Motor
Hindari 3 Gangguan Ini Saat Berkendara, Fokus Tetap Jadi Kunci
Di tengah mobilitas yang semakin padat, pengendara sepeda motor dituntut untuk selalu sigap membaca kondisi lalu lintas. Namun, tidak sedikit pengendara yang masih melakukan aktivitas lain ketika motor sedang berjalan, mulai dari melihat ponsel hingga mencari barang.
Padahal, berkendara membutuhkan koordinasi antara penglihatan, tangan, pikiran, serta kemampuan mengambil keputusan dalam waktu singkat. Kondisi lalu lintas juga dapat berubah secara tiba-tiba sehingga pengendara perlu menjaga perhatian tetap tertuju pada situasi di sekitarnya.
Honda Daya mengingatkan adanya beberapa jenis gangguan yang dapat mengurangi fokus pengendara. Gangguan tersebut secara umum dapat dibagi menjadi gangguan visual, manual, dan kognitif.
1. Gangguan Visual
Gangguan visual terjadi ketika pandangan pengendara tidak lagi sepenuhnya tertuju pada kondisi jalan.

Contohnya adalah melihat notifikasi atau layar ponsel, mencari barang, atau mengalihkan pandangan ke sesuatu yang tidak berkaitan dengan kondisi lalu lintas.
Sekilas mungkin hanya membutuhkan waktu beberapa detik. Namun ketika perhatian visual teralihkan, pengendara dapat melewatkan informasi penting di depan.
Misalnya, kendaraan di depan melakukan pengereman mendadak, terdapat lubang di jalan, kendaraan lain berpindah jalur, atau ada pengguna jalan yang tiba-tiba masuk ke jalur perjalanan.
Dalam kondisi lalu lintas yang dinamis, kehilangan informasi visual dalam waktu singkat dapat membuat pengendara memiliki waktu yang lebih sedikit untuk melakukan respons.
2. Gangguan Manual
Berikutnya adalah gangguan manual, yaitu kondisi ketika tangan pengendara tidak sepenuhnya digunakan untuk mengendalikan sepeda motor.
Contohnya antara lain memegang ponsel, merokok, makan, minum, atau membawa benda lain ketika motor masih berjalan.
Kondisi tersebut dapat mengurangi kemampuan pengendara dalam mengoperasikan kontrol motor secara optimal.
Padahal, situasi darurat membutuhkan respons cepat, seperti menarik tuas rem, mengoperasikan kontrol kendaraan, atau melakukan manuver untuk menghindari objek maupun kendaraan lain.
Karena itu, kedua tangan sebaiknya tetap digunakan untuk mengendalikan sepeda motor selama perjalanan.

3. Gangguan Kognitif
Gangguan berikutnya tidak selalu terlihat secara fisik, tetapi dapat memengaruhi cara pengendara memproses informasi di jalan.
Gangguan kognitif terjadi ketika pikiran tidak sepenuhnya tertuju pada aktivitas berkendara. Kondisinya bisa dipicu oleh kelelahan, emosi, beban pekerjaan, masalah pribadi, atau percakapan yang terlalu menyita perhatian.
Ketika konsentrasi terbagi, pengendara dapat menjadi kurang peka terhadap perubahan kondisi lalu lintas dan membutuhkan waktu lebih lama untuk merespons situasi tertentu.
Artinya, bukan hanya mata dan tangan yang harus fokus. Kondisi pikiran juga menjadi bagian penting dalam menjaga kewaspadaan saat berkendara.
Persiapkan Sebelum Motor Berjalan
Untuk mengurangi potensi gangguan, persiapan sebaiknya dilakukan sebelum perjalanan dimulai.
Simpan barang-barang dengan aman, atur navigasi terlebih dahulu, dan pastikan kebutuhan penting sudah dipersiapkan sebelum motor bergerak.
Hindari membalas pesan, menerima panggilan, makan, minum, merokok, atau melakukan aktivitas lain yang dapat mengalihkan perhatian ketika sepeda motor sedang berjalan.
Jika ada kebutuhan mendesak, seperti harus menerima telepon, membalas pesan, atau mengambil barang, carilah lokasi yang aman untuk menepi dan berhenti sebelum melakukan aktivitas tersebut.
Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma, menjelaskan bahwa fokus merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan selama berkendara.
Menurutnya, pengendara membutuhkan konsentrasi penuh untuk mengendalikan sepeda motor sekaligus membaca kondisi di sekitar. Aktivitas lain ketika motor masih berjalan dapat mengalihkan perhatian sehingga respons terhadap potensi bahaya menjadi tidak optimal.
Karena itu, jadikan aktivitas berkendara sebagai fokus utama selama perjalanan. Siapkan kebutuhan sebelum berangkat, tetap waspada terhadap kondisi lalu lintas, dan selalu utamakan keselamatan dengan

