Connect with us

Motor

Omoway Omo X Resmi Meluncur di Indonesia, Motor Listrik Pintar dengan Jarak Tempuh Hingga 260 Km

Published

on

Persaingan pasar motor listrik di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya pemain baru yang membawa pendekatan berbeda. Omoway resmi meluncurkan Omo X, sebuah motor listrik pintar (smart electric motorcycle) yang menggabungkan teknologi digital, desain futuristis, dan pengalaman berkendara yang lebih terkoneksi.

Menariknya, Indonesia bukan hanya menjadi pasar pertama di Asia untuk Omo X, tetapi juga negara pertama di dunia yang menerima penjualan sekaligus pengiriman unit motor listrik tersebut. Keputusan ini menunjukkan betapa pentingnya Indonesia dalam strategi global Omoway.

Peluncuran Omo X di BSD, Tangerang, menjadi tonggak awal bagi Omoway dalam memperkenalkan kategori baru kendaraan roda dua berbasis smart mobility. Tidak sekadar menawarkan motor listrik, Omo X dirancang sebagai ekosistem mobilitas modern yang mengintegrasikan teknologi pintar dengan kebutuhan mobilitas harian masyarakat.

General Manager Indonesian Market Omoway, Yulong Chen, menjelaskan bahwa Indonesia dipilih karena merupakan salah satu negara dengan populasi pengguna sepeda motor terbesar di dunia. Selain itu, karakter mobilitas masyarakat yang sangat bergantung pada kendaraan roda dua dianggap ideal untuk pengembangan produk ini.

Menurut Yulong, proses pengembangan Omo X tidak dilakukan secara instan. Selama dua tahun terakhir, tim Omoway melakukan berbagai riset lapangan di Indonesia untuk memahami kebutuhan pengguna secara langsung.

Tim Omoway bahkan turun ke berbagai daerah untuk mempelajari kondisi jalan, pola perjalanan harian masyarakat, hingga kebiasaan berkendara pengguna sepeda motor Indonesia. Hasil riset tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam desain, fitur, serta spesifikasi yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar lokal.

Secara desain, Omo X tampil dengan bahasa desain futuristis yang memadukan lekukan modern dengan dimensi yang cukup besar. Motor ini memiliki panjang 2.022 mm, lebar 858 mm, tinggi 1.211 mm, dan wheelbase mencapai 1.500 mm yang memberikan kesan premium sekaligus stabil saat digunakan berkendara.

Namun daya tarik utama Omo X bukan hanya pada tampilannya. Motor ini mengusung konsep smart mobility yang memungkinkan pengguna menikmati pengalaman berkendara yang lebih modern, nyaman, dan terkoneksi melalui berbagai teknologi digital yang terintegrasi.

Omoway menyebut pengembangan Omo X berfokus pada kebutuhan manusia sebagai pengguna utama. Teknologi yang disematkan dirancang untuk mempermudah aktivitas sehari-hari sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan selama berkendara.

Sebelum resmi dipasarkan, Omo X juga telah menjalani serangkaian pengujian ketat yang meliputi uji ketahanan air, performa kendaraan, hingga aspek keselamatan berkendara. Pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan motor mampu menghadapi berbagai kondisi jalan dan cuaca yang umum ditemui di Indonesia.

Pada sektor tenaga, Omoway Omo X menggunakan baterai berteknologi Lithium Iron Phosphate (LFP) yang dikenal memiliki tingkat keamanan lebih baik, umur pakai lebih panjang, serta stabilitas performa yang tinggi dibandingkan baterai konvensional.

Untuk pasar Indonesia, Omo X tersedia dalam dua pilihan kapasitas baterai. Varian standar menggunakan baterai 5,38 kWh dengan jarak tempuh hingga 160 kilometer berdasarkan standar WMTC atau lebih dari 200 kilometer pada kecepatan rata-rata 30 km/jam.

Sementara varian Long Range mengandalkan baterai berkapasitas 7,68 kWh yang mampu menempuh hingga 210 kilometer berdasarkan standar WMTC atau mencapai sekitar 260 kilometer dalam kondisi penggunaan tertentu.

Kemampuan pengisian daya juga menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan. Penggunaan charger standar 800 watt memungkinkan baterai terisi penuh dalam waktu sekitar 6 jam. Sedangkan dengan quick charger 2.000 watt, waktu pengisian dapat dipangkas hingga sekitar 2,5 jam.

Kombinasi jarak tempuh yang panjang dan opsi pengisian cepat membuat Omo X menjadi salah satu motor listrik premium yang cukup kompetitif di pasar Indonesia saat ini.

