Moto GP
Valentino Rossi Cicipi Mandalika, Gas Pol Yamaha R1 GYTR Pro Bernomor Ikonik 46
Nama besar Valentino Rossi kembali menggema di Sirkuit Internasional Mandalika. Kamis (29/1), legenda hidup MotoGP itu akhirnya merasakan langsung karakter lintasan kebanggaan Indonesia dengan menunggangi Yamaha YZF-R1 GYTR Pro, motor balap spesial yang sarat identitas dan sejarah.

Rossi turun ke aspal Mandalika menggunakan R1 GYTR Pro VR46 Tribute, sebuah mesin berbasis Yamaha R1 produksi massal yang telah dipersenjatai paket Genuine Yamaha Technology Racing (GYTR). Sentuhan balap penuh membuat motor ini tampil jauh lebih agresif, mulai dari fairing berbahan karbon, kopling basah multi-disk, hingga transmisi 6-percepatan khas motor performa tinggi.
Momen ini terasa istimewa karena menjadi pengalaman pertama Rossi menjajal Mandalika, meski ia telah lama pensiun dari persaingan MotoGP. Menariknya, adaptasi The Doctor berlangsung cepat. Dalam sesi tersebut, Rossi mampu mencatatkan waktu 1 menit 36,276 detik, torehan yang menunjukkan bahwa naluri balapnya masih tajam.
Sebelum benar-benar turun dengan motor, Rossi sempat tertahan akibat hujan deras yang mengguyur sirkuit. Ia pun memanfaatkan waktu dengan menjajal aspal Mandalika menggunakan safety car Honda Civic Type R, sebelum akhirnya kondisi lintasan memungkinkan untuk sesi motor.
Yamaha R1 yang digunakannya tetap mengusung nomor keramat 46, simbol yang melekat kuat sepanjang perjalanan karier Rossi. Motor ini kerap digunakan dalam sesi latihan privat bersama VR46 Riders Academy, program pembinaan pembalap muda yang dipimpin langsung olehnya.

Kehadiran Rossi di Mandalika tak hanya soal nostalgia, tetapi juga bagian dari agenda latihan intensif bersama tim VR46 dan para murid akademinya selama beberapa hari. Program ini menjadi sarana transfer pengalaman, sekaligus penguatan mental dan teknik bagi generasi penerus.
Penampilan Rossi dengan wearpack Yamaha turut menyita perhatian publik, mengingat tim VR46 di MotoGP saat ini berafiliasi secara teknis dengan Ducati. Namun di Mandalika, warna biru Yamaha kembali menyatu dengan sosok yang pernah menjadi ikon terbesarnya.

Agenda Rossi dan tim VR46 di Mandalika dijadwalkan berlangsung hingga akhir Januari 2026, sebelum melanjutkan rangkaian aktivitas internasional, termasuk menghadapi tes pramusim MotoGP di Sepang, Malaysia.
Moto GP
Klasemen MotoGP 2026: Konsistensi Pedro Acosta Menggema, Marc Marquez Tertekan di Awal Musim
Awal musim MotoGP 2026 langsung menghadirkan peta persaingan yang menarik. Berdasarkan laporan Crash.net, performa stabil yang ditunjukkan Pedro Acosta mengantarkannya ke puncak klasemen sementara kejuaraan dunia.
Pembalap Red Bull KTM itu tampil nyaris sempurna di seri pembuka Thailand. Kemenangan di Sprint Race yang disusul finis kedua pada balapan utama menjadi modal kuat Acosta untuk langsung memberi tekanan kepada para rivalnya sejak awal musim.

Sementara itu, Marco Bezzecchi harus membayar mahal insiden terjatuh saat memimpin Sprint Race. Meski sukses menebusnya dengan kemenangan di race utama Buriram, rider Aprilia tersebut tetap kehilangan poin krusial dan kini tertinggal tujuh angka dari Acosta.
Nasib berbeda dialami juara bertahan Marc Marquez. Akhir pekan yang penuh tantangan membuatnya gagal memaksimalkan potensi. Finis kedua di sprint sempat memberi harapan, namun kendala ban di penghujung balapan utama memaksanya puas di posisi keempat. Hasil tersebut membuat Marquez sudah tertinggal 23 poin dari pimpinan klasemen—situasi yang jarang terjadi di awal musim.
Di barisan penantang, Raul Fernandez menunjukkan konsistensi luar biasa bersama Trackhouse Aprilia. Dua kali finis ketiga, baik di sprint maupun balapan utama, mengantarkannya ke posisi tiga besar klasemen sementara.
Dari kubu Ducati, Fabio Di Giannantonio menjadi rider paling kompetitif dengan menempati posisi ketujuh klasemen. Sementara Francesco Bagnaia masih belum menemukan performa terbaiknya dan kini terpaut satu poin dari Marc Marquez.