Motor
Honda PS250, Skutik 250 Cc Anti-Mainstream yang Iritnya Tembus 37 Km/Liter
Jauh sebelum tren skutik bergaya adventure dan dual purpose ramai seperti sekarang, Honda sudah pernah menghadirkan motor matic dengan konsep yang cukup nyentrik. Salah satunya adalah Honda PS250, skutik 250 cc yang diperkenalkan di Jepang pada 2004.
Berbeda dengan skutik 250 cc pada umumnya yang mengandalkan bodi besar dan desain elegan, Honda PS250 justru tampil dengan karakter yang lebih utilitarian. Bentuknya mengingatkan pada motor kustom dengan banyak elemen tubular dan posisi berkendara yang dibuat praktis untuk kebutuhan harian maupun perjalanan ringan.

Secara tampilan, desain PS250 sekilas memiliki kemiripan dengan Honda Ruckus, tetapi dimensinya dibuat lebih besar. Konsep tersebut membuat PS250 terlihat seperti perpaduan antara skutik, motor kustom, dan kendaraan dual purpose.
Desain Minimalis dengan Rangka Tubular
Salah satu bagian paling mencolok dari Honda PS250 adalah desain bodinya yang minimalis.
Area depan didominasi struktur pipa tubular yang membentang mengelilingi dek hingga bagian fascia. Tidak banyak panel bodi yang menutupi struktur motor sehingga tampilan mekanikal dan utilitariannya terasa semakin kuat.
Konsep tersebut membuat PS250 terlihat berbeda dibandingkan skutik 250 cc yang mengutamakan desain bodi tertutup dan aerodinamis.
Tidak hanya soal tampilan, desain tersebut juga mendukung karakter PS250 sebagai motor yang mengutamakan fungsi.
Jok Bisa Berubah Menjadi Sandaran
Keunikan lain terdapat pada bagian jok. Honda menggunakan konfigurasi jok terpisah dengan posisi yang relatif rendah sehingga pengendara maupun pembonceng lebih mudah untuk naik dan turun dari motor.

Menariknya, jok belakang dapat diangkat dan difungsikan sebagai sandaran.
Ketika jok belakang dinaikkan, bagian belakang motor menyisakan area datar yang dapat digunakan sebagai rak untuk membawa barang. Konsep ini membuat PS250 memiliki fleksibilitas lebih tinggi ketika digunakan untuk perjalanan maupun aktivitas luar ruang.
Dengan kata lain, desainnya tidak hanya dibuat agar terlihat unik, tetapi juga memiliki fungsi praktis.
Mesin 249 Cc, Tenaga 19 DK
Untuk sektor mesin, Honda PS250 dibekali mesin satu silinder 4-tak OHC berpendingin cairan dengan kapasitas 249 cc.
Pada era tersebut, sistem bahan bakarnya masih menggunakan karburator. Mesin ini memiliki rasio kompresi 10,5:1 dan mampu menghasilkan tenaga maksimum sekitar 19 dk pada 7.000 rpm, dengan torsi puncak 21 Nm pada 5.300 rpm.