Untuk menjangkau berbagai kebutuhan konsumen, Omoway menghadirkan empat varian Omo X dengan rentang harga yang beragam.

Varian Omo X Smart dipasarkan dengan harga Rp46,9 juta. Kemudian Omo X Smart Long Range dibanderol Rp51,9 juta. Sementara Omo X Balance dijual seharga Rp63,9 juta dan varian tertinggi Omo X Balance Pilot dipasarkan dengan harga Rp76,9 juta.

Sebagai bagian dari program peluncuran, Omoway juga menawarkan berbagai keuntungan tambahan berupa diskon pembelian sebesar Rp5 juta, subsidi registrasi Rp2 juta, serta gratis biaya perawatan selama tiga tahun.

Dengan kombinasi teknologi pintar, baterai berkapasitas besar, fitur konektivitas modern, serta harga yang masih kompetitif di segmen premium, Omoway Omo X berpotensi menjadi salah satu pemain baru yang patut diperhitungkan dalam perkembangan industri motor listrik Indonesia.

Motor

Motor Balap Suzuki GS1000R Legendaris Isle of Man TT Dilelang, Nilainya Capai Rp1,2 Miliar

Published

on

By

Salah satu motor balap paling ikonik milik Suzuki dari era 1980-an akan segera berpindah tangan. Suzuki GS1000R yang pernah digunakan legenda balap Inggris, Mick Grant, di ajang Isle of Man TT 1984 dijadwalkan dilelang dengan estimasi harga mencapai 45.000–55.000 poundsterling atau sekitar Rp1 miliar hingga Rp1,2 miliar.

Motor bersejarah tersebut akan dilepas melalui H&H Classic Auctions dalam acara yang digelar di National Motorcycle Museum, Solihull, Inggris. Kehadirannya menjadi salah satu lot paling menarik karena menyimpan sejarah panjang dalam dunia balap motor internasional.

Suzuki Pertama Bermesin 1.000 cc

Suzuki memperkenalkan GS1000 pada tahun 1978 sebagai motor produksi pertama mereka yang menggunakan mesin empat silinder segaris berpendingin udara berkapasitas 997 cc.

Motor ini dikembangkan dari Suzuki GS750 dan kemudian berevolusi menjadi GS1000R, varian balap yang sukses mengukir prestasi di berbagai kejuaraan internasional, termasuk Formula One TT dan Isle of Man TT.

Pada awal dekade 1980-an, GS1000R dikenal sebagai salah satu motor balap paling kompetitif berkat kombinasi performa mesin, kestabilan sasis, dan daya tahan yang mumpuni untuk balapan jarak jauh.

Pernah Dikendarai Legenda Isle of Man TT

Nilai historis motor ini semakin tinggi karena pernah digunakan oleh Mick Grant, salah satu legenda balap Inggris.

Grant mencatatkan tujuh kemenangan Isle of Man TT serta tiga kemenangan Grand Prix sepanjang kariernya. Kemenangan pertamanya di Isle of Man TT diraih pada tahun 1974, sedangkan kemenangan terakhir datang pada musim 1985.

Motor Suzuki GS1000R ini menjadi bagian dari perjalanan karier Grant saat tampil pada musim balap 1984 di berbagai ajang Formula One TT dan Isle of Man TT.

Masih Siap Turun Balap

Menariknya, motor ini bukan sekadar pajangan museum.

Dalam beberapa tahun terakhir, Suzuki GS1000R tersebut dirawat langsung oleh Paul Boulton, mantan mekanik tim Heron Suzuki yang telah bergabung sejak 1982.

Menurut pihak rumah lelang, kondisi motor masih sangat baik dan tetap siap digunakan di lintasan.

Paket penjualannya juga mencakup berbagai komponen penting, termasuk tangki bahan bakar berkapasitas besar yang digunakan saat berlaga di Isle of Man TT maupun balapan ketahanan (endurance race).

Bersertifikat FIM Historic

Nilai koleksi motor ini semakin meningkat karena telah mengantongi sertifikasi FIM Historic.

Sertifikasi tersebut membuat Suzuki GS1000R masih memenuhi syarat untuk mengikuti berbagai ajang balap motor klasik internasional.

Tak hanya itu, motor ini juga beberapa kali tampil dalam event bergengsi seperti Goodwood Festival of Speed dan sejumlah kejuaraan Grand Prix klasik.

