Motor
Sambut 100 Tahun Borgo Panigale, Ducati Rilis Collezione 100 dan Livery Spesial Mugello 2026 yang Penuh Sejarah
Ducati merayakan tonggak sejarah terbesarnya di tahun 2026. Genap 100 tahun sejak berdiri di Borgo Panigale, Italia (1926–2026), pabrikan asal Italia tersebut resmi meluncurkan proyek spesial bertajuk “Collezione 100”, bersamaan dengan hadirnya livery edisi khusus Mugello 2026 untuk motor MotoGP mereka.
Peluncuran spesial ini dilakukan di Mugello Circuit—sirkuit yang punya nilai emosional besar bagi Ducati dan publik Italia. Mugello selama ini dikenal sebagai rumah kemenangan Desmosedici di panggung MotoGP, dan kini menjadi tempat peluncuran salah satu karya paling bersejarah Ducati dalam satu abad terakhir.

Collezione 100: 10 Livery Ikonik, Produksi Sangat Terbatas
Melalui Collezione 100, Ducati menghadirkan sepuluh desain livery berbeda yang masing-masing merepresentasikan perjalanan panjang mereka di dunia otomotif dan balap motor.
Setiap corak dibuat sebagai penghormatan terhadap berbagai era penting Ducati—mulai dari warisan desain klasik, evolusi teknologi Desmo, hingga dominasi mereka di lintasan balap dunia.
Yang membuat koleksi ini semakin spesial, setiap desain hanya diproduksi 100 unit di seluruh dunia dalam format numbered edition. Artinya, setiap unit menjadi koleksi eksklusif yang sangat terbatas dan berpotensi menjadi incaran para kolektor Ducati global.
Ducati Lenovo Tampil Spesial di Mugello dengan Livery Seabad Ducati
Momen peluncuran terasa semakin emosional ketika duo pembalap tim Ducati Lenovo Team, yakni Marc Márquez dan Francesco Bagnaia, memperkenalkan Desmosedici GP26 dengan balutan livery spesial untuk MotoGP Mugello 2026.
Tampilan motor tersebut memadukan dua karakter desain yang berbeda namun harmonis:
🔺 Pola geometris modern dan agresif, khas DNA motor balap Ducati masa kini
🏁 Kolase elemen historis, yang diambil langsung dari sepuluh desain Collezione 100
Hasilnya membuat Desmosedici GP26 tampil seperti “kanvas hidup” yang membawa perjalanan 100 tahun sejarah Ducati ke lintasan MotoGP.
Detail grafisnya memuat berbagai referensi visual dari motor-motor legendaris Ducati masa lalu, termasuk sentuhan yang terinspirasi dari era Ducati 750 Imola Desmo, berpadu dengan bahasa desain modern Desmosedici generasi terbaru.
Selebrasi Sejarah, Dari Pabrikan Radio hingga Penguasa MotoGP
Peluncuran Collezione 100 menjadi simbol bagaimana Ducati terus membawa sejarahnya ke masa depan.
Berawal dari pabrikan kecil pembuat komponen radio di tahun 1926 di Borgo Panigale, Ducati kini menjelma menjadi salah satu nama terbesar di industri roda dua dunia—baik di pasar motor premium maupun di arena MotoGP.
Kehadiran livery spesial Mugello 2026 menegaskan satu hal: Ducati bukan hanya sedang merayakan usia ke-100, tetapi juga merayakan perjalanan panjang penuh inovasi, performa, dan kemenangan.
Perpaduan desain klasik dan bahasa balap modern yang dibawa Marc Márquez dan Pecco Bagnaia di Mugello diprediksi akan menjadi salah satu visual paling ikonik sepanjang musim MotoGP 2026.
Motor
Stark Varg MX dan EX Factory Edition Resmi Meluncur, Dibekali Suspensi KYB Factory Langka
Stark Future kembali menggebrak dunia motor listrik off-road dengan memperkenalkan dua model eksklusif, yakni Stark Varg MX Factory Edition dan Stark Varg EX Factory Edition. Keduanya dirancang sebagai motor siap balap langsung dari pabrik dengan spesifikasi yang mendekati motor kompetisi profesional.
Meski tetap mempertahankan tenaga 80 hp seperti versi standar, Factory Edition mendapatkan banyak penyempurnaan pada sektor sasis, suspensi, bobot, hingga sistem elektronik. Produksinya pun sangat terbatas, hanya 500 unit di seluruh dunia, terdiri dari 200 unit MX dan 300 unit EX.
Suspensi KYB Factory A-Kit Jadi Senjata Utama

Peningkatan terbesar hadir pada sektor kaki-kaki.
Stark membekali kedua model ini dengan KYB Factory A-Kit, suspensi yang biasa digunakan oleh tim-tim profesional di ajang motocross dan enduro dunia.
Garpu depan menggunakan lapisan khusus low-friction coating untuk mengurangi gesekan, sementara monoshock belakang telah dilengkapi Kashima Coating serta X-Trig Quick Preload Adjuster sehingga pengaturan suspensi menjadi lebih cepat dan presisi.