Karakter tersebut cukup untuk mendukung konsep PS250 sebagai skutik yang tidak hanya digunakan di perkotaan, tetapi juga dapat diajak menjelajah medan ringan.
Konsumsi BBM Diklaim 37,2 Km/Liter
Meski mengusung mesin 249 cc, Honda PS250 memiliki klaim konsumsi bahan bakar yang cukup menarik.
Honda menyebut PS250 mampu mencatat konsumsi 37,2 km/liter, berdasarkan pengujian dengan kecepatan konstan 60 km/jam.
Dengan kapasitas tangki mencapai 12 liter, secara teoritis jarak tempuhnya bisa mencapai sekitar 446 kilometer dalam kondisi tangki penuh.
Angka tersebut merupakan perhitungan berdasarkan konsumsi dan kapasitas tangki, sehingga jarak tempuh aktual tentunya dapat berbeda tergantung kondisi lalu lintas, gaya berkendara, beban, kondisi motor, serta medan perjalanan.
Ban Dual Purpose untuk Aspal dan Off-Road Ringan
Karakter dual purpose juga diperkuat melalui penggunaan ban dengan pola yang dirancang untuk penggunaan di berbagai permukaan.
Honda PS250 menggunakan ban dual purpose yang memungkinkan motor digunakan di jalan aspal sekaligus menghadapi medan off-road ringan.
Namun, konsep tersebut lebih tepat dilihat sebagai kemampuan multifungsi untuk berbagai kondisi jalan, bukan sebagai motor trail murni.
Di Amerika Utara, model ini juga dipasarkan menggunakan nama Honda Big Ruckus.
Fitur Pengamanan dan Harga Saat Meluncur
Untuk sistem pengamanan, Honda PS250 dilengkapi shutter key pada rumah kontak. Honda juga menyediakan opsi sistem anti-pencurian berupa immobilizer dan alarm.
Saat pertama diperkenalkan di Jepang pada 2004, Honda PS250 memiliki harga MSRP 502.950 yen.
Berdasarkan kurs yang digunakan pada data ini, yaitu 1 yen sekitar Rp114,45 per 29 September 2026, nominal tersebut setara sekitar Rp57,5 jutaan.
Meski sudah berusia lebih dari dua dekade, Honda PS250 tetap menarik perhatian karena konsepnya cukup berbeda dari skutik 250 cc pada umumnya. Desain kustom, konfigurasi jok multifungsi, kemampuan dual purpose, serta klaim konsumsi BBM 37,2 km/liter membuatnya menjadi salah satu skutik Honda yang punya karakter tersendiri.
Motor
Yamaha YE-01 Racing Concept Siap Diuji di Prancis, Calon Senjata Balap Motocross Listrik
Yamaha semakin serius mengembangkan teknologi sepeda motor listrik untuk kebutuhan balap motocross. Hal tersebut ditunjukkan melalui rencana pengujian Yamaha YE-01 Racing Concept di lintasan motocross Ernée, Prancis, yang dijadwalkan berlangsung mulai 2 Oktober 2026.
Pengujian ini menjadi bagian dari persiapan Yamaha menghadapi MXEP, kompetisi motocross bertenaga listrik yang rencananya akan diluncurkan dalam waktu dekat. YE-01 Racing Concept akan menjadi salah satu platform yang digunakan Yamaha untuk mengembangkan performa motor listrik di lingkungan balap motocross.

Bagi Yamaha, proyek ini bukan sekadar menghadirkan motor trail tanpa mesin pembakaran internal. YE-01 dikembangkan dengan memadukan pengalaman Yamaha dalam membuat motor motocross dengan teknologi powertrain listrik dari mitra asal Prancis.
Gabungkan Sasis Yamaha YZ450F dan Teknologi Listrik EM
Salah satu bagian menarik dari Yamaha YE-01 Racing Concept terletak pada konstruksinya. Motor ini dikembangkan dengan menggunakan basis teknologi sasis dari Yamaha YZ450F, salah satu model motocross Yamaha yang sudah memiliki karakter kompetitif di lintasan tanah.
Sementara untuk sistem penggeraknya, Yamaha menggandeng Electric Motion SAS (EM), produsen motor listrik asal Prancis.