Bonus Mesin Balap GSX1100

Salah satu daya tarik terbesar dari proses lelang ini adalah bonus sebuah mesin Suzuki GSX1100 yang telah mendapatkan penyetelan khusus untuk kebutuhan balap.

Mesin tersebut merupakan spesifikasi yang pernah digunakan pada ajang Super One British Superbike Championship (BSB).

Kombinasi sejarah balap, kondisi yang masih prima, sertifikasi resmi, serta paket mesin balap tambahan menjadikan Suzuki GS1000R ini sebagai salah satu motor klasik paling menarik yang dilelang tahun ini, baik bagi kolektor maupun pecinta sejarah balap dunia.

Continue Reading

Electric Vehicle

Indomobil eMotor Tyranno X Resmi Meluncur, Tawarkan Performa Lebih Tangguh dan Jarak Tempuh Hingga 160 Km

Published

on

By

PT Indomobil eMotor Internasional resmi memperkenalkan Tyranno X dalam ajang Jakarta Fair 2026. Mengusung tema “The Story Continues”, motor listrik terbaru ini hadir sebagai evolusi dari lini Tyranno dengan membawa peningkatan pada sektor performa, kenyamanan berkendara, hingga kemampuan melibas berbagai kondisi jalan.

Peluncuran Tyranno X dilakukan di booth Indomobil eMotor yang berada di Open Space 2 No. 33, JIExpo Kemayoran. Kehadiran model terbaru ini sekaligus mempertegas langkah Indomobil eMotor dalam memperluas jajaran kendaraan listrik roda dua di pasar Indonesia yang terus berkembang.

Lebih Siap untuk Mobilitas Harian dan Petualangan Ringan

Berbeda dari pendahulunya yang lebih berorientasi pada penggunaan perkotaan, Tyranno X dikembangkan sebagai motor listrik serbaguna yang mampu mendukung mobilitas harian sekaligus aktivitas luar ruang ringan.

Motor ini memiliki dimensi 1.940 x 785 x 1.283 mm dengan wheelbase 1.375 mm, menghasilkan karakter berkendara yang stabil tanpa mengorbankan kelincahan saat bermanuver di jalanan padat.

Dengan bobot 125,6 kg, Tyranno X masih tergolong ringan di kelasnya sehingga tetap nyaman digunakan sebagai kendaraan komuter maupun untuk perjalanan jarak menengah.

Salah satu peningkatan paling signifikan terdapat pada ground clearance 170 mm. Jarak ke tanah yang lebih tinggi membuat motor ini lebih percaya diri saat melintasi polisi tidur, jalan berlubang, hingga jalur semi off-road ringan.

Torsi Instan 180 Nm dan Jarak Tempuh 160 Km

Di sektor penggerak, Tyranno X dibekali motor listrik berkekuatan 3 kW dengan torsi maksimum mencapai 180 Nm.

Karakter motor listrik yang mampu menghasilkan torsi secara instan membuat akselerasi terasa responsif sejak putaran awal, terutama saat digunakan di lalu lintas stop-and-go khas perkotaan.

Sumber energinya berasal dari baterai lithium berkapasitas 3,456 kWh (72V 48Ah) yang dipadukan dengan charger 15A. Dalam mode Eco Riding, Tyranno X diklaim mampu menempuh jarak hingga 160 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Ban All Terrain dan Suspensi Lebih Nyaman

Untuk mendukung karakter adventure ringan, Tyranno X menggunakan ban all terrain berukuran 110/70-13 di depan dan 120/70-12 di belakang.

Sistem kaki-kaki juga mendapat perhatian melalui penggunaan telescopic fork di depan serta dual adjustable gas shock absorber di belakang. Kombinasi tersebut diklaim mampu meningkatkan kenyamanan saat melewati jalan bergelombang maupun ketika membawa beban tambahan.

Posisi berkendara juga dibuat lebih ergonomis dengan distribusi bobot yang seimbang sehingga pengendalian terasa lebih stabil di berbagai kondisi jalan.

Pilihan Warna dan Harga

Indomobil eMotor menawarkan Tyranno X dalam enam pilihan warna, yaitu:

  • Charcoal Black
  • Mineral Blue
  • Lava Red
  • Desert Yellow
  • Ash Grey
  • Moss Green

Motor listrik ini dipasarkan dengan harga Rp32.800.000 OTR Jakarta.

Menurut CEO PT Indomobil eMotor Internasional, Pius Wirawan, Tyranno X dikembangkan untuk menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang menginginkan kendaraan listrik dengan daya jelajah lebih jauh, kenyamanan lebih baik, serta fleksibilitas penggunaan yang lebih luas.