Upgrade ini memberikan kontrol yang lebih baik saat menghadapi lompatan, tikungan tajam, hingga medan ekstrem.
Bobot Lebih Ringan, Manuver Lebih Agresif
Selain suspensi, Stark juga memangkas bobot motor hingga 1,1 kilogram dibandingkan model standar.
Pengurangan berat dicapai melalui penggunaan berbagai komponen berbahan titanium, termasuk footpeg hasil cetak 3D serta hardware ringan di beberapa bagian motor.
Dalam dunia balap off-road, pengurangan bobot sekecil apa pun memberikan keuntungan besar karena meningkatkan akselerasi, kelincahan, dan respons saat berpindah arah di lintasan.
Elektronik Semakin Pintar

Walaupun tetap menghasilkan tenaga 80 hp, sistem elektronik Factory Edition kini mendapat pembaruan.
Motor ini dibekali Dynamic Traction Control generasi terbaru yang mampu menyesuaikan tingkat traksi secara lebih presisi berdasarkan kondisi permukaan lintasan.
Sumber tenaga berasal dari baterai 7,2 kWh 420V yang mampu diisi penuh hanya sekitar 2 jam menggunakan jaringan listrik 240V.
Sebagai pelengkap, Stark juga menambahkan jok high-grip, segitiga kemudi CNC billet aluminium dengan nomor seri khusus, serta berbagai detail eksklusif yang hanya tersedia pada Factory Edition.
Perbedaan Stark Varg MX dan EX Factory Edition
Walaupun memiliki basis yang sama, kedua model dirancang untuk kebutuhan yang berbeda.
| Spesifikasi | Stark Varg MX Factory Edition | Stark Varg EX Factory Edition |
|---|---|---|
| Peruntukan | Motocross / Trek Balap | Enduro / Legal Jalan Raya |
| Produksi | 200 Unit | 300 Unit |
| Warna | Stark Red | Forest Grey |
| Suspensi Depan | Travel 310 mm | Travel 300 mm |
| Ban Standar | Dunlop MX34 | Dunlop Geomax EN91 |
| Bobot | 116,9 kg | 118,9 kg |
| Fitur Tambahan | – | Handguard & Pelindung Cakram Rem |
| Harga Eropa | €15.990 | €16.990 |
Dengan spesifikasi kelas kompetisi dan jumlah produksi yang sangat terbatas, Stark Varg Factory Edition menjadi salah satu motor listrik off-road paling eksklusif yang hadir pada tahun 2026. Kehadirannya sekaligus menunjukkan bahwa motor listrik kini mampu bersaing di level tertinggi dunia balap off-road.
Event
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran 3 Jadi Ajang Pemanasan Menuju ARRC
Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 memasuki Putaran 3 dengan atmosfer persaingan yang semakin kompetitif. Sebanyak 107 pembalap ambil bagian dalam seri kali ini yang tak hanya menjadi perebutan poin Kejuaraan Nasional (Kejurnas), tetapi juga menjadi ajang simulasi penting sebelum tampil di Asia Road Racing Championship (ARRC) Mandalika.
Sebagai salah satu kejuaraan balap motor nasional paling bergengsi, MRS terus berkembang menjadi wadah pembinaan pembalap Indonesia menuju level internasional. Pada putaran ketiga ini, penyelenggara bahkan memperkenalkan sistem kualifikasi baru yang mengadopsi standar kompetisi dunia.
107 Starter Bertarung di Enam Kelas Balap