Dengan kombinasi tersebut, YE-01 Racing Concept memadukan karakteristik platform motocross Yamaha dengan teknologi penggerak listrik dari EM.
Pendekatan ini menjadi penting karena motor motocross listrik membutuhkan karakter sasis dan pengendalian yang mampu menghadapi kondisi lintasan berbeda, mulai dari permukaan tanah yang berubah, lompatan, pengereman keras, hingga akselerasi keluar tikungan.
Diuji di Salah Satu Lintasan Motocross Prancis
Pengujian YE-01 Racing Concept akan dilakukan di Ernée, Prancis, mulai 2 Oktober 2026.
Lintasan ini akan menjadi tempat Yamaha menguji bagaimana kombinasi sasis motocross dan powertrain listrik bekerja dalam kondisi balap. Pengujian di lintasan nyata juga memungkinkan pengembangan dilakukan berdasarkan karakteristik berkendara yang berbeda dibandingkan pengujian di fasilitas tertutup.

Selain performa akselerasi, motor listrik untuk motocross juga membutuhkan pengelolaan tenaga dan energi yang tepat. Karakter torsi motor listrik yang tersedia sejak putaran rendah menjadi salah satu aspek yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan traksi di permukaan tanah.
Menuju Era Balap Motocross Listrik
Pengembangan YE-01 Racing Concept menunjukkan bahwa elektrifikasi mulai merambah lebih jauh ke dunia kompetisi off-road.
Jika motor listrik selama ini lebih banyak dikaitkan dengan penggunaan perkotaan dan mobilitas harian, Yamaha justru membawa teknologi tersebut ke lingkungan yang jauh lebih ekstrem melalui motocross.
Melalui pengujian di Ernée, Yamaha akan mendapatkan data penting untuk pengembangan YE-01 sekaligus mempersiapkan diri menghadapi MXEP.
Untuk saat ini, YE-01 masih berstatus Racing Concept. Hasil pengujian dan pengembangan selanjutnya akan menjadi bagian penting dalam melihat sejauh mana teknologi motor listrik Yamaha mampu diterapkan pada kompetisi motocross.
Motor Balap
Nicolò Bulega Juara Dunia WorldSBK 2026, Ducati Kuasai Tiga Gelar
Nicolò Bulega resmi mengunci gelar juara dunia World Superbike (WorldSBK) 2026 bersama Aruba.it Racing-Ducati. Kepastian tersebut didapat setelah pembalap Italia itu finis di posisi kedua pada Race 2 WorldSBK Italia di Sirkuit Cremona, Minggu (27/9/2026).
Dengan tambahan poin dari balapan tersebut, Bulega mengoleksi 602 poin di klasemen. Jumlah tersebut membuatnya tidak lagi mungkin dikejar para rival dengan dua putaran atau enam balapan yang masih tersisa.
Rekan setimnya, Iker Lecuona, berada di posisi kedua dengan 469 poin atau terpaut 133 poin dari Bulega. Sementara itu, Yari Montella menempati posisi ketiga dengan 269 poin.
Finis P2 di Cremona, Gelar Dunia Dipastikan

Bulega sebenarnya hanya membutuhkan hasil finis di posisi lima besar pada Race 2 untuk memastikan gelar. Namun, pembalap bernomor 11 tersebut justru mampu tampil lebih kompetitif dan menyelesaikan balapan di posisi kedua.
Kemenangan Race 2 menjadi milik Iker Lecuona. Pembalap Aruba.it Racing-Ducati tersebut sekaligus mencatatkan tiga kemenangan sepanjang akhir pekan Cremona, menyapu bersih seluruh kemenangan balapan pada putaran tersebut.
Bulega pun tidak perlu menunggu hingga seri terakhir untuk memastikan titel. Finis kedua sudah cukup untuk mengamankan posisi puncak klasemen secara matematis.
Gelar WorldSBK Pertama Bulega

Gelar WorldSBK 2026 menjadi gelar dunia pertama Bulega di kelas utama balap superbike. Sebelumnya, ia telah merasakan status juara dunia ketika memenangkan World Supersport (WorldSSP) 2023 bersama Ducati.
Kesuksesan tersebut juga menjadi puncak perjalanan Bulega setelah dua musim sebelumnya harus puas menjadi runner-up WorldSBK. Pada 2024 dan 2025, gelar juara dunia diraih oleh Toprak Razgatlioglu.
Kini, Bulega berhasil mengubah posisi runner-up tersebut menjadi gelar juara dunia.
Yang menarik, Bulega juga mencatat sejarah sebagai pembalap Italia pertama yang menjadi juara WorldSBK bersama Ducati. Ia menjadi pembalap Italia kedua yang berhasil meraih gelar WorldSBK setelah Max Biaggi.