Sementara itu, Marketing Head PT Indomobil eMotor Internasional, Carla Karina, menjelaskan bahwa peluncuran Tyranno X di Jakarta Fair juga dibarengi berbagai promo menarik, mulai dari potongan harga, program trade-in, lucky dip, hingga berbagai penawaran dari mitra pembiayaan.

Dengan kombinasi desain yang lebih tangguh, torsi instan, ground clearance tinggi, serta jarak tempuh hingga 160 kilometer, Tyranno X hadir sebagai salah satu pilihan baru di segmen motor listrik menengah yang semakin kompetitif.

Continue Reading

Electric Vehicle

Yamaha JOG E Resmi Meluncur di Jepang, Gunakan Baterai Swap Honda Mobile Power Pack e

Published

on

By

Yamaha Motor resmi memperkenalkan JOG E, skuter listrik terbaru yang akan mulai dipasarkan di Jepang pada 17 Juli 2026. Kehadiran model ini menarik perhatian karena menjadi motor listrik pertama Yamaha yang dipasarkan secara nasional di segmen skuter listrik Jepang.

Yang paling mencuri perhatian bukan hanya desainnya, melainkan penggunaan Honda Mobile Power Pack e, sistem baterai swap milik Honda yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem kendaraan listrik pabrikan tersebut. Kolaborasi ini menunjukkan semakin terbukanya kerja sama antarpabrikan dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik.

Sebelumnya, Yamaha JOG E telah dipasarkan secara terbatas di wilayah Tokyo dan Osaka sejak Desember 2025. Kini, Yamaha memperluas pemasarannya ke seluruh Jepang sebagai bagian dari strategi elektrifikasi perusahaan.

Gunakan Sistem Baterai Tukar Honda

Yamaha JOG E mengadopsi Honda Mobile Power Pack e, baterai lithium-ion yang dapat dilepas dan ditukar (swap battery). Sistem ini memungkinkan pengguna memilih dua skema pembelian, yakni membeli motor lengkap dengan baterai dan charger, atau membeli unit motor tanpa baterai dan memanfaatkan layanan penukaran baterai Gachaco yang telah tersedia di Jepang.

Penggunaan baterai yang sama membuat banyak pihak menilai Yamaha JOG E memiliki kedekatan teknologi dengan Honda EM1 e: yang telah lebih dahulu dipasarkan di Indonesia sejak 2023.

Honda EM1 e: sendiri dibekali motor listrik in-wheel brushless dengan tenaga maksimum 1,7 kW (2,2 dk) dan torsi 90 Nm, serta baterai lithium-ion berkapasitas 50,26 V 29,4 Ah. Meski Yamaha belum merilis spesifikasi lengkap JOG E, konfigurasi kendaraan dan penggunaan baterai yang identik mengindikasikan adanya platform teknologi yang serupa.

Dirancang untuk Mobilitas Perkotaan

Yamaha mengembangkan JOG E sebagai skuter listrik yang ringan, ringkas, dan mudah dikendarai untuk aktivitas harian di kawasan perkotaan. Karakter tersebut dipadukan dengan desain modern khas kendaraan listrik tanpa meninggalkan identitas keluarga JOG yang dikenal praktis dan sporty.

Motor ini dirancang untuk menghadapi kondisi lalu lintas stop-and-go, menawarkan biaya operasional yang lebih rendah, serta kemudahan penggunaan bagi pengguna pemula maupun komuter harian.

Harga dan Peluang Masuk Indonesia

Di pasar Jepang, Yamaha JOG E dipasarkan dengan harga 323.400 yen atau sekitar Rp35 jutaan untuk paket lengkap yang mencakup baterai dan pengisi daya.

Sementara itu, konsumen yang telah berlangganan layanan baterai swap Gachaco dapat membeli unit tanpa baterai dengan harga 159.500 yen atau sekitar Rp17 jutaan.

Hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan Yamaha JOG E dipasarkan di Indonesia. Namun, melihat karakter produknya yang mirip dengan Honda EM1 e:, skuter listrik ini berpotensi menjadi alternatif menarik apabila Yamaha memutuskan membawanya ke pasar Tanah Air.

Peluncuran JOG E juga menjadi bagian dari komitmen Yamaha dalam mewujudkan target netral karbon pada 2050, melalui pengembangan kendaraan listrik dan kolaborasi teknologi bersama berbagai mitra industri.

Continue Reading

Trending