Putaran ketiga MRS 2026 mempertandingkan enam kelas yang terdiri atas empat kelas Kejuaraan Nasional dan dua kelas pendukung.
Kelas Kejurnas meliputi:
- National Sport 150 (NS150)
- National Sport 250 (NS250)
- Supersport 600 (SS600)
- Indonesia Junior Talent Cup U-15 (IJTC)
Sedangkan kelas pendukung terdiri dari:
- Underbone 150
- Junior Sport 250 U-18
Kehadiran lebih dari 100 starter menunjukkan antusiasme tinggi para pembalap nasional untuk bersaing di Sirkuit Mandalika.
Sistem Kualifikasi Baru Ala Kejuaraan Internasional
Salah satu pembaruan terbesar pada Putaran 3 adalah diterapkannya format kualifikasi baru untuk kelas NS250 dan Indonesia Junior Talent Cup U-15.
Dalam sistem tersebut, 10 pembalap tercepat berdasarkan akumulasi dua sesi Free Practice langsung lolos ke Q2.
Sementara pembalap yang berada di luar 10 besar harus terlebih dahulu menjalani Q1, di mana hanya lima pembalap tercepat yang berhak melaju ke Q2.
Format ini diperkenalkan agar para pembalap Indonesia terbiasa dengan sistem yang digunakan di berbagai kejuaraan internasional.
CEO PRIDE Motorsport, Eddy Saputra, menegaskan bahwa MRS bukan hanya menjadi ajang kompetisi nasional, tetapi juga sarana edukasi agar pembalap memahami regulasi internasional sejak usia dini.
Persiapan Penting Menuju ARRC Mandalika
Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola, menyebut Putaran 3 menjadi tahapan yang sangat penting menjelang penyelenggaraan Asia Road Racing Championship (ARRC) di Mandalika.
Menurutnya, seri ini menjadi kesempatan terbaik bagi para pembalap untuk mematangkan fisik, teknik, strategi balap, hingga adaptasi terhadap karakter lintasan sebelum menghadapi persaingan tingkat Asia.
Di sisi lain, Pertamina kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan motorsport Indonesia melalui program Energizing Indonesia, dengan harapan lahir semakin banyak pembalap nasional yang mampu bersaing di level internasional.
Mandalika Racing Series 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung dalam lima putaran dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Pariwisata RI, Bank BRI, Pirelli, Honda, Yamaha, GS Astra, Ohlins Indonesia, Arai Indonesia, Cargloss Helmets, RCB, UMA, Speedwork, dan sejumlah mitra otomotif lainnya.
Motor
Suzuki Katana Akrapovic Limited Edition Resmi Hadir, Cuma 10 Unit di Dunia!
Suzuki kembali menghadirkan motor edisi spesial yang siap memikat para kolektor. Kali ini, pabrikan asal Jepang tersebut memperkenalkan Suzuki Katana Akrapovic Limited Edition, sebuah motor sport bergaya retro modern yang diproduksi sangat terbatas, hanya 10 unit untuk seluruh dunia.
Alih-alih meningkatkan performa mesin, Suzuki memilih menonjolkan sisi eksklusivitas melalui penggunaan aksesori premium dan identitas khusus yang membuat setiap unit memiliki nilai koleksi tinggi.
Tampil Lebih Eksklusif dengan Sentuhan Akrapovic
Perbedaan utama Katana Akrapovic Limited Edition terletak pada detail yang disematkan pada motor.
Suzuki membekalinya dengan knalpot Akrapovic, jok premium berbordir khusus, pelindung tangki eksklusif, serta pelat nomor seri individual yang menunjukkan urutan produksi setiap unit.
Kombinasi aksesori tersebut membuat tampilannya semakin premium tanpa menghilangkan karakter asli Suzuki Katana.
Desain Ikonik Tetap Dipertahankan
Secara desain, Suzuki tetap mempertahankan siluet legendaris Katana yang terinspirasi dari Suzuki GSX1100S Katana yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1981.
Garis bodi tajam, desain lampu khas, hingga proporsi motor tetap menjadi identitas kuat yang membuat Katana mudah dikenali di jalan maupun di arena pameran.
Sentuhan retro dipadukan dengan teknologi modern menjadikan motor ini tetap relevan di era sekarang.
Mesin 999 cc Masih Jadi Andalan

Di balik tampilannya yang eksklusif, Suzuki tidak melakukan perubahan pada sektor dapur pacu.
Katana Akrapovic Limited Edition tetap menggunakan mesin empat silinder segaris 999 cc yang mampu menghasilkan tenaga 152 hp pada 11.000 rpm dan torsi 106 Nm pada 9.250 rpm.
Mesin tersebut telah memenuhi standar emisi Euro 5+, sekaligus dipadukan dengan paket elektronik Suzuki Intelligent Ride System (SIRS).
Fitur yang tersedia meliputi Suzuki Drive Mode Selector (SDMS), Ride-by-Wire, Quick Shifter dua arah, Traction Control lima tingkat, Low RPM Assist, hingga Easy Start System.
Hanya Dijual di Spanyol
Nilai jual terbesar motor ini bukan berasal dari peningkatan performa, melainkan dari tingkat eksklusivitasnya.
Suzuki hanya memproduksi 10 unit dan seluruhnya dipasarkan secara khusus di Spanyol.

Dengan banderol 12.499 Euro atau sekitar Rp255 jutaan, Suzuki Katana Akrapovic Limited Edition menjadi salah satu model Katana paling langka yang pernah dipasarkan dan dipastikan menjadi buruan para kolektor otomotif di seluruh dunia.
-
Motor Balap1 year agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor2 years agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor12 months agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