Statistik Bulega di WorldSBK 2026
Performa Bulega sepanjang musim 2026 menjadi salah satu faktor utama di balik keberhasilannya mengunci gelar lebih awal.
Hingga putaran Cremona, Bulega telah mengoleksi 26 kemenangan dari 30 balapan. Ia juga mencatat rentetan 25 kemenangan beruntun serta 43 podium secara beruntun.
Catatan tersebut menggambarkan konsistensi Bulega sepanjang musim. Kombinasi kecepatan dalam satu lap, race pace, serta kemampuannya mengamankan poin dalam setiap balapan membuat keunggulan di klasemen semakin sulit dikejar.
Dengan 602 poin yang sudah dikumpulkan, Bulega kini bisa menghadapi dua putaran terakhir musim 2026 dengan status sebagai juara dunia.
Ducati Sapu Bersih Gelar WorldSBK 2026
Keberhasilan Bulega juga membawa dampak besar bagi Ducati. Aruba.it Racing-Ducati telah memastikan tiga gelar utama WorldSBK 2026, yakni gelar pembalap, konstruktor, dan tim.
Dengan demikian, musim 2026 menjadi salah satu kampanye penting Ducati di kejuaraan superbike dunia.
Bagi Bulega sendiri, gelar ini menjadi pencapaian puncak dari perjalanan panjang di kelas balap produksi. Setelah menjadi juara WorldSSP pada 2023 dan dua kali runner-up WorldSBK, kini ia akhirnya berhasil membawa pulang gelar dunia di kelas utama.
Usai melewati garis finis di Cremona, Bulega mengungkapkan kebahagiaannya sekaligus memberikan apresiasi kepada tim yang telah mendukung perjalanan tersebut. Ia juga mengaku sempat menangis setelah balapan karena tekanan sepanjang akhir pekan akhirnya terlepas.
Klasemen WorldSBK 2026
- Nicolò Bulega – 602 poin
- Iker Lecuona – 469 poin
- Yari Montella – 269 poin
- Alex Lowes – 226 poin
- Sam Lowes – 219 poin
- Lorenzo Baldassarri – 193 poin
- Axel Bassani – 184 poin
- Garrett Gerloff – 145 poin
- Alberto Surra – 140 poin
- Alvaro Bautista – 125 poin
Dengan dua putaran atau enam balapan tersisa, posisi Bulega di puncak sudah tidak dapat dikejar secara matematis. WorldSBK 2026 selanjutnya akan memasuki dua seri terakhir musim dengan Bulega sebagai juara dunia baru.
-
Motor Balap2 years agoWawan Wello Resmi Comeback! Siap Tarung di LFN HP969 & Yamaha Cup Race! 🔥
-
Motor3 years ago
Polytron Memperkenalkan 11 Fitur Baru pada Motor Listrik Fox-R
-
Mobil2 years agoPORSCHE RWB GARAPAN AKIRA NAKAI: MODIFIKASI YANG MENJADI INVESTASI SENI MEWAH
-
Motor1 year agoHonda Wave 125 Terbaru Resmi Meluncur di Thailand: Bebek Legendaris, Iritnya Bikin Dompet Senyum Lebar .
-
Motor2 years agoSuzuki DR-Z4 Series 2025: Andalan Baru di Segmen Motor Trail & Supermoto!
-
Motor2 years ago“Yamaha Luncurkan Motor Turing Ganteng di Indonesia! Ini Dia Harganya yang Bikin Melongo!”
-
Mobil2 years agoJetour T2 Siap Tantang Chery J6 di Pasar SUV Off-road!
-
Event3 years ago
Kia EV9 GT-Line Unjuk Gigi di GIIAS Bandung, Harganya Dekati Rp 2 Miliar OTR