Dengan jarak poin yang masih relatif rapat dan performa Acosta yang langsung stabil sejak seri pertama, MotoGP 2026 dipastikan akan berjalan panas. Tekanan sudah terasa, dan musim baru ini menjanjikan duel panjang penuh drama di lintasan.
Moto GP
Sejarah Baru di Buriram, Veda Ega Pratama Tembus 5 Besar Moto3 Thailand 2026
Debut manis langsung ditorehkan Veda Ega Pratama di panggung Moto3 dunia. Tampil untuk pertama kalinya di musim Moto3 2026, pembalap muda Indonesia itu sukses mengakhiri balapan Moto3 Thailand dengan finis di posisi kelima—sebuah pencapaian bersejarah bagi Merah Putih.
Start dari grid kelima hasil kualifikasi impresif, Veda langsung menunjukkan mental bertarung sejak lampu start padam. Sepanjang lap awal, ia tampil agresif dan berani menekan grup terdepan, bahkan sempat mencicipi posisi tiga besar di tengah ketatnya persaingan.

Meski sempat melakukan kesalahan kecil di pertengahan lomba yang membuatnya turun satu posisi, Veda tak kehilangan fokus. Dengan ketenangan dan ritme balap yang matang, ia mampu bangkit, menjaga konsistensi, dan mengamankan finis P5 hingga bendera kotak-kotak dikibarkan.
Balapan Moto3 Thailand 2026 sendiri dimenangi oleh David Almansa, diikuti Maximo Quiles dan Valentin Perrone. Namun sorotan utama justru tertuju pada Veda, yang mencatatkan hasil finis terbaik pembalap Indonesia sepanjang sejarah keikutsertaan di kelas Moto3.
Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa musim 2026 bisa menjadi awal perjalanan besar Veda Ega Pratama di kejuaraan dunia. Buriram bukan sekadar seri pembuka, melainkan panggung pembuktian bahwa talenta Indonesia kini benar-benar siap bersaing di level tertinggi.

Moto GP
Lap Terakhir Penuh Kontroversi! Acosta Juara Sprint Race Thailand
Sprint Race MotoGP Thailand 2026 menyajikan tontonan penuh tensi dan kejutan hingga lap terakhir. Balapan yang digelar di Sirkuit Buriram, Sabtu (28/2/2026) WIB, berubah menjadi panggung drama setelah insiden jatuhnya Marco Bezzecchi serta hukuman yang menjatuhkan Marc Marquez dari posisi terdepan. Di tengah kekacauan itu, Pedro Acosta justru tampil dingin dan keluar sebagai pemenang.

Sejak lampu start padam, balapan langsung memanas. Marc Marquez yang memulai balapan dari grid kedua langsung melejit dan merebut pimpinan lomba, menyalip pole sitter Marco Bezzecchi hanya dalam beberapa tikungan awal.
Namun drama tak terelakkan sejak lap pembuka. Alex Marquez terseret insiden usai bersenggolan dengan Fabio Di Giannantonio, membuat keduanya tercecer dari sepuluh besar. Di saat bersamaan, Acosta memanfaatkan celah dengan sempurna, merangsek ke posisi tiga setelah melewati Raul Fernandez.
Persaingan sengit terjadi di lap-lap awal ketika Marquez dan Bezzecchi saling bertukar posisi di barisan terdepan. Sayangnya, duel panas itu berakhir pahit bagi Bezzecchi. Pembalap Italia tersebut terjatuh di awal balapan dan harus mengakhiri sprint race lebih cepat, sekaligus mengubah peta persaingan.

Marquez kembali memimpin balapan dengan Acosta terus membayangi dari dekat. Tekanan demi tekanan dilancarkan pembalap muda KTM itu, hingga akhirnya momen krusial terjadi di dua lap terakhir. Acosta sukses merebut posisi pertama, meski Marquez sempat membalas di lap berikutnya lewat manuver agresif di tikungan terakhir.
Insiden hampir bersenggolan membuat Acosta melebar, dan keputusan pun datang dari steward. Marquez dinyatakan bersalah dan dikenai penalti turun satu posisi. Keputusan tersebut memastikan Acosta resmi menjadi pemenang Sprint Race, disusul Marquez dan Raul Fernandez di posisi podium.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Acosta. Selain menjadi kemenangan perdananya di Sprint Race MotoGP, ia juga mencatatkan sejarah sebagai pembalap termuda yang memenangi sprint race, di usia 21 tahun 279 hari. Sebuah sinyal kuat bahwa era baru MotoGP sedang dimulai.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor2 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor7 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor1 year ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil1 year agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event2 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
